NOVIANNE SURYA TENGGARA Sukses Kembangkan Bisnis Bubble Tea

Berawal dari mencintai minuman bubble tea khas Taiwan, wanita cantik bernama Lengkap Novianne Surya Tenggara berdarah sunda dan tionghoa ini kepincut geluti bisnis bubble tea. Kebetulan Novi memiliki koneksi. Keluarganya yang ada di Taiwan juga ahli bidang minuman fresh and healthy.

Pada Oktober 2014, Novi meresmikan bisnisnya. Ia memberi nama usaha bubble tea-nya, One Tea. Waktu itu usahanya masih berupa kios kecil hanya di pinggir jalan mangga besar, Jakarta Barat.

Karena stand kecil, ia pun belum punya pegawai sehingga keteteran dalam melayani para customer. “Saya sendiri yang turun tangan untuk pembuatan hanya ada yang bantu-bantu saja, bahkan saya juga yang mengantar. Meski hujan dan panas saya tetap antar,” keluhnya.

Novi tak lantas puas dengan bisnisnya. Ia selalu belajar menekuni bisnisnya. Soal urusan desain gerobak misalnya, ia merasa ada yang kurang pas, akhirnya ia mencari design interior untuk mengganti model gerobak buuble tea-nya dengan booth yang minimalis dan modern.

Tahap demi tahap bisnisnya pun berkembang. Jika dulu yang tak ada pegawai kini pun sudah memiliki pegawai di setiap booth sebanyak dua pegawai. Antuasis customer yang membludak membuat bisnisnya semakin di incar yang tak lain adalah investor. Novi pun lantas mendaftarkan merek dagangnya ke pihak HAKI. Tak berhenti sampai di situ kinerja pengelolaan franchisenya pun tersistem dengan baik sesuai SOP, serta aturan manajemen.

“Saya masih belum puas dengan yang saat ini , harapan saya tidak akan pernah berhenti untuk melakukan terobosan dan kreativitas ke depannya, termasuk melebarkan sayap One Tea pastinya,” ujar wanita kelahiran Tangerang , 12 November 1989.

Untuk keselarasan dalam bisnisnya, Novi pun menggandeng konsultan. Tujuannya untuk progres supaya bisnisnya tetap berjalan dengan lancar dan berkembang. Menurutnya, dalam penanganan manajemen perlunya seorang konsultan adalah untuk mengetahui sirkulasi bisnis, seperti apa dari grafik tahun ke tahun.

Kini gerai One Tea sudah ada di berbagai kota seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Purwokerto, Papua, Balikpapan, Bengkulu. Novi mengatakan, bisnisnya ini sudah naik kelas ke level kafe. “Seperti outlet kami yang ada di BTN galaxy Bekasi sudah model kafe, lain halnya dengan di ajalan Rafflesia Bengkulu di sana kita desain ada meja bart tender, ini semua demi kepuasan para pelanggan,” ujarnya.

Novi berhapat bisnis minuman bubble tea-nya terus berkembang setiap tahunnya. Bisa membuka outlet baru yang lebih banyak lagi supaya menggerakan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.

 

 

Budiyanto Darmastono, Mantan Pegawai Bank Yang Sukses Mendirikan Bisnis Kurir Android
Dia adalah Budiyanto Darmastono, sosok di balik lahir dan berkembangnya PT Satria Antaran Prima (SAP Express), perusahaan logistik berbasis Android pertama di Indonesia. SAP Express lahir dengan visi-
Read More
Eric Scada, Tak Patah Semangat Menjadi Kunci Suksesnya
Bermula dari pecinta karaoke, pria bernama lengkap Eric Scada menerjunkan diri untuk berkecimpung menggeluti bisnis karaoke yang bernama Lyrics Karaoke yang bersama Lyra Virna ini. Dulu semasa kuliah
Read More
Rini Sutendi, Mantan Reporter SCTV yang Mencoba Dunia Baru
Status sebagai karyawan tetap di stasiun televisi swasta pun harus ia tanggalkan. Memilih profesi baru sebagai PR & Marcom di West Point Hotel Bandung. Secara keilmuan, PR & Marcom memang masih satu a
Read More
Darin Nasywa Alia, Punya Bisnis Sendiri di Usia 10 Tahun
Kebanyakan anak seusianya lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bermain. Tetapi Darin Nasywa Alia, lebih memilih berbisnis. Di usianya yang memasuki 10 tahun, Darin, panggilan akrabnya memilih me
Read More