MNC Sky Vision Kembangkan Pola Franchise

MNC Sky saat ini menjadi penguasa pasar yang memiliki 2,43 juta pelanggan di sektor bisnis internet dan Kabel TV.  Pihaknya terus melakukan pengembangan bisnis. Salah satunya mengembangkan jaringan kantor dengan layanan franchise.

Subscriber Management Director PT MNC Sky Vision Tbk, Thane Jerrold Go,  mengatakan, pihaknya terus meningkatkan layanan bukan saja dari segi kualitas tapi juga akses konsumen pada layanannya. Dua langkah yang dilakukan  adalah menggandeng operator selular dan mengembangkan jaringan layanan melalui waralaba.

“Bentuk franchise agar lebih cepat memperluas jaringan dan tentu keunggulan menekan biaya bisa diraih, hingga saat ini ada sekitar 13 franchisee, jumlah ini terus bertambah,” ungkapnya.

Saat ini, MNC Sky memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah 115 cabang.  

Layanan MNC Sky meliputi: High Speed Internet, Interactive Cable TV, Interactive New Media, dan Crystal Clear Telephony. MNC Sky mendapat peringkat ke-43 pada penghargaan Top 100 Most Valuable Brands 2016 dengan brand value sebesar USD79 juta. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan publik Indonesia yang memiliki brand value tertinggi.

Selain itu, Thane mengatakan, MNC Sky Vision sudah menggandeng XL Axiata sejak Maret tahun ini. Dalam hal ini, MNC Play mencoba menjaring pelanggan paska bayar XL Axiata yang dinilainya potensial untuk digarap serius. Kerja sama itu berupa paket bundling Indovision dan internet supercepat dengan kuota 20 GB dan kecepatan 150 Mbps yang bisa dinikmati pelanggan paska bayar XL Axiata.

“Kami menamakan sebagai super bundle, dibundling berlangganan XL paska bayar bisa langganan Indovision, so far animonya cukup bagus karena kebutuhan akan internet cukup tinggi di Indonesia, angkanya belum bisa saya sampaikan,” ujar Thane.

Selain XL Axiata, operator lain yang digandeng MNC Sky Vision adalah Indosat Ooredoo. Kerja sama dengan Indosat Ooredoo baru dijalin sejak Juni tahun ini. Menurut Thane, animo dari bundling dengan operator selular ini cukup baik, respon pasar cukup positif, karena tidak semua daerah sudah terjangkau kabel internet. “Di daerah animonya cukup pesat, kecepatan yang ditawarkan XL hingga 150 Mbps, Indosat hingga 180 Mbps, tentu dengan kuota, kecepatan seperti itu tentu luar baisa, terutama di wilayah yang belum dilewati internet berbasis kabel,” katanya.

Saat ini yang perlu dilakukan masing-masing pihak lanjut Thane adalah edukasi, terutama di secondary cities, MNC Play akan agresif di mana Indosat dan XL juga tinggi penggunanya. Daerah yang sekarang lagi hot wilayah Jawa Tengah. (ZRI)

Dari berbagai sumber

 

Chairman Emiritius of AFI Hadiri Markplus Conference 2017
Bertempat di Ballroom The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Anang Sukandar, Chairman Emiritius of Asosiasi Franchise Indonesia menghadiri undangan sebagai salah satu narasumber di Markplus Conferen
Read More
Kemendag Beri “Anugerah Waralaba Lokal Menuju Pasar Global”
Di sela-sela pembukaan pameran Franchise Info Franchise Business Concept (IFBC) 2015, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) memberikan penghargaan kepad
Read More
Gali Potensi Entrepreneur Mahasiswa, J&T Express Mengadakan Seminar di Berbagai Kampus
J&T Express, perusahaan jasa pengiriman Indonesia yang berfokus pada bisnis online berkolaborasi dengan Oz Radio dalam program “Seminar Untung J&T” yang menyajikan edukasi dan pengembangan
Read More
Bangi Kopitiam, Peluang Bisnisnya Menggiurkan
Bangi Kopitiam merupakan salah satu waralaba papan atas di sektor bisnis kedai kopitiam. Waralaba asal Malaysia ini sudah kesohor dengan jaringan bisnis terbanyak di Indonesia. Seperti peluang bisnisn
Read More