ChoCoffeeTea, Memadukan Minuman Tea, Kopi dan Cokelat

Satu lagi peluang bisnis yang meramaikan industri waralaba F&B di Indonesia. Pendatang baru dari Yogyakarta ini tidak sekedar hadir, tapi juga menawarkan konsep bisnis yang menarik, yaitu menyajikan minuman coffee dengan aneka varian menu yang menarik.

Tidak hanya itu, Chocoffeetea diklaim sebagai gerai minuman satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan 3 produk sekaligus yaitu choco, coffee dan tea. “Produk kami berbeda dengan waralaba minuman lainnya, karena dari tiga bahan dasar itu, bisa diolah 20-an varian rasa yang berbeda. Ramuannya dari bahan alami terbaik asli Indonesia, diolah secara higienis dan 100 persen halal,” kata Anas Happy Nasrullah, Marketing Supervisor ChoCoffeeTea.

Ia mengatakan, sejak diluncurkan pada Februari 2016 lalu, jangkauan pemasaran ChoCoffeeTea sudah merambah ke seluruh wilayah Indonesia. Peralatan dan bahan baku yang dipesan pelanggan, dikirim dari kantor pusat di Jalan KH Muhdi Nomor 100C, Nayan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Beberapa varian rasa yang digemari pelanggan diantaranya adalah vanilla latte, coffee caramel, greentea coffea, bubble gum, cappuccino, choco avocado, coffee durian, dan white coffee.

Anas mengatakan, peluang usaha minuman potensinya sangat besar karena target marketnya sangat luas. Harga pokok produksi (HPH) atau modalnya kecil, namun margin-nya tinggi sehingga waktu BEP (break event point/balik modal) relatif cepat. Repeat order juga sangat tinggi.

“Bisnis kemitraan ini sangat menguntungkan, karena cepat balik modal dengan keuntungan 40 persen hingga 45 persen per pieces. Hanya dalam waktu 3-5 bulan sudah mencapai BEP (balik modal—red). Tidak ada royalty fee, supporting fee dan lain-lain. Kami tidak ingin mitra kesulitan dan tidak nyaman, sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi hak mitra sendiri,” tuturnya.

Untuk menjalin kemitraan dengan ChoCoffeeTea dibutuhkan modal antara Rp 6 juta hingga Rp12 juta. Ada empat jenis paket kemitraan yaitu Paket Reguler (Rp6 juta), Paket Standard (Rp7,5 juta), Paket Premium (Rp10 juta), dan Paket Eksklusif (Rp12 juta).

Setiap paket kemitraan akan mendapatkan peralatan produksi seperti blender, termos es, tempat bubuk, tempat topping, gelas ukur, ember plastic, kanebo, parutan cokelat, serok es batu, pompa gallon, serta cup dan sedotan. Mitra juga akan mendapatkan bahan baku awal, topping ChoCoffeeTea, sarana promosi seperti X-banner, brosur, flyer dan seragam karyawan.

Yang menarik dari paket kemitraannya adalah jenis gerobak ChoCoffeeTea serta banyaknya bahan baku awal. Misalnya, desain dan dimensi gerobak paket regular dan paket standard, berbeda bentuk dan ukurannya. Gerobak paket premium dan paket ekslusif lebih keren dan lebih besar dibanding gerobak paket regular dan paket standard.

“Gerobak untuk paket regular dan standar sifatnya knockdown, bisa dibongkar pasang. Sedangkan gerobak untuk paket premium dan eksklusif lebih permanen. Saat pengiriman menggunakan ekspedisi, gerobak untuk paket premium dan eksklusif sudah dalam bentuk jadi,” terang Anas.

Bahan baku yang didapat untuk paket regular dan paket standard sama, yaitu untuk kebutuhan 150 cup. Sementara bahan baku paket premium untuk kebutuhan 300 cup, dan paket ekslusif untuk 600 cup. (ZRI)

Yoya Hijab Memanfaatkan Member untuk Memperkuat Jaringan Bisnis
Perkembangan hijab sebagai bagian penting bagi wanita untuk menutup kepala kini semakin eksis. Ragam warna dan motif menjadi kekuatan hijab hingga kehadirannya mampu menyulap 
Read More
Diwaralabakan Setelah 30 Tahun Berdiri
Dapoer Malioboro  salah satu pemain lama di kuliner kota Solo. Ia telah beroperasi sejak 1986 dan kini ditawarkan dengan sistem waralaba. RM Malioboro bagi warga Solo dan sekitarnya sudah 
Read More
Bebek Crispy Khas Bali Yang Siap Ramaikan Bisnis Franchise
Selain dikenal sebagai pulau wisata bertaraf internasional, Bali juga memiliki kuliner yang tidak kalah dengan pulau lainnnya. Salah satu kuliner favorit di Bali adalah kuliner bebek. Dibanding ayam,
Read More
De Wave Spa and Reflexology, Pendatang Baru di Bisnis Spa
Di industri waralaba, bisnis ini boleh dibilang baru tetapi ia adalah pemain lama di bisnis spa. Didirikan oleh Indra Krisma, sejak 2008 di Yogyakarta, dan mulai dimitrakan pada tahun 2012. Saat ini
Read More