DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal usaha
PENAWARAN FRANCHISE TERBAIK BULAN INI
JADWAL PAMERAN DAN SEMINAR FRANCHISE
Jun
03
International Franchise Expo (IFRA) 2016
View This Event
Let's be an ENTREPRENEUR !!! Event Program Franchise Conference Franchise Award Business Clinic Business Matching Product Demo Presentation Franchise Fundung Clinic Celebpreneur Talkshow Pension & Retirement Workshop June 3rd - 5th, 2016 @Jakarta Convention Center Meet more than 300 Franchise Brands & Companies & be a part of 15.000 potential visitors only in 3 days.
May
13
National Roadshow IFBC Expo 2016
View This Event
13 - 15 Mei 2016 The Square Ballroom Jl. Basuki Rachmat 16-18 Surabaya
Majalah Terbit
edisi April 2016
Mereka adalah kumpulan para pengusaha sukses yang berhasil mengembangkan bisnisnya hingga besar juga kaya pengalaman. Sebagian para anak muda yang namanya melejit berkat keberhasilannya membesarkan bisnis dalam sekejap. Bagaimana mereka menginspirasi para pebisnis lainnya?
Info Berlangganan
PELUANG USAHA MURAH
McDonald’s Indonesia Dapatkan Sertifikat Sistem Jaminan Halal
McDonald's Indonesia telah mendapatkan sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) untuk pertama kalinya. Sertifikat diberikan secara simbolis oleh Direktur LPPOM MUI, Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M. Si., kepada Senior Director Supply Chain Quality Assurance McDonald's Indonesia, Bintang P, Aritonang bertempat di  Mcdonald’s Sarinah Thamrin Jakarta Pusat Akhir bulan yang lalu. Dalam sambutannya, Dr. Ir. Lukmanul Hakim. M. Si. Mengatakan, Sistem Jaminan Halal (SJH) merupakan salah satu sistem untuk menjaga konsistensi pelaksanaan halal di lingkungan pelaku usaha. Dengan SJH ini, diharapkan pelaksanaan halal menjadi kebiasaan sehari-hari untuk menjaga halal demi kepuasan konsumen.  Lukmanul Hakim menambahkan, pelaksanaan SJH mulai diberlakukan menjadi suatu kewajiban sejak tahun 2000, di mana proses sertifikasi tidak akan diteruskan apabila suatu perusahaan tidak memenuhi dan tidak melaksanakan Sistem Jaminan Halal. Sebagai indikatornya, maka pada implementasi SJH diberikan nilai status A dan B.  "Apabila suatu perusahaan telah melaksanakan SJH dengan nilai sangat memuaskan (grade A), maka perusahaan tersebut berhak atas sertifikat SJH sebagai bentuk penghargaan atas  konsistensi dalam pelaksanaan jaminan halal di lingkungan perusahaan tersebut," tambahnya. Sementara itu, Bintang P. Aritonang menyampaikan, McD berusaha menyajikan makanan yang halal untuk dinikmati masyarakat. Oleh karenanya, sejak tahun 1994 McD telah mengantongi sertifikat halal dari MUI.  "Sejak diterimanya sertifikat halal itulah perusahaan kami secara berusaha menjamin kehalalan  setiap produk yang disajikan dan juga bahan baku yang digunakan. Selain itu, kami juga secara konsisten menjaga agar selalu setiap proses produksi hingga makanan tersaji di meja pelanggan dengan melaksanakan Sistem Jaminan Halal (SJH)," tutupnya.
Read More
Seaside Suki & Resto Hadir di Transmart Cilandak
Seaside Suki & Resto (SSR) membuka gerainya di Transmart Cilandak beberapa waktu lalu. Gerai ini merupakan yang gerai ke-8 sekaligus menjadi gerai SSR pertama yang beroperasi di pusat perbelenjaan modern di Jakarta. Sebelumnya, Seaside Suki beroperasi di berbagai kawasan strategis dengan konsep gerai stand alone. Selanjutnya, SSR hadir pula di Mal Bali Galeria di pusat perbelanjaan modernnya. Susanty Widjaya, Direktur Utama PT. SS Suki Indonesia berharap gerai SSR yang berlokasi di Transmart Cilandak ini bisa menjadi pelengkap para pecinta kuliner di kawasan tersebut. “Biasanya kita buka gerai stand alone, tapi kini mulai hadir di mal. Terbukti kehadiran SSR ramai pengunjung ini bisa diterima dengan baik di Transmart, dan pengunjung  bisa menikmati sajian menu kita yang sangat beragam,” katanya. Selain pembukaan gerai, kata Susanty, SSR juga mengenalkan logo barunya denga nama Seaside Suki & Resto. SSR sengaja merejuvinasi logonya untuk mengenalkan masyarakat bahwa tidak hanya suki saja yang disajikan SSR, tapi juga beragam menu lain seperti berbagai jenis gorengan seperti enoki goreng, ikan dori goreng. Selain itu, lanjut Susan, ada berbagai macam rebusan seperti berbagai macam mie, bihun dan kwetiaw dengan kuah khas Thailand seperti mie siam dan mie tom yam, bihun kaldu dan bihun kari, kwetiaw sapi serta menghadirkan berbagai macam pilihan nasi dari nasi goreng tom yam, nasi katsu dan sebagainya. “Kita tidak hanya menyajikan suki saja tapi juga banyak makanan lainnya. Untuk harga gorengan mulai dari 5000 rupiah saja,” katanya. Seaside Suki berdiri sejak 2008 di daerah Ancol. Merek dari grup Bandar Djakarta ini merupakan resto suki terfavorit di kawasan tersebut. Gerainya tidak pernah sepi dikunjungi customer. Bahkan beberapa pengunjung dari daerah rela ke Ancol hanya untuk menikmati Seaside Suki. Untuk mendekatkan diri kepada para customer-nya, Seaside Suki ke luar dari Ancol dan ekspansi ke berbagai daerah lewat jalur franchise pada tahun 2013 dengan nama Seaside Suki juga Seaside Suki & Resto. (ZR)
Read More
Samwon Beri Diskon Khusus untuk Pelajar dan Mahasiswa
Mulai akhir tahun 2015 lalu, SamWon Express bekerja sama dengan sekolah dan sejumlah universitas terpilih memberikan diskon atau potongan harga sebesar 50%. Diskon itu diberikan untuk berbagai macam menu hidangan SamWon Express bagi siswa atau mahasiswa serta staff manajemen sekolah dan universitas. Nurmala Dewi, Marketing Communication Samwon mengatakan, beberapa sekolah atau universitas yang sudah bekerja sama dengan SamWon Express diantaranya, Universitas Esa Unggul, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara, Raffles College, masing-masing diskon sebesar 50 persen. Sementara yang diberi diskon 30 persen yaitu, Bina Bangsa School. “Mahasiswa atau pelajar cukup menunjukkan ke kasir kartu mahasiswa dan kartu pelajar yang masih berlaku, sementara pegawai dan staf menunjukkan ID pegawai asli,” kata Nurmala. Untuk Esa Unggul, diskon berlaku setiap hari dan semua menu, dengan lokasi SamWon Express Puri Indah Mall, dan Summarecon Mal Serpong mulai 01 Oktober 2015 hingga 30 September 2016. Untuk Universitas Trisakti, berlaku di SamWon Express Central Park Mall, dan Mal Ciputra mulai 20 November 2015 hingga 20 November 2016. Universitas Kristen Krida Wacana berlaku di SamWon Express, Central Park Mall, dan Mal Ciputra, mulai 10 Desember 2015 hingga 10 Desember 2016. Bina Nusantara, berlaku di SamWon Express, Central Park Mall, Mal Ciputra, Puri Indah Mall, Summarecon Mal Serpong (SMS), mulai 07 Januari hingga  07 Juli 2016. Untuk Raffles College, berlaku di SamWon Express Puri Indah Mall, dan Mal Kelapa Gading mulai 30 Oktober 2015 hingga 30 Oktober 2016. Sementara untuk Bina Bangsa School, berlaku di SamWon Express Puri Indah Mall, dan Pantai Indah Kapuk, mulai 05 November 2015 sampai 05 November 2016. (JS).
Read More
Rujak Asal Pulo Brayan Yang Tawarkan Peluang Bisnis
Kuliner rujak yang satu ini memang berbeda pada rujak pada umumnya. Dengan memodifikasi olahan dan bumbu rujak, bisnisnya kini sudah ekspansi ke Jakarta, Batam, Tangerang, dan Medan. Tim redaksi Majalah Franchise edisi hunting kali ini bertandang ke Season City Mall yang berada di Jalan Prof. Dr. Latumenten No. 33, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Begitu sampai di lantai 2, kami melihat sederetan penjaja makanan di food court. Setelah diamati satu persatu, kami melihat ada ada pemandangan lain ketika melihat sebuah booth dengan penampilan desain modern dan menarik bermerek Rujak Brayan. Kami dekati booth rujak yang cukup banyak dikunjungi customer ini.  Selain memiliki tampilan dan produk yang bagus, Rujak Brayan juga rupanya menawarkan peluang bisnis waralaba. Kami pun tidak berpikir panjang untuk meliput merek  ini dalam sajian rubrik Franchise Hunt.    Rujak Brayan sendiri berdiri tahun 2014. Merrick Salim selaku pemilik Rujak Brayan mengaku mendirikan bisnis ini lantaran jenis kuliner ini belum ada di Indonesia. Ia pun memiliki visi saat itu Rujaknya optimis kedepan berkembang dan tersebar di berbagai kota Besar Indonesia. Merrick sepertinya sangat paham persaingan bisnis di Indonesia, terutama di Kota Medan, apalagi bisnis dimaksud terkait dengan kuliner. Sehingga, ia tdak main-main dalam membuat bisnis ruajk. Ia memberikan sentuhan unik di citarasa olahan dari Rujak Aceh Brayan yang sudah dikembangkannya selama 2 tahun silam. "Bisnis rujak aceh Brayan yang juga dijual secara online ini sebenarnya masih terbilang baru. Ini karena saya hobi bereksperimen dengan makanan-makanan baru. Karena hobi ini, saya pun berpikir mengapa tidak dijadikan bisnis yang menggiurkan,"katanya. Dia menyebutkan, rujak buatannya ini cukup laris bahkan hingga diekspor seperti Malaysia dan Singapura. Pasalnya, rujak aceh Brayan buatannya dikelola bukan seperti rujak biasa meskipun buah-buahannya biasa dijual di pasar - pasar tradisional seperti nanas, semangka, pepaya, timun, bengkoang dan semangka. Merrick menuturkan, ciri khas dari rujak ini karena ada kolang - kaling di dalamnya dan juga saos buahnya yang berasal dari campuran buah-buahan yang diblender. Sehingga lebih kental dibandingkan kuah rujak biasa serta tidak begitu pedas. Warnanya juga warna kuning terang (orange) tanpa ada kacang tumbuk di dalamnya. "Jadi ibaratnya, kita makan rujak ini seperti baru makan rujak karena rasa bumbunya yang tidak pedas, bahkan rasanya yang campur - campur, yakni asam, manis dan pedas. Untuk bumbu saos, itu rahasia kita tersendiri," ucapnya. Merrick mengungkapkan alasan memberinya nama Rujak Aceh Brayan. Menurutnya, bahan dasar rujak tersebut hanya ada di Kota Medan dan Aceh. Serta nama Brayan karena alamat rumahnya yang beralamat di daerah Brayan. Berkat bisnis rujak ini, Merrick meraup omzet hingga Rp 300 ribu-Rp 400 ribu per hari atau per bulan mencapai Rp 9 juta - Rp 12 juta. Dengan harga Rp25 ribu hingga Rp 80 ribu per bungkus. Merrick pun melihat prospek kedepan bisnisnya ini kain mendapst respon yang positif, oleh karena itu ia pun mewaralabakan bisnisnya ini. Adapun tawaran paket investasi yang di tawarkan senilai Rp 30 juta, harga tersebut sudah include Counter, Kulkas 2 pintu, Mesin Sealer, Perlatan pendukung, Sticker, Promosi Online Boosting, Banner,  seragam. Untuk perpanjangan Franchise Rp 3 Juta yang dibayarkan pertahun dimulai dari tahun kedua. Ia mengharapkan kemitraan jangka panjang agar brand Rujak Brayan terus berkembang dan pembeli franchise balik modal. Untuk BEP 70% mitra nya rata-rata telah BEP dalam jangka waktu 2 – 6 Bulan. Masa Waktu BEP Lama atau tidaknya itu tergantung lokasi usaha mitra strategis. Alvin Pratama
Read More
Usung Konsep All You Can Eat dengan harga Terjangkau
Kuliner asing satu ini menawarkan menu terlengkap khas negeri sakura. Bagaimana peluang bisnisnya? Kuliner asing kian marak di Indonesia. Merek-merek franchise dari Asia, terutama Jepang semakin agresif masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah Kobeshi by Shabu2house. Kobeshi berdiri di Maret 2015 dan berada di bawah naungan PT Shabu2 house. Untuk melebarkan ekspansi bisnisnya, maka pada bulan Agustus 2015 ini Kobeshi membuka tawaran waralaba. Untuk saat ini, baru ada satu gerai yang berlokasi di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan. Priska Natalia, Business and Development PT Shabu2house mengatakan, konsep waralaba Kobeshi adalah restoran yang berada di Mal atau ruko dengan luas lahan sekitar 300 meter persegi. Kerjasama ini berlaku hingga lima tahun, setelah masa berlakunya habis. Setelah kontrak habis mitra bisa bernegosiasi kepada pusat untuk perpanjangannya. Bagi calon mitra yang berminat untuk bergabung, PT Shabu2house menawarkan waralaba senilai Rp 6,8 milyar. Biaya tersebut sudah termasuk franchise fee senilai Rp 300 juta selama lima tahun, kontruksi interior dan eksterior Rp 2,5 Miliar, peralatan Rp 1 Miliar, modal kerja, deposit dan biaya sewa tempat Rp 3 Miliar. Selain itu, mitra juga akan mendapatkan training karyawan dan storm management. Dalam waralaba ini, Kobeshi juga akan mengutip biaya royalty sebesar 6 % dari omset mitra per bulannya. Mitra juga diwajibkan untuk membeli bahan baku dari pusat seperti tepung takoyaki, saus, bumbu, serta kemasan makanan Kobeshi. Untuk menu makanannya, Kobeshi menyajikan makanan-makanan khas Jepang khusus all you can eat seperti Shabu-shabu, Steik, Sushi, Tempura Gyudon, Ramen, Sashimi dan aneka dessert. Harga yang ditawarkan dijual mulai dari Rp 140.000 hingga Rp 399.000 per porsi. Priska mengklaim, keunggulan waralaba Kobeshi dibandingkan dengan kompetitor makanan Jepang lainnya adalah semua bahan baku yang digunakan terbuat dari bahan alami yang masih segar. Selain itu, harga produk Kobeshi juga sangat terjangkau di kantong. Dengan sistem all you can eat, yakni paling murah Rp 149.000 per porsinya. Tak hanya itu, kata Priska, jika gerai Kobeshi bisa menjual lebih dari 200 porsi menu per hari, maka mitra dapat dipastikan bisa menerima omset sekitar Rp 33 Juta per harinya. Dengan hitungan tersebut, bila dikalkulasikan, dalam sebulan mitra bisa mendapatkan omset sekitar Rp 1 Miliar dengan laba bersih sebesar Rp 20 %. "Dengan asumsi omset yang diterima, maka mitra ditargetkan akan balik modal sekitar dua tahun saja," tutup Priska.
Read More
Memadukan Modern Haircut dengan Teknologi Kiosk Machine
Haircut house yang satu ini sangat modern, selain menawarkan kualitas pelayanan dan kenyamanan konsumen, ia juga mengedepankan kecanggihan teknologi dengan menggunakan kiosk machine sebagai layanannya. Setelah sebelumnya Redaksi Majalah Franchise Indonesia banyak mengupas tentang para pendatang baru di bisnis makanan dan minuman di sejumlah mal yang diwaralabakan, kali ini ulasan kita akan sedikit bergeser ke bisnis potong rambut modern bernama IXOBOX.   Berada di lantai GF, Plaza Semanggi, Jakarta, outlet IXOBOX sebenarnya sudah cukup mencolok perhatian. Outletnya transparan dilihat dari luar dari empat sisinya karena hanya dibatasi kaca sehingga aktivitas di dalamnya terlihat jelas. Walaupun tempatnya tidak berukuran besar layaknya salon-salon ternama, kesan mewah dan bersih jelas tergambar. Untuk menjawab rasa penasaran, Tim Redaksi langsung masuk mencoba layanan IXOBOX. “Silahkan pak, uangnya dimasukkan kedalam mesin, untuk mengambil nomor antrian,” kata salah satu penata rambut IXOBOX. Yah, dengan harga yang relatif terjangkau, IXOBOX rupanya tidak menggunakan tenaga kasir tetapi menggunakan sebuah teknologi Kiosk Machine layaknya mesin ATM. Di mesin itulah pelanggan melakukan transaksi dengan memasukkan uangnya, untuk mendapatkan nomor antrian yang selanjutnya dipanggil oleh mesin layaknya di bank-bank. Tidak lama kemudian, General Manager IXOBOX, Alexs Sandria, muncul dan menyapa Tim Redaksi Majalah Franchise. Ditempat itu ia menjelaskan berbagai keunggulan serta keunikan yang dimiliki IXOBOX. “Kita di sini memang tidak menggunakan kasir tetapi sebuah teknologi yang kita kembangkan sendiri di Singapura. Teknologi tersebut selain menjadi kasir dan memudahkan pelanggan, juga menjadi  tempat untuk mengkroscek omset perhari atau perbulannya yang dapat dikontrol dari pusat, bahkan melalui smartphone secara real time,” kata Alexs Sandria. IXOBOX juga menggunakan teknologi Ixoair, yaitu teknologi pembersih rambut yang menggunakan udara sehingga pelanggan bisa langsung beraktifitas setelah menggunting rambutnya, tanpa harus dicuci dengan shampoo.  Tidak sampai disitu, IXOBOX juga mengedepankan kebersihan tempatnya maupun peralatannya yang higienis. Peralatan gunting yang digunakan selalu disterilkan ke dalam mesin sterilisasi setelah digunakan. Sementara sisir yang digunakan oleh pelanggan langsung diberikan kepada pelanggan yang bersangkutan. Jika tidak, maka sisir tersebut dipatahkan di depan pelanggan dan langsung dibuang sebagai bukti bahwa satu sisir hanya untuk satu pelanggan saja. Demikian juga sisa-sisa rambut di lantai, langsung dibersihkan dan disedot oleh mesin khusus yang berada di bagian bawah lemari (box). “Ixobox is a modern haircut for men, women and kids. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan. Dengan Ixobox hanya melayani jasa potong rambut saja, tentunya akan sangat efisien. Waktu tunggunya jelas karena tidak ada layanan lain seperti cuci rambut, mewarnai, meluruskan, dan pelayanan lainnya,” papar Alexs. Dengan spesialisasi ini tentunya para penata rambut Ixobox memiliki keahlian khusus dengan jam terbang yang tinggi.  Sejak mengoperasikan cabang pertamanya pada Februari 2015, hingga saat ini IXOBOX telah memiliki 6 cabang yaitu di Mal Ambassador, Palem Cengkareng, Stasiun Kereta Api Juanda, Plaza Semanggi, Giant Bintaro, Gajah Mada Plaza, dan bulan ini akan buka di dua tempat secara kemitraan yakni di Super Mall Karawaci dan Bendungan Hilir. Bisnis ini juga ditawarkan secara kemitraan dengan investasi Rp 300 juta hingga Rp 500 juta nilai tersebut mengacu pada luas tempat yang dikehendaki calon mitra. Mitra juga diharuskan membayar partnership fee, senilai Rp 100 juta untuk sekali kerjasama dalam kontrak. Selanjutnya bisnis dijalankan oleh IXOBOX dan calon mitra hanya memonitor omset melalui Kiosk Machine yang canggih secara adil dan transparan. Uniknya menjadi mitra IXOBOX, omset yang diperoleh outlet langsung dibagi ke mitra. Mitra dapat mengontrol langsung outlet melalui sistem Kiosk Machine dan CCTV yang terkonseksi langsung ke mobile phone secara real time.
Read More
Auntie Anne’s, Snack Premium Asal Amerika
Auntie Annes’s merupakan franchise kuliner snack dari Amerika yang menyuguhkan menu Pretzel (roti simpul).  Melewati gerai roti yang satu ini mungkin Anda akan terasa lapar dan tergoda. Wangi pretzel yang baru di keluarkan dari oven langsung menebar aroma khas yang membuat rasa lapar menguap. Dari oven tersebut tersaji sebuh roti empuk, kenyal dan bau harum mentega. Roti simpul atau sebutan lain Pretzel ini merupakan roti asal Eropa yang dibentuk memanjang seperti tali, dijalin didekat kedua ujungnya, lalu dilipat ke tengah-tengah lingkaran pretzel. Itulah sekilas suasana dan produk yang ditawarkan Auntie Anne’s. Butik roti ini memang lebih dikenal roti snack, karena berbagai varian produknya menonjolkan makanan ringan untuk dijadikan kudapan dan termasuk dalam kategori “High Quality Premium Snack”. Sebuah produk snack premium yang dapat dinikmati kapan saja, di mana saja. Dengan keunikan produk dan kualitas rasa yang ditawarkan membuat Auntie Anne’s mudah diterima dengan cepat oleh konsumen Indonesia. “Di samping nilai nutrisi dan kandungan bahan baku yang berkualitas membuat roti ini semakin fresh dan health,” ujar Martinus Tara, Executive Director, PT Pretzelindo Sukses Pratama selaku pemilik dan pengelola Auntie Anne’s Indonesia. Dia menjelaskan, keunikan pretzel Auntie Anne’s yang terbuat dari tepung terigu, air, dan ragi. Disajikan dengan varian rasa khas seperti Cinnamon Sugar, Almond, Parmesan Cheese dan Pretzel Dog. “Tekstur dengan crunchy on the outside & soft on the inside didapatkan melalui teknik pemanggangan khas Auntie Anne’s,”ungkapnya. Nama Auntie Anne’s sendiri berasal dari nama sang pendiri yakni Anne F Beiler. Sejak pertama berdiri 1995 masyarakat Indonesia sudah mengenal pretzel Auntie Anne’s, sehingga di Indonesia dapat dikatakan Auntie Anne’s sudah memiliki consumer base yang sangat memadai. “Alasan kami ekspansi ke Indonesia karena pangsa pasar negeri salah satu yang terbesar Asia Tenggara, dengan komposisi middle class income yang semakin baik. Kondisi ini sangat cocok sekali dengan target konsumen Auntie Anne’s,” pungkasnya. Lebih jauh Martinus mengatakan, keunggulan produk pretzel sendiri terletak pada quality product, layaknya franchise di bidang kuliner kualitas produk selalu di tonjolkan dan digaris bawahi sebagai keunggulan. Auntie Anne’s memiliki komitmen yang sangat kuat dalam memberikan jaminan atas kualitas produk yang ditawarkan. Selain itu, lanjutnya, tepung yang digunakan adalah premix yang bersumber dari pemilik merek di Amerika Serikat, dan diolah langsung di depan customer. “Auntie Anne’s memiliki konsep dapur terbuka sehingga semua proses pembuatan produk dari pembuatan adonan, pembentukan pretzel dan proses pemanggangan dapat disaksikan secara langsung oleh pelanggan,” terangnya. “Berbeda dengan kebanyakan kompetitor yang hanya langsung menjual produk jadi saja dan proses pembuatannya dilakukan di tempat lain. Sebagai sample menu Signature Beverage Auntie Anne’s, Hand-Squeezed Lemonade dibuat dari buah lemon segar yang kami peras sendiri, sementara kebanyakan kompetitor kami menggunakan essence dan sirup siap pakai,” tambahnya. Untuk menikmati produk asal amrik ini, Anda merogoh kocek Rp 12 ribu – Rp 36 ribu, dan Combo: Rp 24 ribu – Rp 94 ribu. “Menu unggulan yang banyak di minati konsumen yakni Cinnamon Sugar, Almond, Parmesan Cheese dan Pretzel Dog,” ujar Martinus. Hingga kini, total gerai Auntie Anne’s berjumlah 5 gerai tersebar di Lotte Shopping Avenue, Central Park Mall, Gandaria City Mall, Grand Indonesia Shopping Town, Kota Kasablanka Mall dan Kelapa Gading Mall (Desember 2014). Selain itu Auntie Anne’s sudah ada di 30 negara dengan lebih dari 1400 toko di seluruh dunia. Sekitar 400 lebih diantaranya berada di luar Amerika Serikat. “Di wilayah Asia Tenggara kita ada di Thailand, Philippines, Malaysia, Indonesia, Singapore, Brunei, Vietnam, South Korea dan Japan,” tambahnya.  Untuk satu mendirikan satu buah gerai Auntie Anne’s, nilai investasi yang diperlukan sekitar Rp 750 juta – Rp 1, 5 miliar. Investasi itu sudah termasuk equipment, build-up, dan initial stock. Tapi investasi itu di luar franchise fee, sewa/deposit, working capital, perizinan, labor, dan management fee. Tapi sayangnya, PT Pretzelindo Sukses Pratama belum membuka peluang untuk men-subfranchise-kan Auntie Anne’s dalam waktu dekat ini.
Read More
Nasi Bakar Tacose Sajian Nasi Bakar Dengan Sentuhan Modern
Mungkin belum banyak yang tahu kalau Nasi Bakar Tacose yang berdiri di mal-mal menawarkan peluang franchise. Tengok yuk!  Bulan lalu, seperti biasa saya jalan-jalan ke mal-mal di beberapa wilayah Jakarta. Tujuannya tidak hanya berwisata kuliner saja, tapi juga berburu merek franchise yang memang belum diketahui banyak publik. Sebelumnya saya berburu merek-merek franchise di mal Kota Kasablanka. Kali ini saya memilih Mal Ciputra (Citraland) Jakarta Barat sebagai tempat buruan. Setelah tengok kanan kiri di lantai LG yang memang banyak berjejeran resto kuliner, mata saya tiba-tiba tertuju pada sebuah restoran yang memiliki konsep gerai yang unik. Layout restoran tersebut dihiasi oleh desain berukiran dedaunan berwarna hijau. Sontak saja mata saya agak lama memandang gerai yang bernama Tacose itu. Usut punya usut, ternyata restoran ini menjajakan menu nasi bakar. Berbeda dengan kedai nasi bakar yang melakukan pembakaran nasinya di atas arang atau kompor, Nasi Bakar Tacose membakar nasinya di atas batu alam yang tidak mengandung zat berbahaya, sehingga nasi bakar buatan Tacose relatif aman untuk dikonsumsi. Hasil nasi bakar Tacose juga memiliki rasa dan wangi bakar yang khas dengan alat pembakaran tersebut. Resto nasi bakar yang dikembangkan Richard Theodore ini mendapat respon yang bagus dari pengunjung mal. Dalam sehari Tacose mampu menyedot sekitar 50 sampai 100 pengunjung. Tacose yang berdiri pada 15, Februari 2010 ini sudah memiliki 3 cabang Mal Karawaci, Ruko Tangerang City, dan Taman Cibodas Cimone. Pemilik Tacose memang sengaja memilih mal sebagai tempat usaha. Alasannya adalah ingin mengangkat kuliner nasi bakar yang lazimnya dijual di tenda-tenda kaki lima menjadi sajian berkelas dengan sentuhan modern. “Makanya kita buat resto di mal-mal. Kita juga bisa dibilang resto pertama yang menawarkan menu nasi bakar dengan harga terjangkau dengan layanan bintang lima,” ujar Richard. Richard menuturkan, nasi bakar Tacose menawarkan nasi bakar dengan aneka isi seperti Ikan Peda, Ikan Teri Medan, Ayam, Cumi, Udang, dan kombinasi dengan harga berkisar Rp 20-29 ribu/porsi. Selain nasi bakar, Tacose juga menyajikan menu lain seperti Nasi Goreng, Iga Penyet, Ayam Bakar, Nasi Tutug Oncom, Kwetiau, Sop Iga, Kangkung, serta aneka minuman dengan harga Rp 5-25 ribu/porsi. Mengingat belum banyak pelaku usaha nasi bakar yang menyasar segmentasi pasar menengah ke atas, Richard optimis Tacose bisa menjadi bisnis yang prospektif kedepannya. Saat ini saja Tacose bisa meraup omset Rp 308 juta/bulan. “Keuntungan yang kita dapat terus kita investasikan untuk pembukaan outlet baru, kita juga lebih menyasar kawasan Jabodetabek untuk planning kedepan,” jelasnya. Untuk mempercepat ekspansinya, Tacose menawarkan peluang franchise dengan investasi sebesar Rp 610 juta. Investasi tersebut diperuntukan untuk berbagai fasilitas bisnis seperti peralatan memasak, perlengkapan makan, peralatan komputer, bahan baku awal, seragam karyawan, media promosi seperti brosur dan banner. “Terwaralaba hanya tinggal menyiapkan lokasi saja, sisanya kita yang menyiapkan termasuk SOP,” kata Richard yang mengaku sudah mendapat sertifikat Halal dari MUI dan kesehatan dari Dinas Kesehatan.
Read More
Batagor Cuplis Kudapan Khas Sunda yang Mengusung Konsep Resto
Edisi kali ini tim redaksi melakukan perburuan liputan untuk rubrik Franchise Hunt di mal Gandaria City. Kebetulan kami memang sedang melakukan liputan di mall yang berlokasi di Jakarta selatan tersebut. Setelah menyusuri beberapa sudut mal, ketika melewat escalator tiba-tiba saja perut kami terusik untuk mencicipi kudapan batagor. Kami pun mencoba kudapan tersebut, rasa batagor yang gerainya berada di area Lotte Mart Gandaria City Mall ini rupanya sangat menggugah selera, perut kami dimanjakan dengan rasa batagor yang enak karena merek batagor itu memang cukup terkenal beberapa tahun terakhir ini. Setelah kami kami tanya-tanya, gerai yang bernama Batagor Cuplis tersebut ternyata menawarkan sistim peluang franchise. Maka kami pun meliput seputar peluang bisnisnya untuk keperluan berita di rubrik kami. Apalagi belum banyak masyarakat yang tahu kalau usaha ini menawarkan peluang bisnisnya juga keunggulan produknya. Meski tergolong makanan daerah, Batagor Cuplis ini menawarkan konsep tak kalah dengan restoran ternama di Jakarta. Tak ayal Owner Batagor Cuplis Sugieharto Gunawan menerapkan usahanya naik kelas ke ranah resto. “Awalnya usaha saya hanya produsen batagor dan siomay dengan menawarkan ke retail-retail swalayan. Akan tetapi saya lama-lama berpikir kalau terus-terusan begini batagor saya tidak dikenal oleh masyarakat. Karena itu saya bergegas untuk mendirikan sebuah resto dengan mengusung jajanan khas Bandung ini,” jelas pria akrab disapa Ato ini. Selain batagor, Batagor Cuplis juga menyajikan Otak-otak Goreng, Siomay Ikan, Siomay Pangsit dan Siomay Seafood. Berbicara mengenai bahan-baku yang digunakan semuanya terbebas dari bahan pengawet dan formalin, karenanya batagornya hanya bertahan paling lama enam hari jika ditempatkan pada freezer. Batagor Cuplis memiliki lima varian batagor, yakni Batagor Ikan, Batagor Pangsit, Batagor Udang, Batagor Tahu Ikan, dan Batagor Tahu Seafood. Dengan konsep resto, Ato mengaku memang membidik pasar di segmen middle up, untuk mencicipi kudapan ini Anda cukup merogoh kocek Rp 24 ribuhingga Rp 40 ribu per porsi. “Harga yang kita tawarkan bisa kita jamin dengan rasa dan kualitas batagor kita, karena memang kita menggunakan ikan tenggiri segar dan udang pilihan,” bebernya. Batagor Cuplis menawarkan kerja sama waralaba dengan investasi sebesar Rp20-Rp80 juta untuk type booth. Sedangkan untuk type resto Ato mematok investasi senilai Rp 50 juta hingga Rp 100 juta diluar sewa tempat. Akan tetapi Ato menambahkan jika calon franchisee tidak mau repot untuk menyiapkan dekorasi tempat dan tinggal opening, franchisee cukup merogoh kocek senilai Rp 200 juta hingga Rp 400 juta. Ketika disinggung balik modal, pria kelahiran Bandung 32 tahun ini menargetkan franchisee bisa balik modal kurang dari enam bulan. Untuk memenuhi target tersebut lokasi yang dipilih calon franchisee harus strategis, seperti di food court pusat perbelanjaan atau Mall. Hingga saat ini gerai nya sudah berjumlah 15 outlet yang tersebar di mal Ciputra, Mall Taman Anggrek, Gandaria City, ITC Kuningan, De Brasco Cilandak, Mangga Dua, Duta Merlin, Super Indo Muara Karang, Food City Pantai Indah Kapuk, Fresh Market PIK, Sumarecon Serpong, Bali Brasco, Giant Harapan Indah Bekasi, Brasco Bogor, Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Dalam menghadapi persaingan Ato optimis dengan kudapan yang ia usung ini, meski hanya sekedar camilan, akan tetapi ia memberanikan diri membawa usaha nya ini akan tersebar di seluruh penjuru nusantara, “saya sangat optimis dengan usaha saya ini, kita punya rencana akan go International, mungkin planning terdekat kami ingin singgah ke negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapore,”tutupnya.
Read More
Fira Os Hadirkan Layanan Fira Tv Bagi Pengguna Smartphone
Belum lama ini PT FIRA meluncurkan Fira OS, untuk mengimbangi kebutuhan konsumen akan perkembangan industri smartphone di Indonesia.   Tingginya jumlah pengguna smartphone, belum diimbangi dengan besarnya perhatian dari para produsen handset terhadap konsumen di Indonesia. “Dimana setelah kami perhatikan lebih seksama, kami menemukan fakta bahwa pengguna smartphone di Indonesia memili
Read More
Fira Os Hadirkan Layanan Fira Tv Bagi Pengguna Smartphone
Belum lama ini PT FIRA meluncurkan Fira OS, untuk mengimbangi kebutuhan konsumen akan perkembangan industri smartphone di Indonesia.   Tingginya jumlah pengguna smartphone, belum diimbangi dengan besarnya perhatian dari para produsen handset terhadap konsumen di Indonesia. “Dimana setelah kami perhatikan lebih seksama, kami menemukan fakta bahwa pengguna smartphone di Indonesia memiliki kebiasaan yang sedikit berbeda,” kata Director PT. FIRA, Roberto Hartono. Melihat hal itu PT.FIRA menyadari adanya kebutuhan akan sebuah Operating System yang disesuaikan khusus berdasarkan kebiasaan penggunaan konsumen Indonesia. Hal itulah yang mendasari kelahiran FIRA OS yaitu sebuah operating system smartphone berbasis Android yang terintegrasi dengan sistem pembayaran, informasi dan layanan hiburan. “Diciptakan khusus bagi konsumen Indonesia, FIRA OS kami rancang berdasarkan konsep SmartMobile Living, dimana penggunaan smartphone ditujukan untuk terus mempermudah kehidupan kita sehari-hari,” papar Roberto Hartono. Kehadiran FIRA OS tersebut juga untuk mendukung mobilitas masyarakat masa kini yang sangat tinggi. Sehingga FIRA OS lengkapi dengan berbagai layanan inovatif yang akan membantu meningkatkan produktifitas dan mengurangi kejenuhan kehidupan yang semakin dipenuhi kesibukan. “Layanan terbaru FIRA OS yang kami perkenalkan di akhir Maret ke masyarakat adalah FIRA TV, layanan televisi yang dapat diakses dari perangkat Smartphone pengguna FIRA OS,” papar Roberto. Roberto Hartono melanjutkan, FIRA TV di design sebagai kanal informasi dan hiburan yang dapat menemani segala aktivitas pengguna FIRA OS dimana pun dan kapan pun ia berada. Tayangan FIRA TV tersedia selama 24 jam sehari, sehingga bisa menemani baik dalam perjalanan, di rumah, di kantor atau dimanapun tersedia jaringan internet untuk mengaksesnya, tanpa perlu men-download aplikasi, ber-langganan TV berbayar ataupun layanan serupa lainnya. Salah satu sajian utama FIRA TV adalah SuperSoccer TV yang menghadirkan tayangan 24 jam MUTV, saluran televisi resmi Manchester United. “Layanan FIRA Entertainment masih akan terus kami kembangkan, dan kami masih terus meramu sajian sajian yang akan kami hadirkan sehingga layanan ini bukan hanya menjadi sebuah layanan yang lengkap dan bermanfaat, namun juga sangat berbeda dari sajian hiburan yang ada saat ini”, lanjut Roberto. Hampir semua model smartphone Polytron dapat menikmati fitur FIRA TV, antara lain ZAP Series 4G 551, 4G 501, 4G 550, 4G 500, 4G 450. ROCKET Series L 501, R2507, R2457, R2407, R2501, R2506, R2403, R2452, R2406, R2502, W7550 Lite, W6500, T7700, R1500. Julhan Sifadi
Read More
Smartphone dengan Keunggulan Theater Max dan Virtual Reality Glasses.
Lenovo kembali meluncurkan smartphone terbarunya di Indonesia. Produk yang dihadirkan kali ini adalah Lenovo VIBE K4 Note yang ditujukan bagi mereka yang gemar menikmati konten multimedia di smartphone. Lenovo kembali memperkenalkan varian terbaru dari lini smartphone-nya, yakni Lenovo Vibe K4 Note. Ponsel ini telah dirilis di India beberapa waktu lalu. Ponsel yang merupakan penerus dari Lenovo A7000 ini berfokus pada fitur entertainment. Salah satunya adalah memboyong serta teknologi virtual reality (VR) ke pasar Indonesia. Lewat fitur Theater Max dan VR mode, Lenovo menamakan teknologi ini dengan Ant VR yang memiliki kemiripan dengan Google Cardboard dan Samsung Gear VR. Tak berhenti di situ saja, Lenovo langsung menggelar kompetisi untuk para developer di Indonesia, bekerja sama dengan Decoding untuk membuat aplikasi yang akan mengisi VR Lenovo ini. Saat dicoba, teknologi nya memang belum seperti Oculus Rift. Namun, dengan fitur Theater Max dan VR Mode, pengguna akan dimanjakan dengan pengalaman virtual reality yang mungkin saat ini masih jarang dinikmati banyak orang. Anvid Erdian 4P Manager Mobile Business Group Lenovo Indonesia menyebut smartphone terbaru ini sebagai entertainment device. "Kehadirannya merupakan kelanjutan dari seri Lenovo paling sukses di Indonesia yakni A7000 dan A7010 special edition," katanya saat peluncuran Lenovo Vibe K4 Note di Hotel Sheraton Gandaria, Jakarta Keistimewaannya adalah kacamata VR ini bisa digunakan juga oleh orang yang menggunakan kacamata, sehingga pengguna yang mempunyai mata minus masih bisa dengan nyaman menikmati film atau bermain game dengan gadget ini. Anvid menyebutkan, hampir seluruh spesifikasi Vibe K4 Note serupa dengan pendahulunya. Misalnya, layar yang diusung berukuran 5,5 inci. Layar ini memiliki sudut pandang hingga 178 derajat. Sementara resolusinya adalah 1080 piksel. Ia menjelaskan, dengan layar tersebut warna yang dihasilkan bisa optimal lantaran memiliki teknologi high contrast yang meningkatkan kualitas visual. Ponsel nya sendiri ditenagai prosesor Octa Core Mediatek MT 6753, rentang layar 5,5 inch, RAM 3GB, ROM 16GB, dan baterai 3.300 mAh. Di India, ponsel yang cukup sukses ini dibandErol kurang lebih seharga Rp 2,4 juta, sedangkan di Indonesia masih belum dikonfirmasi harganya. Kemungkinan tidak jauh dari pendahulunya, yakni A7000. Anvid menjelaskan, perbedaan K4 Note dengan pendahulunya adalah, smartphone ini telah memiliki teknologi TheaterMax yang mampu mengonversi konten multimedia menjadi konten virtual reality. "HP yang lain, yang mengubah konten adalah perangkat VR. Tapi kalau Lenovo Vibe K4 Note yang mengonversi konten ya HP-nya sendiri," tutupnya. Alvin Pratama
Read More
Penjualan AC Polytron Merajai Jabodetabek
Penjualan Polytron terus meningkat. Polytron Air Conditioner Jabodetabek masih merajai penjualan. Nampaknya, isu perlambatan ekonomi Indonesia tidak berpengaruh terhadap Polytron yang merupakan satu-satunya produsen lokal elektronik dan alat rumah tangga terbesar di Indonesia. Penjualan Polytron setiap tahunnya terus meningkat, Polytron Air Conditioner Jabodetabek bahkan masih merajai penjualan.   Shasa Eva Marisah, Public Relations  dari Polytron mengatakan, walau lambat namun pasti, Polytron tiap tahunnya mengalami kenaikan, tentunya hal ini harus diimbangi dengan pelayanan dan produk yang prima. Menurutnya, setiap tahunnya selalu ada peningkatan akan permintaan Air Conditioner, inilah yang justru menjadikan pengantar bagi PT Hartono Istana Teknologi dengan brand Polytron menciptakan Air Conditioner  yang cepat dingin dan hemat konsumsi listriknya. Pada 1 Maret 2016, bertempat di Djakarta Theatre, Polytron meluncurkan produk terbaru Air Conditioner yang memiliki teknologi berbeda dengan AC pada umumnya. Diberi nama Polytron Neuva Ice karena AC ini memiliki kelebihan pendinginan yang super cepat. Teknologi Fastest Cooling dipastikan mampu mencapai suhu 18 °C dalam waktu 7 menit, hal ini tentunya didukung oleh  teknologi High Efficiency Cooling Engine. Proses pendinginan yang ekstrim dan cepat dengan kemampuan 40% lebih cepat dari AC biasa. Energy saving tidak sama dengan Low Watt. Polytron  mengusung produk dengan fitur Energy Saving dengan tingkat efisiensi sangat tinggi dimana ini adalah point penting keunggulan dari AC Polytron Neuva Ice. Telah melalui proses pengujian yang dilakukan di ruang khusus (chamber) yang terbukti mampu menghemat hingga 200% dibandingkan dengan AC Low Watt  merk lain. Banyaknya rumah dengan kapasitas daya terbatas di Indonesia berkaitan dengan distribusi listrik dari PLN, juga menjadi salah satu kendala bagi sebagian konsumen yang akhirnya memilih Low Watt meskipun banyak orang yang sudah mengerti bahwa pendinginannya lebih lama dan tidak maksimal. “Sebagai contoh, jika waktu yang dibutuhkan untuk mencapai temperatur yang kita inginkan lama, maka biaya energi (kWh) yang harus kita bayar juga akan mahal, meskipun watt dari AC rendah. oft Start adalah teknologi yang dihadirkan sebagai salah satu fitur unggulan  yang ditawarkan oleh Polytron Neuva Ice, dimana Polytron menjamin bahwa AC akan berjalan dengan baik walaupun daya listrik dirumah hanya 450 watt,” ujar Shasa. Menurutnya, Design dan material juga menjadi salah satu kebutuhan konsumen di mana AC juga  menjadi bagian dari interior dan butuh performance yang prima agar  dapat bertahan lama. “Oleh karena itu, AC Polytron Neuva Ice diciptakan dengan Evaporator dan Condensor dengan lapisan Gold Fin yang dipercaya sebagai komponen yang anti karat dan anti jamur sehingga kinerja pendinginan dapat maksimal dan prima,” jelasnya. Selain itu, kata dia, kesehatan dan kesegaran udara juga merupakan hal mutlak yang harus ada di sebuah AC. Built In Air Purifier yang dibentuk dari kombinasi High Density Dust Filter yang dapat menyaring debu lebih dari 90%, Carbon Filter yang dipercaya mampu menghilangkan bau tidak sedap. “HEPA Filter yang mampu menyaring debu dan mencegah penyebaran bakteri dan negative  ion  generator  yang juga mampu mengikat debu dan membunuh bakteri,” katanya. “4D Swing dan I-Feel merupakan pelengkap yang ditawarkan oleh Polytron Neuva Ice yang mampu memberikan kenyaman dengan distribusi angin ke empat arah dan menyesuaikan dengan real temperature ruangan sehingga pengguna nyaman untuk mendapatkan sensasi dingin yang diinginkan,” tambahnya. Albert Fleming, Product Manager Polytron untuk Home Appliances mengatakan, walaupun pasar AC di tahun 2015 turun jika dibanding 2014, namun Polytron  masih berhasil mendapat growth  hingga 8% di tahun 2015 dengan produk AC sebelumnya, dan untuk 2016 dengan pasar yang optimis lebih baik,  produk baru Polytron  Neuva Ice lebih mantap. “Apalagi telah  didukung distribusi Polytron yang sudah mencakup seluruh Indonesia  dengan 21 kantor cabang dan  sekurangnya 65 kantor pelayanan servis tersebar di Indonesia, Polytron menargetkan pertumbuhan akan lebih besar dari  50% dan harapannya dapat meraih Top  5 Market Share. Berdasarkan data akurat kostribusi terbanyak berasal dari pulau Jawa  yang merupakan pasar terbesar untuk penjualan AC di Indonesia,” pungkasnya. Untuk informasi,  harga AC Polytron Neuva Ice untuk ukuran 0,5 PK  kisaran Rp 2,8 juta. Harga untuk ukuran 1 PK  kisaran Rp 3,1 juta. Sementara harga untuk ukuran 1,5 PK kisaran Rp 3,7juta. Harga untuk ukuran 2 PK kisarannya Rp 4,9jutaan. Zaziri
Read More
Mitsubishi Fuso Hadirkan Penantang Baru Tractor Head FZ 4928 dan FZ 4028
Di tengah penurunan pasar dan persaingan yang semakin agresif, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku authorized distributor Mitsubishi di Indonesia, berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 47% melalui Mitsubishi Fuso pada tahun 2015. Kehadiran Tractor Head FZ4928 dan FZ4028 ini diproyeksikan untuk berbagai segmen usaha seperti mengangkut consumer goods, kargo ekspedisi, bahan konstruksi, car carrier, semen & pipa, minyak / mineral / bahan bakar. Secara spesifikasi truk ini hampir sama, yang berbeda hanya pada sistem penggerak. Tractor Head FZ 4028 menggunakan sistem penggerak 4×2, sedangkan Tractor Head FZ 4928 menggunakan sistem penggerak 6×4. Kehandalan Tractor Head ini telah dibuktikan melalui uji di berbagai tanjakan ekstrem dengan muatan maksimal, salah satunya adalah tanjakan Pancong yang terletak di Bandar Lampung. Dengan muatan 60 ton, Tractor Head mampu melibas tanjakan tanpa kendala. Keberhasilan Mitsubishi Fuso tersebut tak lepas dari keberhasilan si Kepala Kuning Colt Diesel yang menguasai pangsa pasar di kelas Light Duty Truck (LDT) sebesar 54,8%, dan Fuso di kelas Medium Duty Truck (MDT), yang menguasai pangsa pasar sebesar 23,8%. Bukan hanya pencapaian market share yang positif, Mitsubishi Fuso juga meluncurkan dua varian terbarunya yaitu Tractor Head FZ4928 dan FZ4028. Presiden Direktur KTB Hisashi Ishimaki menyebutkan bahwa KTB mematok target penjualan unit Mitsubishi Fuso di 2016 sesuai dengan prediksi Gaikindo, yang menyatakan bahwa pasar otomotif Indonesia akan tumbuh sekitar 5%. “Secara volume kami targetkan naik 5% atau setara dengan 40.500 unit di 2016. Namun untuk pangsa pasar kami mau tembus 50% dalam tiga tahun mendatang. Karena naik turun pasar itu hal yang biasa terjadi, namun yang terpenting pangsa pasarnya jangan sampai ikut turun,” ungkap Ishimaki. Untuk mewujudkan target tersebut, KTB memiliki spirit “Andalan Bisnis Sejati” yang merupakan semangat menyediakan layanan yang berbeda pada umumnya, yang tercermin pada tiga pilar layanan yaitu: Zero Down Time, yang mengedepankan pada fasilitas dan pelayanan after sales service dengan kualitas tinggi tanpa mengganggu waktu operasional kendaraan konsumen. Lalu Best Life Cycle Value, adalah strategi untuk memberikan pilihan produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing konsumen. Yang terakhir Customer’s Business Consultant, merupakan strategi komunikasi yang baik antara KTB, dealer, dan konsumen. KTB secara konsisten menyelenggarakan gathering konsumen dan berjalan dengan baik tiap tahunnya. Tidak sampai di situ saja, di tahun 2016 ini, KTB juga akan melengkapi jajaran produknya dengan meluncurkan 10 varian baru. Sebagai tahap awal, KTB menghadirkan Tractor Head FZ4928 dan FZ4028.  Produk ini  disasar untuk berbagai segmen usaha. Kedua produk ini dapat digunakan untuk mengangkut consumer goods, kargo ekspedisi, bahan konstruksi, car carrier, semen & pipa, minyak, mineral, serta bahan bakar. Alvin Pratama
Read More
Saisyokuchanoma COO Bersiap Masuk ke Indonesia
Saisyokuchanoma COO yang berkantor pusat di Perfektur Shizuoka, kota Mishima di Jepang berencana untuk ekspansi ke Jakarta lewat Franchise maupun Business Opportunity (BO). Konsep dari COO yaitu menghidangkan sajian dengan menggunakan berbagai jenis bahan makanan untuk dapat dinikmati bersama-sama. Nama “Saisyokuchanoma” merupakan gambaran dari konsep restoran ini. Dengan interior restoran yang modern dan meja counter yang rendah, restoran ini memiliki desain yang unik sehingga para tamu dapat bersantai tetapi tetap memiliki privasi. Sajian dihidangakan dengan menggunakan bahan-bahan natural yang baik bagi kesehatan dan juga bahan-bahan musiman untuk menghasilkan kreasi yang unik. Meskipun harga makanan lebih mahal sekitar 20% bila dibandingan dengan harga restoran pada umumnya, namun para tamu yang datang dijamin dapat menikmati kehangatan yang ditawarkan oleh Saisyokuchanoma COO dengan konsepnya yang unik sehingga banyak tamu yang datang kembali. Saat ini ZEN corporation, perusahaan yang mengoperasikan Saisyokuchanoma COO di kota Mishima, Numazu, dan Gotenba, juga mengelola 4 gerai La Coo, restoran yang menghidangkan sajian yang di-arrange ala Barat. Terkait dengan ekspansi ke Indonesia, ZEN Corporation telah membuka juice bar di AEON MALL BSD CITY pada bulan Mei tahun lalu. Alasannya, ZEN Corporation ingin mengembangkan bisnis yang sudah ada di Jepang melihat semakin banyaknya jumlah ekspatriat dari Jepang seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan dan pabrik Jepang di Jakarta maupun di luar Jakarta. Direktur ZEN Corporation, Bapak Endo mengharapkan agar orang-orang Jepang dan juga penduduk Indonesia yang tertarik dengan kreasi makanan Jepang modern dapat menikmati sajian dan konsep yang ditawarkan oleh Saisyokuchanoma COO. Sajian yang ditawarkan Saisyokuchanoma COO terdiri dari appetizer, menu sayur, sajian panggang, sajian goreng dan shichirin (anglo dari tanah liat). Appetizer yang disajikan adalah hidangan pembuka yang biasanya dinikmati dengan minuman beralkohol di Jepang, seperti cream cheese yang direndam dengan miso yang baik bagi kesehatan dan salad yang dicampur dengan chips yang terbuat dari sayuran dan kreasi menu unik lainnya. Adapun menu sayur yaitu menu yang dihidangkan dengan menggunakan sayur-sayuran segar. Terdapat pula menu sayuran yang dipadu dengan roast beef, seafood dan bahan makanan segar lainnya. Selain itu, Saisyokuchanoma COO juga menawarkan menu yang paling unik, yaitu Shicirin atau lebih dikenal dengan anglo tanah liat. Shichirin adalah salah satu jenis barbecue dengan menggunakan anglo. Selain diggunakan untuk memanggang udang, sayuran dan bahan makanan lainnya, anglo ini juga digunakan untuk memanggang daging sapi yang sudah diproses menjadi lunak yang merupakan salah satu menu unik di Saisyokuchanoma COO. Untuk ekspansi ke Jakarta, ZEN corporation berencana untuk membangun total 10 gerai pada daerah-daerah di mana banyak ekspatriat dari Jepang dan Korea tinggal, terutama di kawasan industri, perkantoran dan hotel. Karena ZEN Corporation telah memiliki usaha di Indonesia, maka apabila ada mitra bisnis yang tertarik untuk membeli franchise Saisyokuchanoma COO, ZEN Corporation percaya bahwa mereka dapat memberikan support yang cukup hingga gerai mulai beroperasi. Tabel berikut merupakan investasi awal dan laporan laba rugi Saisyokuchanoma COO di Jepang untuk digunakan sebagai referensi terkait rencana ekspansi ke Indonesia. Tabel 1 Investasi awal yang dibutuhkan di Jepang (tidak termasuk deposit) Biaya Jumlah (juta rupiah) Konstruksi interior dan eksterior 1404 Biaya operasional lainnya 351 Total 1755 Tabel 2 Laporan laba rugi berdasararkan hasil laporan di Jepang  Subjek Jumlah (juta rupiah) ?Rasio  Penjualan 468 100.0%  Biaya 140 30.0%  Biaya administratif 234 50.0%  Laba usaha sebelum penyusutan 94 9.4% (Dihitung dengan royalti sebesar 5%) Angka penjualan per bulan sebesar Rp 468 juta rupiah (gerai seluas 86 m2 dengan jumlah meja sekitar 48 meja), laba usaha sebelum penyusutan setelah dipotong 5% royalti diperkirakan sebesar Rp 94 juta rupiah. ROI diperkirakan sebear Rp17.550.00.000,- dengan jangka waktu pengembalian modal selama kurang lebih 1,7 tahun. Apabila dibandingkan dengan biaya tenaga kerja di Jepang, biaya tenaga kerja di Indonesia lebih rendah sekitar 10% dan laba usaha sebelum penyusutan per bulannya diekspektasikan sekitar Rp 140.800.000. Walaupun sekiranya jumlah investasi awal di Indonesia sama dengan jumlah investasi awal di Jepang pun, ZEN Corporation percaya bahwa jangka waktu pengembalian modal di Indonesia akan lebih cepat sekitar 1.1 tahun. ZEN Corporation berencana untuk memfokuskan rencana ekspansinya ke kota Jakarta dan sekitarnya dan berencana untuk membuka 10 gerai dalam jangka waktu 5 tahun. Untuk gerai pertama, ZEN Corporation berencana menggunakan sistem sharing initial fee dan royalty fee dengan mitra bisnis di Indonesia dan menyerahkan pengembangan restoran kepada mitra bisnis di Indonesia (Dihitung dengan kurs 1 yen = Rp117). Zaziri
Read More
Berburu Laba dari Permainan Ala Detektif
Permainan memecahkan escape room biasanya ditemui pada dunia maya, berbeda dengan Escape Hunt yang memecahkan escape room di dunia nyata. Seperti apa peluang bisnis franchise dari Thailand ini?   Bayangkan diri Anda dan rekan terkunci dalam sebuah ruangan. Untuk bisa keluar ruangan itu, Anda harus memecahkan teka-teki yang diberikan. Beberapa petunjuk diberikan untuk membantu. Anda dan rekan pun harus menyisir ruangan tersebut hingga menemukan kunci keluar. Waktu kalian terbatas, jadi berpikir cepat sangat dibutuhkan di sini. Menegangkan bukan? Itulah sekelumit gambaran dari permainan di escape room. Kalau selama ini, situasi menegangkan dengan tema escape room biasanya ditemukan pada permainan di dunia maya. Nah, sekarang Anda bisa merasakan sendiri ketegangan dan keseruan permainan ini secara nyata. Permainan ini merupakan petualangan fisik. Intinya Anda bersama minimal seorang rekan dikunci dalam ruangan dan harus menemukan jalan keluar dalam waktu terbatas, yakni satu jam saja. Bisa dikatakan Anda juga berperan jadi detektif dalam permainan ini lantaran Anda harus memecahkan kasus terlebih dulu sebelum menemukan kunci keluar. Di luar negeri, permainan escape room ini bukan hal baru. Banyak pemain malah menawarkan waralaba. Tak heran bila di tiap negara terdapat permainan semacam ini. Namun di Indonesia, permainan ini baru masuk pada 2014. Beberapa usaha permainan Escape Room berasal dari luar negeri yang masuk lewat jalur franchise. Namun, pemain lokal juga sudah berani menciptakan permainan serupa. Bahkan ada juga yang menawarkan peluang franchise. Salah satunya adalah The Escape Hunt Experince yang mempelopori permainan escape room ini di Indonesia. Escape Hunt pertama kali berdiri di Bangkok, Thailand, pada Juli 2013. Adalah Wito Krisnahadi yang membawa permainan ini ke Indonesia. Pria akrab sapaan Wito ini bercerita, ketika berkunjung ke Bangkok bersama keluarga pada 2013, ia sempat mencicipi pengalaman jadi detektif di Escape Hunt. Pengalaman itu begitu berkesan bagi Wito dan keluarganya. Merasa penasaran dengan Escape Hunt tak lama ia menghubungi pemilik franchise. “Bagi saya, permainan ini merupakan sesuatu yang baru dan belum pernah ada di Indonesia. Makanya saya tertarik merintis usaha ini,” ujar pemegang Master Franchise Escape Hunt Indonesia. Butuh waktu sekitar lima bulan bagi Wito untuk mendirikan Escape Hunt. Setelah mendapat cetak biru konsep permainan ini dari pihak pusat (franchisor), ia harus menyiapkan lokasi usaha, rekrutmen karyawan, mengumpulkan perabot yang dibutuhkan, hingga konstruksi bangunan. Untuk mencari bangunan yang standar pusat, ia harus mencari furniture yang sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pihak pusat. Belum lagi proses konstruksinya. “Sempat ada kesalahan karena kontraktor awalnya bingung mengapa saya butuh bangunan yang khusus. Maklum, mereka belum pernah bikin,” ungkap pria berusia 42 tahun ini. Selain franchise fee, katanya, pembangunan tempat usaha ini memakan biaya yang cukup tinggi. Bila ditotal, Wito merogoh kocek hampir Rp 2 miliar hingga Escape Hunt bisa beroperasi. Bahkan ia harus merekrut delapan orang karyawan yang tugasnya merangkap sebagai tenaga administrasi dan game master. Tugas game master ialah menyambut, mendampingi, dan membantu pengunjung memecahkan kasus hingga keluar dari ruangan. Escape Hunt berada di ruko seluas 200 meter persegi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Sebenarnya sejak April 2014, pengunjung sudah bisa menikmati permainan ini. Namun Wito baru membuka Escape Hunt sebulan kemudian. Pada bulan pertama, untuk menarik pengunjung, Wito gencar berpromosi. Dia memberi potongan biaya hingga 50% bagi pengunjung. “Awalnya saya mengajak orang-orang yang saya kenal dahulu. Selanjutnya, pemasaran word of mouth yang berjalan,” kata dia. Akan tetapi, Wito juga mengungkapkan, timnya kerap menggaet konsumen melalui jejaring media sosial, terutama Instagram. Wito tadinya menargetkan para ekspatriat atau turis sebagai pasar Escape Hunt Jakarta. Pasalnya, dulu permainan ini tak begitu akrab untuk orang Indonesia. Itu juga sebabnya ia memilih kawasan Kemang untuk jadi lokasi usaha. Namun, lama-kelamaan warga lokal pun tertarik pada permainan ini. Escape Hunt buka setiap hari sejak pukul 9.30 pagi hingga 9.30 malam. Sebelum bermain, pengunjung harus memesan dulu. Meski permainan dalam ruangan berlangsung selama sejam, total waktu yang dihabiskan tiap grup mencapai 1,5 jam. Setelah memecahkan kasus dan meloloskan diri dari ruangan, peserta dijamu pesta teh sederhana, lalu berfoto. “Kami menyediakan perlengkapan untuk pengunjung yang mau mendokumentasikan pengalaman di Escape Hunt,” katanya. Di seluruh dunia, setidaknya ada 23 gerai Escape Hunt yang berlokasi di Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, Inggris, Australia, Portugal, Spanyol, Paris, Jerman, dan Meksiko. Di Indonesia telah terdapat tiga gerai Escape Hunt. Selain di Jakarta, permainan ala detektif ini sudah hadir di Surabaya dan Bali. Wito menjelaskan, di tiap gerai, permainan atau kasus yang ditawarkan berbeda-beda. Bila pernah main di Escape Hunt Jakarta, Anda akan menemukan kasus yang berbeda di gerai lain. Ia punya wewenang untuk memilih kota lain jika ingin membuka gerai Escape Hunt baru. “Misalnya, ada yang mau buka di kota lain, harus menghubungi saya dulu. Bila saya mau buka di situ maka orang lain tak boleh buka Escape Hunt juga,” jelasnya. Escape Hunt menyediakan enam ruangan dan tiga jenis kasus yang bisa dimainkan. “Sekarang, pengunjung bisa memilih dari lima kasus yang ada. Bila berhasil menyelesaikan satu kasus, masih ada pilihan kasus lain yang bisa dicoba. Rencananya, tiap tahun akan ada penambahan kasus baru,” kata Wito. Menurut Wito, permainan di Escape Hunt didesain untuk bisa dinikmati berbagai usia mulai 5 tahun hingga oma opa. Permainan ini diikuti setidaknya dua orang dalam satu grup. Escape Hunt mengenakan biaya permainan Rp 600.000 per grup yang terdiri dari dua orang. Semakin banyak orang yang tergabung dalam grup, biaya semakin murah. Grup berisi tiga orang harus membayar tarif Rp 825.000, empat orang Rp 960.000 dan lima orang Rp 1,5 juta. “Maksimal lima orang per grup,” ujarnya. Dijelaskan Wito, peluang untuk usaha ini cukup bagus. Apalagi ketika masa akhir pekan atau liburan, jumlah pengunjung bisa bertambah 15%. Namun, angin persaingan pada usaha ini semakin kencang. Pemain baru bermunculan hampir tiap bulan untuk memanfaatkan momen tren permainan escape room. Munculnya pemain baru, diakui Wito, memengaruhi jumlah pengunjung. “Pengunjung dari luar kota, misalnya Bandung, berkurang karena di kota itu juga sudah ada permainan serupa,” kata Wito. Meski tak menyebutkan angka pasti, Wito mengungkapkan, setiap hari selalu ada pengunjung Escape Hunt. Agar pengunjung tak berpindah ke permainan lain, Escape Hunt fokus pada layanan pengunjung. “Permainan mungkin hampir sama, tapi kami mengusahakan agar pengunjung punya pengalaman yang nyaman dan berkesan selepas bermain di sini,” tegasnya. Andaikan dalam sehari ada empat grup pengunjung yang masing-masing terdiri dari dua orang, maka usaha seperti ini bisa mendapat pemasukan Rp 72 juta saban bulan. Menggiurkan bukan? Alvin Pratama
Read More
Restoran Ramen Ternama Yang Akan Ekspansi ke Indonesia
Try International Co., Ltd, sebuah perusahaan Jepang yang mengembangkan bisnis restoran spesialis miso ramen MISOYA berencana untuk melakukan ekspansi ke Indonesia yang merupakan negara ekspansi MISOYA di  ASEAN yang ketiga.   Sampai saat ini, Try International mengoperasikan 55 gerai di bawah nama brand Tadokoro Shoten dan brand lainnya dengan dengan total 58 gerai di Jepang dan 12 gerai di luar negeri di bawah nama brand MISOYA dengan total keseluruhan 70 gerai yang tersebar di Jepang (58), Amerika (5), Vietnam (1), Thailand (2), Kanada (1), Brazil (1), Macau (1), dan Taiwan (1).    Try International memiliki misi untuk memperkenalkan miso ke seluruh dunia. Miso sudah dikenal sejak dahulu kala oleh orang Jepang sebagai salah satu makanan sehat. Dapat dikatakan bahwa 50 % dari misi Try International adalah untuk memperkenalkan miso ramen ke seuluruh dunia, sedangkan 50% lagi adalah untuk menyebarkan khasiat preventif miso yang dipercaya dapat mencegah berbagai macam penyakit.   Dengan semakin variatifnya jenis makanan yang ada, kandungan lemak dan garam yang dikonsumsi sehari-hari pun semakin tinggi yang merupakan penyebab utama obesitas. Budaya miso telah menyebar di Amerika, dimana obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di negara tersebut. Try International membuka gerai MISOYA di New York dengan luas gerai 80? dan penjualan tahunan sebesar 900.000 USD (Rp 12.600.000.000).     Selain itu, MISOYA yang saat ini memiki seorang CEO,  Tadokoro Fumiyuki juga terdaftar dalam Michelin Recommended Guide selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2013 yang membuktikan bahwa rasanya digemari oleh banyak orang.   Try International memiliki rencana untuk menambah jumlah gerai sebanyak 9 gerai yang dioperasikan langsung dan  59 gerai franchise di dalam negeri, dan  6 gerai yang dioperasikan langsung dan 5 gerai franchise di luar negeri di masa mendatang.   Harada Atsuhiko selaku kepala divisi strategi luar negeri percaya bahwa dengan meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia, maka semakin banyak pula orang yang memperhatikan kesehatannya. “Dengan adanya khasiat miso yang baik bagi kesehatan, maka potensi kebutuhan miso di Indonesia juga tinggi, sehingga beliau memutusukan untuk melakukan ekspansi ke Indonesia,” katanya.   Try International berencana untuk ekspansi lewat dua brand yang berbeda. Sehubungan dengan hal tersebut Try International sudah mulai melakukan uji produksi sup miso dengan menggunakan miso halal dan menggunakan topping yang tidak mengandung babi, yang diperuntukkan bagi konsumen Muslim. Sementara ramen dengan menggunakan daging babi panggang atau dikenal juga dengan sebutan char siu yang direndam miso yang diperuntukkan bagi konsumen non Muslim.   Standar luas gerai MISOYA yaitu sekitar 100?, di dalamnya termasuk luas dapur 30? dan tempat duduk pengunjung seluas 70? dengan jumlah meja sebanyak 36 meja. Investasi awal yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang tidak termasuk deposit yaitu sekitar 23.000.000 yen (Rp 2.619.700.000).   Dengan jumlah penjualan tahunan sebesar 132.000.000 yen (Rp 15.180.000.000) dan laba usaha sebelum penyusutan sekitar 26.000.000 yen (Rp 3.036.000.000), maka pengembalian modal MISOYA adalah sekitar 0.86 tahun yang tergolong singkat.   Investasi di Jepang (tidak termasuk deposit) Detail Jumlah?tax excluded? Biaya interior & eksterior Rp 1.782.500.000 Biaya operasional lainnya. Rp 837.200.000 Total ??Rp 2.619.700.000   Standar laporan laba rugi yang digunakan di Jepang Detail Jumlah Rasio Penjualan Rp 15.180.000.000 100.0% Biaya  Rp 5.313.000.000 35.0% Biaya usaha Rp 6.831.000.000 45.0% Laba sebelum penyusutan Rp 3.036.000.000 20.0%   Investasi awal dan biaya operasi yang dibutuhkan untuk ekspansi di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang, karenanya jangka waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian modal terbilang singkat.   Yang menjadi target market MISOYA yaitu kelas menengah atau middle class??A1?A2?B1?B2?C??SEC Classification?dan juga ekspatriat Jepang yang tinggal di Indonesia.   Try International selama ini telah melakukan ekspansi ke beberapa negara dengan struktur bisnis yang berbeda-beda, ada yang melalui manajemen langsung, Franchise maupun Joint Venture. Sehubungan dengan ekspansi ke Indonesia, Try International berharap untuk dapat mengembangkan bisnisnya lewat Franchise, namun untuk sekarang ini Try International memilih untuk berdiskusi dengan mitra bisnis berpotensial lebih lanjut upaya menentukan struktur bisnis yang paling sesuai dengan kedua belah pihak.   Sehubungan dengan pembukaan restoran di Indonesia, Try International akan membantu dalam hal riset bahan baku, pelatihan sebelum opening, pengembangan menu, pembuatan menu dan lainnya. Sedangkan mitra bisnis diharapkan untuk dapat memilih tempat yang sesuai untuk membuka gerai MISOYA, merekrut tenaga kerja dan operasional restoran.   Lama training yang dibutuhkan sebelum opening untuk membuka 1 gerai yaitu selama 2 bulan dan biasanya diwakili oleh 2 orang dan training dilakukan di Jepang. Ramen sudah dikenal baik oleh orang Indonesia, terutama beberapa tahun belakangan ini.  Dibandingkan dengan ramen yang sudah ada, miso ramen mengutamakan untuk menyajikan ramen yang baik bagi kesehatan, namun dengan rasa yang tidak perlu diragukan lagi. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terdaftarnya dalam list Michelin Recommended Guide selama tiga tahun berturut-turut.   Dengan begitu, dapat dikatakan diferensiasi miso ramen dapat terlihat jelas dan memiliki kesempatan yang besar untuk dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Masa penentuan mitra bisnis direncanakan untuk dilakukan selama kurang lebih selama 6 bulan. Apabila anda berminat untuk menjadi mitra bisnis Try International, silahkan hubungi A-Nauts Co.,Ltd. agen perwakilan MISOYA Jepang. (Perhitungan menggunakan rate JPY1.0?IDR 115.0, USD 1.0= IDR 14.000).
Read More
Naruto Seimen, Restoran Udon Self-Service Berencana Ekspansi ke Indonesia
Saat memasuki restoran udon yang satu ini terlihat antrian pengunjung yang panjang, dan terlihat pula tempat merebus udon pada bagian depan restoran. Udon yang baru dibuat direbus pada saat pesanan masuk. Tersedia pula berbagai macam jenis tempura dan beberapa menu musiman lainnya. Itulah pemandangan yang tersaji di restoran Naruto Seimen yang menjadi salah satu favorit restoran di Jepang. Naruto Seimen adalah restoran udon dengan sistem self-service yang mulai dikenal banyak orang beberapa tahun belakangan ini. Pengunjung dijamin tidak akan merasa bosan dengan menu yang tersedia karena pengunjung dapat mengkombinasikan udon yang dipesan dengan tempura dan menu lainnya. Naruto Seimen dioperasikan oleh sebuah perusahaan Jepang bernama Ogawa Sougyo Co.,Ltd yang dipimpin oleh Ogawa Hideo. Setelah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk mengoperasikan restoran udon dengan sistem self-service dalam kurun waktu 5 tahun, Ogawa Sougyou siap melakukan ekspansi ke negara-negara ASEAN. Ogawa Sougyo memiliki sejarah yang panjang, perusahaan Jepang ini sudah berdiri sejak Genroku Era (tahun 1688 – 1704). Bermula sebagi penjual beras eceran, Ogawa Sougyo kemudian memperluas usahanya ke bidang lain. Usahanya di bidang food-service dimulai 17 tahun yang lalu, diawali dengan usaha franchise restoran yakiniku, izakaya dan jenis restoran lainnya. Setelah memahami seluk beluk operasional restoran, Ogawa Sougyou memiliki rencana untuk mendirikan franchise headquarter untuk mengoperasikan restoran set makanan Jepang, atau lebih dikenal dengan sebutan teishoku, namun pada akhirnya mereka lebih memilih untuk membuka restoran udon karena konsepnya yang simple dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Walaupun sekarang ini banyak sekali restoran yang menggunakan bahan pengawet pada hidangan yang disajikan, Ogawa Sougyo percaya bahwa dengan menyajikan udon yang menggunakan dashi atau kaldu alami tanpa bahan pengawet akan memberikan rasa aman kepada pengunjung untuk mengkonsumsi hidangan yang disajikan. Ogawa Sougyo sendiri memulai bisnis udon pada bulan November 2011. Naruto Seimen menyajikan “old-fashioned” udon. Kaldu untuk sup udon dibuat sendiri dengan menggunakan sarden kering khas Sanuki yang berasal dari Shikoku dan sama sekali tidak menggunakan bahan pengawet sehingga sehat untuk dikonsumsi. Sarden kering tersebut kemudiap dipadukan dengan soy sauce khusus yang merupakan ciri khas udon yang berasal dari pulau Shikoku di Jepang. Untuk menghasilkan tekstur udon yang kenyal, adonan udon harus didiamkan sebanyak 2 kali selama kurang lebih 1 hari. Adonan udon untuk hari berikutnya biasanya disiapkan setelah jam makan siang atau di sela-sela waktu luang hari sebelumnya. Pada saat pesanan masuk, udon dapat disajikan dalam waktu singkat karena pada dasarnya udon sudah disiapkan, hanya tinggal direbus pada saat pesanan masuk. Rata-rata lama waktu pengunjung menyantap udon di Jepang adalah 15 menit. Dapat dikatakan walaupun harganya terjangkau, turnover pengunjung juga cepat sehingga tidak dibutuhkan space yang luas. Luas restoran Naruto Seimen di Jepan kira-kira 200 m2, namun karena tingginya turnover pengunjung, efektivitas luas restoran yang dibutuhkan sekitar 130 m2. Rata-rata penjualanan per tahun pada restoran yang letaknya di sisi jalan yaitu sekitar 80.000.000 yen (atau kurang lebih Rp 88.400.000). Angka penjualan diekspektasikan dapat meningkat sebesar 150% apabila restoran terletak di dalam shopping mall di kota-kota besar. Yang menjadi kelebihan Naruto Seimen bukan hanya tingginya turnover pengunjung, namun juga rendahnya rasio biaya dibandingkan kebanyakan restoran yaitu sebesar 26%, atau 10% lebih rendah dibandingkan kebanyakan restoran. Selain itu, dapat dikatakan biaya tenaga kerja di Jepang jauh lebih tinggi dibandingkan biaya tenaga kerja di Indonesia, hal ini juga tentu saja dapat membantu meningkatkan rasio laba terhadap penjualan sebanyak kurang lebih 10%. Dalam waktu dekat, Naruto Seimen berencana untuk mencari mitra bisnis untuk bekerja sama membangun merek Naruto Seimen di Indonesia. Atas dasar pertimbangan aspek-aspek dasar seperti pembelian atau procurement bahan baku, test marketing, logistik, dan aspek lainnya yang diperlukan upaya melakukan ekspansi ke Indonesia, Naruto Seimen berencana untuk melakukan ekspansi lewat peluang bisnis dengan ketentuan yaitu franchise fee sebesar 5.000 USD dan 2% royalti dari total penjualan untuk mengembangkan 5 gerai Naruto Seimen di Indonesia. Untuk ke depannya, Naruto berharap untuk dapat bekerja sama dengan mitra bisnis dengan bentuk kerja sama, franchise fee, royalti yang sesuai dengan value brand Naruto Seimen. Di Indonesia sendiri restoran udon dengan sistem self-service seperti ini sudah terbukti kesuksesannya dan dapat dijadikan referensi bagi siapa saja yang berminat untuk bekerja sama mengembangkan Naruto Seimen.
Read More
Buono Italia, Restoran Italia dengan Sistem Order-Buffet dari Jepang Siap Ekspansi ke Indonesia
Tachibana, yang dikenal sabagai King of Pirate dari Nagoya oleh orang-orang sekitarnya berencana melakukan ekspansi melalui Business Opportunities ke Indonesia. Tachibana yang merupakan owner sekaligus chef perusahaan Le coeur Co.,Ltd telah menjelajahi banyak negara upaya megejar mimpinya dengan berpegang teguh pada prinsip hidupnya. Buono Italia yang didirikan oleh Tachibana memiliki konsep restoran Italia yang menyenangkan dengan misi memberikan pengalaman makan yang tidak terlupakan bagi pengunjung yang datang. Hal tersebut terlihat pada saat kami berkunjung ke Buono Italia di Jepang. restoran dipenuhi oleh keluarga, anak muda dan juga pasangan muda yang terlihat sedang menikmati hidangan yang disajikan. Memulai karirnya sebagai chef, Tachibana terplilih sebagai top 1000 chef in the world pada Terra Mardre yang diselenggarakan oleh The Food Communities Network di Torino, Italia. Sesibuk apapun, Tachibana selalu menyempatkan diri untuk pergi ke Italia setiap tahunnya pada bulan Agustus dan September untuk menyeleksi langsung tomat dari sebuah perkebunan tomat di Italia yang kemudian digunakan untuk memproduksi saus tomat original. Semua makanan di Buono Italia menggunakan bahan-bahan terpilih yang diolah dengan keahlian masak para chef yang sudah terbukti. Bukan hanya hidangan yang disiapkan oleh chef bertalenta dan bahan makanan terpilih yang menarik perhatian pengunjung yang datang, namun sistem order buffet juga mendapatkan respon yang baik dari pengunjung. Pengunjung dapat menikmati semua hidangan yang ada sepuasnya, selain itu semua hidangan mulai dari spaghetti, pizza, dan juga makanan lainnya baru dimasak pada saat pesanan masuk. Melalui sistem order buffet ini, Buono Italia selalu berupaya untuk menghidangkan makanan ketika masih hangat tanpa ada batasan waktu untuk menikmati hidangan yang disajikan. Pada saat gerai pertama di Tokyo dibuka, sekitar 150 sampai 200 orang mengantri untuk mencoba restoran buffet style baru ini, namun sampai jam 22:00 pun antrian tetap panjang dan pada akhirnya restoran baru bias ditutup jam 02:00 pagi. Namun begitu, Tachibana tidak mengubah sistem order buffet tanpa time limit yang sudah diterapkannya tersebut. Ia berpendapat bahwa dengan membatasi waktu makan pengujung, maka hal tersebut membuat pengunjung tidak dapat menikmati hidangan sepenuhnya karena harus selalu memperhatikan waktu. Ia percaya bahwa pengunjung yang tidak dapat masuk karena antrian yang panjang pasti akan kembali lagi di lain kesempatan, namun apabila pengunjung tidak dapat menikmati makan yang disajikan, maka mereka tidak akan datang kembali. Tachibana menerapkan sistem order buffet tanpa limit waktu agar pengunjung dapat mencoba berbagai macam jenis makanan dengan harga yang terjangkau. Semua makanan disajikan setengah porsi dengan tujuan agar pengunjung dapat mencoba menu lainnya yang berjumlah 50 macam lebih. Pasta yang digunakan untuk spaghetti di Buono Italia sangat kenyal, pizza nya juga dipanggang ala pizza Napoli sehingga teksturnya garing di luar dan lembut di dalam. Semua kelezatan hidangan tersebut dapat dinikmati pada saat masih hangat di Buono Italia. Menu utama, atau disebut juga Grand Menu diperbaharui setahun sekali, selain itu ada juga menu seasonal yang diganti dua bulan sekali. Pergantian menu yang cukup sering ini memang terdengar sulit untuk dilakukan, namun franchisor memastikan untuk menyediakan pelatihan setiap bulannya dan juga memberikan pelatihan khusus untuk menu seasonal. Selain itu, pelatihan dasar juga diadakan setiap tahunnya oleh pihak franchisor pada saat adanya pembaruan pada grand menu. Saat ini, di Jepang sendiri sudah ada 50 gerai Buono Itali. Tachibana akan terus mengekspansi bisnisnya di negeri Sakura, namun di saat yang bersamaan ia juga akan memulai ekspansi ke Indonesia lewat business opportunity. Alasan Tachibana untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia yaitu agar penduduk Indonesia yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan penduduk Jepang dan terus berkembang setiap tahunnya juga dapat menikmati pengalaman makan di Buono Italia. Karenanya Tachibana ingin mencari mitra bisnis yang memiliki misi yang sama yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung dan memahami standar layanan dan kualitas produk yang ditawarkan oleh Buono Italia. Upaya menenemukan mitra bisnis yang tepat, Tachibana memutuskan untuk memberikan tawaran untuk membuka 3 gerai Buono Italia di Indonesia dengan franchise fee sebesar 5.000USD dan royalti sebesar 2.0% dengan. Dengan begitu, mitra bisnis ini berhak untuk membuka gerai Buono Italia di Indonesia dengan royalty dan franchise fee yang terjangkau. Dengan franchise fee dan royalti fee yang cukup rendah, Tachibana berharap agar pelatihan staff dapat dilakukan di Jepang selama kurang lebih tiga bulan untuk memastikan staff mendapatkan pelatihan dari chef berpengalaman di Jepang agar nantinya dapat mengoperasikan gerai di Indonesia sesuai dengan standar kualitas yang sama seperti di Jepang. Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang yaitu franchise fee sebesar 4.000.000 yen (tidak termasuk pajak), insurance fee 1.000.000 yen dan opening support fee sebesar 400.000 yen dengan total 5.400.000 yen yang dibayarkan kepada franchisor. Selain itu, ditetapkan pula royalti sebesar 3% dari penjualan. Standar untuk luas restoran Buono Italia di Jepang yaitu sekitar 260 m2, yang mencakup 60 m2 luas dapur dalam dan 200 m2 luas area pengunjung yang dapat memuat kira-kira 100 tempat duduk. Gerai dengan skala tersebut biasanya dapat menghasilkan annual sales sekitar Rp 11.125.000.000. Pada saat peak hour biasanya dibutuhkan staff sebanyak 5 orang untuk dapat mengoperasikan restoran secara efektif upaya menghasilkan profit yang cukup besar. Kesempatan usaha membuka restoran lewat BO, dimana pengunjung dapat menikmati hidangan yang disiapkan oleh chef handal sepuasnya tanpa ada batas waktu di Jepang sendiri pun masih jarang. Tachibana percaya bahwa ekspansi ke Indonesia lewat Business Opportunity (BO) dapat berjalan dengan baik.
Read More
Andalkan Honey Chicken Ball Sebagai Produk Unggulannya
Kkuldak meramaikan pasar Korean chicken yang tengah menjalar di Indonesia beberapa tahun ini. Kkuldak mengandalkan menu honey chicken ball sebagai diferensiasinya. Seperti apa? Belakangan ini kuliner Korea memang tengah getol masuk ke Indonesia. Salah satu kuliner Korea yang tengah digemari adalah ayam. Korea boleh berbangga dengan kuliner chicken-nya, karena beberapa resto Korean chicken berhasil mencuri pasar Indonesia. Sebut saja Lotteria, BonChon Chicken, Kyochon, dan sebagainya. Merek-merek tersebut berhasil memikat konsumen Indonesia. Restoran ayam Korea ini seolah menjadi alternatif kuliner fried chicken asal Amrik yang mendominasi puluhan tahun di pasar Indonesia. Maka beberapa pemain Korea pun mulai banyak melirik pasar Indonesia. Salah satunya adalah Kkuldak. Franchise chicken asal Korea ini baru masuk ke Indonesia pada Desember, 2013 lalu. Meski demikian restoran ini cukup berhasil melakukan penetrasi pasar. Dalam sehari Kkuldak bisa menjual rata-rata sekitar 200 cup. Jumlah cup yang terjual tersebut cukup tinggi untuk restoran yang baru satu tahun beroperasi. Kehadiran Kkuldak tentu saja menjadi alternatif lain bagi penyuka chicken Korea. Sebab restoran ini mengusung honey chicken ball sebagai produk andalannya. Produk ini juga cocok dengan selera konsumen Indonesia. “Kita mengusung honey chicken sebagai produk unggulannya. Kebetulan masyarakat kita senang dengan yang manis-manis, jadi cocok lah,” ujar Lydia Sani, Account Manager Kkuldak Indonesia. Ia mengatakan, ada empat menu chicken unggulan Kkuldak yang ditawarkan kepada customer, yaitu Original Honey Chicken, Spicy Honey Chicken, Sweet & Sour Honey Chicken, dan Peanut Karage Honey Chicken. “Tapi yang paling laku saat ini Original Honey Chicken dan Spicy Honey Chicken. Di dalam cup itu sudah dikombinasi dengan tteokbokki rice dan tteokbokki kentang goreng,” ucapnya. Dijelaskan, rasa empat menu tersebut sudah diolah menyesuaikan selera orang Indonesia. Ada rasa asam manis, juga ada teriyaki sudah diadaptasi oleh Kkuldak. “Jadi tteokbokki itu kan khasnya Korea dan cukup kenyang untuk dimakan. Sekarang masih kombinasi antara tteokbokki dengan ayam saja. Ke depannya kita juga akan mengeluarkan menu bento,” pungkasnya. Saat ini, kata Lydia, Kkuldak sudah memiliki tiga gerai yang berdiri di Baywalk Mall, Grand Indonesia, dan Mal Kelapa Gading III. Dalam waktu dekat Kkuldak akan membuka beberapa gerai di mal-mal Indonesia, baik dengan buka cabang sendiri maupun lewat franchise. Master franchise Kkuldak di Indonesia dipegang oleh PT Hanabel Indomarga. Konsep restoran Kkuldak, menurut Lydia agak berbeda dengan restoran di Korea. Jika di Korea lebih mengusung konsep take and go, atau bayar langsung pergi tanpa disediakan tempat makan, maka di Indonesia Kkuldak menyediakan tempat duduk untuk nongkrong. “Konsep kita lebih kepada snacking dan come and go, jadi bukan makan besar. Tapi karena orang Indonesia suka nongkrong ya kita sediakan beberapa tempat duduk karena segmen pasar kita kan di usia 20-35. Usia orang-orang yang memang senang nongkrong,” tambahnya. Di Korea sendiri Kkuldak berdiri sejak 2012 dan sudah memiliki kurang lebih 200 gerai tersebar hampir di seluruh wilayah Korea. Tidak heran jika franchise ini mendapatkan berbagai pernghargaan. Salah satunya adalah meraih Korea Franchise Business Award, Korea Brand Power Award tahun 2013-2014. Merek ini juga sudah meraih HACCP dan ISO versi Korea. Sekedar informasi, Kkuldak didirikan oleh Cho Dong Min, yang saat ini menjadi ketua Korea Franchise Association. Perusahaan ini bernaung di bawah holding DaeDae FC Co., Ltd. yang sudah berdiri sejak 28 tahun lalu. Selain di Indonesia, Kkuldak sudah merambah pasar Singapura, China dan Vietnam.
Read More
CMA Mental Arithmetic Bermodalkan Sempoa, Lembaga Kursus ini Sukses di 18 Negara
CMA Mental Arithmetic adalah nama lembaga kursus tersebut. Didirikan di Taiwan pada tahun 1984. Lembaga kursus yang juga menawarkan sistem franchise ini telah hadir di benua Asia, Amerika, Africa hingga Eropa. Antara lain Australia, Canada, China, Egypt, Hongkong, India, Indonesia, Malaysia, New Zealand, Nigeria, Philippines, Singapore, Sudan, Taiwan, Thailand, Turkey, UAE, dan USA. Uniknya, CMA mempertahankan sistem belajar tradisional yaitu menghitung menggunakan Sempoa 2 tangan. CMA percaya, dengan sistem dua tangan itu akan membantu meningkatkan konsentrasi, kemampuan multi-sensori anak, daya ingat anak, dan mampu berhitung dengan mudah dan cepat. Di CMA, anak diperkenalkan tentang konsep matematika dengan mudah dan menyenangkan. Setiap anak dilatih untuk memahami konsep sempoa terlebih dahulu. Setelah menguasai penggunaan sempoa dan konsepnya secara perlahan anak dilatih untuk menghitung menggunakan pikirannya dengan membayangkan sempoa di kepala sehingga konsepnya melekat di otak dengan kuat. Dengan metode ini, disamping anak bisa belajar matematika dengan mudah dan menyenangkan, konsentrasi dan daya ingat yang lebih tajam pun tercapai. Disinilah metode CMA terbukti untuk mengoptimalkan fungsi kerja otak anak secara menyeluruh. Prescella ANG, Chief Executive Officer, CMA Indonesia, mengatakan, metode kursus ala CMA tersebut telah terbukti disejumlah negara termasuk Indonesia. “Pada intinya metode sempoa dua tangan ini akan membantu mengembangkan otak kiri dan kanan anak secara menyeluruh. Karena ada sebagian orang tua murid yang bertanya kalau sudah bisa berhitung hanya dengan satu tangan kenapa mesti dua tangan, nah alasannya itu tadi untuk keseimbangan pertumbuhan otak kiri dan kanan anak,” kata Prescella. Jika dibandingkan kursus-kursus yang lain, CMA memiliki beberapa kelebihan dan keunikan, seperti sistem sempoa 2 tangan sehingga hasil yang didapat lebih akurat dan cepat, tidak hanya fokus pada kemampuan kalkulasi semata, tetapi juga mengembangkan kemampuan multi-sensori otak anak; merupakan lembaga kursus sempoa pertama didunia yang juga menggunakan multi-media dan online learning, sehingga anak anak dapat belajar and latihan tidak hanya dikelas tetapi juga bisa belajar dengan fun dimanapun mereka berada, program CMA diajarkan sesuai kemampuan dan progress belajar anak masing masing. Di Indonesia sendiri sejak masuk pada tahun 2011, CMA telah memiliki lebih dari 10 outlet, yaitu Pantai Indah Kapuk, Sunter, Kelapa Gading, Gajah Mada, Kota Harapan Indah Bekasi, Gading Serpong, Greenville, Puri, BSD City, dan Citra 6 (Jakarta Barat) yang akan dibuka tahun ini. CMA akan melakukan eskpansi secara aktif ke berbagai kota di luar Jakarta untuk mendukung solusi pendidikan di Indonesia melalu belajar sempoa 2 tangan yang lebih efektif dan efisien.Dengan track record lebih dari 30 tahun, tidak terlalu sulit melakukan penetrasi pasar di Indonesia mengingat nama CMA telah dikenal disejumlah negara termasuk beberapa negara tetangga Indonesia. “Kita memang diuntungkan dengan brand yang sudah cukup kuat dibeberapa negara, sehingga hanya butuh sentuhan sedikit dari sisi marketing agar bisa sukses. Dan terbukti dengan adanya 10 outlet selama 4 tahun di Indonesia mengindikasikan bahwa metode yang kita ajarkan ini sangat diterima dengan baik oleh masyarakat karena telah terbukti hasilnya kepada anak,” papar Prescella. CMA juga memiliki sejumlah event rutin baik bulanan maupun tahunan yang levelnya internasional. Dimana event tersebut menghubungkan antara para murid CMA diberbagai negara untuk ikut menguji kemampuan berhitungnya di level internasional. “Kita ada juga metode belajar online yang terkoneksi dengan murid-murid CMA seluruh negara, mereka kami beri user id untuk melakukan latihan soal-soal secara online dan kapanpun serta dimanapun mereka mau belajar, bisa dilakukan dan itu termonitor oleh sistem pusat secara lengkap,” jelas Prescella. Investasi franchise bisnis ini berkisar Rp 400 juta sampai Rp 600 juta (jika termasuk sewa tempat atau ruko) dengan masa pengembalian modal berkisar 2 sampai 3 tahun. Syarat calon franchise adalah memiliki minat usaha dibidang pendidikan dan bersedia menjalankan serta mengembangkan bisnis sesuai visi CMA di bantu dengan bimbingan menyeluruh dari kantor pusat, termasuk support dari segi marketing, manajemen dan operasional, dan training.
Read More
Zahra Turkish Ice Cream Es krim yang Menggoda Customer Lewat Atraksi
Sesuai namanya Zahra Turkish Ice Cream memang berasal dari Turki yang dikenal dengan nama dondurma. Bahan utama es krim ini adalah 100% susu, gula, mastic resin dari pohon cemara, serta campuran krim yang terbuat dari akar sejenis anggrek liar dari Turki. Di outlet ice cream ini memang tidak menyediakan kursi dan bangku untuk para pembelinya. Alih-alih berharap menemukan sebuah tempat hangout yang seru, Zahra Turkish Ice Cream hanyalah sebuah kedai dengan luas tak lebih dari sebuah kios saat acara bazar berlangsung. Lantas apakah yang membuat pengunjung rela mengantri? entertaining, itulah jawabannya! Anda akan disuguhi atraksi yang menggelitik, dan sedikit menyebalkan saat menerima scoop es krim dalam cone. Bayangkan jika kita dihadapkan dengan seorang penjual es krim dengan muka jenaka, dan berkostum seperti Aladdin, yang kemudian memainkan sebuah trik untuk mengelabui Anda saat menerima es krim. Dimana Anda telah merasa menerima eskrim dengan benar, sementara saat ingin menjilat es krim, dan ternyata hanya sebuah cone kosong tanpa es krim di dalamnya. Begitulah kira-kira salah satu atraksi yang dihadirkan oleh Zahra Turkish Ice Cream. Tak heran bukan, jika canda dan tawa kadang terdengar saat atraksi berlangsung. Bahkan tak sedikit juga yang mengabadikannya dalam bentuk foto dan video, untuk kemudian mengunggahnya ke situs jejaring sosial. Namun disamping atraksi yang memikat, Zahra Turkish Ice Cream juga memiliki rasa yang membuat para konsumennya rela kembali untuk mengantri dan “dikelabui” kembali oleh penjualnya. Zahra Turkish Ice Cream menggunakan bahan baku susu sapi murni. Bisa dibilang Zahra Turkish Ice Cream merupakan pionir es krim asal Turki yang ada di Indonesia. Yang menarik tekstur es krim Turki sangat elastis, lentur, dan tidak mudah mencair. Hal tersebut karena komposisi Zahra Turkish Ice Cream tidak menggunakan air sama sekali (water less). Jika terdapat kandungan air sedikit saja maka es krim Zahra tidak akan jadi, karena air akan mengkristal ketika dibekukan dan begitu keluar freezer akan cepat cair. Hal itulah yang membuat es krim ini seakan lengket di cone, sehingga tidak akan jatuh meskipun dibolak-balikkan. Zahra Turkish Ice Cream menawarkan 18 varian rasa dengan beberapa rasa favorit seperti Vanilla, Hazelnut, Coconut, Mango, Apple, Lemon, Melon, Green Tea, Cokelat, Strawberry, Orange, Choco Chips, Tiramisu, Durian, dan Kiwi. Untuk menikmati Zahra Turkish Ice Cream, pelanggan hanya harus membayar seharga Rp 35 ribu/cone. Zahra Turkish Ice Cream mampu menjual minimal 1000 cone/minggu dengan omzet mencapai puluhan juta tiap harinya. Investasi yang dibutuhkan untuk menjadi franchisee Zahra Turkish Ice Cream sebesar Rp 180 – 200 juta. Investasi tersebut juga sudah termasuk lisence fee sebesar Rp 50 juta yang berlaku untuk kontrak kerjasama selama 5 tahun yang dapat diperpanjang dengan membayar kembali lisence fee untuk kontrak kerjasama 5 tahun berikutnya. Seperti sistem Franchise pada umumnya, franchisee akan dikenakan royalty fee sebesar 5% dari omzet setiap bulannya. Untuk menarik pembeli dan meningkatkan penjualan, Franchisee akan di support dengan dihadirkannya penjual es krim langsung dari Turki selama beberapa hari tanpa dikenakan biaya tambahan.Hingga saat ini outlet Zahra Turkish Ice Cream terletak di Gandaria City, Kota Kasablanka dan Summarecon Mall Bekasi.  
Read More
Eastons Property, Franchise Broker Property dari Inggris
Pada 1974, Edward W. Easton mendirikan Easton Group di Miami, Florida. Dengan kerja keras dan perencanaan yang matang, serta berpikir besar ia berhasil membangun kepercayaan kepada para klien. Perusahaannya menjadi broker property terkemuka di wilayah tersebut dan mulai memasarkan franchisenya yang berbasis di Inggris. Nama Eastons identik dengan tingkat pelayanan tertinggi, kesuksesan dan integritas. Para karyawan dengan seia menjalankan nilai-nilai inti di mana The Easton Group didirikan. Di Indonesia, Eastons Property juga sukses menjadi salah satu franchise broker property yang melayani banyak klien. Budi Utama selaku pemegang master franchise Eastons Indonesia sudah sejak15 tahun silam memegang franchise ini. pada tahun 2010 Budi meningkatkan status kerja samanya menjadi master franchise dan mematenkan merek Eastons Indonesia. Di tangannya Eastons sukses menawarkan jasa broker yang ditawarkan kepada klien mulai dari rumah, apartemen, gedung, hingga hotel. Budi mengaku rumah masih merupakan produk properti yang paling banyak ia layani, karena memang paling banyak dicari masyarakat. Untuk harga jual maupun sewanya bervariasi mulai dari ratusan juta hingga di atas Rp 2 miliar. Dari pengalaman yang ada, saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih menyewa dibandingkan untuk membeli berbagai produk properti yang ditawarkan. Untuk menyiasati harga property yang semakin tinggi, menurut Budi, Eastons bekerja sama dengan beberapa bank terkemuka yang menyediakan kredit pembelian rumah (KPR) seperti BCA, UOB, CIMB Niaga, Panin BANK, Mandiri, BRI dan beberapa bank lainnya. Budi mengatakan, untuk mengembangkan bisnisnya, Eastons Indonesia membuka kesempatan kerja sama kepada investor. Bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi franchisee, ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya investasi Rp 150 juta. Dengan investasi tersebut, franchisee akan mendapatkan berbagai keperluan usaha mulai dari perangkat usaha, sistem, papan merek, atribut, hak pakai merek, software, pelatihan, konsultasi, sistem prosedur, dan perlengkapan operasional. “Biaya tersebut di luar biaya sewa tempat, furnitur serta perlengkapan komputer,” bebernya. Menurutnya, pihak franchisee harus menyediakan karyawan sendiri yang akan diberikan pelatihan selama tiga hari oleh pihak pusat. “Teorinya tiga hari, tapi pada prakteknya, franchisee akan terus mendapatkan pelatihan hingga karyawan siap diterjunkan kelapangan,” katanya. Budi menjelaskan, dari hasil transaksi jual beli atau sewa properti, franchisee akan mendapatkan keuntungan sebesar 3% untuk jual-beli dan 5% untuk sewa. “Melihat pengalaman yang sudah ada, pihak Eastons Indonesia memberikan asumsi balik modal yang bisa dicapai sekitar 1 tahun. Balik modal tersebut bisa dicapai bila franchisee bisa mendapatkan omset sekitar Rp 3 miliar,” tuturnya. “Peruntungan dari omset tersebut franchisee akan mendapatkan keuntungan 1% hingga 5 %. Kalau omset semua tergantung franchisee, jika mereka benar-benar menjalankan dengan baik bisa meraup omzet diatas Rp 3 miliar, namun kalau santai paling omset yang didapat ratusan juta saja,” jelasnya lagi. Saat ini Eastons Indonesia sudah memiliki 16 franchisee yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra. “Lokasi yang kita sarankan pada calon franchisee adalah berada di pinggir jalan utama dan memiliki area yang padat penduduknya, seperti dekat perkantoran, area perbelanjaan,” tutupnya.
Read More