J&T Express Bersama Pihak Kepolisian Berikan Keterangan Paket Dengan Sistem COD

J&T Express, perusahaan jasa pengiriman ekspres yang sedang berkembang di Indonesia menanggapi isu paket viral yang beredar selama sepekan terakhir dan meresahkan masyarakat khususnya warga Yogyakarta.

Informasi paket berisi obat-obatan terlarang pada paket dengan nomor resi JO0017706570 tujuan Yogjakarta yang dikirimkan J&T Express dengan sistem COD (Cash on Delivery) adalah tidak benar adanya, isi paket melainkan adalah jam tangan wanita sesuai dengan keterangan barang yang tertera di waybill paket.

Paket yang diisukan berisi obat-obatan terlarang ini telah diselidiki oleh pihak berwenang Polda DIY bersama dengan J&T Express cabang Yogyakarta serta dengan penerima paket terkait, Ulfa Fitria.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian DIY bekerja sama dengan pihak Polri Jakarta melakukan pemeriksaan paket di gudang J&T Express Jakarta yang dilakukan oleh Ajudan Komisaris Besar Polisi Alamsyah Pelupesy selaku Direktorat Narkoba Bareskim Polri, beserta tim terkait pada 18 September 2018 lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut diketahui berita yang tersebar melalui media sosial serta whatsapp hanyalah isu belaka dan dipastikan tidak berisi obat-obatan terlarang melainkan paket berisi jam tangan.

Pihak kepolisian Daerah Yogyakarta juga memberikan klarifikasi terkait hal ini bersama dengan penerima paket Ulfa Fitria serta pihak J&T Express yang diwakili oleh Iwan Senjaya selaku Key Account Manager dalam konferensi pers yang digelar di kantor Polda DIY pada 20 September 2018 lalu. Dalam konferensi pers ini ditegaskan kembali oleh pihak kepolisian bahwa paket yang viral tersebut tidak seperti yang diberitakan dan masyarakat tidak perlu resah bila berbelanja secara online.

Dalam praktiknya COD memang terkadang ada ketidaksesuaian yang menyebabkan retur dan ini hal yang sangat lumrah terjadi, selaku pihak ketiga sebagai jasa pengiriman hanya melakukan bagian pengiriman ke alamat yang tertera di paket. Jika memang penerima tidak merasa memesan maka sesuai prosedur akan memproses retur berdasarkan SOP yang ada.

“Kami berterima kasih kepada Institusi Polri dan pihak Polda DIY yang telah membantu mengklarifikasi isu hoax yang meresahkan masyarakat. Dengan klarifikasi ini kami harap masyarakat tidak lagi merasa resah ketika menerima paket COD” tambahnya. (AP)

 

Lanang Barbershop Kembali Menguasai Pasar Barbershop
Lanang Lanang Barbershop kembali  terpilih sebagai market leader di 2018. Merek ini berhasil menjadi penguasa barbershop dengan jumlah cabang terbanyak dan nilai bisnis yang  tinggi. Selain
Read More
Bangi Kopitiam, Peluang Bisnisnya Menggiurkan
Bangi Kopitiam merupakan salah satu waralaba papan atas di sektor bisnis kedai kopitiam. Waralaba asal Malaysia ini sudah kesohor dengan jaringan bisnis terbanyak di Indonesia. Seperti peluang bisnisn
Read More
Bambu Spa Buka Gerai ke 19 di Metro Permata Tangerang
Setelah mendapat legalitas STPW, Bambu Spa kembali buka gerai ke 19 di bilangan Metro Permata Karang Tengah, Tangerang Selatan. Trisya Suherman, Owner Bambu Spa mengatakan bahwa pembukaan ritel Bambu
Read More
Roti John Johor Baru Diskon Paket Investasi Jelang Akhir Tahun
Seiring berkembangnya tren kuliner di Indonesia, Roti John saat ini sedang di gandrungi oleh berbagai kalangan yang konon berasal dari negeri Merlion. Selain bahan baku yang digunakan fresh, roti ini
Read More