Indonesia Quality Expo ke-3 Kembali digelar November di JCC

Untuk yang ke 3 kalinya setelah sukses diselenggarakan pada tahun 2013 dan 2014, Indonesia Quality Expo (IQE) 2015 kembali digelar pada November 2015 bertepatan dengan Bulan Mutu Nasional. 

IQE 2015 merupakan ajang perayaan HARTEKNAS (Hari Kebangkitan Teknologi Nasional) yang ke 20 (1995-2015) dimana tahun ini mengambil tema “70 tahun Merdeka : Standar Mempercepat Transformasi Menuju Indonesia Lebih Baik”.

Kepala Badan Standarisasi Nasional, Bambang Prasetya, menjelaskan, tema yang diangkat tersebut memiliki tiga tujuan yakni, pertama, mempertemukan seluruh stakeholder standardisasi untuk bertukar informasi serta sebagai wujud kebulatan tekad dalam memajukan perkembangan standardisasi di Indonesia.

Kedua, menyajikan beragam produk ber-SNI dan atau standar internasional yang telah diakui dunia atau memiliki pangsa pasar internasional sebagai bentuk kesiapan Indonesia menyambut pasar bebas terutama pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 1 Januari 2016.

Ketiga, mewujudkan Cinta Produk Dalam Negeri yang aman dan berkualitas serta mendorong industri barang dan jasa yang berdaya saing tinggi untuk menyambut pasar bebas terutama pemberlakuan MEA.

Nantinya, kata Bambang, akan banyak pertemuan para stakeholder standardisasi baik dari kalangan produsen, konsumen, lembaga penilaian kesesuaian, perguruan tinggi, maupun pemerintah pusat dan daerah, juga dihadiri oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian atau Lembaga Sertifikasi, Laboratorium, atau Lembaga Inspeksi, yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Ia melanjutkan, melalui pameran tersebut akan ditampilkan berbagai produk bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan atau standar internasional diantaranya ISO 9001/14000/50001/IEC/CAC.

“Pengalaman Indonesia menyambut pemberlakuan ASEAN CHINA Free Trade Agreement/ACFTA pada tahun 2010 sudah seharusnya bisa membuat Indonesia semakin siap menyambut MEA. IQE 2015 diharapkan menjadi ajang pamer dan unjuk prestasi kepada masyarakat Indonesia atas kesiapan Indonesia menyambut MEA 2015,” papar Bambang.

Sementara itu, Indonesia akan memberikan dorongan optimisme ke seluruh pihak untuk melakukan yang terbaik bagi produk Indonesia dan pertumbuhan industri nasional yang semakin kompetitif.

Acara tersebut didukung oleh, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Kementerian Perindustrian.

Diselenggarakan selama 2 hari yakni 9 sampai 10 November di JCC, Jakarta, dengan berbagai agenda seperti, Seminar Nasional Standardisasi, Penganugrahan SNI Award 2015, Presentasi Produk Bersertifikat SNI, Seminar TBT – WTO, Lokakarya Pengembangan Distance Learning System, Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata, Workshop Standar dan Skema Penilaian Kesesuaian Ekolabel, dan Launching Skema Akreditasi.

Sangra Ratu Boga, Tepung Premix Berkualitas untuk Kebutuhan UKM dan Waralaba
  Pabrik premix di Indonesia memang belum sebanyak di luar negeri, karena untuk membuat premix membutuhkan food technology yang sangat canggih. Kini produk Sangra Ratu Boga hadir untuk para pebi
Read More
ALAMI Gandeng Zahir International, Pacu Penetrasi Nasabah UKM Akses Pendanaan Syariah
Perusahaan teknologi finansial (tekfin) aggregator syariah pertama di Indonesia ALAMI pada Senin (6/8) mengadakan sesi workshop di hadapan mayoritas pengusaha perempuan dari beragam latar belakang dan
Read More
Susu Diamond, Digunakan Oleh Banyak Jaringan Franchise Dunia
Pertama kali didirikan di Indonesia pada Januari 1974. Ia sebagai perusahaan investasi asing langsung (PMA) oleh tiga mitra yakni Mr W.T Chen sebaga mitra lokal, dan Cold Storage Company Ltd dari Sing
Read More
HSBC-PSF Hadirkan Modul FinTech Pertama di Indonesia
Sejalan dengan dinamika era global termasuk kebutuhan keuangan masyarakat modern yang semakin kompleks, sektor keuangan dan perbankan terus bertransformasi. Guna beradaptasi dengan perubahan konstan t
Read More