IFBC Info Franchise & Business Concept Expo 2013 Schedule
International Franchise Conference 2013

Anke DwiSebelum “menerbitkan” franchise baru, sudah seharusnya para franchisor melakukan riset terlebih dahulu. Riset adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan franchisor, sama seperti udara yang kehadirannya wajib ada di dunia ini. Riset juga merupakan bagian dari perilaku bisnis itu sendiri.

Para franchisor tidak harus menyebarkan kuesioner dalam melakukan riset. Penelitan bisa dilakukan dengan cara observasi, dan wawancara langsung. Bentuk-bentuk pertanyaan yang bisa dilontarkan dalam wawancara langsung, misalnya: “Mengapa anda menyukai donut ini?”,”Sejauh mana anda menyukai makanan pedas?”, “Sejauh mana anda menyukai makanan asin?”, dll.

Tentunya dalam melakukan riset, franchisor harus mengumpulkan data terlebih dahulu. Data yang sudah terkumpul selanjutnya diolah menjadi informasi. Kemudian informasi diolah kembali menjadi knowledge/ pengetahuan. Di tahap akhir franchisor akan mencapai sebuah wisdom/ kebijaksanaan.

Dalam memulai usaha waralaba, para franchisor tidak bisa hanya mengandalkan insting dan modal nekat. Trial and Error adalah bagian dari riset itu sendiri. Franchisor harus mengamati para pesaing, pelanggan dan fenomena yang akan terjadi.

Orang yang memiliki banyak pengalaman dalam menjalankan suatu usaha akan pandai menebak fenomena apa yang akan terjadi. Tentunya orang tersebut tetap harus mengikuti kondisi dan trend yang sedang berkembang saat ini. Jangan sampai ia mabuk akan kesuksesan di masa lalu dan lalai memperhatikan kondisi dan trend saat ini.

Hasil riset yang didapat kemudian dicoba dalam menjalankan franchise. Setelah dicoba, proses selanjutnya ialah mengukur sejauh mana franchise yang dijalankan berhasil. Sesudah diukur maka franchisor harus menyempurnakan strategi yang sudah ada. Strategi yang sudah disempurnakan harus dicoba, kemudian diukur, dan disempurnakan kembali, begitu seterusnya.

Walaupun franchisenya sudah berjalan dengan baik, para franchisor tetap harus mensurvei kepuasan franchisee, mensurvei kepuasan konsumen, dan harus tahu poin-poin apa yang harus diperbaiki. Hal ini dilakukan agar franchise yang mereka miliki bisa sustain.

 

Anke Dwi
Head of Consultant YouBrand
Email: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Bagikan artikel ini ke rekan-rekan anda dengan menggunakkan:

PLASA FRANCHISE

Promo Majalah Info Franchise