Mereknya Populer Karena Pionir dan Rekomendasi Pelanggan

Ayam Penyet Surabaya merupakan pelopor ayam penyet di Indonesia. Cabangnya kian menjamur di Jakarta dan sekitarnya. Merek inipun dinobatkan sebagai jawara marketing terbaik, karena piawai mengenalkan brandnya lewat getok tular.

Banyak brand saat ini yang lahir dan besar bukan karena bajet yang digelontorkan besar-besaran di media untuk iklan dan promosi. Akan tetapi mereka besar karena menjadi viral dan getok tular. Dengan kata lain mereka populer karena cerita dan rekomendasi positif dari para pelanggannya. Baik cerita lewat medsos maupun lewat ngobrol sewaktu bertemu dengan temannya langsung.

Nah, Ayam Penyet Surabaya (APS) merupakan merek yang lahir dan besar karena getok tular. Atau bahasa kerennya word of mouth. Kepuasan pelanggan yang menyantap berbagai menu yang disajikan APS dan layanan yang baik membuat pelanggannya bercerita dan merekomendasikan merek ini kepada para handai taulan, teman-teman dan rekan rekan kerjanya.   

Salah satu pelanggan yang merekomendasikan APS adalah Ustadz Arifin Ilham. Tokoh agama yang satu ini begitu gandrung dengan APS yang terkenal dengan menu Halalan Thayyiban. Ia bersama keluarganya dibuat ketagihan dengan menu Ayam Penyet Surabaya cabang Bogor.

Ketika diwawancara langsung beberapa tahun silam, ia mengaku bisa makan 2 sampai 3 kali setiap minggu bersama istri di Ayam Penyet Surabaya. “Bahkan sahur senin kamis kami makan mienya. Karena halal, thayyib dan barokah. Yang mempunyai usaha ini juga keluarga muslim, manfaatnya kembali kepada umat islam. Nikmat, enak, bahagia dan menyenangkan,” ujar Ustadz Arifin Ilham.    

Sampai saat ini, jumlah gerai Ayam Penyet Surabaya sudah mencapai puluhan gerai yang tersebar di berbagai daerah. Puspo Wardoyo, pemilik Ayam Penyet Surabaya mengatakan, APS akan terus mengembangkan gerai-gerainya di Jakarta dengan menawarkan peluang waralaba. “Di Jakarta perputaran uang luar biasa besar, sekitar 70% uang berputar di wilayah Jakarta. Jadi sangat sayang jika peluang tersebut kita lewatkan. Dengan reputasi kita, APS akan mengepung wilayah Jakarta,” ujarnya.   

APS kini juga membuat konsep food truck untuk menjangkau pelanggannya di beberapa titik keramaian. Sudah ada di 12 outlet berbentuk food truck. APS akan menerapkan layanan ini ke semua gerai APS. “Food truck tersebut hadir secara incidental saja, karena rumah makan rata-rata biasanya tutup di jam 12.00 malam ke atas. Nah kita hadir untuk melayani waktu-waktu tersebut. Kedepannya, secara bertahap nanti setiap oulet APS memiliki layanan food truck,” ujar Puspo Wardoyo, Owner Ayam Penyet Surabaya.

Ayam Penyet Surabaya sendiri digagas Puspo pada tahun 1993 dari nama salah satu menu Ayam Bakar Wong Solo yang sangat digandrungi masyarakat Indonesia dan masyarakat Malaysia karena ayamnya gurih, krispy, lembut dan sambal koreknya yang pedas nglemak, sehingga gurih dan nendang rasanya.

 

Zaziri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RJ Steel Buka Cabang ke-22 di Palembang
Potensi pasar di Palembang memang kian manis. Oleh karena itu franchise pertama mur dan baut RJ Steel ekspansi kesini. Kota pempek jadi tempat pertama di Sumatera dan outlet ke-22 di Indonesia. Bussi
Read More
Hotel Dafam Teraskita Gelar Acara Buka Puasa dan Dzikir Bersama Anak Yatim Piatu
Dalam rangka memaknai bulan suci ramadhan, Hotel Dafam Teraskita Jakarta mengadakan CSR (Corporate Social Responsibiity) yang diadakan jumat, 8 Juni 2018 , sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sos
Read More
CARfix, Mengedepankan Branding dengan Layanan Kualitas Service Prima
Mengedepankan Layanan layaknya bengkel resmi, CARfix menyuguhkan layanan bengkel mobil dengan jasa yang lengkap dengan mekanik handal dan sudah berpengalaman. Tahun ini CARfix meraih penghargaan Top B
Read More
Chick ‘n Roll Hadir di Gandaria City
Restoran ayam goreng Chick n Roll meresmikan 9 outlet di seluruh Indonesia, pada 28 Juli 2016 silam. Acara peluncuran dilakukan di bilangan Gandaria City, Jakarta Selatan. Chick n Roll menawarkan kon
Read More