Sonny Arcya Adryanto, Mantan PNS Yang Berlabuh di Bisnis Martabak

Enam belas tahun berkecimpung dunia Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Keuangan tentu bukanlah hal yang singkat bagi Sonny Arcya Adryanto dalam menapaki karier. Karena itu, tak mudah baginya untuk terjun terjun ke dunia entrepeneur secara cepat dan meninggalkan ststus karyawannya. Namun kegigihannya untuk mencoba peruntungan dengan membuka usaha kuliner yaitu Martabak Orins rupanya tidak sia-sia.

Kini, ia sukses mengembangkan Martabak Orins hingga memiliki 22 gerai. “Kami menjalankan kemitraan sejak tahun pertama yakni tahun 2011. Dan hingga saat ini sudah berjalan selama 6 tahun. Jumlah gerai Martabak Orins hingga saat ini sebanyak 22 gerai dengan kemitraan 2 gerai,” Papar Pria Akrab sapaan Sonny ini.

Pada awalnya, Sony mengalami keterbatasan dalam mencari SDM dan modal yang menyebabkan dirinya mencoba untuk membuat kemitraan. Ia mengaku banyak belajar dari proses bisnis perusahaan-perusahaan besar yang telah menjalankan sistim  franchise dengan sektor yang berbeda.

Sony mengungkapkan suka duka menjalankan bisnis ini. Selama tahun pertama Masa awal pengenalan Martabak Pizza Orins sangat berat. Yaitu memperkenalkan martabak dengan konsep baru martabak yang berbentuk pizza dan dengan topping yang beraneka ragam.

Seiring penambahan cabang Martabak Orins pun mengalami penambahan jumlah manajemen. Tingkat kesulitan tentu berbeda dan tidak dapat dibandingkan antara 1 – 2 cabang dengan diatas 20 cabang. “Tapi selama kita menikmati bisnis ini semua akan terasa ringan,” jelasnya.

Dalam dua tahun terakhir Martabak Orins tengah hits di Jabodetabek karena Unique Selling Proposition (USP)-nya yang signifikan dibandingkan existing martabak di pasar. Martabak Orins kulitnya lebih tipis, topping-nya lebih tebal, beraneka rasa, ukurannya bervariasi (empat size dari kecil hingga jumbo) dan harganya terjangkau (affordable) oleh berbagai kalangan.

Meskipun banyak pihak yang mengajukan waralaba Martabak Orins, Sonny mengaku belum siap membesarkan bisnisnya dengan konsep franchise. Alih-alih waralaba, Sonny lebih tertarik memperluas pasarnya dengan membuka cabang di kota-kota besar seperti Bandung dan Surabaya.

“Saya belum merasa berhasil dalam bisnis ini. Masih banyak target yang harus saya kejar dalam bisnis ini. Antara lain membuka cabang Martabak Pizza Orins di semua kota-kota besar Indonesia,” ujarnya.

Alvin Pratama

Deborah Kartika Sari Ingin Memiliki Kebebasan Waktu
Mengawali kariernya sebagai Export Marketing di sebuah perusahaan swasta, Deborah Kartika Sari, memilih hengkang setelah bekerja selama setahun. Ia memilih menggeluti bisnis sendiri karena telah menik
Read More
Setiawan, Mantan Karyawan Manufacturing PMA yang Sukses Dirikan Resto Steak
Bagi beberapa orang, memutuskan untuk berhenti dari sebuah perusahaan saat posisinya sudah nyaman mungkin sebuah hal yang menakutkan. Bagaimana tidak, sulitnya mencari kerja ditambah dengan iklim indu
Read More
Pery Andiani Merasa Ikut Melestarikan Budaya Indonesia
Sejak bergabung dengan PT Cantika Puspa Pesona, atau yang lebih familiar dikenal Martha Tilaar Spa, Pery Andiani memang kerap tampil di balik layar sehingga jarang yang mengenalnya kecuali para franch
Read More
Salman Subakat, Marketer Dibalik Kesuksesan Wardah
Layaknya sebuah pencapaian, apa yang dihasilkan Wardah di bawah kepemimpinan Salman bukanlah sesuatu yang instan. Jauh sebelumnya, Wardah juga gencar melakukan penetrasi pasar dengan berbagai kegiatan
Read More