Le Pavillon Royal Martabak & Coffee, Bisnis Kafe Kekinian Tanpa Mengandalkan Koki

Royal Garden Spa mengepakkan sayap bisnisnya dengan meluncurkan waralaba Le Pavillon Royal Martabak & Coffee. Le Pavillon Royal Martabak & Coffee menjawab tiga tantangan utama dalam bisnis kuliner.

Baru-baru ini RoyalCorporation.ID melebarkan bisnisnya ke bidang kuliner. Di nahkodai tangan dingin Anita Feng, ST, MM, Srikandi Waralaba dan Konstruksi ini memang merupakan bisnis kuliner yang menjanjikan.

Dengan meluncurkan terobosan terbaru inilah menjawab 3 masalah utama bisnis kuliner yaitu koki resign, bahan baku mudah rusak dan rasa tidak konsisten karena pergantian SDM. 

Le Pavillon Royal Martabak & Coffee dengan bahan baku premix dan frozen food, tidak tergantung dengan koki, dapat melatih SDM manapun untuk mengolah makanan dan minuman, mengurangi resiko membuang bahan baku serta memiliki rasa yang konsisten.

Selain itu, di bisnis martabak dengan resep manual, biasanya ada resiko membuang bahan baku ketika tidak habis. Le Pavillon Royal mengadakan terobosan premix yang dapat diolah dalam jangka waktu yang pendek, sehingga tidak harus menyimpan stock adonan, dan mengurangi resiko membuang bahan baku apabila ada adonan martabak yang tidak habis.

Terobosan Le Pavillon Royal lainnya adalah aneka menu kekinian dengan pilihan rasa terbaru yang sedang happening, seperti bahan baku rice bowl yang nasinya hangat pulen dengan aneka lauk yang crunchy, martabak aneka topping yang rasanya meleleh sampai ke hati, indomie kekinian, kopi yang harum, dan minuman yang menggoda antara lain red velvet, taro, matcha, hazelnut, dan aneka menu lainnya.

Anita Feng, ST, MM, Owner Le Pavillion Royal Martabak & Coffee juga melakukan terobosan campaign yaitu  “Nyatakan Cinta dengan Le Pavillon Royal.” Dengan memberikan martabak atau minuman Le Pavillon Royal dengan tulisan tertera “Rasanya Bikin Baper” akan membuat gebetan menjadi Baper. Terobosan campaign ini happening dan sangat millenial.

Berbicara mengenai investasi franchise Anita menjelaskan, paket franchise Le Pavillon Royal Martabak & Coffee dimulai dari Rp 495 juta untuk luasan 60 meter. Dari investasi tersebut franchisee akan mendapat furniture, interior, peralatan operasional martabak, peralatan operasional spa, packaging, premix, frozen food, sistem software, rekrut dan training karyawan,

“Franchisee dapat langsung datang untuk gunting pita, dan fokus ke pengelolaan profitnya. Dengan average 17 loyang martabak per hari, potensi profit Rp 20 juta per bulan, untuk lebih jelasnya dapat melihat informasi di www.waralabacoffeeshop.com., ” bebernya.

Tersedia juga paket duo kekinian, 1 lokasi 1 investasi duo business, double profitnya, yaitu bisnis spa dan coffee shop dalam 1 lokasi yaitu Royal Garden Spa dan Le Pavillon Royal Martabak & Coffee.

Dengan me-manage 8 customer spa setiap hari potensi profit Rp 30 juta per bulan. Duo business ini apabila dikelola dengan baik, memiliki potensi profit Rp 50 juta per bulan.

Alvin Pratama

Miyazaki Tawarkan Japanese Grill Kelas Premium dengan Harga Terjangkau
Mengusung dengan konsep japanese grill, Miyazaki menawarkan kualitas daging premium dengan harga terjangkau. Konsepnya pun berhasil menggarap segmen pasar yang selama ini belum banyak digarap pemain l
Read More
Nasi Uduk Duile, Peluang Bisnis Nasi Uduk Khas Betawi Yang Omzetnya “Duile”
Mengusung brand Nasi Uduk Duile, Novi Tri Hendarta telah memiliki tiga mitra dan satu gerai pusat yang tersebar di Tangerang. Bagaimana peluang bisnisnya? Siapa yang tak tahu kuliner yang satu ini, t
Read More
Nao Kao Thai Tea, Meraih Pundi-Pundi Laba dari Thai Tea Lokal Otentik
Melihat peluang pasarnya yang semakin terbuka lebar, Nao Kao Thai Tea tak mau ketinggalan merebut pasar thai tea. Dengan berbagai macam varian rasa yang update, merek ini pun siap unjuk gigi. Bisnis
Read More
Bakso Desa, Peluang Bisnis Bakso Yang Omzetnya Menggiurkan
Mengusung konsep desa yang menyajikan bakso berbahan daging sapi asli dengan kuah rempah-rempah alamiah tradisional, tanpa bahan pengawet, serta konsep gerai dengan desain interior model desa, Bakso D
Read More