Rosie Pakpahan, Berawal dari Nol Kini Omzetnya Miliaran

Membangun sebuah bisnis tidaklah mudah seperti dibayangkan. Butuh sebuah keberanian dan kerja keras dengan segala risikonya. Cerita semacam inilah yang dialami Rosie Pakpahan, pengusaha kini sukses mengembangkan jaringan usaha tahu goreng di pelosok nusantara.

Ia adalah pemilik usaha Tahu Jeletot Taisi. Dia merintis usaha sejak 2012 silam. Wanita yang akrab disapa Rosie ini memberanikan diri memulai usaha ini meski sebulumnya jatuh bangun dalam menggeluti berbagai macam bisnis.

"Sebelum buka usaha Tahu Jeletot Taisi, saya sudah pernah melakukan bisnis lain. Macam-macam, seperti bisnis sepatu, ATK, Handphone-Pulsa, sampai saya gabung di salah satu bisnis franchise,” katanya.

Usaha demi usaha yang pernah digarap Rosie tidak bertahan lama. Tak puas di situ, berbekal pengalaman dan segala kegagalan, ia memutuskan untuk memulai usaha baru, yakni kuliner olahan tahu.

"Akhirnya saya menemukan sesuatu yang benar-benar usaha jangka panjang dan tidak ada musimnya. Ketemulah Tahu Jeletot Taisi," ungkapnya.

Rosie bercerita, modal awal untuk membuka dan menjalankan usahnya hanya Rp 10 juta. Dengan modal itu, ia membeli segala keperluan dan kebutuhan. Namun, ada perjuangan pahit dirasakannya ketika mencari modal karena harus menggadaikan sepeda motornya.

"Kebetulah saya punya motor, zaman dulu saya sampai leasing motor itu, cuma ditawar Rp 5 juta, karena saya mantan pekerja bank BUMN, mantan bos saya kasih Rp 10 juta. Kemudia  saya bikin gerobak, beli bahan baku dan perlengkapan masak segala macam. Laly memulai jualan," tuturnya.

Dengan komitmen dan keyakinan menjalankan Tahu Jeletot Taisi, seiring perjalanan waktu, perlahan-lahan usaha Rosie terus berkembang. Dalam jangka waktu sekitar 5-6 bulan, ibu tiga anak ini membuka 5 outlet.

Kini, usahanya kian berkembang memiliki sekitar 350 outlet yang tersebar di wilayab Jabodetanek dan di kota-kota lainnya.

Berkat kesukesan usahanya, Rosie pun mampu menghasilkan laba yang terbilang fantastis. "Pendapatan per bulan sekitar Rp 3,5 miliar," sebutnya bangga. Meskipun outlet usahanya sudah ada di sejumlah daerah di Indonesia, Rosie tidak akan berhenti mengembangkan usahanya dan melakukan perluasan pasar.

Dirinya  pun menergetkan Tahu Jeletot Taisi bisa go internasional dan dijual hingga ke mancanegara. Rosie bertekat menjadikan Tahu dan Tahu Jeletot Taisi menjadi kuliner dunia.

"Orang berpikiran, punya bisnis nunggu bertahun-tahun untuk bisa jadi the best. Saya berpikir, sebelum usaha saya berusia 10 tahun, saya harus bisa ke luar negeri. Karena ngapain nunggu besok kalau misalkan di usia tujuh tahun sudah bisa," tutupnya.

Alvin Pratama

 

 

Selvie Susanthi, Pegawai Swasta Yang Banting Stir Geluti Usaha Kuliner
Bagi wanita kelahiran Jakarta, 2 Oktober 1976 ini, belajar berbisnis adalah hal yang mudah. Ia pun memiliki trik tersendiri untuk terjun ke dunia bisnis. Salah satunya dengan cara menggali informasi-i
Read More
Bertha Natalia, Putri Mahkota yang Terjun di Bisnis Franchise
Darah bisnis sejatinya sudah mengalir pada wanita yang satu ini. Orang tuanya merupakan salah satu pemilik Transera Group. Maka, begitu lulus kuliah dari University of Wisconsin, Amerika Serikat ia pu
Read More
FX. Ricky Ferdinan Sutrisno, Masih Muda, Pria Ini Berhasil Kembangkan Waralaba Kebab
Jika memiliki keinginan yang kuat, apapun itu mungkin kita bisa meraihnya. Kalimat inilah yang mewakili usaha dan kerja keras Ricky Ferdinan, selama membesut bisnis kebabnya. Di usianya yang tergolo
Read More
Sukses Membesut Waralaba Depot Air Minum Modern
Bekerja selama 18 tahun di PT. HM Sampoerna, pabrik rokok terkemuka di Indonesia membuat wanita yang satu ini kaya pengalaman. Apalagi ia sempat menempati berbagai posisi penting. Masuk sebagai Manage
Read More