Meski terbilang pendatang baru, namun brand yang satu ini tak gentar mengarungi sengitnya bisnis kuliner di Indonesia. Mengusung nama Sate Jepang Toriku, brand ini langsung melejit namanya hanya dalam waktu yang terbilang singkat. Progresnya inipun membawanya dalam peraih penghargaan The Most Promising Brand 2018.

Bisnis yang sudah berjalan sejak bulan Agustus 2017 lalu ini memang tak sembarangan menawarkan konsep bisnisnya. Meski membawa nama Sate Jepang, namun produk yang mereka jual dijamin akan kehalalannya. Fokus mereka terbagi menjadi tiga yakni Halal, freshness, dan safety and hygenic. “Kami adalah solusi bagi penikmat minuman dan makanan yang peduli akan kehalalannya,” ujar Lisa Marlina, owner Sate Jepang Toriku.

Keunggulan lain dari Sate Jepang Toriku adalah sistem kontrolnya yang sangat mudah. Produk sate yang mereka jual pun tak kalah nikmat dengan sate yang lainnya. Sate Jepang yang dibuatnya memiliki aroma khas asli rempah Indonesia. Satu set menu dibandrol dengan harga Rp 25 ribu sudah termasuk nasi Jepang dan 5 sate Jepang ditambah Tare sauce.

Adapun pilihan sate terdiri dari sate ayam, sate ayam daun bawang (Yakitori style), sate kulit ayam, dan sate salmon ball. Harganya sendiri mulai dari Rp 5000 per tusuknya. Dan ada sate terbarunya yaitu sate yakiniku.

Dalam kurun waktu yang belum genap 1 tahun, mereka telah memiliki 7 gerai yang tersebar. “Dalam promosinya kami menggunakan beberapa food blogers, serta pemanfaatan sosial media dan paid promotion social media,” imbuhnya.

Lanjut Lisa, bisnis ini terbilang sangat potensial. Terlebih bagi mitra bisnis yang baru pertama kali terjun dalam bisnis kuliner Jepang yang halal. Bisnis ini dinilainya seperti membeli business in a box, artinya tinggal pesan, lalu dikirim ke lokasi yang diminta, setelahnya mitra sudah bisa berjualan. Untuk karyawan pun tidak dibutuhkan banyak.

Untuk menjadi mitra Sate Jepang Toriku, mereka menawarkan beberapa paket investasi. Mulai dari tipe booth dengan investasi Rp 15 juta yang disinyalir bisa mengantongi omzet hingga Rp 25 juta per bulan. Lalu untuk paket investasi di dalam mall tipe unit 24 seats ditawarkan invetasi sebesar Rp 100 juta dengan estimasi omzet per bulan Rp 100 juta sampai Rp 125 juta.

Tidak ada franchise fee yang dipatok, hanya saja mita membayar royalti fee sebesar 5% dari gross sales. BEP yang ditawarkan, mitra bisa balik modal dalam 4-5 bulan saja. “Intinnya semua mitra harus konsisten dan konsekuen dengan rasa, ukuran, porsi, service, harga dan kebersihan,” tambahnya.

Targetnya kedepan mereka ingin agar siapapun dapat dengan mudah mendapatkan Toriku dimanapun. Staff Toriku adalah future owners Toriku dengan system bisnis syariah bagi hasil 50:50 setiap staff level supervisor ke atas sudah bisa masuk program ini yang akhirnya bisnis tersebut bisa dimiliki 100% jika dinilai qualified.

Share
DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal Usaha


LATEST FRANCHISE INTERNATIONAL
Ayam Penyet AP, Sajian Ayam Penyet Asal Negeri Jiran dengan Cita Rasa Minang Cuisine
Tak mau ketinggalan dengan Indonesia, Malaysia pun ikut meramaikan bisnis ayam dengan olahan penyet. Kini bisnisnya pun siap difranchisekan dan membuka gerainya di tanah air. Kuliner khas ayam penyet
Read More
Holdak, Fast Food Korea Yang Menyajikan Olahan Ayam dengan Saus Spesial
Dengan kualitas terbaik, Holdak juga menawarkan makanan Korea dengan konsep fast food restaurant harga terjangkau untuk anak muda. Sampai saat ini, Holdak tersebar di 9 mal terkemuka di Jabodetabek.
Read More
Khun Thai Tea, Thai Tea Ini Bersiap Akan Gebrak Pasar di Indonesia
Resep asli teh hitam es teh Khun Thai Tea pertama kali memulai kehidupan di gerobak sederhana di jalanan Bangkok. Kini Khun Thai Tea akan berfokus pada 2018 akan masuk di Indonesia dengan membuka 50 g
Read More
LATEST FRANCHISE HUNT
Shi-Da, Taiwan Street Otentik Yang Memadukan Minuman Bubble Milk
Snack fillet asal negeri Taiwan ini memiliki pasar segmen tersendiri di Indonesia. Bertempat di lokasi yang strategis seperti Mal dan kawasan food court, Shi-Da menjadi tawaran menarik bagi peminat bi
Read More
Bing Go, Sajikan Menu Terlengkap Khas Korea dengan Harga Terjangkau
Sejumlah menu kuliner ala Korea kini sedang digandrungi kawula muda di berbagai  kota di Indonesia, salah satunya adalah restoran Korea Bing Go yang berdomisili di Gandaria City ini. Yuk kita sim
Read More
KinKara, Kuliner Khas Jepang Yang Mengusung Spesial Chicken Karaage
Kin No Torikara atau biasa disebut  Kinkara yang berada di bawah naungan Shimanaka Co, Ltd. (Osaka, Jepang) ini memulai kiprahnya di Kyoto, Jepang pada bulan April 2009. Restoran ini menawarkan s
Read More
LATEST FRANCHISE START-UP
Es Kepal Baba Ali, Melirik Bisnis Es Kepal Khas Malaysia Yang Sedang Hits
Industri makanan dan minuman tidak pernah sepi dari inovasi. Setiap tahun hampir selalu ada inovasi baru di industri F&B. Belum lama diramaikan oleh maraknya minuman olahan Thai Tea dan Mango Tango, b
Read More
Roti Bakar Manahan, Memoles Untung dari Bisnis Roti Bakar
Mengedepankan kenyaman serta produk yang berkualitas, gerai ini hadir dengan segala inovasi rasa dan varian menunya. Untuk itu Roti Bakar Manahan siap menjadi pesaing baru di bisnis kuliner Indonesia.
Read More
Bandroll Hair Cut, Barbershop Yang Mengusung Konsep Rock & Roll dengan Ornamen Vintage
Seperti kita ketahui brand barbershop di Indonesia saat ini sedang marak, bahkan pertumbuhannya pun meningkat tiap tahunnya. Salah satu faktornya adalah tren male grooming terus berkembang didorong ol
Read More