Mengusung Konsep Self Servis dengan Banyak Varian Menu

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: getimagesize(http://www.majalahfranchise.com/res/fiona/drive/uploads/Outlet-Salatiga.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: views/V_article_details.php

Line Number: 14

Backtrace:

File: /home/trie/public_html/application/views/V_article_details.php
Line: 14
Function: getimagesize

File: /home/trie/public_html/application/views/V_page.php
Line: 104
Function: view

File: /home/trie/public_html/application/controllers/C_article.php
Line: 121
Function: view

File: /home/trie/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Berdiri pada 2014, ayam geprek yang satu ini tidak butuh lama untuk diterima masyarakat. Dalam waktu singkat jumlah gerainya sudah menjamur ke berbagai daerah. Seperti apa peluang usahanya?

Bisnis kuliner ayam memang tidak pernah ada matinya. Kuliner ini juga seakan pernah sepi dari inovasi. Mau diolah seperti apa saja bisa diterima asalkan rasanya dapat diterima masyarakat. Tak heran jika pemain ayam terus bermunculan dengan kreasi tersendiri. Belakangan ini pemain ayam sedang ramai menggeluti ayam geprek. Tidak sedikit pengusaha yang sukses menggelutinya dalam waktu singkat, baik mereka yang berasal dari pemain lama mapun yang baru masuk.

Hal itu pula yang membuat pelaku bisnis yang satu ini mendirikan ayam geprek dengan nama Ayam Geprek Abang Ireng. Usaha yang didirikan Nadzir Alim dan Retno Intansari pada 11 September 2014 ini mendirikan gerai pertamanya di UNS Jl. Surya 2. Dalam waktu singkat, Geprek Abang Ireng sudah memiliki 17 gerai yang tersebar di Soloraya 9 gerai, Semarang 2 gerai, Lampung 3 gerai, Bogor 2 gerai, dan Jakarta.

Menariknya lagi, Geprek Abang Ireng mampu meraih omzet rata-rata 2-4 juta rupiah per hari. Pada 2015, usaha ini mulai membuka peluang untuk kemitraan pertama yang berada di UMS solo dan sekarang sudah memiliki  14 mitra.

Menurut Mudyanta Yufiana Dzulfikar, Project Director Ayam Geprek Abang Ireng, Keberhasilan Ayam Geprek Abang Ireng tak lepas dari produk dan konsep bisnisnya yang diterima dengan baik oleh konsumen. Menururtnya, konsep bisnis dengan self servis dan keunggulan varian menu yang selalu berinovasi menarik membuat konsumen tidak bosan dengan menu dari ayam geprek abang ireng.

Dzulfikar mengtakan, terdapat 24 varian menu dan menu unggulan yang ditawarkan Geprek Abang Ireng yaitu ayam geprek original, ayam geprek asam manis. “Ada juga menu joinan untuk ber 2 atau ber 4 yaitu paket joinan dan paket musyawarah. Ada juga remie yang terdiri dari mie goreng dan ayam geprek. Menu sambal yang paling laris adalah geprek rendang dan sambal mattah,” ujarnya.  

“Daya saing bisnis kami sangat baik, dengan keunggulan divariasi produk, dan konsep service yang joyfull, kami optimis bisa menyenangkan dan lebih banyak mengikat hatu cutomers. Menu yang akan dilauncing akan diriset terlebih dahulu menurut perkembangan pasar, sehingga akan on target, dan diminati oleh konsemen,” sambungnya.

Bagi calon investor yang berminat menjadi mitra bisnisnya, Ayam Geprek Abang Ireng menawarkan peluang usaha dengan investasi sekitar Rp 150 & Rp 200 juta. “Tergantung luasan dari ruko/tempat calon outlet. Untuk target BEP nya adalah 10 bulan,” kata Dzulfikar.

“Visi kami adalah menjadi Brand ayam geprek dan ayam crispy terpopuler dan terbesar di Indonesia, target tahun ini adalah merambah kota-kota di jawa timur, jawa barat dan luar jawa,” jelasnya.

Sejauh ini, kata Dzulfikar, Geprek Abang Ireng mengenalkan usahanya ke  berbagai media mulai dari media online sepreti instragram, facebook, dan berpatner dengan media online seperti @solofoodgram, @kulinerlampung, @kakilimasemarang dan lain-lain.

“Selain itu kami juga menggunakan fasilitas Adds pada media instagram dan facebook. Pada media ofline kami memasarkan dengan berbagai macam cara yaitu dengan iklan di TV local, sebar brosur, memasukan penawaran di instansi, ikut bazar, memasang rountex dan lain-lain,” pungkasnya.

 

Zaziri

 

Peluang Bisnis Baru Asal Solo dengan Lebih 200 Gerai di Indonesia
Didirikan oleh Sarendra Dwi Kusuma, seorang pengusaha muda asal Solo, bisnis minuman yang fokus pada pengolahan minuman jenis cokelat dan kopi ini sukses melebarkan sayapnya hingga ke berbagai kota di
Read More
Kefir Beauty, Peluang Bisnis Kecantikan ini Menyasar Segmen Pasar Middle Low
Bisnis salon kecantikan terus menunjukkan daya tariknya. Pasarnya yang luas mulai menyasar pasar kelas menengah ke bawah hingga kelas atas menawarkan pesona bisnis tersendiri. Tidak heran jika peluang
Read More
English Faster, Peluang Menarik Bisnis Kursus Bahasa Inggris Anak-Anak
Di era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan. Terlebih, dalam dunia kerja dan pendidikan. Kursus ini tak pernah sepi peminat dan memiliki prospek yang cerah. Salah satunya a
Read More
Restoran Seafood yang Menawarkan Pengalaman Baru Seperti di Korea dan Thailand
The Seafood Tower adalah nama restoran ini. Pertama kali didirikan pada Juni 2016 di bilangan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Bagaimana peluang bisnisnya? Restaurant ini berkonsep unik mengadopsi konsep
Read More