Bebek Kremes Isabella, Gurihnya Peluang Bisnis Bebek dari Jogja

Beberapa tahun terakhir kuliner bebek sedang banyak digandrungi masyarakat. Buktinya, kedai makanan yang menyajikan bebek semakin menjamur di beberapa sudut daerah. Beberapa kedai bebek membuka cabnag sendiri ke berbagai daerah. Sebagian menawarkan peluang waralaba dan kemitraan.

Salah satunya adalah Bebek Kremes Isabella yang dikelola Andre Yakub. Ia mulai menawarkan kemitraan Bebek Kremes Isabella pada Juli 2016 lalu. Dia sendiri telah mendirikan gerai bebek ini sejak 2007 di Umbulharjo, Yogyakarta.

Sejatinya, Yakub sudah membuka kemitraan sejak tiga tahun silam. Namun, dia hanya menjual produk, lantaran izin bisnis merek Bebek Kremes Isabella belum dikantonginya.

Kemitraan Bebek Kremes Isabella ini ditawarkan dengan paket investasi Rp 75 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan fasilitas kerjasama merek selama 3 tahun, bahan baku awal, pelatihan karyawan sekaligus pelatihan mengolah bebek. Paket tersebut juga sudah termasuk franchise fee selama 3 tahun.

Sementara, peralatan dan perlengkapan, baik untuk memasak atau gerai, dia serahkan sepenuhnya pada mitra. "Saya juga tidak mematok luas ruangan dan lokasi. Yang penting, lokasi strategis dan pasar potensial," terang Andre.

Mitra memang tidak perlu membayar biaya apapun lagi ke pusat tiap bulan. Namun mitra wajib membeli bahan baku utama ke pusat, yakni bebek, bumbu, dan sambal. Sedangkan untuk bahan baku pelengkap seperti lalapan timun, kol dan lainnya atau kecap, tahu dan tempe, mitra bisa membelinya di luar. Ketiga bahan baku utama harus dipasok pusat agar bisa  menjaga kualitas rasanya.

Bebek Kremes Isabella menawarkan menu andalan bebek bakar dan bebek goreng kremes. Masing-masing menu tersebut, plus sambal dan lalapan dibanderol Rp 15.000. “Saya tidak mematok pasti harga karena bisa disesuaikan dengan tempat dimana mitra tinggal,” terang Andre.

Dalam satu hari, gerai bebek milik Andre bisa menjual minimal 40 porsi–70 porsi. Jumlah tersebut akan meningkat saat akhir pekan menjadi 100 porsi per hari. Rata-rata omzet berkisar Rp 18 juta-Rp 30 juta.

Keunggulan sajian Bebek Kremes Isabella ini terletak pada tekstur daging yang lembut dan empuk di dalam, namun bagian luarnya renyah. Rasanya gurih. Varian sambalnya, sambal terasi dan sambal bawang.  (ZRI)

Yamyuk, camilan Premium dengan Harga Kaki Lima
Biasanya camilan ayam hanya akan ditemui di restoran atau kafe-kafe ternama. Karena sudah pasti harganya mahal sehingga pasarnya di level menengah ke atas. Tetapi yang satu ini justru sebaliknya. Ya
Read More
Coolio Barbershop, Barbershop Asal Surabaya dengan Konsep Modern Class
Tren barbershop kekinian khusus laki-laki meledak di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Barbershop untuk pria kini dilengkapi dengan berbagai konsep unik, tidak lagi ‘ala kad
Read More
Bisnis yang Menggiurkan di Mata Franchisee
Di tengah booming-nya bisnis waffle di tanah air, nama Mrs Waffles dinilai sebagai bisnis yang menggiurkan bagi para franchisee.  Di mana dan kapan pun Mrs Waffles membuka outletnya, baik di pul
Read More
Bandroll Hair Cut, Barbershop Yang Mengusung Konsep Rock & Roll dengan Ornamen Vintage
Seperti kita ketahui brand barbershop di Indonesia saat ini sedang marak, bahkan pertumbuhannya pun meningkat tiap tahunnya. Salah satu faktornya adalah tren male grooming terus berkembang didorong ol
Read More