Gulaku Edukasi UKM dan Masyarkat Kecil Lewat Gerbrak Pasar

Gulaku merupakan produsen gula yang banyak digunakan pebisnis UKM dan waralaba. Merek ini mengedukasi konsumennya lewat program Gebrak Pasar.

Gulaku kembali mengadakan serangkaian kegiatan Gebrak Pasar dan mengajak Ibu PKK di sejumlah pasar tradisional dan kelurahan di Jabodetabek untuk berpartisipasi dalam demo masak jajanan manis tradisional khas Nusantara.

Indonesia kantongi beragam kekayaan kuliner nusantara. Salah satunya, jajan tradisional yang sangat memanjakan lidah. Kuliner merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat. Menilik jajanan tradisional, sama halnya dengan membaca kultur masyarakat Indonesia dengan ragam kebudayaannya. Beragam jajanan tradisional biasanya terkait dengan upacara adat.

Perkembangan selanjutnya, jajanan ini dibuat tidak hanya untuk kepentingan upacara tetapi menjadi bagian dari panganan sehari-hari. Gulaku dalam hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian makanan tradisional dan mendukung gerakan Ayo Kembali ke Pasar Tradisional.

“Rangkaian kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program Jajanan Manis yang pertama. GULAKU ingin membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan kuliner nusantara sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari budaya luhur bangsa Indonesia. Kue Indonesia kental akan adat istiadat, memiliki filosofi tersendiri mulai dari penyajian, bahan pembuatan, hingga kekhasan momen keberadaan kue tersebut,” kata Fiter Cahyono, Communication Officer GULAKU.

Menurut Fiter, setiap kue memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing yang menjadi bagian dari kearifan lokal suatu daerah dan sebagai bagian kekayaan kuliner Indonesia. Kue putri kandis dari Jambi yang masih asing di telinga masyarakat misalnya, kue ini serupa kue lapis, rasanya manis dan teksturnya lembut, proses pembuatannya harus telaten karena berlapis-lapis. Kue ini biasanya disajikan pada acara adat atau spesial di Jambi.

Pada periode kedua Jajanan Manis ini, GULAKU akan memperkenalkan kue khas berbagai daerah, diantaranya kue wingko babat (Jawa Tengah), kue baruasa (Makassar), kue lepet jagung (Jawa Timur), kue lapek bugis (Minang), kue bingka pandan (Kalimantan Selatan), dan kue pepe asli Betawi (Jakarta). Total ada 25 ragam resep jajanan manis yang dilengkapi dengan video cara pembuatan hingga penyajiannya yang dapat dilihat melalui website www.resepgulaku.com sehingga masyarakat bisa mengenal lebih dekat jajanan manis khas Nusantara. “Sudah saatnya jajanan pasar atau kue tradisional diangkat menjadi ikon budaya bangsa,” kata Fiter.

Chef Yeni Ismayani di sela demo masak Jajanan Manis GULAKU mengatakan,”Sebaiknya ibu-ibu juga mengetahui cara penggunaaan gula yang tepat, takaran yang sesuai dalam setiap resep. Seperti kue bingka dari suku Banjar, Kalimantan Selatan, lebih sesuai menggunakan GULAKU premium atau yang berwarna putih untuk mendapatkan warna dan hasil yang maksimal.

Di beberapa daerah semisal Palembang, Bengkulu, Jambi juga memiliki kue serupa dengan kue bingka asal Banjar ini, hanya perbedaannya pada warna dan tambahan bahan, misalkan di Palembang kita mengenal kue 8 jam , perbedaannya kue tersebut berwarna coklat. Sedangkan Bengkulu dan Jambi, mereka menggunakan rempah, berbeda lagi dengan beberapa daerah Kalimantan lainnya, ada tambahan seperti kentang dan pisang. Melalui kegiatan Jajanan Manis GULAKU ini, para ibu-ibu jadi dapat lebih mengenal ragam jajanan khas Nusantara serta cara penggunaan dan pemilihan gula yang tepat dalam setiap resep kue agar hasilnya maksimal,”tegas Yeni.

Seluruh rangkaian acara Gebrak Pasar dan edukasi kepada komunitas perempuan di sejumlah kelurahan dan kecamatan di Jabodetabek ini berlangsung Agustus-September 2016. Sebelumnya, Mei lalu GULAKU sukses menggelar acara serupa dengan menggandeng sekitar 1000 ibu-ibu yang antusias mengikuti seluruh kegiatan dari awal hingga akhir.

Bersamaan dengan kegiatan Gebrak Pasar tersebut, GULAKU juga menggelar program Bungkus Manis Berhadiah yang akan berlangsung selama dua bulan di setiap titik lokasi dan dilaksanakan hingga 30 November 2016. Program ini bisa diikuti perseorangan (individu), RT, hingga kelurahan di beberapa area Jabodetabek sesuai kegiatan Jajanan Manis GULAKU.

Kegiatan tersebut dengan mengumpulkan bungkus GULAKU minimum 1 kg yang dibeli di mitra GULAKU di pasar tradisional yang telah ditentukan. Bungkus GULAKU, bon pembelian serta foto kopi identitas dapat mereka masukkan di kotak pengumpulan di kantor kelurahan sesuai domisili peserta. Selain mengumpulkan bungkus untuk mendapat ragam hadiah, setiap pembelain 5 kg GULAKU akan langsung mendapat produk premium GULAKU 200 gram gratis.

Melalui kegiatan ini, GULAKU ingin menjadikan program Bungkus Manis Berhadiah sebagai apresiasi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan komunitas di tingkat RT (Rukun Tetangga) yang memiliki peran penting sebagai pengambil keputusan untuk memilih produk terbaik bagi keluarga, terutama dalam memilih produk gula murni yang sehat dan bersih.

Terkait program Bungkus Manis Berhadiah, Fiter Cahyono mengatakan, program loyalty konsumen ini akan memberi pengalaman menarik kepada setiap pelanggan GULAKU, baik dari sisi pengenalan produk maupun manfaat lain dari GULAKU yang sebelumnya mungkin belum pernah terpikir di benak pelanggan.

“Setiap kegiatan GULAKU harus menciptakan dan memiliki nilai-nilai positif bagi masyarakat yang terkait budaya kita, hal ini sesuai dengan brand value GULAKU sebagai produk nasional. Rangkaian kegiatan Jajanan Manis GULAKU dan Bungkus Manis Berhadiah ini mengajak kita bersama-sama untuk bangga dan cinta produk lokal dengan melestarikan kuliner jajanan tradisional, kembali ke pasar tradisional, hingga budaya guyub di masyarakat.

“Kami berharap melalui program loyalty ini dapat berlanjut dan kedepannya semakin mendekatkan brand GULAKU di hati masyarakat sebagai produk lokal yang berkualitas tinggi, terjangkau untuk semua segmen, serta peduli budaya Indonesia,” tutup Fiter.

Alvin Pratama

First Media Tingkatkan Layanan Melalui First Squad
PT Link Net Tbk., luncurkan layanan terbaru yaitu First Squad sebagai bentuk komitmen dalam menjaga komitmen dalam menjaga konsistensi peningkatan layanan secara komprehensif baik dalam produk maupun
Read More
Frisian Flag Sudah Berpengalaman di Industri Susu Selama 25 Tahun
Rasa yang lezat dari Susu Kental Manis Frisian Flag menjadikannya sebagai kegemaran keluarga Indonesia serta salah satu produk Frisian Flag yang paling populer. Selain itu produk ini banyak digunakan
Read More
Rajawali Mas, Mengandung RBD Palm Olein, Sehat dan Lebih Bening
Rajawali Mas adalah minyak goreng produksi perusahaan Jaya Makmur Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan ini menjadi salah satu  produsen minyak goreng terbesar di Indonesia. Minyak goreng Rajawali M
Read More
Sambut Akhir Tahun, Hotel Dafam Teraskita Jakarta Usung Tema Trend Mendeous 2019
Menyambut pergantian tahun 2018 ke 2019 yang selalu dinantikan setiap orang, Hotel Dafam Teraskita Jakarta akan mengemas sebuah suguhan acara Malam Tahun Baru 2018 nan cantik dan menarik, dan yang pas
Read More