Ethica, Kembangkan Riset Pasar untuk Melahiran Produk Inovatif yang Trendy

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://www.majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/Untitled-1-33.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Bisnis kreatif dengan value spiritual yang didasarkan atas riset pasar yang sedang tren dan dipadukan dengan ide serta gagasan besar menjadikan Ethica tampil inovatif. Bisnis ini pun terus mengeluarkan produk menyesuikan kebutuhan besar.

Berdiri sekaligus dirancang sejak 2008. Bisnis ini berawal dari keagenan. Agen pertamanya beroperasi di Bekasi. Sementara gerai resminya berada di Cimahi.

Jadi bisnis Ethica ini telah berjalan 10 tahun. Bisnis ini mulai dikembangkan pada 2011. Sejurus kemudian Ethica Group berkembang menjadi salah satu pemain fashion ternama di Indonesia.

Asep Mulyadi, Owner Ethica Group sadar bahwa fashion itu memengaruhi peradaban sebuah bangsa. Spirit itulah yang membuat dirinya mengangkat nilai-nilai peradaban di masa yang akan datang yang kita ingin kembangkan. “Kita tahu bahwa setiap orang, masyarakat tidak bisa lepas karena ini kebutuhan pokok masyarakat, yaitu sandang. Jadi ketika kita bisnis barang kebutuhan pokok, itu adalah potensi dalam jangka panjang,” bebernya.

Mulyadi menegaskan, bisnis fashion bukan bisnis musiman, tapi bisnis berkelanjutan. Terlebih perkembangan komunitas Muslim sekarang yang potensinya besar. Meningkatnya bersemangat hijrah di kalangan masyarakat Muslim belakangan ini membuat peluang bisnis fashion semakin menjanjikan. “Semakin melekat pada masyarakat berkelanjutan, upaya kita semakin kreatif untuk menentukan apa saja produk dan kreativitas yang kita kembangkan,” katanya.

Etchica sendiri, kata Mulyadil, basic-nya adalah bisnis kreatif dengan value spiritual. Pengembangan riset pasar yang sedang tren dipadukan dengan ide dan gagasan besar kita dengan kebutuhan besar, maka muncullah ide kreatif yang dikembangakan. Hal itulah yang menjadi pembeda kekuatan Ethica. “Kekuatan pasar itu tentu harus ada karakter yang menonjol dalam bisnis kita. Kemudian kami juga membidik segmen remaja, ada peluang yang bisa dikembangkan oleh kita ke depan,” ujarnya.

Berbagai produk yang dijual antara lain Fashion Pria-Wanita, anak-anak, kerudung, busana ibadah, dan masih banyak lagi, dengan produk Fashion untuk  jiwa muda yang simpel, nyaman, banyak pilihan dan selalu inovatif. “Sampai saat ini Dress untuk wanita menjadi favorit. Busana keluarga/sarimbit kami selalu menjadi incaran menjelang musim lebaran,” kata Mulyadi.  

Mulyadi menegaskan, inovasi menjadi tolok ukur untuk mengukur apakah perusahaan bisa bertahan atau tidak. Apalagi di masa sekarang, perubahan sangat cepat, sehingga inovasi adalah sebuah keniscayaan. “Dan kami sangat concern atas inovasi ini, terkait desain, bahan baku, karena keinginan masyarakat atas perkembangan fashion macam-macam sekali,” tandasnya.  

“Untuk melakukan inovasi ini tentu kita perlu menyerap informasi dari lapangan. Oleh itu kita mengembangkan di tim RnD yang khusus turun ke lapangan meriset perkembangan di pasar, tren pasar, tren warna, dan sebagainya,” jelasnya.  

Dalam 10 tahun usia bisnis ini, Pertumbuhannya sangat menggembirakan, sejalan dengan kesadaran masyaakat, daya beli, sehingga bisnis ini tumbuh dan berkembang. Sampai saat ini kami mengembangkan bisnis dengan dua sistem, Ada Keagenan, yang sudah tersebar dari Sumatera hingga sulawesi. Sementara untuk Outlet/Store kita kembangkan di daerah-daerah atau kota  yang tidak ada agennya, ada di Makassar, Bandung, Cimahi, Malang, Garut, alembang, Sukabumi, dll..

Potensi bisnis ini sangat menjanjikan, tegas Multadi, karena tren orang-orang sekarang ingin tampil spiritual namun kekinian. “Untuk ikut bergabung menjadi mitra kami, modalnya terjangkau hanya Rp 350 juta, sudah bisa bekerjasama kemitraan dengan Ethica Group. Akan kita siapkan desain store, sistem penjualan, pelatihan. Cukup menyiapkan alokasi dana dan tempat yang cukup strategis,” pungkasnya.

 

Zaziri

 

 

 

Mcdonald’s Indonesia Luncurkan Program Magang
Menurut data Badan Pusat Statistik Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2016, 5,5% dari total populasi Indonesia atau sekitar 7 juta orang berstatus pengangguran. Berdasarkan fakta tersebu
Read More
Thai Tea lokal dengan Bahan Baku Daun Teh Asli Thailand
Minuman Thai Tea kian digemari masyarakat tanah air beberapa waktu belakangan hingga saat ini. Hal tersebut ditandai dengan antrian panjang sejumlah booth minuman kekinian tersebut disejumlah tempat d
Read More
KFC Ajak Konsumen Bantu Pendidikan Anak Pedalaman Indonesia
Fast Food Indonesia (KFC Indonesia) menyelenggarakan program peduli pendidikan dengan mengajak konsumen KFC di arena Jakarta Fair Kemayoran untuk berbagi, di mana dana yang terkumpul akan diserahkan k
Read More
Usung Konsep One Step, Ki-Re Haus Buka Gerai di Bekasi
Ki-re Haus mengakomodir sistem ‘One Step’ yakni datang ke satu tempat untuk menikmati banyak hal. Ki-re Haus hadir dengan menawarkan penjualan busana, juga Kire Kopi dengan sajian kopi gay
Read More