SaladStop!, Pionir Franchise Restoran Salad Asal Negeri Merlion

Restoran ini menghadirkan rangkaian menu sehat berupa salad bowls dan salad wraps. SaladStop! sudah mulai melayani pelanggan sejak akhir bulan Oktober 2016. Kehadiran SaladStop! ini sekaligus ingin mengajak masyarakat perkotaan untuk mulai memikirkan pentingnya kesehatan, nilai gizi yang terkandung dalam makanan, serta pelestarian lingkungan.

“SaladStop! adalah bisnis keluarga kami yang berdiri sejak tahun 2009. Kami memiliki konsep Eat Wide Awake, dengan misi untuk menjadi restoran yang transaparan sehingga pelanggan tahu nutrisi dan kandungan ingredients dari makanan yang mereka makan, kesederhanaan proses makanan, all the way from local farm to your bowl,” papar Katherine Desbaillets Braha, Executive Vice President, SaladStop!.

Dengan menggunakan sayuran dan buah lokal yang ditanam di Rancamaya, Bogor, SaladStop! menyajikan berbagai pilihan Salad Bowls, Salad Wraps, Warm Grain Bowls, Superfood Bowl dan masih banyak makanan serta minuman sehat lainnya. Pelanggan dapat memesan menu andalan dari SaladStop! seperti Oh Crab Lah!, Hail Caesar!, Sunshine Jakarta, atau berkreasi dengan memilih sesuai selera dari lebih dari 60 jenis toppings dan 20 jenis dressings.

Selain itu, jika pelanggan ingin mengetahui jumlah nutrisi dari makanan yang mereka pesan, semua dapat diakses di website www.saladstop.co.id. “SaladStop! kini sudah memiliki 25 gerai di Singapura, Jepang, Filipina, dan Indonesia. Di setiap negara kami memiliki perkebunan sendiri dengan mengajak kerja sama para petani lokal dan mengedukasi mereka dalam menanam sesuai standard kami untuk menjaga kesegaran sayuran dan buahnya. Kami menggunakan bahan-bahan organik tanpa menggunakan perasa dan pewarna buatan serta pengawet. Kami berharap SaladStop! dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” ujar Katherine.

Katherine menjelaskan, makanan di SaladStop! diproduksi di rumah tanpa menggunakan bahan pengawet, pewarna buatan dan dibuat dalam skala yang kecil yang fresh setiap hari, dari dapurnya. Kebanyakan dari bahan di SaladStop! berasal dari daerah (lokal) yang membuat semua makanan sangat fresh dan lezat. “Kami juga berkoordinasi dengan ahli gizi kami untuk memastikan bahwa seluruh resep kami di evaluasi untuk menyediakan nutrisi yang terbaik,” paparnya.

Yang menarik, produk dari SaladStop! adalah menyediakan wraps, salads, quinoa bowl sebagai sarapan, Healthy Pastries, snack dan berbagai sup hangat sebagai Superfood Bowls. “Semua resep-resep yang ada di SaladStop! sangat sehat dan berbagai rasa dari seluruh dunia. Oleh karena itu kesegaran dari bahan-bahan SaladStop! sangat berkualitas. Satu hal lagi di SaladStop! tidak ada perasa buatan atau penambahan dressing,” ungkap Katherine.

SaladStop! sangat bersemangat dalam membangun komitmen untuk transparansi makanan dan menantang bisnis ini untuk lebih bertanggung jawab dalam bekerja dengan partner dengan etos yang sama. “Kami percaya bahwa great end produk adalah tepat untuk partner yang baik dan kemampuan kami untuk mempengaruhi dan bekerja dengan tepat akan tumbuh, “ kata Katherine.

 

ICE MANIAS, Franchise Ice Cream “Goreng” Asal Thailand
Bagi penyuka ice cream dan ingin menikmati sensasi berbeda cobalah Ice Manias. Berbeda dengan ice cream yang dikenal selama ini, Ice Manias tidak menjajakan ice cream yang lan
Read More
Satu Lagi Resto Steak yang Siap Masuk Indonesia
Setelah sejumlah restoran asing maupun lokal sukses berebut pasar pecinta Steak di Indonesia, kini giliran restoran asal Philipina yang akan masuk. Berikut ulasannya!. Namanya adalah Sizzlin Steak, i
Read More
Uncle Tetsu, Master of Cheesecake dari Jepang
Khusus di tahun 2017 ini, Indonesia kembali kehadiran gerai kue asal Jepang Uncle Tetsu. Gerai pertama dihadirkan di Jakarta, yang lantas langsung mendapatkan animo dari masyarakat Indonesia yang begi
Read More
Johnny Rockets, Hadir di 32 Negara dan Sukses Berpenetrasi di Indonesia
Burger dengan cita rasa khas negeri Paman Sam berdiri sejak 1986 di Melrose Avenue, Los Angeles California. Saat ini Johnny Rockets mengoperasikan lebih dari 350 franchise domestik.  Seperti ki
Read More