AFI dan Auto 2000 Beri Apresiasi Penggiat Usaha Kuliner Indonesia 2017

Di sela-sela pameran Info Franchise & Business Concept 2017, Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bersama Majalah Franchise Indonesia dan AUTO 2000 memberikan penghargaan dan apresiasi Penggerak Usaha Kuliner Indonesia 2017. Penghargaan dan apresiasi ini khusus diberikan kepada para pelaku usaha kuliner berkonsep waralaba dan business opportunity yang telah berperan dan berkontribusi nyata dalam menggerakkan usaha kuliner di tangah-tengah masyarakat Indonesia. Mereka antara lain Susanty Widaja (Bakmi Naga Resto), Andrew Nugroho (Es Teler 77), Bedi Zubaedi (Quick Chicken), Yanti Isa (Amazy Fried Chicken), Odi Anindito (Coffee Toffee), Peter Halim (Bangi Kopitiam), Syamsalis (Sabana Fried Chicken), Puspo Wardoyo (Wongsolo Group), Albert Sentosa (Samwon House), Ayu Zulia Shafira (Whats Up Cafe), Anke Dwi Saputro (Bakso Bom) dan beberapa pelaku kuliner lainnya. Penghargaan tersebut pertamakalinya diberikan AFI bersama majalah Franchise Indonesia dan didukung oleh AUTO 2000, sebagai wujud komitmen terhadap  pelaku bisnis kuliner terutama waralaba dan business opportunity. Dengan penghargaan diharapkan para pelaku bisnis kuliner terutama yang berkonsep waralaba dan business opportunity dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih luas, dengan harapan semakin banyak masyarakat Indonesia menjadi wirausaha dibidang kuliner sebagai solusi pengentasan kemiskinan, serta mengurangi pengangguran.Terlebih jika melihat bisnis kuliner yang masih mendominasi di industri waralaba nasional. Pangsa pasarnya lebih dari 50%.  Hal ini tidak lain karena bisnis kuliner masih paling diminati karena menyentuh isi perut. Ditambah lagi kuliner kini telah menjadi life style. Semakin bertebarannya tayangan kuliner di tv, maraknya wisata kuliner dan menjamurnya mal hingga ke pelosok daerah jelas sangat mendukung tren bisnis kuliner. Anang Sukandar, Chairman Emeritus Asosiasi Franchise Indonesia dalam sambutannya mengatakan, Indonesia harus belajar dari negara Korea dan Jepang yang sukses mengembangkan dan memasarkan bisnis kulinernya. Apalagi kuliner Indonesia sangat kaya dan beragam. "Setiap daerah punya kuliner yang khas, daerah seperti Aceh, Sumatera, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dengan Sundanya, Padang dengan Minangnya, punya kuliner sendiri. Jika dikembangkan secara baik akan sangat kaya. Kita harus belajar dari Jepang dan Korea belakangan ini yang sukses mengembangkan kulinernya," ujarnya.(ZR)

Kian Ekspansif, Super Geprek Hadir di Jogjakarta
Pelan tapi pasti, Super Geprek semakin mendapat tempat di hati masyarakat pecinta ayam geprek. Merek ini pun kian ekspansif dengan membuka cabangnya di Jogjakarta. Gerai Super Geprek cabang Jogjakar
Read More
Chipmunks Playland & Cafe Hadir di Mall Neo Soho
Masyarakat yang tinggal di daerah Jakarta Barat tak perlu repot-repot mencari arena termpat bermain anak-anak yang super lengkap. Pasalnya, kini hadir Chipmunks Playland & Café di Mall Neo Soho
Read More
Menutup Tahun 2015, Martha Tilaar Salon Day Spa Buka Outlet di Cilegon
Setelah sebelumnya membuka cabangnya di Kota Harapan Indah Bekasi, Martha Tilaar Salon Day Spa (MTSDS) kembali membuka cabangnya di Pusat Kota Cilegon, Banten. Cabang yang ke 65 MTSDS tersebut merupak
Read More
Koleksi Apparel KFC Indonesia Hadir Di Jakarta Fashion Week
Merayakan 40 tahun KFC maju bersama Indonesia, untuk pertama kalinya KFC Indonesia masuk dalam dunia gaya hidup dengan menghadirkan koleksi eksklusif sneakers dan streetwear hasil kolaborasi dengan em
Read More