McDonald’s Indonesia Luncurkan Gerakan #Mulaitanpasedotan

Sebagai restoran cepat saji yang ingin ikut berkontribusi terhadap lingkungan hidup yang lebih baik, hari ini McDonald’s Indonesia menginisiasi gerakan #Mulaitanpasedotan. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah plastik dengan tidak lagi menyediakan dispenser sedotan plastik di 189 gerai McDonald’s di seluruh Indonesia secara serentak.

#Mulaitanpasedotan adalah langkah awal McDonald's Indonesia menuju perubahan besar di masa depan. McDonald's berkomitmen untuk terus mencari solusi yang lebih ramah lingkungan untuk semua kemasan produk dan membantu membangkitkan kesadaran masyarakat mengenai masalah lingkungan yang berdampak pada Indonesia dan dunia. McDonald's Indonesia akan terus menggunakan lebih banyak bahan ramah lingkungan untuk kemasan yang digunakan di seluruh gerainya, demi meminimalkan penggunaan dan sampah plastik. McDonald's juga terus berkomitmen untuk mengambil bagian dalam mencari solusi berkelanjutan untuk sedotan dalam skala global. 

"McDonald's Indonesia berharap gerakan ini akan mendorong masyarakat untuk berkontribusi dalam melindungi lingkungan. Kami mengajak semua orang mengambil langkah kecil untuk mengubah kebiasaan dengan tidak lagi menggunakan sedotan plastik demi membantu mengurangi jumlah sampah plastik,” ujar Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia.

Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia mengatakan Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif McDonald’s Indonesia untuk mengurangi sampah plastik dengan tidak lagi menyediakan sedotan plastik di seluruh gerainya. Kami berharap gerakan ini akan menginspirasi perusahaan lain untuk melakukan hal yang serupa.

McDonald's Indonesia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan keberlanjutan semua kemasan yang digunakan untuk mencapai tujuan global McDonald's, yaitu 100% perlengkapan yang digunakan oleh konsumen terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan, dapat didaur ulang, atau bersertifikasi pada tahun 2025 dan mendaur ulang perlengkapan makan konsumen di 100% restoran McDonald’s secara global. McDonald’s memahami bahwa peraturan lingkungan, daur ulang, dan perilaku konsumen bervariasi dari kota ke kota dan negara ke negara, tetapi McDonald's berencana untuk ambil bagian dari solusi dan membantu memberikan pengaruh untuk perubahan lingkungan ke arah yang lebih baik.

 

Alvin Pratama

Pemain Baru Minuman Boba dengan Investasi Terjangkau
Banyak alasan untuk jatuh cinta pada boba. Ia memiliki aneka rasa. Menikmati segelas boba sambil bekerja di depan laptop atau kala jalan-jalan di mall selalu jadi pilihan asyik.   Minuman boba
Read More
Bangi Kopitiam, Peluang Bisnisnya Menggiurkan
Bangi Kopitiam merupakan salah satu waralaba papan atas di sektor bisnis kedai kopitiam. Waralaba asal Malaysia ini sudah kesohor dengan jaringan bisnis terbanyak di Indonesia. Seperti peluang bisnisn
Read More
Crispy Duck Bebek Garing Hadir di Transmart Cempaka Putih
Crispy Duck Bebek Garing (CDBG) kembali membuka gerainya. Kali ini CDBG membuka gerainya di Transmart Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada pada hari Jumat ini, 03 Agustus 2018. Gerai CDBG di Transmart C
Read More
Bakso Boedjangan Terpilih Sebagai Market Leader di 2018
Merek bisnis yang satu ini memang belum lama berdiri. Meski demikian, Bakso Boedjangan tampil menjadi salah satu penguasa pasar pada tahun ini untuk kategori bisnis bakso, dilihat dari jumlah gerai da
Read More