Mengatasi Permasalahan di Lapangan Terkait Regulasi Permendag STPW

Sesuai lampiran peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/8/2012 tentang penyelenggaraan Waralaba (Permendag 53/2012) mengatur bahwa prospektus penawaran Waralaba harus memuat laporan keuangan 2 tahun terakhir yaitu laporan keuangan atau neraca keuangam perusahaan pemberi Waralaba 2 tahun berturut-turut dihitung mundur dari waktu permohonan pendaftaran prospektur penawaran Waralaba dan telah diaudit oleh akuntan publik kecuali bagi usaha mikro dan kecil.

Pengecualian kewajiban tersebut bagi usaha mikro dan kecil merupakan bentuk kemudahan yang diberikan pemerintah untuk usaha mikro dan kecil dalam memperoleh perizinan.

Dalam kebijakan pendaftaran Waralaba tidak ada diskriminasi, karena persyaratan untuk mengajukan permohonan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) diberlakukan sama baik bagi pemberi Waralaba atau penerima Waralaba yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Jika pemohon STPW membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai dokumen persyaratan STPW dapat menghubungi (021)-3859199, email subditwaralaba@kemendag.go.id atau dapat juga mendatangi Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan gedung 2 lantai 5, Jl. M. I. Ridwan Rais No 5, Jakarta Pusat.

Menurut isi Pasal 19 ayat (1) Permendag 53/2012, pemberi Waralaba dan penerima Waralaba wajib menggunakan bahan baku, peralatan usaha serta menjual dagangan paling sedikit 80% barang atau jasa produksi dalam negeri.

Pemberi Waralaba atau penerima Waralaba di bidang Restoran, Rumah Makan, Kafetaria, atau Bar hanya dapat mengelola paling banyak  gerai yang dikelola dan dimiliki sendiri pada saat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 07/M-DAG/PER/PER/02/2013 diundangkan yaitu tanggal 14 Februari 2013.

Ketentuan mengenai pemasangan logo Waralaba diatur dalam peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60/M-DAG/PER/9/2013 tentang kewajiban penggunaan logo Waralaba hanya diwajibkan bagi pemberi Waralaba atau penerima Waralaba yang telah memiliki STPW. Logo Waralaba diletakkan atau dipasang pada tempat yang terbuka dan mudah terlihat di kantor pusat dan setiap gerai.

 

Belum Memiliki STPW? Siap-Siap Didenda Rp 100 Juta
Dalam rangka meningkatkan jumlah penerbitan STPW bagi Pemberi Waralaba Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan melakukan kegiatan Pengawasan Kegiatan Usaha Waralaba secara rutin. Melalui kegiatan terse
Read More
Pendampingan UKM Waralaba Menjadi Prioritas di 2015
Tahun boleh saja berganti, tetapi program pendampingan UKM waralaba atau potensial waralaba pada 2015 akan tetap dijalankan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Karena program tersebut memang merup
Read More
Membangun Kekuatan Waralaba Nasional melalui Roadmap Waralaba
Saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan Roadmap Waralaba yaitu konsep pengembangan dan pembinaan usaha waralaba dan potensial waralaba (business opportunity), agar pelaku usaha w
Read More
Pewaralaba Wajib Gunakan Logo Waralaba
Jumlah gerai waralaba di Indonesia saat ini mencapai lebih kurang 22-ribuan tersebar di seluruh kota-kota di Indonesia. Dari jumlah tersebut, tercatat 262 pemberi waralaba sudah memegang Surat Tanda P
Read More