Karaage Oishi, Keunikannya Terletak Pada 12 Saus Pilihan

Bisnis camilan dari negara-negara Asia merebak di tanah air dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah jajanan potongan ayam krispi yang ditempatkan di wadah kertas sehingga bisa dibawa kemana-mana.

Seperti salah satunya adalah Karaage Oishi kuliner asal Jepang yang di modifikasi dengan cita rasa khas lidah orang Indonesia.

Pieter Gunawan, Owner Karaage Oishi mengatakan bisnis ini didirikan pada Februari 2017 lalu. Pada saat pertama kali membuka gerainya ini respon pasarnya saat itu sangat ramai, terutama jam pulang kerja kantor.

“Pertimbangan saya saat mendirikan bisnis ini sebagai makanan ringan jenis ayam goreng tanpa tulang dengan bumbu dan tepung spesial, serta beragam jenis saus sebagai pelengkap yang dapat diambil sepuasnya,” jelas Pieter.

Karaage Oishi menawarkan sajian menu seperti ayam goreng karaage, yakitori, kentang goreng jenis waffle dan pompom.

Selain chicken karaage, ada juga chicken stripe dan side dish yang melengkapi ayam goreng dari Jepang ini. Seperti waffle potato dan tatter puff. Karaage Oishi juga memberikan dua pilihan porsi, yaitu 150 gram atau 300 gram.

Soal harga Pieter mematok Rp 35 ribu hingga Rp 55 ribu.

Tak hanya saus dan bumbu-bumbu rahasia yang membuat Karaage Oishi sangat enak, tapi juga sehat karena tanpa MSG. Hal ini penting untuk customer yang menginginkan sehat dengan snack ala street food dan lezat.

Ia mengungkapkan keunggulan Karaage Oishi dibanding dengan kompetitor serupa yakni kekuatan pada 12 saus varian seperti chili, hot mayo, garlic butter, takoyaki, black papper, teriyaki, sweet lime, cheese, wasabi, ori mayo, yakiniku, onion mayo.

Di Karagee Oishi juga bisa merasakan self-service. Self-service ini memungkinkan Anda untuk menuangkan saus sesuka hati.

“Yang membuat beda produk kami dari kompetitor adalah cita rasa saus jepang dengan 12 macam saus yang dapat diambil sepuasnya,” jelasnya.

Adapun bisnis ini mengusung konsep island, dengan konsep tersebut, ketika produk Karaage Oishi sedang proses masak dengan aroma yang khas akan mendatangkan pembeli.

Berbicara investasi Pieter mengatakan Rp 75-120 juta. Dari investasi tersebut franchisee akan mendapat sewa tempat, peralatan pendukung, island, deep fry, dan bahan baku. Sedangkan untuk support lanjutan franchisee berupa Promosi melalui sosial media.

“Untuk ROI  6 bulan, sedangkan untuk royalti fee kami tidak membebankan ke mitra alias free,” bebernya.

Strategi yang dibangun oleh Pieter dalam mengembangkan bisnisnya ini yaitu dengan yang menarik serta produk bundling yang memudahkan customer untuk memilih makanan.

Hingga saat ini Karaage Oishi memiliki 6 gerai yang tersebar di Fx Sudirman, Mall Kelapa Gading, Palembang, dan Lampung.

Disinggung mengenai omzet, Pieter mengatakan dalam sebulan ia mampu meraup omzet sekitar Rp 40-120 juta. Atau jika dihitung gross margin 55-60% net margin bisa 15-20%.

Pieter juga saat ini tengah bekerja sama untuk membuat bazaar sehingga brand miliknya ini lebih dikenal khalayak luas. Rencana kedepan ia juga penambahan menu dan membuka format yang agak lebih besar dari sekarang.

 

Alvin Pratama

 

Flip Burger, Menawarkan Burger dengan Kualitas Berkelas Internasional
Market bisnis burger masih terus berkembang. Dengan banyaknya bisnis burger yang datang dari dari Luar negeri menjadi petanda bahwa bisnis ini sudah ada pasar maupun konsumennya. Asal produk dan kuait
Read More
Menikmati Lezatnya Omzet Bisnis Cwie Mie Box Rasa OK
Mie merupakan salah kuliner paling favorit di dunia. Hampir di berbagai belahan dunia orang mengenal mie, bahkan di Asia mie sudah menjadi santapan favorit selain makanan pokok. Tak berbeda dengan neg
Read More
Fat Straw, Konsep Menarik dengan Open Space Menjadi Andalannya
Bubble drink kini kembali populer setelah sempat booming di awal 2000-an. Minuman teh susu berbagai rasa dengan aneka jenis topping ini memang sedang digemari khususnya oleh kalangan muda. Campuran te
Read More
Sambel Lombok, Mengantongi Laba dari Pedasnya Bisnis Restoran Khas Sambel Lombok
  Bisnis kuliner dengan konsep sambel pedas saat ini memang sedang tren. Tak ayal, banyak rumah makan yang menawarkan konsep demikian. Salah satunya adalah restoran yang bermarkas di Tangsel ini
Read More