GO Express Peluang Usaha Kargo Besutan Garuda Indonesia

Lini usaha Garuda Indonesia yang bergerak di bidang jasa cargo, Aero Express kini menawarkan jasa pengiriman melalui Go Express. Melalui layanan tersebut, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang melakukan penjualan online bakal dipermudah saat mengirim barang ke konsumen.

Garuda Indonesia telah terlibat dalam bisnis kargo sejak didirikan pada tahun 1949. Karena terus mengembangkan potensi bisnis baru, maka pada 1996, divisi cargo diciptakan untuk lebih fokus pada bisnis kargo tumbuh. Tak henti-hentinya mencari peluang baru, Cargo Garuda Indonesia, dengan pengalaman panjang dalam bisnis, akhirnya menjadi Strategic Business Unit (SBU) pada tahun 2002.

Sebagai bagian OT-nya panjang-istilah rencana, Cargo Garuda Indonesia bertujuan untuk menjadi anak perusahaan yang dikelola secara independen Garuda Indonesia. Status baru ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dalam memenuhi permintaan pasar untuk angkutan udara.

Rene Van Joost, Vice President Cargo Commercial Garuda Indonesia Cargo, mengatakan, Go Express memberikan layanan paket door to door dan port to port ke seluruh Indonesia.

Melalui layanan ini, masyarakat bisa mengirimkan barang dengan berat maksimal 30 kilogram.

Selain pusat kargo modern sendiri terletak di daerah Cargo berdedikasi Soekarno - Hatta Bandara Internasional, Cargo Garuda Indonesia juga mengoperasikan sendiri sepenuhnya domestik, ekspor / impor gudang, dan area penanganan terburu-buru.

Kedepan, rencananya GO Express akan memperluas layanan internasional. Cargo Garuda Indonesia telah menjalin kemitraan melalui operasi hoist strategis. Untuk mengakomodasi perluasan jaringan dan peningkatan volume kargo, Cargo Garuda Indonesia akhirnya akan mengoperasikan kapal barang menengah untuk melayani rute domestik dan regional. “Pengiriman menggunakan pesawat Garuda atau Citilink. Harganya lebih murah ketimbang tarif cargo dengan hitungan sesuai berat barang,” tutur Van Joost.

Layanan ini, kata dia, paling cocok bagi pelaku bisnis online. Dengan menjadi agen dari Go Express bisa menghemat pengeluaran pengiriman hingga 25 persen.

Bahkan Masyarakat maupun UMKM yang melayani pembelian secara online bisa melacak lokasi barang mulai dari barang itu masuk, saat masih berada di pesawat hingga diterima bisa diketahui melalui sistem.

Disinggung mengenai nilai investasi untuk bisa menjadi agen Go Express ini?  Van Joost mengatakan, investasinya berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta per gerai. Masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin menjadi agen hanya bermodalkan tempat, komputer, printer dan pegawai. “Syaratnya hanya KTP dan NPWP. Tidak makan tempat yang besar, bahkan hanya satu meja saja sudah cukup,” terangnya.

‎Dia menjelaskan, warga masyarakat bisa memilih paket layanan sesuai kebutuhannya yakni Platinum (satu hari sampai), Gold (dua hari sampai) dan Silver (tiga hari sampai). Pelanggan juga bisa melacak lokasi barang mulai dari barang itu masuk, saat masih berada di pesawat hingga diterima bisa diketahui melalui sistem. ‎"Karena kami checklist-nya banyak, jadi konsumen bisa memantau kondisi barangnya sudah sampai mana," kata dia.

Alvin Pratama

D’COST Undi Program Berbagi Berkah Umroh
Setelah sukses menjalani berbagai program yang unik, kini D’COST ingin memberikan apresiasi kepada konsumennya dengan program “Berbagi Berkah Umroh Setiap Hari”. Indahnya berbagi ka
Read More
Berusia 17 Tahun, LJ Hooker Indonesia Siap Lakukan Lompatan Besar
Jakarta, 10 November 2018 – Perusahaan agen properti kelas dunia yang berasal dari Australia, LJ Hooker Indonesia menggelar acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-17 tahun di Indonesia sekal
Read More
Presiden Jokowi Bangga Terhadap Kesuksesan Waralaba Lokal
Usai mengunjungi stand pameran Indonesia Franchise & SME Expo pada World Franchise Summit Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11), Presiden mengungkapkan kekagumannya terhadap sejumlah waral
Read More
CEO Indonesia Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim dan 100 Pemulung di Monas
Yayasan Chief Executive Officer (CEO) Indonesia menggelar buka puasa bersama seribu anak yatim dan 100 anak pemulung, di lapangan Monas, depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Minggu Sore (3/6). Ketua Y
Read More