LATEST NEWS
Enam belas tahun berkecimpung dunia Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Keuangan tentu bukanlah hal yang singkat bagi Sonny Arcya Adryanto dalam menapaki karier. Karena itu, tak mudah baginya untuk terjun terjun ke dunia entrepeneur secara cepat dan meninggalkan ststus karyawannya. Namun kegigihannya untuk mencoba peruntungan dengan membuka usaha kuliner yaitu Martabak Orins rupanya tidak sia-sia. Kini, ia sukses mengembangkan Martabak Orins hingga memiliki 22 gerai. “Kami menjalankan kemitraan sejak tahun pertama yakni tahun 2011. Dan hingga saat ini sudah berjalan selama 6 tahun. Jumlah gerai Martabak Orins hingga saat ini sebanyak 22 gerai dengan kemitraan 2 gerai,” Papar Pria Akrab sapaan Sonny ini. Pada awalnya, Sony mengalami keterbatasan dalam mencari SDM dan mod
Awalnya wanita bernama lengkap Githa Nafeeza adalah sebagai pembawa acara di beberapa stasiun televisi nasional. Namun seiring berjalannya waktu, ia banting stir meninggalkan dunia media dan terjun membangun bisnis food & beverages bersama sang suami, Sudjarwo Budiono, yang juga pemilik dan CEO perusahaan IT. Ibu dari empat anak ini mengawali bisnis F&B dengan membuka restoran bernama Nafeeza Steak di bilangan Ampera, Jakarta, empat tahun lalu. Cukup dikenal luas, Nafeeza Steak menghadirkan beraneka macam menu mulai dari masakan Eropa hingga China. Melihat lifestyle masyarakat urban yang berubah, concern pada kesehatan, memberikan ide baru pada Githa untuk menciptakan restoran baru. “Setelah satu tahun menjalankan Nafeeza Steak, saya dan suami melihat perkembangan masyarakat kini y
Pria Berdarah Jawa ini memulai kariernya di salah satu perusahaan ternama, PT Kawan Lama Sejahtera di Jakarta selama 4 tahun sebagai Sales Specialist. Setelah 4 tahun bekerja di Jakarta ia memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Solo. Ternyata pria bernama lengkap Adi Bagus Kristanto ini tertarik untuk mendirikan usaha makanan waffle. “Waktu membuka usaha makanan Waffle, saya melihat pangsa pasar produk Japanese puff snack sangat minim di Indonesia, lantas saya buka bisnis kedua ini dengan label Kumayaki. Kumayaki merupakan produk kedua dari bisnis yang saya franchisekan,” papar pria hobi sepak bola ini. Sejak di franchisekan 2016 lalu, Kumayaki ternyata mendapat respon yang positif. Hal ini ditandai dengan pembukaan gerai pertama kali dan hingga kini sudah ada 12 g
HOT TOPICS
21 November 2017
Sonny Arcya Adryanto, Mantan PNS Yang Berlabuh di Bisnis Martabak

Enam belas tahun berkecimpung dunia Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Keuangan tentu bukanlah hal yang singkat bagi Sonny Arcya Adryanto dalam menapaki karier. Karena itu, tak mudah baginya untuk terjun terjun ke dunia entrepeneur secara cepat dan meninggalkan ststus karyawannya. Namun kegigihannya untuk mencoba peruntungan dengan membuka usaha kuliner yaitu Martabak Orins rupanya tidak

Read More
Luqman Hakim, Sukses Memadukan Konsep Herbal dengan Fried Chicken
Pria berdarah Jombang, Jawa Timur ini tak patah semangat untuk menjadi seorang entrepreneur. Bermula dari bisnis pertamanya yakni klinik kesehatan herbal, pria bernama lengkap Luqman Hakim mengaku pernah merasakan asam manisnya perjuangan dalam usaha. Awal perjalanan bisnis Luqman pada 2008 membuka klinik herbal, di kliniknya pada saat itu melayani penyakit asam urat, kolestrol, darah tinggi, dsb. Selang 2 tahun berjalan ia tertarik untuk terjun di dunia peternakan. Ia tertarik menekuni usaha ini lantaran ingin mengkaitkan antara bisnis pertamanya yakni herbal dengan peternakan. Dari sinilah dirinya melakukan riset akan menciptakan ide formula ayam herbal. Ia bahkan bekerja sama dengan Fakultas Peternakan IPB dengan Balai Penelitian Ternak Ciawi. “Saya ingat waktu jaman masih ke
Read More
Rini Sutendi, Mantan Reporter SCTV yang Mencoba Dunia Baru
Status sebagai karyawan tetap di stasiun televisi swasta pun harus ia tanggalkan. Memilih profesi baru sebagai PR & Marcom di West Point Hotel Bandung. Secara keilmuan, PR & Marcom memang masih satu alur dengan jurusan yang ia pilih ketika di Unpas Bandung yaitu jurusan Hubungan Internasional. Tetapi dunia jurnalis yang lebih dulu digelutinya membuatnya harus banyak menyesuaikan diri ketika bergabung di hotel bintang empat di Bandung itu. Di kampusnya itu, perempuan yang akrab disapa Rini itu merupakan lulusan terbaik dengan IPK 3,95. Selama di SCTC ia sempat mendapatkan beasiswa short course di Australia untuk journalism & english for second language selama setahun. Pertengahan 2016, ia memilih bergabung dengan West Point Hotel dengan jabatan sebagai Public Relations & Marketing Commu
Read More
Darryl Driyarto Han, Gigih dan Mau Mencoba Lebih Baik
Tahun 2014, Darryl Driyarto Han bersama 3 rekan yang datang dari beberapa latar belakang keilmuan yaitu Evan, Jess dan Teguh memiliki impian untuk memulai bisnis di bidang kuliner.  Merasa bisa saling melengkapi, mereka pun mulai menjajaki bisnis kuliner dengan merek Hi Fries. Kini Hi Fries melalui sistem waralaba yang dikembangkan telah memiliki 22 counter di 14 kota dan akan buka 4 gerai lagi.   Sebelum di Hi Fries, pria yang menduduki jabatan CFO & Head of Franchise Dept, Hi Fries itu bekerja di bidang design di salah satu design studio. “Sampai saat ini juga saya masih aktif menjalankan studio design yang saya bangun setahun terakhir ini,” kata Darryl. Dengan jabatannya itu, pria lulusan Bachelor of Design dari Limkokwing university, Malaysia, itu memegang
Read More
Mutoharoh, Mantan Marketing Yang Sukses Tekuni Bisnis Kebab
Tak terlintas di benak pria kelahiran Lampung, 10 Januari 1980 untuk menjadi pengusaha kuliner. Awalnya pria bernama lengkap Mutoharoh ini hanyalah pegawai di perusahaan pembiayaan leasing terbesar di Indonesia selama kurang lebih 4 tahun menjabat sebagai Marketing Head. Tapi berkat kerja kerasnya, ia pun mulai menelusuri rintangan sebagai entrepeneur. Berkat pengalaman ia bekerja sebagai marketing, ia paham betul karakter sebagai orang lapangan. Mulai dari memasarkan produk, pendekatan emosional kepada klien. Dari pengalaman tersebut ia pun memberanikan diri untuk membuka bisnis kuliner yakni Arofah Kebab. “Dari sekian banyak usaha, saya mulai tertarik dengan usaha makanan kebab, sebagai pertimbangan saya waktu itu karena kebab masih belum banyak pesaingnya, digemari anak-anak, re
Read More
FX. Ricky Ferdinan Sutrisno, Masih Muda, Pria Ini Berhasil Kembangkan Waralaba Kebab
Jika memiliki keinginan yang kuat, apapun itu mungkin kita bisa meraihnya. Kalimat inilah yang mewakili usaha dan kerja keras Ricky Ferdinan, selama membesut bisnis kebabnya. Di usianya yang tergolong muda, memasuki 31 tahun, kini ia telah menikmati sukses atas kerja kerasnya selama ini. Bisnis kebab yang diberi merek Black Kebab saat ini menjadi salah satu bisnis kemitraan yang terbilang sukses di Indonesia. Bisnis itu memang bukanlah bisnis pertamanya, karena sebelumnya ia bergelut dibidang yang sesuai ilmunya yaitu arsitek. Tetapi kesukaannya terhadap kuliner dan sejumlah makanan unik, mampu menginspirasinya untuk merintis bisnis kuliner sendiri. Ia pun  memilih kebab hitam sebagai bisnisnya pertama kali di bidang kuliner. “Saya suka kuliner makanan unik dan saya sering
Read More
Yonathan Sebastian Liyanto, Berawal dari Kecintaan yang Membuahkan Hasil
Terlahir dari keluarga pebisnis membuat pria bernama lengkap Yonathan Sebastian Liyanto tidak bertahan lama bekerja di perusahaan. Beberapa jenis usaha sudah pernah ia geluti, mulai dari usaha toko sepeda maupun usaha toko mesin jahit. Namun kecintaan dirinya terhadap dunia kuliner-lah yang membuat Yonathan akhirnya membuka usaha kuliner yaitu Ayam keprabon pada pertengahan tahun 2015. Karena besarnya permintaan pasar maupun pelanggan, Yonathan akhirnya mulai berfikir untuk mewaralabakan usahanya. Ditambah lagi dengan seminar Franchise yang sempat ia ikuti di Solo menjadi acuan diri baginya untuk lebih memantapkan diri terjun membawa brand Ayam Keprabon ke ranah Franchise. “Saya ingin berbagi sukses kepada para calon franchise, dengan terserapnya tenaga kerja di berbagai daerah apa
Read More
Loading...