IFBC Info Franchise & Business Concept Expo 2013 Schedule
International Franchise Conference 2013

StarbucksWaralaba raksasa dari Amerika Serikat, mengancam akan menarik investasinya dari Inggris setelah Perdana Menteri Inggris David Cameron, mengatakan bahwa waralaba kopi itu menghindari pajak dengan memanfaatkan celah perpajakan Inggris.

“Sudah saatnya bangun dan mencium bau kopi,” kata Cameron, dalam pidatonya di acara World Economic Forum di Davs, Swiss, sambil menyindir Starbucks dengan mengatakan semua perusahaan besar harus membayar pajak yang sesuai.

UMKMPT.Trans Retail Indonesia semakin gencar menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di berbagai daerah di Indonesia untuk memasok produk-produk unggulannya ke outlet-outlet Carrefour.

Sebanyak 40.000 stok jenis unit produk yang di display di Carrefour kata , Head of Public Affairs PT Trans Retail Satria Hamid Ahmadi,   70 persen diantaranya merupakan produk produk UMKM.

Ia menargetkan,  tahun ini produk UMKM yang bisa masuk ke pasar Carrefour bisa meningkat sekitar 10 persen hingga 20 persen, atau menjadi 77 persen hingga 84 persen.

Kedutaan Besar Kedutaan besar Italia untuk Indonesia, Federico Failla, di Jakarta Senin (6/5), mengatakan, ada lima sektor bisnis yang akan digenjot Italia melalui kunjungan delegasi ekonominya ke Indonesia. Sektor-sektor tersebut antara lain energi, infrastruktur, otomotif, agroindustri, dan permesinan, serta broadcasting dan telekomunikasi.

“Kami berharap perusahaanperusahaan Italia akan menemukan mitra yang tepat untuk berbisnis di Indonesia,” kata Federico.

JahjaPengamat Bisnis dari Direxion Consulting, Jahja B.Soenarjo, mengatakan, brand atau merek adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup bisnis waralaba.

Sehingga, pemilik harus kompeten dan konsisten dalam menjalankannya, antara lain dengan terus melakukan pengelolaan merek serta konsisten dalam mengendalikan kwalitas serta memelihara keunikannya.

Dirut RNIDirektur Utama PT.Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Ismet Hasan Putro, mengaku jika pihaknya kesulitan mendapatkan akses perizinan untuk pengembangan bisnis ritelnya di daerah, termasuk di Jakarta.

“Namun, jika ritel swasta dengan satu izin dapat membuka 10 gerai, sedangkan BUMN tidak bisa, saya juga tidak berani,” katanya usai penandatanganan kerja sama dengan PT Bukopin Tbk dan PT Jamsostek, akhir April.

Ismet meneruskan, di beberapa daerah RNI bahkan menghadapi konflik karena izinnya teramat sulit. Selain itu, ada semacam proteksi untuk bisnis ritel BUMN. Jadi, lanjutnya, apabila ada pendatang baru dalam bisnis ritel di daerah akan dilarang membuka jaringan, sedangkan ritel yang sudah ada dapat dengan mudah memperoleh izin.

Artikel Lainnya...

PLASA FRANCHISE

Promo Majalah Info Franchise