Howard Sudihardjo, Help People First and The Money Will Follow Latter

Menjadi pebisnis itu jangan pernah takut gagal. Kalaupun gagal, maka harus cepat bangkit kembali. Inilah yang juga dirasakan oleh Howard Sudihardjo, Director Art Metal Laserindo. Gagal di bisnis-bisnis sebelumnya, Howard tak patah arang untuk kembali membuka bisnis baru. Sebelum terjun ke bisnis yang sekarang Ia pernah berbisnis travel, distributor oli, distributor home audio, hingga properti.

Bidang pabrikasi besi menjadi labuhan bisnis Howard selanjutnya. Membawa nama Art Metal Laserindo (AML), bisnis ini dinilai dirinya masih langka pemainnya. “Saya tertarik Dengan bisnis ini di karenakan bisnis ini unik dan mempunyai barrier to entry yang sangat tinggi. Saya termotivasi untuk membangun usaha ini menjadi yang terbaik di bidang nya yaitu Pabrikasi Interior & Ekaterior (Arsitektural) Metal dengan cabang di setiap provinsi di seluruh indonesia,” ujarnya.

Negara Amerika dan Australia menjadi insiprasinya dalam membuka usaha ini. Disana dirinya banyak melihat bangunan publik menggunakan metal cutting. Karena di Indonesia sendiri masih jarang, Howard menangkapnya ini sebuah peluang usaha yang bagus. Maka lahirlah AML pada 2010 silam.  

Howard mengaku dirinya banyak belajar dari beberapa teman sesama pengusaha metal yang sudah berpengalaman sebelumnya. Karena sejatinya di industri ini update konwledge untuk perkembangan usaha sangat diperlukan. Help people first & The money will follow latter, Never complain and Never give up, itulah yang menjadi senjata Howard mengarungi bisnis ini.

“Untuk membuka usaha pabrikasi metal ini tidaklah mudah, untuk tantangannya adalah sangat banyak dana, waktu, pikiran & tenaga tercurahkan untuk research & development dari setiap aspek usaha ini,” lanjutnya.

Namun begitu dirinya selalu optimis, bahwa usahanya ini akan berkembang 5-10 tahun ke depan. Ada sekitar 20-30 SDM yang berada dibawahnya saat ini. Dari sekian banyak SDM, dirinya mengaku selalu melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Dengan harapan dapat tercipta kesolidan dan kekompakan di dalam tim itu sendiri.

Pertumbuhan bisnis AML saat ini sendiri sesuai dengan harapan Howard. Dengan cabang yang sudah ada sekarang seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Samarinda, dan Balikpapan. Direncanakan untuk tahun depan AML akan buka 2 cabang baru yang akan berada di Tangerang Selatan, 2 cabang di Surabaya, dan l-2 cabang lagi di Manado. “Harapan Saya adalah AML menjadi pabrikasi interior & eksterior metal terbesar dengan cabang terbanyak di Indonesia,” pungkasnya.

 

Ade Komala

Darmadi Darmawangsa, Pria Dibalik Kesuksesan Broker Property Asal Amerika
Sudah 20 tahun pria bernama lengkap Darmadi Darmawangsa eksis di dunia properti Indonesia. Memulai kariernya di PT Intiland Development Tbk, waktu itu ia memegang proyek Surabaya dan Jakarta. Awalnya
Read More
Sonny Arcya Adryanto, Mantan PNS Yang Berlabuh di Bisnis Martabak
Enam belas tahun berkecimpung dunia Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Keuangan tentu bukanlah hal yang singkat bagi Sonny Arcya Adryanto dalam menapaki karier. Karena itu, tak mudah baginya un
Read More
Deborah Kartika Sari Ingin Memiliki Kebebasan Waktu
Mengawali kariernya sebagai Export Marketing di sebuah perusahaan swasta, Deborah Kartika Sari, memilih hengkang setelah bekerja selama setahun. Ia memilih menggeluti bisnis sendiri karena telah menik
Read More
SABRINA, Banting Setir dari Teknik Sipil ke Usaha Tiram
Kesuksesan seseorang memang tidak bisa diprediksi walaupun kadang apa yang dilakukan bertolak belakang dengan defenisi ilmu yang dimiliki. Sabrina contohnya, pemilik perusahaan PT Sabrina Grange Im
Read More