Restoran Seafood yang Menawarkan Pengalaman Baru Seperti di Korea dan Thailand

The Seafood Tower adalah nama restoran ini. Pertama kali didirikan pada Juni 2016 di bilangan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Bagaimana peluang bisnisnya?

Restaurant ini berkonsep unik mengadopsi konsep restoran yang sedang berkembang di negara-negara luar seperti di Korea, Singapura, Thailand, Malaysia.

“Dan ini adalah keinginan kami untuk dapat memberikan pengalaman makan yang baru tersebut di industri kuliner Indonesia,” kata Direktur The Seafood Tower, Bobby Chandra.  

PIK dipilih sebagai gerai pertama The Seafood Tower karena area PIK menurut Bobby merupakan kawasan yang sangat menunjang untuk memperkenalkan sebuah merek dan keunikannya. “Kita bisa liat banyak sekali brand yang memulai bisnisnya di kawasin PIK tersebut dan sukses hingga sekarang,” papar Bobby.

Sejak awal didirikan, restoran ini langsung mendapat respons pelanggan yang sangat bagus. Bahkan The Seafood Tower pun tidak mengira, bisnis seperti ini sangat diminati oleh semua kalangan, dari dewasa, orang tua, pelajar, bahkan anak-anak.

Hampir setiap hari restorannya dipenuhi pengunjung, dan beberapa diantara mereka merupakan pelanggan loyal yang selalu balik lagi. Termasuk pelanggan yang datang dari luar daerah Jakarta, seperti Surabaya, Bali, Semarang, Medan.

“Bahkan ada juga customers kami datang dari negara tetangga seperti Singapore dan Australia. Mereka tidak segan-segan datang dari jauh untuk menikmati keunikan makan di The Seafood Tower Restaurant,” ungkap Bobby.

The Seafood Tower Restaurant adalah restaurant pertama di Indonesia yang membawa konsep pengalaman makan yang unik sebagaimana konsep restoran seafood kebanyakan di Korea. Ia memadukan citarasa seafood Korea dan penyajian bertingkat 9 yang menyerupai tower atau menara. Ini dapat memberikan pengalaman atau sensasi yang luar biasa bagi yang mencobanya.

Keunikan produknya terdiri dari 4 macam tingkat yang dapat dipilih sesuai dengan keinginan pelanggan. Mulai dari yang 3 tingkat untuk 2 hingga 3 orang seharga Rp 269 ribu, 5 tingkat untuk 4 hingga 5 orang, 7 tingkat untuk 6 sampai 7 orang, sampai yang paling tinggi adalah 9 tingkat cukup untuk 8 sampai 10 orang yang dihargai Rp1,5 jutaan.

“Kami juga memiliki menu alacarte mulai dari 15 ribuan saja. Menu 9 tingkat kami terdiri dari 9 macam menu sesuai dengan tingkatannya, newzeeland Blck Mussles & Batik Clams, Garlic Prawn, Prime Beef Cut, Tteokbokki, Cheese Fondue, Korean Steam FISH, Half Shelled Scallop, Steam Mud Crab, ChiliMayo Lobster Cheese (1KG), Seafood base/Kimchi Base Soup,” ungkap Bobby.

Restoran ini juga selalu menjamin bahan-bahan yang dipakai selalu segar dan mengolahnya dengan sangat baik. Sehingga dapat memberikan cita rasa yang cocok di lidah para konsumen Indonesia.

Melihat respon positif ini, The Seafood Tower berencana untuk membuka beberapa cabang lagi di beberapa kota besar lain seperti Surabaya, Medan dan Bali.

The Seafood Tower merupakan salah satu merek yang dikembangkan. Sebelumnya, Group perusahaan yang memayungi The Seafood Tower juga telah memegang sejumlah merek yang saat ini sudah establised di dunia kuliner. Antara lain JUN NJAN Seafood Restaurant yang sudah berdiri sejak 1956, Manhattan Fish Market dari Singapura, BBQ Plaza dari Thailand dan beberapa merek lagi.

“Dari pengalaman kami tersebut kami yakin kami memiliki pengalaman, Team dan Skill yang sudah teruji dalam mengelola sebuah brand,” kata Bobby.

The Seafood Tower menawarkan kemitraan dengan beberapa metode kerja sama dengan total investasi Rp 1,5 miliar. Investasi tersebut diperuntukan untuk renovasi gedung, alat-alat infrastruktur, listrik, air, gaji  karyawan, biaya operasional dan fasilitas- fasilitas  lainnya.

“Untuk investasi tergantung dari lokasi dan berapa besar kapasitas tempat yang ingin kita buat. Tetapi untuk perhitungan kasar, Rp 1,5m sampai Rp2 M adalah nilai yang sudah sangat cukup untuk memulai bisinis ini. Ini sudah termasuk biaya training, sewa tempat, renovasi ruangan, design restaurant, kitchen equipments, service accessories, marketing campaign&design dan operational cost beberapa bulan dan biaya-biaya lainnya,” jelasnya.

BEP diprediksi 8 bulan hingga 1 tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa lebih cepat, dikaranakan konsep seperti ini sangat unik dan menarik.

Julhan Sifadi

Sajian Bebek dengan Resep dari Pulau Asam
Saat ini resto yang menyajikan menu kudapan bebek kian digandrungi masyarakat Indonesia. Disamping kaya protein dan memiliki daging yang legit, bebek juga memiliki cita rasa tersendiri. Jika dipadu de
Read More
Balcon, Mengusung Bebek, Ayam, dan Lele Asap Sebagai Diferensiasinya
Mengusung bebek, ayam dan lele asap sebagai menu unggulannya, Balcon berhasil mengembangkan gerainya lewat binis kemitraan. Sampai akhir tahun Balcon mentargetkan membuka sekitar 20 gerai. Seperti apa
Read More
Bisnis Keluarga yang Dikembangkan Secara Modern
Usaha yang didirikan tahun 2000 oleh Mr Lioe Fen Hwat ini bisa dibilang sukses di jalur kemitraan. Sejak ditawarkan ke sistem kemitraan mulai 2015, hingga saat ini Golden Telor sudah memiliki 119 mi
Read More
Surabi Teras, Surabi yang Berkelas Kafe
Bagi kebanyakan orang, Surabi tentu bukanlah jajanan asing. Hampir semua orang pernah merasakannya. Apa jadinya jika kuliner yang biasa ditemukan di pinggir jalan ini dikemas dengan konsep kafe? 
Read More