Dini Novita, Srikandi Dibalik Suksesnya Fun Science Indonesia
Paras cantik dengan senyum manis yang terbungkus rapi dengan hijab berwarna cream, melahirkan decak kagum siapa saja yang melihatnya. Bukan hanya karena kecantikannya, tetapi amanah yang diembannya. Dialah General Manager Fun Science Indonesia, wanita kelahiran Jakarta November 1971 itu bernama lengkap Dini Novita. Kesuksesan Fun Science di Indonesia takkan lepas dari kerja wanita berkacamata ini. Dialah yang menjadi otak dibalik kehadiran Fun Science di Indonesia yang kini bisa dinikmati oleh anak-anak. Tetapi tahukah bahwa ternyata karier yang dilakoninya saat ini bertolak belakang dengan apa yang dicita-citakan. Sejak sekolah dulu, wanita yang hobi membaca dan nonton itu memiliki cita-cita menjadi seorang arsitek. Ia juga bahkan pernah bekerja di Lasalle, salah satu sekolah fashion berkelas internasional. Yang mana pada saat itu sangat jarang orang Indonesia yang mengambil sekolah kreatif seperti itu. Dari situlah cita-citanya berbelok arah dan mulai condong menyukai dunia bisnis dan marketing. Di situ juga ia banyak menimba pengetahuan bisnis, dan marketing. “Saat itu saya banyak persentase ke sekolah-sekolah dan saya sangat senang. Disitulah awal saya mencintai dunia pendidikan,” cerita Dini. Dari situ ia mulai menekuni dunia pendidikan. Ketika memilih dunia pendidikan sebagai kariernya, ia pun dihadapkan dengan persepsi banyak orang. Tak jarang ia mendapat cibiran dari teman-temannya sendiri bahwa dunia pendidikan itu tidak bisa berkarir karena ujung-ujungnya akan menjadi seorang guru. “Dunia pendidikan ini masih sangat tertutup, dan banyak orang yang belum melihat ini sebagai karier yang menjanjikan,” ungkapnya. Padahal menurut dia, di dunia pendidikan semua orang bisa berkarier dengan baik sebagaimana dirinya menjadi seorang GM di Fun Scinence. Berkarier di dunia pendidikan menurut Dini, tidak sebatas menjadi guru. “Kita bisa berkarier dan merubah persepsi orang bahwa kita tidak sebatas hanya menjadi guru dan admin. Tetapi kita bisa menjadi business development, marketing, dan lain-lain,” ucap dia. Ia menceritakan bagaimana sebuah lembaga pendidikan di Indonesia yang cukup sukses memiliki universitas berkelas internasional. Padahal awalnya hanyalah sebuah lembaga kursus komputer dengan siswa yang bisa dihitung dengan jari. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa setiap orang bisa berkarier di dunia pendidikan. Dan sampai saat ini peluang itu masih terbuka lebar untuk siapapun. Di Fun Science, wanita murah senyum itu bukan saja berhasil membawa lembaga itu sukses menjadi mitra sekolah-sekolah asing bertaraf Internasional. Tetapi ia juga sukses memasarkan program-program Fun Science yang menawarkan metode balajar sains dengan gaya baru di Indonesia yaitu Education and Entertainment. Metode ini memadukan proses belajar sambil bermain.
Irwan Suryo Nugroho, Mantan Kameramen yang Sukses Berbisnis Resto Bebek
Setelah 4 tahun bekerja di production house sebagai kameramen Irwan Suryo Nugroho memutuskan berhenti dan mencoba peruntungan di bisnis kuliner. Berbekal pengalamannya membantu usaha catering orang tu
Read More
HENDY TANAKA Membuktikan Kepercayaan Orang Tua
Ketertarikkanya dengan dunia waralaba diakui Hendy Tanaka sudah tumbuh sejak lama bahkan ia menjadi pembaca setia Majalah Franchise Indonesia sejak dulu. Sejak itupula keinginannya memiliki bisnis war
Read More
Ricky Fernando, Butuh 4 Tahun Membuka Pasar Ice Cream Thailand
Tidak ada bisnis yang gampang. Begitulah ungkapan yang keluar dari Ricky Fernando, pemilik franchise Ice Manias. Ketika ia memulai bisnis ice cream, ia membutuhkan waktu selama 4 tahun untuk menawarka
Read More
Deborah Kartika Sari Ingin Memiliki Kebebasan Waktu
Mengawali kariernya sebagai Export Marketing di sebuah perusahaan swasta, Deborah Kartika Sari, memilih hengkang setelah bekerja selama setahun. Ia memilih menggeluti bisnis sendiri karena telah menik
Read More