LATEST NEWS
Tahun 2014, Darryl Driyarto Han bersama 3 rekan yang datang dari beberapa latar belakang keilmuan yaitu Evan, Jess dan Teguh memiliki impian untuk memulai bisnis di bidang kuliner.  Merasa bisa saling melengkapi, mereka pun mulai menjajaki bisnis kuliner dengan merek Hi Fries. Kini Hi Fries melalui sistem waralaba yang dikembangkan telah memiliki 22 counter di 14 kota dan akan buka 4 gerai lagi.   Sebelum di Hi Fries, pria yang menduduki jabatan CFO & Head of Franchise Dept, Hi Fries itu bekerja di bidang design di salah satu design studio. “Sampai saat ini juga saya masih aktif menjalankan studio design yang saya bangun setahun terakhir ini,” kata Darryl. Dengan jabatannya itu, pria lulusan Bachelor of Design dari Limkokwing university, Malaysia, itu memegang
Tak terlintas di benak pria kelahiran Lampung, 10 Januari 1980 untuk menjadi pengusaha kuliner. Awalnya pria bernama lengkap Mutoharoh ini hanyalah pegawai di perusahaan pembiayaan leasing terbesar di Indonesia selama kurang lebih 4 tahun menjabat sebagai Marketing Head. Tapi berkat kerja kerasnya, ia pun mulai menelusuri rintangan sebagai entrepeneur. Berkat pengalaman ia bekerja sebagai marketing, ia paham betul karakter sebagai orang lapangan. Mulai dari memasarkan produk, pendekatan emosional kepada klien. Dari pengalaman tersebut ia pun memberanikan diri untuk membuka bisnis kuliner yakni Arofah Kebab. “Dari sekian banyak usaha, saya mulai tertarik dengan usaha makanan kebab, sebagai pertimbangan saya waktu itu karena kebab masih belum banyak pesaingnya, digemari anak-anak, re
Jika memiliki keinginan yang kuat, apapun itu mungkin kita bisa meraihnya. Kalimat inilah yang mewakili usaha dan kerja keras Ricky Ferdinan, selama membesut bisnis kebabnya. Di usianya yang tergolong muda, memasuki 31 tahun, kini ia telah menikmati sukses atas kerja kerasnya selama ini. Bisnis kebab yang diberi merek Black Kebab saat ini menjadi salah satu bisnis kemitraan yang terbilang sukses di Indonesia. Bisnis itu memang bukanlah bisnis pertamanya, karena sebelumnya ia bergelut dibidang yang sesuai ilmunya yaitu arsitek. Tetapi kesukaannya terhadap kuliner dan sejumlah makanan unik, mampu menginspirasinya untuk merintis bisnis kuliner sendiri. Ia pun  memilih kebab hitam sebagai bisnisnya pertama kali di bidang kuliner. “Saya suka kuliner makanan unik dan saya sering
HOT TOPICS
07 July 2017
Darryl Driyarto Han, Gigih dan Mau Mencoba Lebih Baik

Tahun 2014, Darryl Driyarto Han bersama 3 rekan yang datang dari beberapa latar belakang keilmuan yaitu Evan, Jess dan Teguh memiliki impian untuk memulai bisnis di bidang kuliner.  Merasa bisa saling melengkapi, mereka pun mulai menjajaki bisnis kuliner dengan merek Hi Fries.

Kini Hi Fries melalui sistem waralaba yang dikembangkan telah memiliki 22 counter di 14 kota dan akan buka

Read More
Yonathan Sebastian Liyanto, Berawal dari Kecintaan yang Membuahkan Hasil
Terlahir dari keluarga pebisnis membuat pria bernama lengkap Yonathan Sebastian Liyanto tidak bertahan lama bekerja di perusahaan. Beberapa jenis usaha sudah pernah ia geluti, mulai dari usaha toko sepeda maupun usaha toko mesin jahit. Namun kecintaan dirinya terhadap dunia kuliner-lah yang membuat Yonathan akhirnya membuka usaha kuliner yaitu Ayam keprabon pada pertengahan tahun 2015. Karena besarnya permintaan pasar maupun pelanggan, Yonathan akhirnya mulai berfikir untuk mewaralabakan usahanya. Ditambah lagi dengan seminar Franchise yang sempat ia ikuti di Solo menjadi acuan diri baginya untuk lebih memantapkan diri terjun membawa brand Ayam Keprabon ke ranah Franchise. “Saya ingin berbagi sukses kepada para calon franchise, dengan terserapnya tenaga kerja di berbagai daerah apa
Read More
Setyabudi Rahardjo, Mantan Franchisee yang Sukses Dirikan Resto Tradisional
Bermodalkan pengalaman saat menjadi franchisee di restoran Pizza terkemuka, membuat pria bernama lengkap Setyabudi Rahardjo kepincut membuka usaha rumah makan berkonsep khas Jawa Tengah Ia sangat tertarik dengan pola bisnis kemitraan karena ia pernah menjadi salah satu franchisee di bisnis franchise. Bagi dia bergabung di bisnis yang menerapkan sistim franchise memiliki resiko yang relative lebih kecil. “Saya sempat bergabung menjadi franchise Papa Ron’s Pizza. Dari situ saya belajar banyak sekali tentang knowledge produk dan management mengurus usaha kuliner. Dari sinilah saya memberanikan diri untuk mendirikan resto berbasis makanan tradisional dan berkat resep sang Ibu,” paparnya. Waroeng Mbok Marni merupakan usaha yang ia rintis sendiri sejak 2010. Pertama kali ia m
Read More
Oka Kauripan, Segala Rintangan Pasti Ada Jalan Keluarnya
Oka Kauripan adalah Direktur Operasional LJ Hooker Indonesia, yang berperan terhadap pengembangan franchise LJ Hooker di Indonesia. Ia bertugas memimpin tim support franchise yang terdiri dari training, business development, franchise sopport, promosi dan project marketing. Ia juga harus memastikan 800 marketing, 250 staf dan 54 franchisee dapat bersinergi dengan baik sehingga membuahkan hasil yang maksimal. Dengan posisinya itu, Oka bertanggung jawab terhadap pengembangan jaringan waralaba LJ Hooker di Indonesia. Memastikan penambahan jumlah outlet baru dan marketing yang bertambah, serta memastikan target penjualan tercapai melalui penerapan strategi franchise support dan growth dengan baik. Di masa pememimpinannya, LJ Hooker sukses meraih fastest growing network award. Dimana dari 19
Read More
Agung Haryo Praponco, Ketekunan Yang Membuahkan Hasil
Pria kelahiran 46 tahun silam ini memulai debut usahanya sejak 2006 yang lalu. Agung mulai berkreasi membuat tahu yang kemudian dikombinasikan dengan adonan bakso khas Semarang yakni Tahu Bakso, karena makanan seperti ini memang makanan khas asal Semarang. Upaya Agung dan istrinya untuk menemukan resep yang pas untuk Tahu Baksonya tidaklah mudah. Dari November 2014 – Februari 2015, ia melakukan uji coba membuat tahu bakso. Kegagalan pun sering dialami mereka, sampai akhirnya ia menemukan formula yang dirasakan tepat. Setelah itu, mulailah ia melakukan tes pasar dari Tahu Bakso produksinya sampai dengan April 2015. Masukan dari orang-orang yang mencoba Tahu Baksonya ia jadikan pegangan untuk memperbaiki resep. Akhirnya pada April 2015, Agung dan istrinya melakukan launching produk
Read More
Jessica Fitriani Putri, Sempat Dipandang Sebelah Mata Kini Jadi Pebisnis Sukses
Berawal dari kesukaannya terhadap minuman dingin olahan yang segar bersama suami, Jessica Fitriani Putri, sukses mewujudkan mimpinya untuk memiliki bisnis sendiri yang juga bergerak di bidang minuman olahan cepat saji. Saat ini, bisnisnya itu telah memiliki 19 outlet yang tersebar di Lampung, Jakarta, Depok, Solo, Surabaya, Jember, Banyuwangi, hingga Palangkaraya. “Ide awal berasal dari kesukaan saya dan suami dengan minuman ini tapi seringkali terpentok dengan masalah harga yang mahal jika harus memeberi di mall, maka kami ciptakan minuman sejenis dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan harga yang sangat murah,” kata Jessica. Sebelum bisnisnya itu sukses, ia sempat jatuh bangun di beberapa bidang bisnis. Menariknya wanita lulusan Universitas Atma Jaya Yogyakarta 20
Read More
Setiawan, Mantan Karyawan Manufacturing PMA yang Sukses Dirikan Resto Steak
Bagi beberapa orang, memutuskan untuk berhenti dari sebuah perusahaan saat posisinya sudah nyaman mungkin sebuah hal yang menakutkan. Bagaimana tidak, sulitnya mencari kerja ditambah dengan iklim industri dan bisnis yang tak menentu di negeri ini jelas membuat orang sebisa mungkin akan coba bertahan di sebuah perusahaan. Kalau pun ingin berhenti, ia akan mencoba sebisa mungkin mendapatkan penggantinya, baru ia berani resign. Begitulah cerita umum yang masih banyak terjadi pada kebanyakan pekerja di Indonesia. Namun tidak bagi Setiawan. Keputusannya untuk berhenti dari pekerjaan yang sudah nyaman justru merupakan sebuah harapan dan kesempatan besar untuk memulai hidup lebih baik lagi. Awalnya Setiawan memulai karier di salah satu perusahaan manufacturing PMA (Penanaman Modal Asing), se
Read More
Loading...