Princess Syahrini, Karaoke Keluarga Yang Menerapkan Konsep Mewah

Tren bisnis karaoke artis terus berlanjut. Di bawah manajemen PT Mahkota Perdana, kini karaoke Pricess Syahrini Family KTV ikut meramaikan bisnis ini dan siap bersaing. Seperti apa?

Ketenaran artis Syahrini memang sudah tidak diragukan lagi. Sejak kedatangannya ke dunia hiburan Indonesia beberapa tahun lalu, ia kini telah menjelma menjadi selebriti papan atas di negeri kita. Belakangan ini banyak tersiar kabar tentang kegiatan Syahrini di dunia bisnis tanah air.

Syahrini beserta management Pricess Syahrini Family KTV pun mulai terlihat sibuk mengurusi sebuah bisnis karaoke yang kebetulan menerapkan sistem franchise dalam program bisnisnya. Bisnis karaoke yang dimilikinya berkonsep unik dan mewah seperti menggambarkan kepribadian dari Syahrini sendiri. Bahkan bisnis ini menggunakan namanya sebagai nama brand yang diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Hero, Manager Franchise Princess Syahrini mengatakan, sebelumnya PT Mahkota Perdana sudah mempelajari seluk-beluk bisnis karaoke keluarga. "Namun, kami baru mulai membuat brand dengan kerjasama artis terkenal di tahun 2013," ujarnya.

Dalam kerja sama, Syahrini turut memiliki saham. Namun, Hero tidak menyebut porsi saham yang dikantongi oleh Syahrini. Meski masih terbilang baru, jumlah mitra yang tergabung sudah mencapai 10 outlet yang tersebar di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bekasi, Palembang, Makassar, Solo, Yogyakarta, Kendari, Palu, Indramayu, dan Bandung.

Princess Syahrini menawarkan dua jenis paket investasi, yaitu paket gold dan paket premium. Paket gold mematok biaya investasi Rp 5 miliar. Mitra mendapat fasilitas lengkap, seperti desain interior, audio visual, mebel, hingga outlet karaoke, dengan jumlah sekitar 30 kamar–35 kamar.

Namun untuk sewa tempat mitra harus menyiapkan biaya lagi, dengan luas lokasi minimal 800 meter persegi (m²). Sementara paket premium mitra memungut biaya investasi Rp 6 miliar–Rp 7 miliar. Paket ini menyediakan fasilitas lebih lengkap dari paket gold.

Desain interiornya juga lebih mewah dengan ruangan lebih banyak, yakni 40 kamar–50 kamar. Minimal luas tempat yang dibutuhkan 1.000 m².  "Nanti kami akan melakukan survei lokasi terlebih dulu," jelasnya.

Princess Syahrini memiliki enam kategori room, yaitu ruang VVIP berkapasitas 30 orang–40 orang, VIP 25 orang–30 orang, deluxe 15 orang, large 10 orang, medium enam orang, dan small empat orang.

Hero berkata, tarif karaoke masing-masing room berbeda. Paling mahal tarif VVIP yang dihargai Rp 260.000 pada akhir pekan. Paling murah small room yang dihargai Rp 50.000. Kerja sama ini mematok franchise fee Rp 250 juta per lima tahun.

Sementara royalty fee sebesar 5 persen dari omzet per bulan.  Hero mengungkapkan, mitra bisa mengantongi omzet Rp 20 juta–Rp 50 juta per hari, atau Rp 600 juta–Rp 1 miliar per bulan. Dengan laba bersih 40 persen–60 persen mitra balik dalam dua tahun.

Alvin Pratama

Bimbel Asal Bali Ini Siap Bersaing di Industri Waralaba
Satu lagi peluang bisnis bimbingan belajar atau bimbel yang akan meramaikan industri waralaba Indonesia. Kali ini pemain waralaba bimbel berasal dari Denpasar, Bali, yaitu Ganda Edukasi.   Ganda
Read More
Bisnis Keluarga yang Dikembangkan Secara Modern
Usaha yang didirikan tahun 2000 oleh Mr Lioe Fen Hwat ini bisa dibilang sukses di jalur kemitraan. Sejak ditawarkan ke sistem kemitraan mulai 2015, hingga saat ini Golden Telor sudah memiliki 119 mi
Read More
Warung Sangrai Pelopor Warung Olahan Daging Puyuh Bebas Kolestrol
Dikenal sebagai pelopor olahan daging puyuh bebas kolesterol, Warung Sangrai, menawarkan kemitraan usaha sejak 3 tahun silam. Seperti apa? Bisnis kuliner berbahan dasar olahan unggas memang sudah laz
Read More
Bebek Kremes Isabella, Gurihnya Peluang Bisnis Bebek dari Jogja
Beberapa tahun terakhir kuliner bebek sedang banyak digandrungi masyarakat. Buktinya, kedai makanan yang menyajikan bebek semakin menjamur di beberapa sudut daerah. Beberapa kedai bebek membuka cabnag
Read More