Training dan support adalah elemen yang sangat penting dalam franchise. Bahkan training dan support merupakan sesuatu yang membedakan franchise dengan lisensi, dimana franchise lebih memperhatikan duplikasi dari bisnis format yang sudah terbukti berhasil, training dan support inilah yang merupakan kunci dari keberhasilan tersebut. Dalam sebuah usaha, katakanlah dalam usaha rumah makan atau restoran, tehnik-tehnik berjualan bukan hanya menjual makanan dan minuman melainkan menyangkut customer service, quality control, marketing, inventory management, cash management, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, membeli franchise rumah makan tidak hanya untuk mendapatkan hak memakai merek dagang, dan resep dari makanan dan minuman saja, akan tetapi franchisor pun wajib mengajarkan kepada franchiseenya untuk menjadi pengusaha rumah makan yang sukses, dan ini meliputi pengajaran dalam segi operasional dan manajemen.Pentingnya Training dan Support bagi Franchisee
Bagi franchisee, training dan support merupakan hak yang patut diterima dari franchisor. Dengan membayar franchise fee untuk membeli franchise, initial training lazimnya sudah termasuk dalam paket franchise dan merupakan aset intelektual yang sangat berharga bagi usaha franchisee. Initial training ini biasanya mencakup kiat-kiat operasional utama dalam menjalankan usaha franchise anda agar bisa berhasil seperti halnya sang franchisor. Oleh sebab itu, initial training ini patut diikuti dan diperhatikan dengan seksama. Bagi franchisee yang tidak menerima training apapun dari franchisor, anda berhak untuk menanyakan hal ini kepada franchisor anda, karena apabila menamakan usahanya adalah sebuah franchise, maka training merupakan kewajiban dari franchisor.
On going Support atau dukungkan berkala adalah hal-hal yang dilakukan oleh franchisor guna membantu franchisee dalam menjalankan usaha franchisenya selama masa kontrak franchise. Support oleh satu franchisor dengan franchisor lainnya tidaklah sama dan tidak memiliki standar yang mutlak. Hal ini disebabkan berbagai macam ragam usaha franchise yang memiliki ciri khas usaha yang berbeda-beda. Franchisee sebaiknya menanyakan dan mengerti support-support apa saja yang akan dilakukan oleh franchisor selama masa kontrak franchise di awal perjanjian atau sebelum anda menandatangani perjanjian franchise. Akan lebih baik apabila support-support yang telah dimengerti dan disetujui oleh kedua belah pihak ditulis dan ditanda-tangani bersama di dalam perjanjian franchise.
Hal ini sangat penting untuk menghindari perselisihan di kemudian hari apabila terjadi ketidak jelasan mengenai hak dan kewajiban franchisor dan franchisee yang biasanya saling menyalahkan dan akhirnya mengakhiri perjanjian franchise sebelum waktunya dengan tidak baik. Apabila hal ini terjadi, maka kedua belah pihak akan sangat dirugikan, franchisee tidak mendapatkan return yang seharusnya dapat diraih, dan nama merek dagang franchisor juga akan terkena dampak negatif baik dalam industrinya maupun dalam jaringan franchisenya. Oleh sebab itu, support yang seharusnya membantu kedua belah pihak haruslah di sepakati diawal perjanjian, sebelum hal ini menjadi akar keributan dalam hubungan franchise.
Pentingnya Training dan Support bagi franchisor
Memberikan traning dan support bukan hanya kewajiban dari franchisor melainkan juga hak dari franchisor untuk mengarahkan franchisee-franchiseenya dengan format usaha yang telah anda buktikan berhasil. Mengapa ini merupakan sebuah hak bagi franchisor? Karena dengan memberikan pengarahan yang benar kepada franchisee anda, usaha franchisee akan dapat berkembang dengan baik sesuai dengan standar yang telah anda tentukan, yang akhirnya akan mengharumkan nama merek dagang anda dan juga memberikan motivasi bagi investor lain untuk bergabung dalam jaringan franchise anda. Dengan tingginya nilai merek dagang dan banyaknya jumlah franchisee yang puas, maka usaha franchise anda dapat dibilang sebuah perusahaan franchise yang terbukti berhasil.
Berhasil dalam arti persuhaan anda dapat lebih menguasai pasar dan memperoleh market share yang lebih besar atau menjadi market leader dalam industri anda seperti halnya McDonald’s dalam industri fast food.
Salah satu kunci dari keberhasilan franchisor adalah memiliki program training yang handal dan mencakup seluruh kegiatan operasional dan manajemen dalam menjalankan usahanya. Kegiatan oprasional yang sudah anda lakukan selama ini dan anda anggap berhasil haruslah diajarkan kepada franchisee anda dan hal-hal yang masih kurang efektif atau efisien harus terus diperbaiki. Mentransfer pengetahuan operasional sebaiknya dilakukan tidak hanya kepada franchisee tetapi juga langsung kepada staf-staf franchisee yang akan menjalankan tugasnya sehari-harinya. Pengajaran langsung kepada staf kerap kali terbukti lebih berhasil dibandingkan dengan hanya mengajarkan kepada franchisee karena hal ini terhindar dari hilangnya atau kesalahan penyampaian informasi dari franchisee kepada stafnya, karena pada umumnya franchisee adalah pemain baru dalam industri yang telah anda geluti selama bertahun-tahun. Demikian pula halnya dengan pengajaran sistim manajemen, sebaiknya dilakukan kepada franchisee beserta teamnya yang sudah disiapkan agar dapat diterapkan dengan baik.
Sebuah perusahaan franchise yang baik sudah selayaknya memiliki team khusus yang bertanggung jawab dalam men-training franchisee dan staf-stafnya. Team training yang handal biasanya terdiri dari staf-staf anda yang sudah senior, memiliki pengetahuan yang tinggi dalam bidangnya, dan memiliki pengalaman yang cukup dalam praktek operasional. Apabila anda merekrut staf baru untuk menjadi pendidik dalam training, pada umumnya tidak akan berhasil dengan baik, karena kualitas dan kepercayaan diri dari sang pendidik tidak mencukupi untuk menghadapi franchisee dan team-nya yang biasanya memiliki pertanyaan-pertanyaan yang sangat mendetail.
On going support dari franchisor juga sangat penting bagi franchisor karena selain untuk membantu franchisee dalam menjalankan usahanya agar berhasil, anda juga bisa mengawasi dan menjalankan quality control agar kualitas barang dan jasa yang diberikan oleh franchisee masih dalam standar yang anda tentukan. On going support bisa dilakukan dengan konsultasi berkala, kunjungan berkala kepada gerai franchisee, mistery guest, dan lain sebagainya. Pada intinya, franchisor harus memberikan bantuan-bantuan dan pengawasan-pengawasan kepada franchisee agar usaha franchisee tidak menjatuhkan merek dagang anda secara sengaja maupun tidak. Apabila franchisee dapat berhasil dalam menjalankan usahanya dan puas akan support anda, biasanya franchisee tersebut cenderung untuk membuka gerai yang kedua, ketiga dan selanjutnya.
Selain dapat memperluas jaringan franchise anda, royalty yang akan anda peroleh pun akan berkembang dengan pesat. Hal ini hanya dapat diperoleh apabila anda memiliki support program yang baik dan franchisee benar-benar merasa terbantu oleh anda untuk berhasil. Karena kepuasan franchisee cenderung tercipta dari service dan support dari franchisor ketimbang dari keberhasilan usahanya sendiri. Franchisee yang berhasil dalam menjalankan usaha franchisenya tanpa mendapat service dan support dari franchisor cendenrung merasa bahwa franchisornya tidak banyak membantu dalam usahanya, dan pada akhirnya tidak meneruskan perjanjian franchisenya karena merasa sudah dapat berdiri sendiri dan tidak lagi membutuhkan sang franchisor. Pada akhirnya franchisee anda akan menjadi kompetitor anda dikemudian harinya. Tentunya anda sebagai franchisor tidak ingin hal ini terjadi, oleh sebab itu sebagai franchisor anda harus memberikan service dan support yang baik bagi franchisee anda.
Bagikan artikel ini ke rekan-rekan anda dengan menggunakkan:





