Loh Jinawi, Paprika Hidroponik yang Banyak dilirik Pelaku Kuliner

Berdiri sejak 2015, supplier Paprika asal Surabaya ini menggunakan media tanam Hidroponik atau sekam bakar. Kini produknya pun sudah dipasarkan ke pihak UKM, Supermarket, Hotel, dan restoran ternama.

Paprika yang dalam bahasa Latin disebut Capsium annum var.grossum adalah sejenis sayuran buah yang tergolong cabai-cabaian. Rasa paprika manis dan sedikit pedas. Komoditas hortikultura ini memang bukan produk pertanian asli Indonesia, akan tetapi berasal dari Amerika Selatan. Kendati demikian, paprika potensial dibudidayakan di berbagai daerah tropis, termasuk di Gunung Anyar, Surabaya.

Paprika yang dibudidayakan oleh Loh Jinawi di Surabaya ini adalah salah satunya. Paprika ini mempunyai kualitas yang baik dengan standar ekspor. Sayuran itu juga bernilai ekonomis tinggi, walaupun tergolong sayuran mahal, permintaan akan komoditas ini cukup tinggi.

Joko Upadi, Pendiri Loh Jinawi menjelaskan, kelebihan dari paprika sendiri adalah mengandung vitamin C yang tinggi, mengandung phytochemical dan beta-carotene yang merupakan antioksidan dan agen anti inflamasi serta masih banyak lagi.

Paprika hasil  Loh Jinawai ini menurut Joko sangat bagus karena akan mendorong perkembangan dan pertumbuhan UKM hingga kepelosok negeri, agar dapat menjadi basis yang kuat untuk kekuatan ekonomi masa depan.

”Kita jadi bisa lebih fokus untuk mengembangkan paprika di daerah masing-masing. Disamping itu juga dapat di gunakan untuk mengendalikan harga dari komoditas atau produk paprika ini agar merata,” ujar pria akrab sapaan Joko ini.

Dari sisi harga, Loh Jinawi mengikuti harga pasar. Terkadang ada kalanya naik dan turun, harga tinggi dan juga bisa harga murah sekali, semua tergantung cuaca. Harga paprika saat ini untuk paprika hijau bisa mencapai Rp 32 ribu/kg, paprika  merah Rp 45ribu/kg sedangkan paprika kuning Rp 55 rb/kg. “Harga tersebut sewaktu-waktu bisa mengalami penurunan di kisaran Paprika Hijau Rp 15 ribu/kg, Paprika Merah Rp 22 ribu/kg dan Paprika kuning Rp 34 ribu/kg,” kata Joko.

Metode tanam yang dilakukan Joko berbasis Hidroponik. Joko menuturkan  kelebihan dari teknik ini ialah bentuk perawatan hariannya lebih mudah dan hasilnya pun relatif lebih melimpah. Pertumbuhan buah juga menjadi lebih optimal karena akar tanaman lebih gampang dalam mendapatkan bahan makanan dan air yang dibutuhkannya.

“Saat ini supplier paprika di pasaran masih sedikit yang menggunakan media tanam Hidropnik, oleh karena itu saya mencoba dengan media ini dan terbukti para UKM banyak yang mengambil produk saya karena kualitas paprika kami lebih baik, “ ujarnya.

Joko tak henti-hentinya memberikan edukasi produk paprika-nya ke pihak UKM kuliner. Hal ini nantinya bisa menunjukan peluang yang baik terhadap paprika. Yang paling terpenting bagi dirinya adalah bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta untuk menjadi seorang petani. Terlebih lagi dengan teknik hidroponik yang pasti memiliki daya tarik tersendiri jika di tawarkan.

Kedepan Joko memiliki keinginan membantu para petani yang masih bingung untuk memasarkan produk paprikanya yang berdampak pada penghasilan yang sangat minim dibanding biaya produksi yang dikeluarkan, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Alvin Pratama

Polytron Gelar Roadshow Neuva Ice Keliling Nusantara
Polytron Gelar Roadshow Neuva Ice Keliling Nusantara Berselang 14 hari setelah keberhasilannya dengan peluncuran Neuva Ice, Polytron pun menggelar Neuva Ice Roadshow, Air Conditioner yang memiliki pe
Read More
Sangra Ratu Boga, Tepung Premix Berkualitas untuk Kebutuhan UKM dan Waralaba
  Pabrik premix di Indonesia memang belum sebanyak di luar negeri, karena untuk membuat premix membutuhkan food technology yang sangat canggih. Kini produk Sangra Ratu Boga hadir untuk para pebi
Read More
Tiga Startup Teratas Indonesia Membangun Masyarakat Inklusif melalui Teknologi Digital
Sebanyak tiga finalis Alipay-NUS Enterprise Social Innovation Challenge dari Indonesia diumumkan hari ini oleh Alipay, platform pembayaran dan gaya hidup terkemuka di dunia, yang dioperasikan oleh Ant
Read More
Sambut Tahun 2019 Hotel Dafam Teras Kita Usung Tema TrendMendeous
 Menyambut pergantian tahun 2018 ke 2019 yang selalu dinantikan setiap orang, Hotel Dafam Teraskita Jakarta mengemas sebuah suguhan acara Malam Tahun Baru 2018 nan cantik dan menarik, dan yang pa
Read More