Kama Sulaiman, Desain Grafis yang Tekuni Bisnis Coffee Shop

Pria bernama lengkap Kama Sulaiman ini mengawali kariernya di bidang Design dan Garment. Lebih tepatnya di bidang Graphic Design dan Branding. Ia melakukan bisnis tersebut untuk sekitar 4 tahun sebelum memulai bisnisnya saat ini yaitu Wake Cup Coffee.

Ia menjelaskan, bisnis yang menganut sistim waralaba adalah cara yang bagus untuk bertumbuh lebih cepat dan dalam prosesnya juga dapat memberi peluang bisnis pada mitra-mitra baru. Pada awalnya ia mulai mempelajari sistem Waralaba lewat bimbingan beberapa teman yang sudah menjalankannya. Namun lebih banyak ilmu yang harus diraih sambil menjalankannya secara sendiri.

”Kami memulai membuka kesempatan untuk kemitraan pada tahun 2014 dan pada saat ini kami memiliki 13 Cabang, dimana 10 cabangnya adalah kemitraan,” papar pria kelahiran Surabaya, 22 Maret 1982.

Kama memulai bisnis ini pada 3 tahun yang lalau yakni tahun 2014. Hingga saat ini Wake Cup Coffee memiliki 13 Cabang di Indonesia. Dari cabang tersebut 10 cabang diantaranya adalah milik mitra.

Dalam menjalankan bisnis pasti menemui kendala yang berarti. Menurut Kama di semua usaha pasti ada perjuangan dan pengalaman pahit dimana kami merasa sulit untuk dilewati namun bila kami tekun untuk mencari solusi, selalu pasti ada jalannya.

Bagi dia dalam mengelola bisnis dulu ketimbang sekarang pun berbeda. Pasalnya pasaran dan trend selalu berubah di bidang ini. Tantangan baru akan selalu bermunculan di dalam usaha manapun, jadi bukannya jadi lebih ringan dibandingkan dahulu, tapi kami makin bijak dan berilmu untuk menghadapi tantangan baru.

Kama menerangkan tantangan dalam berbisnis pasti ada yang membuat rasa berat tetapi kita harus selalu pantang menyerah berusaha sebaik mungkin. Jangan malu untuk bertanya pada yang lebih tau. Bimbingan dan saran dari para senior sangat berguna. Selain itu, banyak yang harus dialami dan di lewati sendiri untuk menambah ilmu.

“Saya senang beberapa usaha dan jerih payah saya terbayar dengan hasil yang memuaskan. Namun, kata keberhasilan adalah sesuatu yang beda arti untuk semua orang,” kata dia.

Definisi Kama mengenai kata keberhasilan akan berubah makna nya di setiap langkah yang di raih karena target akan makin tinggi tanpa batas. Bagi dirinya target akan selalu untuk bertumbuh secara Nasional dan Internasional sambil menjadi berkah bagi mitra Wake Cup dan seluruh karyawan.

Alvin Pratama

 

 

 

 

 

Rini Sutendi, Mantan Reporter SCTV yang Mencoba Dunia Baru
Status sebagai karyawan tetap di stasiun televisi swasta pun harus ia tanggalkan. Memilih profesi baru sebagai PR & Marcom di West Point Hotel Bandung. Secara keilmuan, PR & Marcom memang masih satu a
Read More
Bertha Natalia, Putri Mahkota yang Terjun di Bisnis Franchise
Darah bisnis sejatinya sudah mengalir pada wanita yang satu ini. Orang tuanya merupakan salah satu pemilik Transera Group. Maka, begitu lulus kuliah dari University of Wisconsin, Amerika Serikat ia pu
Read More
Albert Natanael Wijaya, Sukses Geluti Bisnis Taiwan Snack Lokal
Bermula dari pekerja kantoran di Broker Saham di UOB Kayhian Securitas, pria bernama lengkap Albert Natanael Wijaya tertarik menjalani dunia bisnis. Awalnya ia melihat bisnis franchise f&b yang sedang
Read More
LIA SRIHARTATI Menikmati Kebahagiaan di Balik Kesibukan
Dihadapkan dengan berbagai kesibukan terkait profesinya sebagai dokter kecantikan, dan pemilik Lee Aesthetic Klinik, tidak mengurangi waktu kebersamaan dengan keluarga. Wanita kelahiran 2 Februari 19
Read More