LATEST NEWS
Perusahaan yang data-driven adalah perusahaan yang mengambil keputusan dan kebijakan bisnisnya berdasarkan analisa dan interpretasi dari kumpulan data yang dimilikinya. Pewaralaba bisa disebut data-driven, bila ia memperhatikan hal-hal yang akan saya uraikan berikut ini. Validitas data Suatu data disebut “tidak valid” bila data tersebut tidak benar. Jadi laporan yang diperoleh harus benar dan sesuai dengan keadaan atau kejadian di lapangan. Perhatikan contoh berikut: Fakta: sejumlah 10 orang pelanggan memasuki restoran, memesan makanan dan minuman sejumlah Rp 900.000,- Waiter mencatat: jumlah rombongan pelanggan ini berjumlah 9 orang. Dalam kasus tersebut di atas, data yang diperoleh tidak valid. Data yang keliru seperti ini mengakibatkan hasil analisa transaksi per orang
28 March 2019
Masih banyak yang bertanya kepada saya, “Franchise mana yang bagus sekarang?” Bagus itu Relatif Saya sering mengatakan bahwa’ “Franchise yang bagus belum tentu bagus untuk anda, terutama untuk lokasi anda.” Mengapa demikian? Suatu bisnis yang bagus di satu lokasi belum tentu bagus di lokasi lain. Dalam ilmu Marketing kita mengenal segmentasi, target dan positioning. Masyarakat di sekitar lokasi anda, orang yang lalu lalang di lokasi anda, bisa jadi berbeda 180 derajat dengan STP (segmentasi, target dan positioning) franchise yang bagus itu. Relatif juga bisa terkait dengan “timeframe”. Ada bisnis yang dulu bagus tapi sekarang tidak lagi. Ada banyak faktor, bisa karena disrupsi teknologi, bisa juga karena tim manajemen franchisor yang berubah m
Salah mengelola arus kas dapat mengakibatkan lumpuhnya suatu bisnis, bahkan beberapa bisnis bubar karena kesalahan ini. Oleh karena itu dibutuhkan Laporan Keuangan yang akurat dan informatif untuk keperluan pengambilan keputusan maupun mendeteksi hal-hal yang tidak diinginkan.. Laporan Arus Kas Pada umumnya para pelaku bisnis level UKM memantau bisnisnya dengan pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Itupun kalau mereka cukup disiplin melakukan pencatatan dan memisahkan keuangan pribadi dari keuangan bisnis mereka. Pencatatan model yang berorientasi pada pemasukan dan pengeluaran yang dikenal sebagai laporan arus kas ini tentu saja memiliki beberapa kelemahan, yaitu hanya memberikan gambaran tentang arus kas saja. Sering saya jumpai bahwa pencatatan arus kas ini tidak memberikan gambaran
HOT TOPICS
24 July 2019
Data Driven Franchisor

Perusahaan yang data-driven adalah perusahaan yang mengambil keputusan dan kebijakan bisnisnya berdasarkan analisa dan interpretasi dari kumpulan data yang dimilikinya. Pewaralaba bisa disebut data-driven, bila ia memperhatikan hal-hal yang akan saya uraikan berikut ini.

Validitas data

Suatu data disebut “tidak valid” bila data tersebut tidak benar. Jadi laporan yang

Read More
“Bom Waktu” Arus Kas
Salah mengelola arus kas dapat mengakibatkan lumpuhnya suatu bisnis, bahkan beberapa bisnis bubar karena kesalahan ini. Oleh karena itu dibutuhkan Laporan Keuangan yang akurat dan informatif untuk keperluan pengambilan keputusan maupun mendeteksi hal-hal yang tidak diinginkan.. Laporan Arus Kas Pada umumnya para pelaku bisnis level UKM memantau bisnisnya dengan pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Itupun kalau mereka cukup disiplin melakukan pencatatan dan memisahkan keuangan pribadi dari keuangan bisnis mereka. Pencatatan model yang berorientasi pada pemasukan dan pengeluaran yang dikenal sebagai laporan arus kas ini tentu saja memiliki beberapa kelemahan, yaitu hanya memberikan gambaran tentang arus kas saja. Sering saya jumpai bahwa pencatatan arus kas ini tidak memberikan gambaran
Read More
Pricing for Higher Profit
Apakah strategi penetapan harga anda menggunakan pola sama rata untuk semua produk yang anda jual? Atau sama rata untuk produk-produk dalam kategori yang sama? Apakah anda menghadapi kesulitan bersaing karena kompetitor menawarkan harga yang lebih murah? Apakah margin keuntungan anda Harga Promo Di tengah persaingan yang makin sengit, hampir setiap bisnis menerapkan strategi harga promosi untuk beberapa item produknya. Bisnis retail mencetak brosur, melakukan broadcast melalui SMS dan Loyalty Apps. Bisnis kuliner pun melakukan hal yang sama. Mengapa ada harga promo? Tujuan utamanya adalah untuk menarik konsumen datang ke lokasi bisnis anda. Faktanya, tidak semua konsumen benar-benar mengingat dan mencari produk-produk dengan harga promo, sehingga ketika sudah di lokasi kelompok yang tid
Read More
Multi-brand Franchisee
Salah satu saran yang sangat terkenal terkait pengelolaan keuangan, atau tepatnya investasi, adalah: “Jangan taruh uangmu dalam satu keranjang.” Dalam waralaba, bila dana anda cukup, saran ini berarti, “Jangan hanya punya satu bisnis di satu lokasi saja.” Selain satu merek waralaba di beberapa lokasi, saran tersebut bisa juga berarti memiliki beberapa merek waralaba. Tujuannya sama: berjaga-jaga dan antisipasi kebutuhan subsidi silang, apabila ada lokasi atau merek yang kurang berhasil. Tentu saja bila dana anda mencukupi. Non-kompetisi Untuk menjalani peran sebagai multi-brand franchisee, anda perlu berhati-hati dengan komitmen kon-kompetisi yang biasanya tercantum dalam Perjanjian Waralaba yang anda tandatangani. Pemberi waralaba di bidang pizza akan melarang a
Read More
Franchisee Manakah Anda?
Dari sekian banyak Penerima Waralaba (franchisee), kita dapat melakukan pengelompokan berdasarkan keberhasilan dan sikap atau perilaku mereka dalam ber-interaksi dengan Pemberi Waralaba (franchisor).   Secara garis besar kita dapat membuat kuadran berdasarkan Kepatuhan dan Keberhasilan bisnisnya. Mari kita coba memahami kelompok-kelompok Penerima Waralaba ini.   1: Patuh & Sukses Kelompok ini bisa dikatakan merupakan kelompok Penerima Waralaba (atau disebut pula terwaralaba) ideal yang diharapkan oleh semua pewaralaba. Kepatuhan merupakan tuntutan utama dari pewaralaba kepada setiap terwaralabanya.   Di lapangan harus diakui ada beberapa terwaralaba yang cenderung tidak patuh. Kelompok ini kadang merasa waralaba itu ibarat membeli hak untuk menggunakan merek pewaralab
Read More
Atraktif-kah Penawaran Waralaba anda?
Untuk bisa menjual waralaba anda, dibutuhkan informasi penawaran waralaba yang menarik. Bila penawarannya tidak menarik, bagaimana mungkin pemilik dana akan berminat pada bisnis yang anda waralabakan?   Meski demikian, tahukah anda, bahwa melihat penawaran waralaba yang terlalu menarik, maka calon Penerima Waralaba yang kritis akan bertanya-tanya. “Kalau bisnis ini benar-benar memberikan keuntungan sedemikian besar, mengapa tidak meminjam ke Bank saja? Pasti banyak Bank yang bersedia antre memberikan pinjaman modal usaha.”   Atraktif & Benar Persoalannya adalah informasi penawaran waralaba yang Atraktif dan Benar itu jarang sekali dijumpai. Penawaran yang atraktif tentu menyangkut jangka waktu balik modal yang cukup memuaskan, yaitu 2-3 tahun. Para pemburu warala
Read More
Menjadi Lebih Baik
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa McDonal’s pusat mengalami gonjang-ganjing sepanjang periode  2002-2004. Bahkan ada yang menyebut periode ini sebagai “Big Brand in Big Trouble”.  Akhir-akhir ini yang mengalami gonjang-ganjing adalah Subway. Penurunan penjualan dialami Subway sejak 2012. Menurut informasi di laman Nation’s Restaurant News, jumlah gerai Subway yang mencapai 27.103 di tahun 2014 ternyata menyusut di tahun 2016 menjadi hanya 26.744 gerai. Subway’s unit count has declined in each of the past two years. In 2014, according to Nation’s Restaurant News Top 100 data, Subway had 27,103 locations. In 2016 Subway finished with 26,744 locations. That’s a decline of more than 350 locations. Sementara itu, dari Business Insider di
Read More
Loading...