Ayam Bakar Wong Solo, Brandnya Ngetop Karena Menjaga Mutu Kaulitas Produk dan Layanan

Ayam Bakar Wong Solo kembali terpilih sebagai merek paling ngetop di pasar ayam bakar di industri waralaba. Kunci keberhasilannya selalu menjaga mutu produk dan layanan.   

Waralaba kebanggan Indonesia yang satu ini sudah berdiri sejak 1991 dan sudah menembus pasar luar negeri sejak 2005, di Malaysia. Ayam Bakar Wong Solo (ABWS) sampai saat ini dikenal sebagai pelopor waralaba lokal di Indonesia, dan satu-satunya waralaba ayam bakar yang mampu bersaing dengan merek-merek wralaba ayam goreng asing yang begitu digdaya di Indonesia.

Merek ini selalu mencatatkan kinerja baiknya. Tahun ini kembali meraih penghargaan sebagai Top Franchise 2018 berkat konsistensi kinerja bisnisnya yang baik sepanjang tahun 2018.

Kunci keberhasilan merek ini ialah konsisten menjaga mutu kualitas produk. Dari dulu ayam bakar buatan Wong Solo tetap menjadi favorit customer, begitupun tahu pong gorengnya yang krispi dan sambal ayam penyetnya yng menjadi idola masyarakat penikmat sambal.  Sampai sekarang menu tersebut tidak berubah kualitas dan rasanya. Kunci sukses kita kuat di kualitas produk. Dari dahulu hingga kini rasa ayamnya tetap sama seperti dulu.  

Selain itu, ABWS juga tidak terlalu agresif menggenjot pertumbuhan bisnisnya. Tak seperti kebanyakan pemain yang agresif mengembangkan gerai, namun kini kebanyakan sudah gulung tikar akibat tidak mampu bersaing di kuliner. “Karena itu, manajemen ABWS fokus mengembangkan kualitas gerai bukan hanya banyaknya jumlah saja. Lebih baik memiliki gerai yang tidak terlalu cepat eskpansi namun menguntungkan semua,” jelasnya.

Selain itu, kunci keberhasilan ABWS ialah senantiasa melakukan inovasi dan membuat layanan yang sifatnya sosial. Salah satunya, Wong Solo Group kini meluncurkan layanan ambulance gratis di daerah Bandung dan sekitarnya. “Kita tidak hanya usaha untuk mengambil untung saja, tapi bagaimana juga harus bermanfaat bagi masyarakat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sebaik baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,” ujar Puspo Wardoyo.

Beberapa waktu lalu, Wong Solo Group juha meluncurkan truck mushola yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ibadah sholat para pelanggannya. “Kita harap kehadiran truck mushola ini bisa memfasilitasi para pelanggan yang jauh dari mushola dan masjid. Dengan demikian kita tidak hanya mneyediakan kebutuhan perut saja, tapi juga kebutuhan rohani,” kata Puspo.

Jadi tidak hanya food truck saja untuk menjangkau pelanggannya di beberapa titik lokasi strategis seperti bazar, seminar, pameran, konser, pesta, kampus yang tengah menyelenggarakan wisuda dan lain sebaginya. Tapi juga truk untuk layanan sosial. Wong Solo Group tak hanya memperhatikan selera perut konsumen saja, tapi juga kepedulian sosial dan spiritual konsumennya untuk menggapai keberkahan dunia akhirat.  

 

Zaziri

 

 

 

 

 

 

Relaunch Mobile App Terbaru, MAPCLUB Menawarkan Wisata 7 Keajaiban Dunia
Dalam rangka relaunching mobile app MAPCLUB terbaru,  MAPCLUB menggelar program REDxperience Wonderful Journey. Program Games dengan teknologi Augmented Reality (AR) yang berlangsung pada tanggal
Read More
Art Metal Laserindo, Penguasa Pasar Baru di Kategori Bisnisnya
Menyediakan one stop shopping, Art Metal Laserindo (AML) tidak hanya menyediakan jasa potong atau jasa finishing saja. Perusahaan yang bergerak di bidang pabrikasi besi yang fokus di interior dan ekst
Read More
Pemenang Penghargaan Waralaba Indonesia 2016 Akan Segera Diumumkan
Setelah melalui tiga tahapan mulai dari sosialisasi dan  pendaftaran, evaluasi serta verfifikasi lapangan dan penjurian, pemenang Penghargaan Waralaba Indonesia (PWI) 2016 akan segera diumumkan p
Read More
Food Truck Ala Wong Solo Group yang Kian Digemari
Bebeapa waktu lalu, Food Truck Ayam Penyet Surabaya ikut meramaikan event Muslim LifeFest di JCC, Senayan Jakarta. Berlokasi di area Jajanan Halal Food, Truck APS ramai diserbu pengunjung. Bahkan di j
Read More