Goonting, Bisnis Gunting Rambut Ekslusive yang Menyasar Pasar Menengah Bawah

 

Saat ini banyak barbershop yang menawarkan jasa potong rambut dengan harga terjangkau. Tetapi ditempat-tempat tersebut mayoritas hanya melayani pelanggan pria. Alasannya adalah, wanita lebih memilih memotong rambutnya di salon karena telah tertancap dibenak pelanggan bahwa barbershop sangat jarang yang mampu melayani jasa potong rambut untuk kaum hawa.

Berbeda dengan Goonting, bisnis ini melayani semua pelanggan mulai dari anak-anak, pria, hingga wanita.  Mengandalkan kemampuan Sumber Daya Manusianya (SDM)nya yang telah terlatih, Goonting mampu memenuhi selera pelanggannya.

“Sesuai dengan nama kita yaitu Goonting dimana kita ingin menonjolkan penggunaan gunting. Kita ingin menunjukkan bahwa kita bukan barbershop, karena wanita pun pelanggan kita,” kata David Arianto Subandi, Business Develoopment Manager Goonting.

Keunggulan dari bisnis ini selain terletak pada kualitas SDMnya, juga mempertahankan kebersihan peralatan dan tempat. Sejumlah peralatan yang digunakan wajib disterilisasi.

Di outletnya, Goonting juga mengutamakan kenyamanan pelanggan baik dari sisi dekorasi ruangan, pengunaan AC,  maupun furniturenya.

“Walaupun harga layanannya murah, tetapi kita tetap pertahankan higienisnya peralatan. Selain itu, Goonting juga menggunakan teknologi terkini pada proses pembayaran pelanggan untuk memudahkan antrian dan pencatatan pembukuan di outlet,” papar David.

Goonting pertama kali diluncurkan pada September 2016, dan kini telah memiliki tiga outlet yaitu di Cengkareng, Pluit Village Mall, dan di Ruko Pademangan Mall. 

“Beberapa outlet lagi akan segera buka di Pisangan, Krendang, dan Jembatan Lima,” ungkap David.

Dengan tagline Gunting Rambut Terkini untuk Pria, Wanita dan Anak-Anak, Goonting kini menyiapkan diri untuk memperkuat posisinya di kota Jakarta denan membuka 20 cabang. Selanjutnya pada 2018, barulah menyasar luar Jakarta.

Kehadiran Goonting ini rupanya didorong atas permintaan banyak investor yang ingin terlibat langsung pada operasional outletnya namun tidak ingin repot dengan hair staylist-nya.

Informasih lebih lengkap terkait investasi franchisenya bisa anda simak dalam Majalah Franchise versi cetak edisi Maret 2017.

Julhan Sifadi

 

 

 

 

Ramen Akashi, Ramen Halal Yang Menjadi Santapan Media Jepang
Kuliner di Indonesia memang tidak ada matinya. Makin hari kita makin disuguhkan dengan cita rasa makanan dan minuman yang berbeda-beda. Tak terkecuali makanan asal Jepang yang juga turut memeriahkan r
Read More
Art Metal Laserindo, Peluang Bisnis Menarik yang Masih Langka Pesaing
Bisnis asal Surabaya ini menawarkan peluang bisnis yang menjanjikan. Selain potensi pasarnya terbilang besar, bisnis ini pun belum banyak pesaing. Seperti apa prospek bisnisnya?  Satu lagi pelu
Read More
Princess Syahrini, Karaoke Keluarga Yang Menerapkan Konsep Mewah
Tren bisnis karaoke artis terus berlanjut. Di bawah manajemen PT Mahkota Perdana, kini karaoke Pricess Syahrini Family KTV ikut meramaikan bisnis ini dan siap bersaing. Seperti apa? Ketenaran artis S
Read More
Meneguk Segarnya Peluang Bisnis Icebland Asal Surakarta
Moscoblend adalah pendatang baru di industri franchise Indonesia. Usaha yang berdiri sejak tahun 2012 ini telah memiliki kurang lebih 200 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Peluang b
Read More