Geprek Si Boss Melirik Bisnis Ayam geprek Yang Sedang Naik Daun

Peluang usaha ayam geprek merupakan usaha yang memiliki prospek menjanjikan beberapa di tahun ini. Kemunculan bisnis ayam geprek  tumbuh layaknya jamur di musim hujan. Seperti salah satu pelaku usahanya yang satu ini, Geprek Si Boss.

Siapa yang tak kenal dengan ayam geprek. Dari namanya saja sudah membuat orang yang tengah lapar menelan ludah, terbayang kriuknya ayam goreng berpadu dengan pedasnya cabe yang menggoda. Peluang bisnis ini pun kian tumbuh pesat bak jamur di musim penghujan beberapa tahun ini.

Salah satu peluang usaha yang menggarap bisnis ini adalah Geprek Si Boss yang  berdiri pada 2017.  Ditahun yang sama  Ayam Geprek Si Boss langsung menawarkan waralaba dua bulan berselang. Perkembangan usahanya pun cupup pesat. Hingga saat ini kini Geprek si Boss memiliki 25 gerai yang tersebar di Malang, Makassar, Bali, Lampung, Cirebon, Jakarta, dan Bandung.

Ayam Geprek Si Boss menawarkan aneka menu, yakni paket ayam geprek biasa, paket ayam geprek keju, paket ayam geprek leleh, tahu geprek, tempe geprek, terong geprek, jamur geprek dan kulit geprek. Harganya mulai dari Rp 15.000–Rp 25.000 per paket. 

Ada empat investasi yang ditawarkan di Geprek Si Boss. Mulai dari paket Rp 30 juta, paket Rp 50 juta, 69 juta paket Rp 150 juta. Fasilitas yang diperoleh mitra berupa kerjasama selama lima tahun, booth atau gerobak, peralatan usaha, perlengkapan usaha, sistem online, karyawan, pelatihan karyawan, sistem online, SOP manajemen dan bahan baku awal.

“Di bisnis Geprek Si Boss kita menerapkan bisnis dengan auto pilot, dengan artian bisnis ini dapat dikelola oleh pihak pusat atau dengan kata lain bagi hasil 50% mitra 50% pusat,” ujar Novie Suryatenggara, Owner Geprek Si Boss.

Novie menambahkan pusat akan membantu mitra mencari lokasi usaha mitra. Selain itu, karyawan juga bakal disediakan oleh pusat. Tidak menutup kemungkinan kalau mitra sudah memiliki rekomendasi sendiri untuk tempat usaha dan karyawan, bisa di konsultasikan dengan pihak pusat.

Berbicara mengenai keunggulan, Geprek Si Boss ayam dan sambalnya lebih gurih dibanding ayam geprek yang lainnya. Dan ayam di Geprek Si Boss dalam proses masaknya digoreng renyah dengan bumbu khas.

Pusat memberikan pilihan mitra untuk memilih sistem bagi hasil atau royalti. "Kalau bagi hasil, bisnisnya kami yang jalankan. Sedangkan sistem royalti, mitra kelola gerai sendiri,” kata Novie.

Menurut Novie mitra dalam pembagian hasil dihitung dari laba bersih. Mitra mendapat bagian 30%. Sedangkan, besar biaya royalti 5% dari omzet per bulan. Selain itu, mitra juga wajib membeli bahan baku berupa bumbu ke pusat.

Alvin Pratama

Gracious Preschool & Kindergarten, Tawarkan Kemitraan dengan Buy Back Guarantee
Dengan kurikulum berbasis internasional, sekolah ini juga ditunjang dengan konsep lifestyle dan teknologi. Sistem kemitraan yang ditawarkan juga cukup menarik dengan buy Back guarantee. Ada yang cuku
Read More
Kinan Pizza Mama, Pizza Lokal Cita Rasa Khas Kota Bumi Ronggolawe
Berbekal modal sederhana dan tepat dalam penentuan lokasi bisnisnya, membuat Kinan Pizza berkembang di 10 kota di Indonesia. Jenis makanan Italia sudah tak asing lagi di lidah orang Indonesia. Salah
Read More
Yagami Ramen House Peluang Bisnis Ramen dengan Berbagai Varian Kuah
Bagi Anda yang tertarik berbisnis ramen, Yagami Ramen House bisa menjadi pilihan investasi di tengah gemarnya masyarakat Indonesia pada masakan Jepang.  Kuliner Jepang memang mendapat tempat yan
Read More
Ayam Geprek Mbok Moro, Restoran Berkonsep Butik dari Jogja
Bisnis ini menawarkan produk ayam tepung yang di hancurkan dan diberi sambal. Bedanya dengan ayam penyet adalah Ayam Geprek lebih hancur. Ayamnya jenis ayam kemtucky. Jenis makanan ini banyak sekali b
Read More