Nasi Goreng Pandawa, Sajikan 13 Menu Nasi Goreng Andalan

Dengan inovasi di menu-menunya membuat Nasi Goreng Pandawa ini kian diincar oleh para investor. Investasi yang terjangkau dan cepat balik modal menjadi jargon bisnisnya. Target kedepan akan membuka 100 gerai di Indonesia.

Nasi goreng sebagai makanan terenak nomor dua di dunia, versi National Geographic dan CNN Indonesia, sekarang juga menjadi peluang bisnis investasi dengan budget terjangkau, tapi menghasilkan keuntungan dalam jumlah besar. Seperti yang dibuktikan langsung oleh usaha Nasi Goreng Pandawa yang di gawangi Richard Andrea.

Nasi Goreng Pandawa sendiri menawarkan konsep bisnis yang mudah dan terjangkau, bahkan bisa dikatakan berbisnis tanpa modal. Dengan konsep street food, usaha ini bisa dengan mudah dipindah ke lokasi yang potensial. Untuk produk sendiri, terdapat 13 varian nasi goreng yang bisa dipilih oleh konsumen sesuai dengan selera mereka.

Potensi bisnis ini sangat berkembang terlebih nasi goreng merupakan makanan terenak nomor dua di dunia. Masyarakat Indonesia sudah sangat akrab dengan sajian ini. Sehingga membuat bisnis Nasi Goreng Pandawa akan bisa sustain kedepan.

Investasi waralaba di Nasi Goreng Pandawa ini berkisar Rp 20 juta, investor akan mendapat gerobak dan peralatan memasak, plus 2.300 paket bumbu dan kerupuk udang merek Finna. Jika sehari laku 30 porsi, maka dalam 75 hari atau sekitar 2,5 bulan sudah mencapai  Break Even Poin (BEP). Selanjutnya, tinggal menerima keuntungan.

Nasi Goreng Pandawa tersedia dalam 13 rasa Nusantara yang sangat disukai berbagai lapisan dan kalangan masyarakat. Yaitu Nasi Goreng Ijo, Nasi Goreng Krengsengan, Nasi Goreng Rempah, Nasi Goreng Bumbu Rujak, Nasi Goreng Kluwek, Nasi Goreng Bajak, Nasi Goreng Kare, Nasi Goreng Gulai, Nasi Goreng Bumbu Sereh, Nasi Goreng Bumbu Sambal Goreng, Nasi Goreng Rendang, Nasi Goreng Bumbu Kuning, dan Nasi Goreng Laos.

Hingga saat ini Nasi Goreng Pandawa sudah memiliki 4 mitra yang tersebar di Surabaya, Pekanbaru, Bali dan Manado. Dalam jangka dekat juga akan segera menyusul untuk pembukaan mitra.

Kedepan Nasi Goreng Pandawa menargetkan tahun ini membuka 100 outlet di wilayah Malang. Target ini optimis bisa direalisasikan karena mengingat Malang yang markas dari bisnis ini memiliki potensi kuliner yang tinggi.

Alvin Pratama

 

 

Asia Pacific Franchise Confederation Meeting Mulai Digelar, Dihadiri 10 Negara
Perwakilan asosiasi franchise dari 10 negara di Asia Pasifik menghadiri Asia Pacific Franchise Confederation Meeting, di hotel di Fairmont Hotel, senayan Jakarta, (22/11). Acara tersebut akan berlangs
Read More
Bakmi Naga Resto Hadir di Kreasi Building, Karawaci
Waralaba Bakmi Naga Resto terus menunjukan perkembangan bisnisnya. Bisnis kuliner yang sudah malang melintang di industri makanan bakmi selama 35 tahun lebih ini, terus melebarkan sayap usahanya
Read More
Ruben Onsu Gugat Kasus Merek Bensu
Ruben Samuel Onsu mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dalam upayanya untuk mendapatkan hak eksklusif atas merek Bensu. Bensu adalah merek yang Ruben gunakan untuk mengembangkan bisni
Read More
Semakin Kokoh, Ayam Penyet Surabaya Siap Kepung Jakarta
Di tengah banyaknya para pesaing yang berguguran, Ayam Penyet Surabaya justru semakin kokoh dan terus mendirikan cabangnya di berbagai daerah. Merek ini pun sian menyerbu pasar Jakarta dan sekitarnya.
Read More