DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal usaha
PELUANG USAHA MURAH
JADWAL PAMERAN DAN SEMINAR FRANCHISE
May
19
International Franchise, License & Business Concept Expo & Confrence 2017
View This Event
Pameran Peluang Bisnis Waralaba Indonesia  Tanggal 19 - 21 Mei 2017 Jakarta Convention Center
May
05
PAMERAN FRANCHISE, BISNIS, PELUANG USAHA & KEAGENAN
View This Event
Surabaya, 5 - 7 Mei 2017 Jatim International Expo. Jl. Ahmad Yani 99, Surabaya 10.00 - 20.00 WIB
Majalah Terbit
edisi Mei 2017
200 lebih data merek waralaba dan business opportunity yang telah dirilis layak dibeli. Namun calon franchisee harus mengevaluasi bisnisnya terlebih dahulu membelinya. Bagaimana cara mengevaluasi bisnis waralaba?
Info Berlangganan
PENAWARAN FRANCHISE TERBAIK BULAN INI
Pameran Franchise Bertaraf Internasional Resmi Dibuka
International Franchise, Lincense & Business Concept Expo & Conference (IFRA 2017) resmi dibuka. Pameran franchise bertaraf internasional ini akan berlangsung mulai 19 Mei - 21 Mei 2017. Di hari pertama, IFRA sudah disesaki pengunjung dari berbagai daerah yang notabene calon investor. Banyak peluang franchise baru menarik yang bisa anda lirik di IFRA. Diantaranya Reeches Factory,  Klin and Klin, Popchop Chicken, Lyrics Entertainment, What's Up Cafe, Modena Home Center, Anomali Coffee,  Toko Mas ACC, dan lain sebagainya.
Read More
Talkshow Bisnis di IFRA Hadirkan Lyra Virna
Banyak acara dan talkshow bisnis di sela -  sela IFRA 2017. Salah satunya adalah talkshow Selebpreneur yang menampilkan Artis Lyra Virna. Dipandu oleh Anke Dwi Saputro, kiai marketing dari Cultivate, Lyra menuturkan kisah dirinya membangun bisnis franchise karaoke yang bernama Lyrics Entertainment yang kini sudah memiliki 27 gerai. 
Read More
What’s Up Café Rayakan Ultah Kedua dengan Roadshow Musik
Bertempat di Jl Ciputat Raya, What’s Up Café menggelar perayaan ulang tahun yang kedua dengan tema What’s Up 2.0. Berbeda dengan perayaan tahun pertamanya, di tahun kedua ini What’s Up menggelar rood show music dengan menampilkan band-band indie yang tengah naik daun di Indonesia. Band-band tersebuat antara lain Payung Teduh, Pee Wee Gaskins, Elephant Kind, Kelompok Penerbang Rocket, Fourtwnty, Souljah, Yuka, Bara Suara, Sore dan lain lain. “Band-band tersebut konser di chapter atau gerai-gerai What’s Up mulai 4 sampai 21 Mei 2017. Konsep konsernya tidak ada batasan artis sama fansnya, mereka tidak full show tapi 3 jam sekali break dan ngobrol sama fans. Banyak para fans mereka yang datang di sana,” ujar Mozart Syahivan, Marketing Communication Manager What’s Up Café.   Selain itu, kata Mozart, What’s Up juga mengadakan talkshow seputar bisnis, serta garage sale. “Kita mengadakan lomba kreatif membuat video yang harus dibikin di What’s Up dengan durasi 50 detik. Yang menang kita beri reward 5 juta. Kita juga memberi free voucher dan lucky draw pada acara ultah ini,” jelasnya. Ayu Zulia Shafira, salah satu founder What’s Up Café di sela-sela acara mengatakan, kedepannya ia berharap What’s Up Café bisa membuka gerai ke seluruh pelosok Indonesia. “Saat ini kita sudah memiliki 11 gerai, kita ingin terus membuka cabang baik sendiri maupun franchise sebanyak-banyaknya. Sehingga bisa membuka banyak lapangan pekerjaan,” pungkasnya. Zaziri          
Read More
Kumayaki, Camilan Unik dengan Saus Fla Asal Negeri Sakura
Bulan ini tim redaksi bertandang ke Mal Arta Gading yang terletak di bilangan Jakarta Utara. Hal ini kami lakukan tak lain untuk mencari bisnis franchise yang berlokasi di Mal. Ketika kami menyusuri Lantai 1 tepatnya di dekat Lobby Nusantara, kami melihat salah satu booth dengan konsep yang unik. Booth ini memiliki karakter boneka panda dengan label Kumayaki. Kami pun bergegas meminta informasi kepada karyawan yang berjaga di store tersebut untuk menggali informasi. Ternyata camilan ini menawarkan franchise. Bagi para pencinta kuliner khas Jepang mungkin sudah familiar dengan kudapan Japanesse Puff Snack dengan isian berbagai macam rasa Fla. Bentuknya unik menyerupai camilan Jepang seperti Taiyaki yang diolah menggunakan adonan berwarna kuning kecokelatan. Kumayaki juga sepert itu. Proses pembuatan snack Kumayaki ini setelah adonan dituangkan ke dalam cetakan, kemudian di panggang dalam wajan cetakan, “lalu snack tersebut di suntik Fla dengan berbagai varian rasa, jadilah snack Japannese Puff ala Kumayaki,” kata Adi Bagus, Owner Kumayaki. Keunikan yang dimiliki Kumayaki ini adalah memiliki taste dan tekstur produk yang berbeda. Selain itu bentuk yang sangat unik yaitu karakter umum di Jepang Rillakuma. Soal harga Kumayaki di banderol mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp18 ribu. Berbicara soal konsep bisnis, Kumayaki sendiri mengadopsi snack Jepang. Dimana selain dari segi rasa Kumayaki juga menonjolkan karakter yang sangat kuat dari bentuk dan packaging dimana tidak akan ditemukan di manapun. “Jika dibandingkan dengan kompetitor produk kami sangat berbeda, dari segi rasa, konsep, hingga tekstur, kami bisa dikatakan pionir untuk snack Japanesse Puff, “ kata Adi dengan bangga. Adapun strategi yang di garap di bisnis Kumayaki ini dengan meningkatkan kualitas dan sistem bisnis yang solid. Inovasi dalam hal rasa dan topping tanpa menghilangkan karakter Rillakuma sendiri di bisnis ini pun menguatkan untuk bersaing dengan kompetitor yang menyerupai produknya. Sejauh ini bisnis ini cukup diminati para customer dan franchisee. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan 13 gerai yang tersebar di Jakarta. Bogor, Banjarmasin. Jambi. Solo. Yogyakarta, Semarang, Surabaya. Medan, dan Makassar. Adi optimis dengan bisnis yang dilakoni nya saat ini. Jika dilihat peluangnya masih besar untuk membuka usaha kategori Snack di Indonesia terutama Kumayaki yang memiliki keunikan sendiri. Demand masyarakat masih tinggi terhadap produk-produk kekinian seperti Kumayaki ini. Tahun ini menjadi tahun pertama Kumayaki di Franchisekan, meski tergolong baru, Adi tak khawatir jika bisnisnya ini di Franchisekan. Ia percaya diri untuk memulai memasarkan produk lewat sistim Franchise. Setelah sering ia mengikuti pameran kuliner dan respon masyarakat benar-benar percaya dengan produknya. Hal ini terbukti dari hasil penjualan yang signifikan setiap kali mengikuti pameran. “Dalam perhitungan ROI yang kami tawarkan, besaran keuntungan kalo dinominalkan rata-rata mencapai Rp 15 juta per bulan. Dengan perhitungan balik modal sekitar 4 bulan saja,” papar Adi. Soal investasi untuk bergabung menjadi Franchiseenya, calon mitra harus menyediakan investasi sebesar Rp 30 juta. Itu hanya sekali seumur hidup kontrak kerja samanya. Investasi ini sudah termasuk perlengkapan umum seperti mesin pemanggang 2/pcs. Kemudian bahan adonan, serta 24 macam perlengkapan pembantu lainnya. Sebagai catatan fasilitas ini belum termasuk booth dan sewa lokasi. “Untuk bantuan support, tim pusat akan memberi bantuan berupa video atau bahkan trainer yang siap membantu dan mendampingi dalam startup awal memulai bisnis ini,” ujar Adi.   Alvin Pratama
Read More
Daddys Takoyaki Menakar Peluang Bisnis Kudapan Osaka Khas Indonesia
Edisi bulan ini tim redaksi Majalah Franchise berkunjung ke Tangerang City Mall, Jl. Jendral Sudirman No. 1, Kota Tangerang. Tepatnya di lantai 2, di Rame Rame Street Food. Ketika melihat booth berwarna merah kami tertarik untuk lebih dekat melihat gerai tersebut. Rupanya gerai itu menjajakan makanan khas Jepang bernama Daddys Takoyaki. Takoyaki merupakan makanan berbentuk bulat seperti bola kecil yang bercitarasa gurih dan berisi aneka makanan laut, seperti gurita. Peminat makanan ini cukup banyak, terbukti dengan maraknya para penjual yang menjajakan makanan ini dipinggir jalan ataupun foodcourt yang ada di mall-mall. Tidak berbeda dengan Daddys Takoyaki. Usaha yang didirikan Muhamad Fadli Azis sejak tahun 2013 ini juga tengah berkembang pesat. Saat ini, Daddys Takoyaki sudah memiliki 35 gerai tersebar di Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, Surabaya, Samarinda, Bandung, dan Manokrawi. Untuk mengembangkan bisnisnya, Fadli mulai menawarkan kemitraan pada Januari 2016. “Daddys Takoyaki memiliki 34 mitra yang tergabung. Kami menawarkan paket investasi sekitar Rp 17.700.000 dengan konsep booth / gerai bergaya jepang yang unik dan premium,” katanya. Fadli menuturkan, Daddys Takoyaki menyajikan menu Okonomiyaki, cemilan lainnya yang berbahan baku tepung terigu yang dicampur dengan sayuran kol, telur ayam dan makanan laut. “Menu-menu yang kami tawarkan sangat khas,” katanya. Ia mengklaim, produk yang disajikan Daddys Takoyaki menawarkan citarasa tersendiri karena diolah dari racikan resep sendiri. “Resep tersebut dari hasil survey dan riset yang cukup lama hingga kita menemukan formula yang pas untuk pecinta produk ini,” bebernya. “Karena ini resep saya sendiri, maka saya bisa jamin rasa produk kami selalu konsisten dan tidak akan berubah,” tambahnya. Menurut Fadli, kedepannya Daddys Takoyaki akan mengenalkan produk melalui jaringan – jaringan advertising online secara massive. Seperti Google ads, Detik ads, yahoo ads dll. “Kami juga akan masuk ke portal-portal online waralaba di internet untuk mencapai target pasar yang lebih luas,” katanya. Diungkapkan Fadli, franchise yang ditawarkan Daddys Takoyaki tidak menyertakan management fee, royalty fee. “Jadi 100% keuntungan untuk mitra, masa kelola selamanya serta update menu 3 bulan sekali. Akan tetapi Calon mitra perlu menyediakan lokasi berjualan serta SDM. Semua peralatan sudah disediakan oleh pusat,” katanya. Meskipun demikian, kata dia, mitra harus membeli bahan baku utama kepada pusat. “Khusus wilayah Jabodetabek, SDM yang calon franchisee sediakan akan kami training di workshop kami. Atau kami juga bisa mentraining SDM mereka di outlet offline milik mitra secara langsung,” jelasnya.  
Read More
Melirik Peluang Menarik di Bisnis Es Pisang Beku
Pasar kuliner memang selalu menuntut sesuatu yang baru. Salah satunya adalah pasar kuliner pisang beku yang telah menjadi favorit masyarakat saat ini. Kuliner ini malah menggeser produk es pisang lainnya yaitu es pisang ijo yang sempat naik daun. Sebenarnya menu ini sudah lama ada, namun karena bentuknya yang terlampau sederhana, maka menu ini jadi terlupakan. Kini dengan sebuah inovasi dan kreativitas, menu yang sebelumnya bernama es kul kul ini kembali marak dan menjadi favorit. Menu produk pisang beku saat ini memang sedang booming di kota-kota besar seperti di Jakarta dan Surabaya. Salah satu sosok yang ikut menjalankan peluang bisnis pisang beku ini adalah Bunga Deviani dan Ricky dengan brand FrozBanana. “Awalnya hanya sekedar iseng dengan rekan saya bernama Ricky. Kita berdua memasarkan produk lewat Instagram, ternyata hari pertama berjualan kami mendapat respon yang luar biasa, hingga bisnis kami selang berjalan 6 bulan tertarik untuk join franchise di Makassar,” kata Bunga. Konsep yang ditawarkan FrozBanana yaitu open bar dan customer dapat langsung melihat di booth frozen banananya mulai dari celup coklat dan ditabur topping. “Kompetitor kita sejauh ini ada beberapa, namun FrozBanana optimis bisnisnya mampu bersaing dengan komnpetitor serupa,” jelas Bunga. Berbagai pilihan topping tersaji di FrozBanana membuat camilan ini diminati di Indonesia oleh konsumen di semua usia. Selain itu, kata Bunga, Frozbanana menjadi camilan unik nan sehat sebagai cara baru dalam menikmati buah pisang dengan segala kebaikannya. “FrozBanana pioneer pisang beku pertama di Indonesia yang memadukan teknologi dari Jepang dan kreatifitas sehingga lahirlah produk unggulan kami FrozBanana Injection,” ujar Bunga. FrozBanana menawarkan 4 paket investasi, yaitu pertama investasi Rp 25 juta, kedua Rp 50 juta, dan ketiga Rp 85 juta. Dari ketiga paket investasi ini yang membedakan paketnya adalah bentuk booth Island hingga konsep semi cafe. Setelah usahanya berjalan, sejak 2013 silam, FrozBanana memiliki 11 varian menu diantaranya Rainbow Ceres, Crispy Milo, Honey Flakes, Graham Biscuit, Cornflake, Almond, Gummy Matcha, Lucky Charm, Nutella, Oreo, Fruity Pebbles. Soal harga Bunga mematok berkisar Rp 15 ribu-Rp 20 ribu. Dalam proses penjualan dan pemasaran, Bunga mengaku melakukannya dengan cara online dan ofline. Dengan akun Instgram yang dimilikinya yaitu frozbanana. Dalam pemesanan FrozBanana konsumen bisa memesan produk tanpa ada syarat jumlah minimal. Dengan mempromosikan pisang beku ini sebagai makanan sehat yang memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh maka Bunga yakin bisnis ini akan terus berjalan dengan baik. Saat ini saja keyakinannya sudah banyak terbukti ketika Bunga bisa memperoleh omzet yang mencapai Rp 30 juta per bulan.    
Read More
Polabbit Dessert House, Mengintip Bisnis Ice Cream Gulungan Premium ala Thailand
Pada edisi hunting kali ini tim redaksi berkunjung ke Basura Mall City yang terletak di jalan Basuki Rahmat, Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur. Ketika sedang berjalan di area Ground Floor kami melihat sederetan penjaja makanan dengan media booth. Dari kejauhan kami melihat booth dengan konsep unik yang identik hewan beruang kutub dan kelinci. Booth tersebut bernama Polabbit Ice Cream. Setelah didekati, rupanya Polabbit Ice Cream menawarkan sensasi makan ice cream yang berbeda. Tidak hanya booth-nya saja yang unik, proses pembuatan ice cream ini juga unik. Penjual baru akan membuat es krim gulung ini saat ada pembeli yang memesan. Jadi es krim gulung ini memang selalu tersaji segar karena tidak bisa disimpan terlebih dahulu. Dilihat sepintas, prosesnya pembuatannya tidak sederhana. Setelah mengambil adonan dengan sigap tangan si pembuatnya langsung mengaduk-aduk adonan es krim hingga agak membeku. Setelah membeku, adonan diratakan dan digulung perlahan sedikit demi sedikit dan ditempatkan dalam cup. Keunggulan Polabbit Dessert House ini menyediakan rasa yang premium dan berkualitas. Seperti Cookies and Cream, Cokelat, Orange, Chocho Hazelnut. Untuk harga yang ditawarkan Polabbit Dessert House mulai dari Rp 23 ribu hingga Rp 28 ribu. Untuk investasi franchisenya, Andy Wijaya, Owner Polabbit Dessert House mematok investasi senilai Rp 35 juta dengan fasilitas yang di dapat mitra seperti booth, bahan baku awal, peralatan pendukung, mesin pembuat es, serta supporting dari pihak pusat. “Dalam kerja sama franchise ini, saya akan mengontrol pihak mitra yang sudah join dengan saya, baik itu management, kendala di lapangan, dll, intinya kami support mitra, “ paparnya. Saat ini Polabbit Dessert House memiliki 2 cabang di Mall Basura, dan Grand Galaxy Park. “Kedepan kita sudah running di berbagai mall seperti Lippo Mall Puri, Taman Anggrek, dan Mall Ciputra. Mitra kami yang sudah join dalam jangka dekat ini akan buka di Transmart Kalimalang, Surabaya, Cuma sedang terkendala proses perizinan,” ujar Andy. Ketika disinggung mengapa membuka di lokasi mall, Andy menjelaskan, untuk produk dessert seperti ice cream gulungan, maka cocok jika dipasarkan di pusat keramaian, salah satunya mal. Meskipun biaya sewa mall yang relatif mahal, Andy optimis dengan penjualan gerainya. Sebab di lokasi ini pangsa pasarnya tergolong ramai ketimbang buka di lokasi lain. “Jika bisnis ini di tempatkan di food court pasti sesuai dan produk yang kami jual. Karena produk kami tidak hanya menyasar kalangan anak-anak, remaja saja, bahkan orang tua pun banyak yang membeli,” jelas pria kelahiran Jakarta, 19 April 1988 ini.  
Read More
Tokio Street, Peluang Bisnis Snack Khas Jepang Yang Layak Dilirik
Peluang bisnis snack jepang ini sudah menawarkan peluang bisnis waralaba sejak 2012. Gerainya tersebar di berbagai mal. Pada bulan ini redaksi blusukan ke daerah Blok M Square yang terletak di bilangan Jakarta Selatan. Ketika kami masuk ke lantai ground kami melihat sederetan booth kuliner. Di lantai tersebut kami melihat merek yang cukup unik, yaitu Tokio Street. Rupanya, penjaja snack asal negara sakura itu menawarkan peluang bisnis waralaba. Takoyaki, atau camilan asal Kansai Jepang ini berbentuk bulat kecil yang terbuat dari adonan tepung terigu dan berisi irisan daging gurita. Meski pasarnya terbatas, namu pamornya kian eksis dan dapat dijumpai di mall maupun di pinggir jalan, penggemar makanan ini pun terus bertambah. Tak salah, jika camilan ini mengundang minat sejumlah pelaku usaha untuk terjun ke bisnis ini. Salah satunya adalah Sheila Prasetio. Dengan merek Tokio Street, Sheila membuka usaha takoyaki sejak 2010. Sheila mengatakan, selama ini takoyaki cuma bisa dijumpai saat event festival kebudayaan Jepang di Jakarta. Namun, belakangan, takoyaki sudah bisa ditemui di sejumlah mal. Namun, jumlah gerai dan pasarnya masih terbatas. Maklum, bahan baku takoyaki termasuk spesifik. Misalnya, katsuobushi yang terbuat dari daging ikan cakalang yang diserut untuk diambil kaldunya. Selain itu, ada rumput laut atau biasa disebut nori. Untuk menarik pelanggan, Sheila sengaja menempatkan usahanya di mal-mal terkemuka di Jakarta, Palembang, Pekanbaru, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, dan Balikpapan. “Kita melihat bahwa potensi customer itu banyak di mall, oleh karena itu kita tertarik untuk buka di mall,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1982 ini. Membuka gerai pertamanya di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan. Ternyata respon dari masyarakat cukup baik. Tiap hari, rata-rata penjualan takoyaki di gerainya mencapai 40 porsi. Untuk melebarkan jaringan pemasarannya, pada tahun 2012 Sheila membuka paket kemitraan Tokio Street bagi masyarakat yang berminat menekuni usaha tersebut. Calon mitra yang berminat bergabung, tersedia dua pilihan paket. Paket pertama investasinya Rp 100 juta, dan paket kedua sebesar Rp 150 juta. Bedanya, dengan paket investasi Rp 150 juta calon mitra akan mendapat banyak varian menu selain takoyaki dan okonomiyaki. Selain itu mendapat booth ukuran 2x3. Sementara paket pertama, mitra hanya mendapatkan booth ukuran 2x2 dengan 2 menu saja takoyaki dan okonomiyaki serta peralatan lain. Adapun untuk paket kedua, mitra akan mendapatkan booth, peralatan lengkap memasak dan bahan baku awal. Selain itu, calon mitra akan mendapat alat promosi dan seragam karyawan. “Kami tidak mengutip biaya royalti fee, hanya keharusan membeli bahan baku dari pusat,” imbuh Sheila . Target pasar Tokio Street adalah semua kalangan. Karena itu, lokasi usaha diutamakan di mall. Saat ini Sheila sudah memiliki 10 gerai milik sendiri dan 28 mitra. Alvin Pratama  
Read More
Bento Steak.co, Meraup Laba Bisnis Steak dengan Kualitas Bintang Lima
Steak yang berasal dari kota Depok ini mensiasati customer dengan berbagai varian menu dan harga terjangkau. Waralaba yang banyak beroperasi di area mal ini belum banyak diketahui publik. Seperti apa peluang bisnisnya? Edisi ini tim redaksi bertandang ke mall di bilangan Jakarta Barat tepatnya di Plaza Slipi Jaya. Kami menelusuri tiap lantai mal tersebut. Tujuannya tiada lain, berburu berita untuk rubrik “Franchise Hunt”. Ketika kami berjalan di lantai 3 kami melihat brand-brand waralaba seperti Wafflelicius, Ixobox, dan Panties Pizza dan sederet merek waralaba lainnya. Namun kami melihat ada restoran steak bernama Bento Steak.co yang cukup menarik pemandangan. Dari segi desainnya modern dan elegan layaknya restoran steak pada umumnya. Sontak saja kami tertarik untuk menelusuri apakah restoran ini menawarkan peluang bisnis franchise atau tidak. Ketika kami bertanya dengan salah satu pegawai yang ada ternyata benar dugaan kami, bisnis ini ternyata difranchisekan. Kami pun tidak berpikir lama untuk melakukan sesi wawancara setelah membuat appointment dengan Setiawan, Direktur Bento Steak.co, Bapak Setiawan. Kehadiran Bento Steak.co tentu tidak hanya meramaikan keanekaragaman bisnis kuliner di mal Plaza Slipi Jaya. Kehadiran Bento Steak.co juga meramaikan industri kuliner di Indonesia. Hingga tahun 2010, Bento Steak.co sudah memiliki 9 outlet yang tersebar di ITC Depok Mall, Plaza Slipi Jaya, Graha Cijantung, Cibinong Mall, DTC Mall Sawangan, Depok Town Square, Blok M Square, Bogor Trade Mall, Pondok Gede Mall. Selain itu, Bento  Steak.co  juga sudah mampu menepis anggapan masyarakat bahwa menu steak merupakan hidangan yang harganya mahal. Hingga saat ini  Bento Steak.co masih berupaya untuk melakukan inovasi dan gencar menawarkan konsep waralaba. Hal ini dilakukan Bento Steak.co untuk selalu tetap menjaga kualitas produk dan citarasa hidangan steak. Keberhasilan Bento Steak.co saat ini terus memacu dirinya untuk menjadi tempat kuliner yang terjangkau dan mengubah mindset customer, bahwa menikmati sajian steak bisa masuk ke kalangan atas dan bawah. Selain itu, menjaga kualitas produk dan inovasi dalam varian menu juga terus ditingkatkan Bento Steak.co. Beberapa menu yang ditawarkannya antara lain chicken steak, beef steak, chicken double, sirloin steak, tenderloin steak, bento mi beef steak, chicken teriyaki rice, spaghetti, wagyu, prime tenderloin, regular tenderloin, dan lain-lain. Ada pula aneka minuman seperti coffee latte, dan black coffee, milkshakes dan latte sebagai pelengkap. “Bento Steak.co juga menyediakan area smooking room, selain itu customer yang ingin santai menikmati secangkir kopi juga bisa di resto kami”, jelas Setiawan, Direktur Bento Steak.co. Menurut dia, menu makanan Bento Steak.Co dijual mulai Rp 20.000 hingga Rp 100.000 per porsi. Setiawan menjelaskan, untuk tawaran investasi di Bento Steak.co ini Rp 700 juta hingga Rp1.2 Milyar di luar sewa tempat. Untuk  Estimasi omzet yang dapat diraup franchisee, ia menargetkan mencapai Rp 175- Rp 200 juta per bulan. Dengan demikian franchisee bisa target balik modal sekitar 1 tahun. Tempat usaha yang dibutuhkan sekitar 80 m² dengan delapan pegawai. Setiawan mengklaim, keunggulan Bento Steak.Co terletak pada standardisasi saus yang lebih gurih dan citarasa steak yang nikmat namun dengan harga jual yang tetap ramah di kantong. Ia menambahkan, ada keunggulan yang tidak dimiliki oleh para kompetitor, yaitu saus steaknya yang homemade, sehingga saus yng disajikannya pun fresh. Selain itu daging steaknya menggunakan Aussie Beef asli. “Proses penyembelihan sapi dari awal hingga akhir kita kontrol, tak hanya itu bahan baku pendamping steak juga kami jaga sehingga melahirkan steak kualitas prima dengan harga terjangkau,” paparnya. Alvin Pratama
Read More
Rajawali Mas, Mengandung RBD Palm Olein, Sehat dan Lebih Bening
Rajawali Mas adalah minyak goreng produksi perusahaan Jaya Makmur Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan ini menjadi salah satu  produsen minyak goreng terbesar di Indonesia. Minyak goreng Rajawali Mas merupakan salah satu minyak goreng berkualitas yang banyak digunakan saat ini. Baik rumah tangga atau konsumen langsung maupun para pelaku usaha kecil menengah. Produknya selain bening, dan tidak
Read More
Rajawali Mas, Mengandung RBD Palm Olein, Sehat dan Lebih Bening
Rajawali Mas adalah minyak goreng produksi perusahaan Jaya Makmur Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan ini menjadi salah satu  produsen minyak goreng terbesar di Indonesia. Minyak goreng Rajawali Mas merupakan salah satu minyak goreng berkualitas yang banyak digunakan saat ini. Baik rumah tangga atau konsumen langsung maupun para pelaku usaha kecil menengah. Produknya selain bening, dan tidak mudah tidur serta mengendap, minyak goren Rajawali Mas ini mengandung RBD Palm Olein atau refined, bleached, and deodorized. RBD ini merupakan pemurnian minyak sawit yang dilakukan sebelum diolah menjadi berbagai produk. Pemurnian tersebut menghasilkan minyak sawit RBD. Berbagai perusahaan memproses lagi minyak sawit RBD untuk mendapatkan minyak olein yang punya tingkat kemurnian lebih tinggi. RBD Palm Olein yang berwarna kekuning-kuningan mengandung Asam Bebas Lemak (FFA) 0,15 hingga 0,3 %.  Keunggulan dari RBD Palm Olein adalah bebas kolesterol, serta kaya vitamin D dan E. RBD Palm Olein juga sangat stabil terhadap proses oksidasi. RBD Palm Olein dapat tercampur baik ketika ditambahkan dengan pengemulsi.  Selain itu, minyak goreng ini tanpa pengawet, sehingga menghasilkan antioksidan beta-karoten yang membuat minyak berwarna kuning alami, hemat dan ekonomis dalam pemakaian, lebih hemat bahan bakar karen tidak memerlukan api besar ketika memasak, dibuat dari buah sawit pilihan, dan tahan terhadap suhu tinggi.   Minyak goreng ini juga telah terdaftar di departemen kesehatan, terdaftar mereknya, dan telah mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) degan nomor 07080014230612.   Rajawali Mas terdiri dari sejumlah kemasan sederhana berbagai ukuran mulai 400 mili liter, 425 mili liter, 450 ml, 700 ml, 750 ml, 800 ml, 900 ml, 950 ml, 1 liter, 5 liter, hingga kemasan jerigen 18 liter.   Minyak goreng Rajawali Mas dikemas dengan baik menggunakan botol dan jerigen sehingga memudahkan pengiriman baik dalam kota maupum luar kota. Berbeda dengan minyak curah yang terkena oksidasi karena proses pengemasan di pasar. Harganya pun terjangkau karena masih bersaing dengan harga minyak goreng curah yang masih beredar di pasaran saat ini.  Karena kapasitas produksinya yang besar, Rajawali Mas menawarkan sistem keagenan. Yaitu pihak yang akan menjadi pemasar atau penyalur disuatu daerah atau wilayah. Untuk sistem keagenan ini, harga yang diberikan kepada agen adalah harga pabrik sehingga potensi keuntungannya lebih besar.   Julhan Sifadi  
Read More
Sunco, Minyak Goreng dengan Tahapan Proses Pemurnian Yang Ketat
Perusahaan Minyak Goreng asal Bekasi ini mengunggulkan kualitas dalam proses produksinya. Beberapa hal yang ditonjolkan yakni warna lebih bening,  dan minyak tidak cepat hitam, serta  meminimalisir resiko penyakit  kanker. Berdiri pada tahun 2010 di bawah naungan PT Mikie Oleo Nabati Industri meluncurkan minyak goreng SunCo yang telah mengalami penambahan zat gizi mikro ke bahan pangan (fortifikasi) vitamin A. Minyak Goreng Sunco sendiri berpedoman dengan wujud kepedulian terhadap masalah zat gizi di Indonesia. Sunco mendukung program pemerintah dalam mengatasi problem kekurangan vitamin A dengan menjembatani antara asupan vitamin A dengan kebutuhan masyarakat. Selain faktor harga, untuk memilih minyak goreng yang baik harus memenuhi setidaknya 4 kriteria, yaitu minim kandungan lemak jenuh, komposisi saji per kemasan, warna fisik minyak yang bening, dan rasa minyak yang seperti atau mendekati sifat air. Satu lagi yang tak boleh ketinggalan adalah kode produksi atau tanggal expired produk. Deputy Marketing Manager Sunco, Mulina Wijaya mengatakan, masyarakat sering kali menganggap minyak goreng adalah hal yang tidak berbahaya. Padahal kelebihan makanan berminyak tidaklah baik bagi kesehatan. Minyak yang baik memenuhi berbagai kriteria. Bisa dilihat dari wujudnya yaitu lebih cair, sehingga sedikit menempel pada makanan dan mudah ditiriskan, bening, tidak mudah beku, dan tidak membuat tenggorokan tidak nyaman alias gatal. "Agar terhindar dari penyakit berbahaya, pastikan jangan gunakan minyak secara berulang-ulang. Jika minyak sudah berubah warna akibat sisa makanan, sebaiknya ganti dengan minyak yang baru. Selain itu, hindari penggunaan suhu terlalu panas saat memasak, karena dapat membentuk radikal bebas yang merugikan kesehatan dan merusak kandungan vitamin dalam minyak goreng,"jelasnya. Ia paham masyarakat Indonesia susah meninggalkan minyak goreng dan goreng-gorengan. Dengan adanya minyak goreng yang lebih encer akan membuat minyak yang menempel di makanan jadi lebih sedikit sehingga minyak yang dikonsumsi akan lebih sedikit. Kelebihan lemak akan menyebabkan obesitas dan penyakit degeneratif, seperti kanker, penumpukan lemak di hati, dan paling populer yaitu jantung koroner. Jadi kandungan lemak yang masuk ke dalam tubuh harus betul-betul dijaga, menggunakan minyak goreng baik seperti Sunco yang mempunyai warna bening, encer, dikit nempel di makanan dan tidak mudah beku. "Tentunya dengan kandungan yang ada di Sunco, kita ga perlu takut, kalau makanan kita itu bisa menjadi 'The Silent Killer'. Nah supaya lebih yakin, buktikan saja minyak goreng Sunco dengan tes organoleptic, yaitu dengan cara mengecap minyak Sunco (kira-kira 1 sendok makan), jika tanpa ada rasa atau rasanya seperti air, itu tandanya minyak goreng Sunco adalah minyak goreng yang baik," pungkas Mulina. Minyak goreng tidak bisa dipisahkan dalam aktivitas memasak masyarakat di Indonesia. Agar terhindar dari penyakit berbahaya, masyarakat disarankan untuk tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang.  “Sebaiknya hindari penggunaan suhu terlalu panas saat memasak karena bisa membentuk radikal bebas,” ujarnya. Mulina menambahkan, persepsi yang beredar di masyarakat juga menunjukkan bahwa mereka cenderung menyamakan semua jenis minyak goreng. Salah satu ciri minyak goreng yang bagus menurutnya adalah warnanya bening. Perubahan warna pada minyak menunjukkan telah terjadi kerusakan atau oksidasi. Jika tetap digunakan maka akan berisiko menyebabkan penyakit kanker. Ciri minyak goreng yang sehat lainnya adalah tidak terlalu kental hingga seperti air. Dengan demikian, saat memasak minyak goreng tidak terlalu banyak yang menempel di makanan sehingga sedikit yang masuk ke tubuh. Minyak goreng juga harus memiliki sedikit kandungan lemak jenuh yang bisa dideteksi dengan kondisinya yang tidak mudah beku. Untuk mengetesnya bisa dilakukan dengan mengecap minyak goreng tersebut. Jika tawar dan seperti air, maka itulah minyak goreng yang baik. Alvin Pratama
Read More
Ephraim, Salah Satu Produsen Mesin Roasting Kopi yang Andal di Indonesia
Bagi pebisnis kopi, Machine Roasting Coffee tidak asing lagi karena menjadi salah satu hal yang wajib dimiliki. Baik skala kecil, maupun skala industri karena dari mesin Roasting Kopi inilah, kualitas minuman kopi ditentukan. Di Indonesia, salah satu pemain di bisnis mesin roasting kopi ini adalah PT. Ephraim Coffee Indonesia yang berlokasi di Kota Bandung. Produksi Roasting Coffeenya telah banyak digunakan oleh perusahaan UKM maupun industri. Berawal dari keahlian roasting kopi yang produknya telah diekspor di berbagai negara Eropa, Amerika dan Asia, PT. Ephraim Coffee sejak 2014 mulai memproduksi sendiri mesin roasting nya dengan berbagai kapasitas. Mulai dari 1 kilogram, 3 kilogram, 5 kilogram 12 kilogram, hingga untuk kapasitas industri 50 kilogram. Seluruh produknya telah dilengkapi dengan infrared sehingga dapat mengurangi konsumsi gas, api yang dilahirkan lebih panas dan panas yang dihasilkan sangat kuat dan stabil.“Kita juga sisipkan beberapa sensor , salah satunya sensor suhu ruang dan suhu coffee,” kata Ferry Kusnadi, Owner, PT. Ephrain Coffee Indonesia. Secara umum, mesin roasting yang dibuat terdiri dari sistem operasi manual dan otomatis. Dimana, manual mengandalkan kemampuan atau keahlian individu roaster nya, sementara mesin roasting otomatis sudah menggunakan PLC program yaitu memori yang dapat dikendalikan melalui sistem komputer. “Dengan piranti memori ini maka memungkinkan pembuatan profile roasting dapat melalui komputer lalu ditransfer ke mesin menggunakan sistem internet, dan secara otomatis dapat langsung dioperasikan oleh mesin. Piranti ini juga dapat menyimpan profile roasting yang banyak sehingga sewaktu-waktu profile roasting itu dibutuhkan, tinggal dipanggil saja,” papar Ferry. Mesin roasting kapasitas 1 hingga 3 kilogram masih manual, sementara mesin roasting otomatis diproduksi untuk kapasitas 5 kilogram hingga 50 kilogram. “Harganya untuk yang 1 kilogram Rp 50 juta, 3 kilogram Rp 150 juta, roasting otomatis 5 kilogram Rp 400 juta, 12 kilogram Rp 600 juta dan untuk kapasitas 50 kilogram Rp 1 miliar keatas,” ungkap Ferry. Mesin roasting produksi Ephraim Coffee ini diakui Ferry sangat handal dan kuat. Pihaknya juga memberikan garansi selama setahun pasca pembelian, termasuk jaminan ketersediaan spare part, dan perbaikan jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan. “Teknisi kita selalu siap mendukung pelanggan jika terjadi kerusakan kapan dan dimanapun,” jelas Ferry. Bagaimana dengan kinerja mesinnya? “Mesin roasting kita, bisa dapat meroasting hanya dengan waktu 11 hingga 30 menit untuk satu kali roasting. Ini adalah waktu paling cepat dan terbaik, untuk mendapatkan profile coffee yang baik ” ujar Ferry. Kapasitas mesin 1 hingga 3 kilogram lanjut Ferry sangat cocok untuk coffee shop. Sementara untuk kapasitas diatas 5 kilogram cocok untuk produksi masal atau kelas industri. “Keunggulan produk kita yang lain adalah bahan baku mesin sudah menggunakan carbon steel dan stainles food grade, semua mesin-mesin ini sudah memenuhi standar untuk produk makanan,” ucap Ferry. Mesin-mesin ini juga dapat di pesan sesuai kapasitas roasting dan sistem pengoperasian manual atau otomatis seperti yang diinginkan pemesan. Selain menyediakan spesifikasi mesin coffee seperti diatas, Ephraim juga rupanya memproduksi coffee-coffee specialty dari seluruh coffee yang ada di Indonesia. Mulai dari kopi Aceh, Mandailing, Java, Bali, Kintamani, Flores Bajawa, Toraja dan Kopi Papua. Untuk satu mesin roasting dengan sistem operasi manual, waktu pengerjaan diprediksi kurang lebih 3 minggu. Sementara sistem otomatis pengerjaannya diprediksi memakan waktu 6 minggu atau 1,5 bulan.
Read More
PT Sahara Bogatama Indonesia, Produknya Banyak Digunakan UKM dan Franchise Kuliner
PT Sahara Bogatama Indonesia Merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan Daging Kebab Sapi, Kambing dan Ayam. Perusahaan yang didirikan sejak tahun 2007 ini telah berkomitmen untuk mengolah serta menghasilkan produk-produk unggulan khususnya dibidang bahan baku Kebab dan makanan Beku lainnya. Sahara Bogatama yang bermarkas di area Bekasi ini didirikan guna memenuhi serta mempermudah akses pelanggan dalam melakukan transaksi pembelian produk. Sahara juga telah memiliki Kantor distributor perwakilan tetap yang terletak di wilayah Medan dan Bandung. M. Iqbal Nur Al-Rasyid, Direktur Sahara Bogatama mengatakan, pihaknya menawarkan bisnis produsen kebab sejak 9 tahun lalu. Dia optimistis, melalui berbagai inovasi yang mereka persiapkan, bisnis kebab masih sangat gurih untuk digarap. Apalagi, imbuh Iqbal, perusahaan yang dirintis ayah dan pamannya tersebut sudah sangat berpengalaman. Asal tahu saja, selain menawarkan business opportunity, Sahara Bogatama juga produsen bahan baku kebab yang kemudian memasoknya ke sejumlah pelaku usaha kebab. Daya jangkau pemasarannya pun luas. “Pelanggan kami tersebar hampir di seluruh Indonesia,” kata Iqbal. Hingga saat ini, penyebaran produk Sahara sudah mencapai lebih dari 80% di berbagai wilayah provinsi di Indonesia dengan tekad yang kuat. Pada 2017 ini, Sahara telah mentargetkan adanya pembukaan kantor perwakilan atau distributor tetap di beberapa wilayah di Indonesia. Adapun target dan segmentasi pasar yang ditujukan ialah kepada kelas menengah hingga atas. Saat ini produk Sahara telah digunakan oleh berbagai kebutuhan olahan pangan rumah tangga, master franchise Kebab dan berbagai industri Perhotelan di Indonesia. Bersamaan dengan itu, dalam rangka memenuhi kepuasan pelanggan, Sahara akan selalu berinovasi dalam memproduksi produk-produk terbaik dengan memanfaatkan teknologi alat-alat produksi yang paling maju serta bahan baku import dan dalam negeri yang berkualitas sesuai dengan pedoman kontrol kualitas yang baik dan ketat. Dalam hal ini, Sahara juga telah bekerjasama dengan pelanggan – pelanggan yang tertarik untuk melakukan pengembangan produk – produk inovatif dan unik dalam industry dan pengolahan pangan dengan menggunakan sumber bahan baku terbaru dalam teknik pengolahan bahan baku. Saat ini, produk utama Sahara terbagi dalam lima kategori yaitu produk olahan daging (Kebab & Burger ), produk Roti/ Tortilla, makanan beku siap saji (Frozen Food), Sayuran (Lectus), dan alat – alat pendukung penjualan Kebab.                  
Read More
aRoma Gelato Experience, Menengok Potensi Bisnis Franchise Gelato Asal Italia
Pernah dengar soal gelato? Gelato adalah makanan manis dingin khas Italia. Masyarakat Indonesia kerap menyebutnya sebagai es krim khas Italia. Di negara asalnya, gelato biasa dinikmati sambil berjalan kaki di kala hari sedang panas terik. Terletak di lantai Lower Ground, Senayan City Mall, aRoma Gelato Experience siap menawarkan pengalaman santap gelato dengan citarasa otentik khas negeri Lo Stivale ini. Didominasi warna hitam dan putih, aRoma menyuguhkan tempat bergaya modern nan minimalis. Pada bagian depan, terpajang etalase sebagai gelato storage-nya. Franchise gelato asal Italia, aRoma Gelato Experience kini hadir di Indonesia. Gerai yang berlokasi di Senayan City Shopping Mall ini, merupakan yang pertama di Indonesia sekaligus Asia. Franchise aRoma Gelato Experience di Indonesia dikelola oleh PT Aroma Boga Indomakmur. Selain menawarkan berbagai varian rasa klasik gelato, gerai aROMA juga menawarkan gelato beraroma durian. Selain itu, aRoma juga menyajikan gelato dengan bahan baku impor dengan kualitas terbaik sourced from all over the world. aRoma Gelato Experience juga menggunakan susu dan krim segar sebagai bahan dasar pembuatan gelato-nya. Proses rahasia untuk mengurangi kadar udara juga digunakan sehingga karakter gelato di sini lebih lembut dan tidak berat di tenggorokan. Rahasia kesempurnaan tiap scoop gelato di aRoma Gelato Experience adalah semua gelato-nya dibuat handmade from scratch setiap harinya. Hal ini membuat gelato di sini selalu terjamin rasa dan kualitasnya. Selain itu, aRoma juga tidak menggunakan bahan pengawet, perasa, maupun pewarna buatan. Bussiness Development Aroma Boga Indomakmur, Elysia Alim mengatakan, ide membuka bisnis gerai gelato datang dari kebiasaan keluarganya yang kerap traveling ke luar negeri dan mencicipi berbagai jenis gelato. “Keluarga, khususnya Ayah saya senang sekali makan gelato. Sebelum kita putuskan membuka bisnis ini, kita research kira-kira franchise mana yang bisa dibawa ke Indonesia,” jelas Elysia. Menurutnya, butuh upaya keras untuk meyakinkan pemilik aROMA Gelato global bahwa gerai ini bisa dibuka untuk Indonesia. Setidaknya, dari standarisasi bahan-bahan gelato seperti susu dan krim harus memiliki kualitas yang sama dengan aRoma global. Selain itu, komponen lokal seperti aroma durian juga mesti mendapat persetujuan dari pemilik franchise pusat. “Kami memang memilih bahan-bahan yang premium dan fresh. Lebih banyak impor. Misalnya, vanila dari Madagascar, mangga dari India, Pistacio langsung dari Italia. Sementara yang dari lokal, kami ambil nanas, durian, serta susu dan krim,” jelas dia. aROMA Gelato Experience, kata Elysia, menawarkan hingga 36 rasa gelato, mulai dari rasa klasik seperti coklat dan hazelnut, rasa buah-buahan, hingga yang memiliki rasa campuran seperti pistachio bronte dan peppermint choco. Untuk harga, aROMA Galeto Experince dibandrol Rp 42.000 per 100 gram (cup mini) dan Rp 195.000 per 500 gram yang bisa dimakan untuk 5 cup besar. Selain menggunakan cup, konsumen hanya butuh menambahkan Rp 5.000 guna mengganti cup dengan cone cup Galeto. Elysia, mengatakan, setelah membuka gerai di Senayan City Shopping Mall, pihaknya akan segera membuka gerai lagi di salah satu mall di Jakarta. Kota-kota besar lain juga sedang dipertimbangkan.
Read More
Satu Lagi Resto Steak yang Siap Masuk Indonesia
Setelah sejumlah restoran asing maupun lokal sukses berebut pasar pecinta Steak di Indonesia, kini giliran restoran asal Philipina yang akan masuk. Berikut ulasannya!. Namanya adalah Sizzlin Steak, ia berada dibawah naungan perusahaan besar asal Philipina yaitu Max’s Grup Inc (MGI). Di sektor waralaba dunia, MGI telah memiliki nama besar. Ia telah sukses mengoperasikan 14  merek waralaba global dengan jumlah 500 outlet di 6 negara di Dunia. Merek-merek tersebut antara lain pertama, Max’s Restaurant, yaitu restoran yang khusus mengolah makanan berbahan dasar ayam. Kedua, Yellow Cab Pizza Co, yang menawarkan produk pizza berkualitas. Ketiga, Teriyaki Boy, restoran yang menawarkan berbagai makanan Jepang dengan konsep pelayanan Jepang. Merek-merek lainnya adalah Krispy Kreme, Jamba Juice, Corner Bakery, Dencio’s, Meranti, Le Coeur Be Franche, Maple, Kabisera, Singkit, dan terakhir adalah Sizzlin Steak. Mengapa Sizzlin Steak menyasar Indonesia? “Secara market, Indonesia dan Philipina memiliki kesamaan. Di Philipina restoran ini sangat ramai dan sukses disana dan kami yakin di Indonesia juga bisa lebih sukses lagi,” kata Joanna Tomagan, Senior Project Manager, Philippine Franchise Association. Bisnis ini sebelumnya juga telah diperkenalkan oleh Asosiasi Franchise Philipina melalui pameran langsung yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pada akhir 2016, yang merupakan rangkaian kegiatan World Franchise Summit Indonesia. Sizzlin 'Steak pertama kali diluncurkan pada 2007 di Philipina dengan tujuan untuk memberikan pengalaman makan steak ala Jepang. Selain suasananya yang nyaman, arsitek dan interior outletnya yang moderen, Sizzlin steak juga memberikan pelayanannya khas Jepang kepada pelanggan. Sehingga pelanggan yang berkunjung akan merasakan sensai yang berbeda ketika berada di Sizzlin Steak. Produk yang ditawarkan juga menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi mulai dari bahan utamanya seperti daging sapi, maupun bumbu sausnya. “Sizzlin Steak menawarkan daging sapi berkualitas tinggi, saus khusus, dan sistem penyajiannya yang berbeda yaitu diatas tampan khusus yang dapat menyimpan panas sehingga tetap hangat selama dinikmati,”  kata Joanna. Beberapa menu andalan yang ditawarkan diantaranya Sizzlin Beef, irisan tipis daging sapi yang dibenamkan bersama saus khusus, dan disajikan bersama dengan jagung dan lada diatasnya. Burger Steak Set, yaitu daging sapi yang disajikan dengan berbagai jenis saus jamur, nasi putih, jagung, lada, dan beberapa campuran sayuran. Sizzlin Beef Pasta, irisan tipis daging sapi yang dibenamkan dalam saus khusus, dengan makanan pendamping jagung, serta pasta. Di Phipilina, restoran ini telah memiliki sembilan cabang yang yaitu di Ayala Center Cebu, Festival Supermall, Harbour Square, SM MOA,  SM Megamall, Promenade Greenhills, Robinsons Galleria, Robinsons Magnolia,  dan Newport Mall. Walaupun menggunakan bahan berkualitas dengan konsep outlet moderen, bisnis ini rupanya menyasar pasar menengah. Harganya dipatok untuk menjangkau seluruh kalangan. Julhan Sifadi
Read More
SaladStop!, Pionir Franchise Restoran Salad Asal Negeri Merlion
Restoran ini menghadirkan rangkaian menu sehat berupa salad bowls dan salad wraps. SaladStop! sudah mulai melayani pelanggan sejak akhir bulan Oktober 2016. Kehadiran SaladStop! ini sekaligus ingin mengajak masyarakat perkotaan untuk mulai memikirkan pentingnya kesehatan, nilai gizi yang terkandung dalam makanan, serta pelestarian lingkungan. “SaladStop! adalah bisnis keluarga kami yang berdiri sejak tahun 2009. Kami memiliki konsep Eat Wide Awake, dengan misi untuk menjadi restoran yang transaparan sehingga pelanggan tahu nutrisi dan kandungan ingredients dari makanan yang mereka makan, kesederhanaan proses makanan, all the way from local farm to your bowl,” papar Katherine Desbaillets Braha, Executive Vice President, SaladStop!. Dengan menggunakan sayuran dan buah lokal yang ditanam di Rancamaya, Bogor, SaladStop! menyajikan berbagai pilihan Salad Bowls, Salad Wraps, Warm Grain Bowls, Superfood Bowl dan masih banyak makanan serta minuman sehat lainnya. Pelanggan dapat memesan menu andalan dari SaladStop! seperti Oh Crab Lah!, Hail Caesar!, Sunshine Jakarta, atau berkreasi dengan memilih sesuai selera dari lebih dari 60 jenis toppings dan 20 jenis dressings. Selain itu, jika pelanggan ingin mengetahui jumlah nutrisi dari makanan yang mereka pesan, semua dapat diakses di website www.saladstop.co.id. “SaladStop! kini sudah memiliki 25 gerai di Singapura, Jepang, Filipina, dan Indonesia. Di setiap negara kami memiliki perkebunan sendiri dengan mengajak kerja sama para petani lokal dan mengedukasi mereka dalam menanam sesuai standard kami untuk menjaga kesegaran sayuran dan buahnya. Kami menggunakan bahan-bahan organik tanpa menggunakan perasa dan pewarna buatan serta pengawet. Kami berharap SaladStop! dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” ujar Katherine. Katherine menjelaskan, makanan di SaladStop! diproduksi di rumah tanpa menggunakan bahan pengawet, pewarna buatan dan dibuat dalam skala yang kecil yang fresh setiap hari, dari dapurnya. Kebanyakan dari bahan di SaladStop! berasal dari daerah (lokal) yang membuat semua makanan sangat fresh dan lezat. “Kami juga berkoordinasi dengan ahli gizi kami untuk memastikan bahwa seluruh resep kami di evaluasi untuk menyediakan nutrisi yang terbaik,” paparnya. Yang menarik, produk dari SaladStop! adalah menyediakan wraps, salads, quinoa bowl sebagai sarapan, Healthy Pastries, snack dan berbagai sup hangat sebagai Superfood Bowls. “Semua resep-resep yang ada di SaladStop! sangat sehat dan berbagai rasa dari seluruh dunia. Oleh karena itu kesegaran dari bahan-bahan SaladStop! sangat berkualitas. Satu hal lagi di SaladStop! tidak ada perasa buatan atau penambahan dressing,” ungkap Katherine. SaladStop! sangat bersemangat dalam membangun komitmen untuk transparansi makanan dan menantang bisnis ini untuk lebih bertanggung jawab dalam bekerja dengan partner dengan etos yang sama. “Kami percaya bahwa great end produk adalah tepat untuk partner yang baik dan kemampuan kami untuk mempengaruhi dan bekerja dengan tepat akan tumbuh, “ kata Katherine.  
Read More
Mr Quickie, Pemimpin Pasar Waralaba Service Sepatu asal Philipina akan Masuk Indonesia
Mr Quickie waralaba yang mengkhususkan dirinya memperbaiki sepatu di pinggiran jalan kini bersiap untuk ekspansi ke Indonesia. Seperti apa peluang waralabanya? Di Philipina, waralaba Mr Quickie telah hadir sejak 1981, dan ia adalah pemimpin pasar di kelasnya. Outletnya telah berjumlah 223 outlet di mana 173 milik mitra dan 50 lagi milik franchisor. Mr Quickie menawarkan produk perbaikan sepatu yang lebih detail dan berkualitas, menggunakan bahan-bahan yang bisa disesuaikan dengan keinginan pelanggan. Terdapat dua pilihan kualitas maupun harga yang terbaik dengan harga mahal maupun kualitas standar dengan harga yang cukup terjangkau. Pertama kali berdiri, bisnis ini memang hanya menawarkan layanan reparasi atau perbaikan sepatu, tetapi setelah memperoleh kepercayaan dari pelanggan, layanannya pun diperluas hingga perbaikan tas dan koper pada tahun 1985, dan terus berkembang ke duplikat kunci, reparasi kunci, dan perbaikan dan reparasi stempel. Bisnis ini didirikan oleh Mr Emiliano Carureto, seorang pengusaha sukses di Philipina yang telah memiliki banyak bisnis mulai dari restoran, hotel, dan kontraktor. “Saat itu ia berpikir bagaimana caranya orang yang memperbaiki sepatu dipinggir jalan bisa percaya menitipkan barangnya. Sehingga didirikanlah bisnis ini, dan outlet pertama tahun 1981 di Harison Plaza,” kata Ruby Anne Talosig, Business Development Head, Mr Quickie, saat mengikuti pameran di World Franchise Summit, di JCC, Jakarta. Saat ini ada enam produk reparasi atau perbaikan yang ditawarkan. Misalnya sepatu, produk yang ditawarkan adalah penggantian karet, dan tas dapat melakukan pergantian warna sesuai keinginan pelanggan, pergantian resleting, dan lainnya. “Bisnis ini selalu dibutuhkan, dan tidak akan pernah mati. Di Philipina, sudah sangat terkenal dan outletnya cukup banyak. Pelanggan sangat percaya kepada kami,” papar Ruby Anne. Ia pun optimis akan sukses dikembangkan di Indonesia karena karakter pasar Indonesia dan Philipina tidak jauh berbeda. Demikian pula lingkungan masyarakatnya yang kurang lebih sama menurut Ruby Anne. “Secara harga kita bersaing, dan kualitas service kita sangat baik,” ungkapnya. Walaupun menawarkan jasa service sepatu, tas, koper, dan stempel, bisnis ini menyasar lokasi mall sebagai ekspansinya. Tetapi tidak menutup diri juga untuk tempat yang berdiri sendiri di luar mall selama lokasinya tepat sesuai pasar yang dituju. Keunggulan lain yang dimiliki bisnis ini adalah onderdil yang disiapkan cukup lengkap mulai dari kualitas terbaik hingga kualitas standar. Untuk investasi waralaba, bisnis ini menawarkan tiga tipe investasi yakni tipe kios, kounter, dan walk in.     Selain Mr Quickie, ia juga meluncurkan merek lain yaitu Mr. Quickie Plus, bedanya adalah pada item layanan yang disediakan. Mr. Quickie Plus melayani seluruh produk yang ditawarkan Mr. Quickie ditambah satu yaitu dan perbaikan mesin jahit. Nilai investasinya untuk Mr Quickie franchisee fee 400.000 peso (mata uang pihlipina, royalti 7% dan promosi fee 1%. Sementara Mr. Quickie Plus, franchise fee 450.000 peso, royalti 7% dan promosi fee 1%.,   Julhan Sifadi              
Read More
Harcourts, Ada Nama Besar Panin Group Dibalik Eksistensinya
Harcourts merupakan salah satu broker properti kenamaan di dunia, ia telah ada sejak 1888, dan di Indonesia masuk tahun 2008. Bisnis ini juga menawarkan sistem waralaba. Apa keunggulannya? Harcourts merupakan pemain lama di industri properti dunia, ia telah ada sejak 1888. Di negara asalnya, di New Zealand, nama besar Harcourts cukup diperhitungkan para pesaing.  Ia tercatat sebagai salah satu broker properti yang sukses melebarkan sayapnya kesejumlah negara. Yaitu, Australia, Canada, China, Fiji, Hongkong, New Zealand, Afrika Selatan, UEA, Amerika Serikat, dan Indonesia. Di Indonesia, bisnis ini masuk secara waralaba sejak 2008 di bawah nama besar Panin Group. Dengan sistem waralaba yang dianut, Harcourts telah memiliki 36 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Kota-kota tersebut yakni, Jakarta, Solo, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Palembang, Bekasi, dan Cibubur. Dalam menawarkan berbagai layanan real estate, seperti penjualan perumahan, komersial, dan rural properti serta layanan manajemen properti, Harcourts menempatkan hubungan saling percaya dan menghormati dengan semua kliennya. Filosofi inilah yang menjadi kesuksesan Harcourts baik di luar maupun dalam negeri. CEO Harcourts Indonesia, Nandar Gunawan, menjelaskan, selain memberi jaminan kekuatan merek, training yang baik, teknologi yang canggih, dan networking yang luas, secara lokal Harcourts berada di Grup Panin  sehingga telah memiliki banyak strategi partner. “Selain itu, Harcourts juga memiliki lini bisnis lain yang bisa mensupport kinerja Harcourts  itu sendiri misalnya asuransi, dan sekuritas,” kata Nandar Gunawan. Sebagai bisnis yang bergelut di broker properti yang memungkinkan setiap SDM (Sumber Daya Manusia) berhadapan langsung dengan pelanggan, maka kualitas SDM itu sendiri menjadi sangat penting. Olehnya itu, Harcourts memiliki pusat pendidikan sendiri untuk persoalan ini. “Kita memiliki Harcourts academy sendiri untuk membantu orang-orang yang bergabung dengan kita agar lebih sukses dan mereka bisa melayani klien dengan tingkat kepuasan yang tinggi dan profesional,” papar Nandar. Terkait dengan pusat pelatihan SDM tersebut, Harcourts telah menerima penghargaan sebagai The Best Training and Education beberapa bulan lalu. Harcourts lanjut Nandar tidak hanya menerima pelatihan mendalam profesional untuk industri, tetapi juga memiliki komitmen untuk membangun hubungan pribadi yang bermakna dan asli dengan klien. Sebab menurutnya, sukses membeli dan menjual real estate hanyalah soal pemenuhan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. “Volume besar arahan dan bisnis yang berulang dihasilkan adalah bukti bahwa ini bekerja untuk kepuasan semua orang,” papar Nandar. Bisnis ini memang fokus ke sistem dan kultur yang baik, serta keunggulan teknologi yang mumpuni untuk mendukung operasionalnya. Harcourts juga telah dianugerai Apple karena memmiliki Apps terbaik di dunia. Di Indonesia Harcourts berkembang dengan jalur waralaba dengan  royalti 9% perbulan dari gross komisi.   Julhan Sifadi    
Read More
Hoooters, Restaurant Mengusung Konsep “Pelayan Seksi”
Baru baru ini, media sosial Indonesia dihebohkan dengan pemberitaan kedatangan jaringan restoran 'seksi', Hooters. Restoran yang berpusat di Clearwater, Florida itu, dikabarkan akan datang ke Jakarta dan Bali, dalam waktu dekat. Hooters telah mengonfirmasikan kehadirannya di Indonesia. Tidak hanya itu, Hooters Indonesia juga sudah punya laman Facebook sendiri. Sejak 22 September 2016, laman Facebook Hooters Indonesia sudah di-like 3.857 akun dan dibicarakan oleh 2.535 akun. Wajar saja jika sejumlah warga Indonesia sangat berminat menjajal restoran tersebut. Pasalnya, Hooters terkenal berkat para pelayan seksi yang disebut Hooters Girl. Menilik sejarahnya, Hooters di negara asalnya, Amerika Serikat, bukanlah nama baru. Restoran tersebut didirikan pertama kali pada 1 April 1983 oleh konsorsium pengusaha asal Clearwater, yakni Lynn D. Stewart, Gil DiGiannantonio, Ed Droste, Billy Ranieri, Ken Wimmer dan Dennis Johnson. Ada alasan tersendiri mengapa Hooters didirikan pada tanggal yang terkenal dengan lelucon ‘April Mop’ itu. Melansir laman resmi Hooters, disebutkan bahwa keenam pendiri merasa prospek restoran itu akan suram. Pemikiran mereka, jikapun gagal, mereka punya alasan dengan mengatakan Hooters hanyalah lelucon. Restoran pertama Hooters berlokasi di bekas klub malam yang mereka beli dengan harga murah. Terlebih lagi, pada waktu itu, lokasi tersebut dikenal sebagai ‘kuburan bisnis’ karena banyaknya usaha yang gagal sebelumnya. Setahun berjalan, pada 1984, pengusaha Hugh Connerty, membeli lisensi Hooters dari keenam pendiri awalnya. Setelah itu, Hooters terus berpindah kepemilikan hingga akhirnya pengusaha Robert H. Brooks dan kelompok investor di Atlanta, mengakuisisi restoran yang tengah berkembang itu pada 2002. Pada waktu itu, Hooters mulai melebarkan sayap. Tiga restoran yang berlokasi di Tampa Bay, Chicago dan Manhattan, New York, dikelola oleh Brooks dan dikontrol secara langsung oleh perusahaan induk di Clearwater. Sementara sisanya dijadikan waralaba yang dikelola oleh Hooters of America. Di bawah asuhan Brooks, Hooters menjadi brand internasional. Terus bertumbuh hingga kini punya 160 restoran di Amerika, dan 430 waralaba di seluruh dunia. Informasi selengkapnya bisa Anda simak liputannya di Majalah Franchise versi cetak edisi November 2016. Alvin Pratama                            
Read More
Aunt Milk Tea, Pemimpin Pasar Waralaba Minuman asal China siap Masuk Indonesia
Indonesia siap-siap kedatangan salah satu pemimpin pasar waralaba minuman asal China. Seperti apa sepak terjangnya? Tidak lama lagi Indonesia akan kehadiran salah satu waralaba asal China dengan merek Aunt Milk Tea. Ia adalah pemimpin pasar untuk waralaba jenis minuman di China dengan ribuan oultetnya yang tersebar di berbagai kota. Betty You, Exporting Sales Direktor, dalam wawancara khusus di Jakarta, menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mencari mitra potensial di Indonesia. “Tetapi sebelum kita masuk dengan cara franchise, kita hendak membuka pusat distribusi produk dulu,” kata Betty. Ia menjelaskan, pembukaan pusat distribusi itu akan melibatkan mitra lokal sehingga akan memudahkan distribusi produk ke outlet-outlet waralaba. “Memang tidak mudah untuk masuk dalam satu negara tanpa itu (tanpa pusat distribusi), sehingga kami memutuskan untuk mencari mitra lokal yang fokus pada produk retail terlebih dahulu,” ucap Betty. Di negara asalnya, Aunt Milk Tea, merupakan oultet yang menyajikan berbagai hidangan berbahan dasar susu segar dengan banyak varian toping. Ia membawa diri sebagai outlet dengan sajian minuman sehat. Beberapa produknya antara lain, Brulee Milk Tea, Fresh Taro Milk Tea, Mango Coconut Sago, Fresh Gree Tea, Mil Tea With Sticky Rice, dan lain-lain. “Kami memadukan kesegaran buah dan variang toping dalam setiap sajian minuman kita,” papar Betty. Secara keseluruhan, produk yang disajikan kurang lebih 30 jenis dengan kategori 11 jenis milk tea, 6 jenis fresh fruits tea, 3 jenis fresh taro, 5 jenis macchiato, 4 jenis fresh milk, 4 pilihan smoothies, dan 5 jenis coconut milk. Dengan berbagai jenis minuman tersebut, segmen pasar yang dibidik adalah berbagai usia. “Karena produk kita minuman segar dan sehat, semua akan menyukainya,” ucap Betty. Di China, mayoritas tipe outletnya adalah mini kafe dengan beberapa meja, tetapi tipe tersebut bisa disesuaikan dengan luas lokasi dan keinginan para calon investor atau calon franchisee. Namun jika mengacu pada outlet yang telah beroperasi di negara asalnya, Aunt Milk Tea, ada yang beroperasi dengan 2 meja, 4, 6 meja, bahkan lebih dari 6 meja. Sementara untuk lokasinya sendiri, Aunt Milk Tea, memprioritaskan di tempat-tempat keramaian, seperti pusat perbelanjaan atau mal, atau tempat-tempat hiburan. Setiap outletnya didesain dengan standar Aunt Milk Tea, yakni memadukan warna-warna cerah seperti kuning, cream, dan cokelat. Lalu bagaimana dengan persaingan di Indonesia untuk jenis minuman seperti ini? “Kita optimis memiliki keunggulan dari bahan baku, maupun konsep bisnis karena kita sudah memiliki pengalaman yang cukup dan minuman kita kita bisa pastikan akan cocok dengan selera masyarakat Indonesia,” kata Betty. Julhan Sifadi    
Read More
Ssikkek Korean BBQ, Restoran Korea Berkonsep Buffet
Waralaba restoran yang satu ini berbeda dengan maskan Korea lain. Ssikkek Korean BBQ menawarkan konsep buffet dalam menyajikan menunya. Sebagaimana familiar di benak masyarakat Indonesia pada umumnya yang mencintai masakan-masakan Korea, bahwa masakan Korea terbilang mahal. Mungkin inilah yang melatarbelakangi  Ssikkek Korean. Dengan konsep buffet yang ditawarkan ke pelanggan, Ssikkek  berusaha menawarkan harga yang cukup terjangkau tanpa mengurangi kualitas kelezatan makanannya. Bagi yang hendak mencicipi masakan Korea yang lezat, tapi relatif murah, bisa mencoba berkunjung ke Ssikkek Korean BBQ. Tidak perlu jauh-jauh ke Singapura, di Indonesia juga rupanya restoran ini telah ada. Ssikkek telah hadir di tanah air sejak pertengahan 2013 dibilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di sanalah outlet pertama Ssikkek Korean BBQ berdiri hingga saat ini. Sementara gerai keduanya berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), yang juga masih Jakarta Utara. Konsep buffet atau prasmanan yang diusung restoran ini membuat pelanggan yang datang bisa sesuka hati menikmati menu yang beraneka ragam. Mulai dari jenis kimchi, sushi ala Korea, hingga berbagai pilihan Korean BBQ. “Kebanyakan yang datang adalah anak muda. Namun cukup beragam juga konsumen kami. Ssikkek menawarkan konsep baru BBQ Korea dengan harga terjangkau,” ungkap Florentsya, Owner Ssikkek.   Di tempat tersebut, terdapat berbagai menu pilihan daging untuk panggangan, di antaranya rusuk pendek daging sapi, bulgogi, dan daging pork belly atau biasa disebut samgyupsal. Menu lain yang ditawarkan adalah jjigae, yakni semacam sup ala Korea, bancahan, atau lauk ala Korea, serta hidangan lainnya, seperti japchae, kimbap, dan tokpokki. Menu yang disebut paling akhir adalah semacam kue yang terbuat dari beras dan termasuk street food terkenal di negara asalnya. “Kami juga memperkenalkan menu hotpot Korea, yaitu budae jjigae yang nikmat disantap ketika disajikan panas beruap. Pelanggan juga bisa memilih sendiri bahan-bahan yang ada di dalamnya sesuai keinginan,” tambah Florentsya. Ssikkek Korean BBQ juga menyajikan sembilan jenis daging tambahan yang melengkapi hidangan tertentu, seperti myolci (nasi goreng dengan teri), nasi goreng kimchi, dan kembang kol goreng. Diketahui, Ssikkek merupakan restoran waralaba asal Singapura yang awalnya dimiliki oleh Kim, orang Korea yang melakukan perjalanan jauh ke Singapura. Tepatnya ke Tanjong Pagar, Singapura. Ssikkek memiliki arti “para tamu yang datang ke dalam suatu rumah makan”. Julhan Sifadi
Read More
5asec Dry Clean, Waralaba Laundry Premium Asal Prancis Yang Sukses di Indonesia
Setelah sukses mengembangkan bisnisnya di negeri asalnya, 5aSec Dry Clean rupanya serius untuk berkompetisi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan membuka sejumlah gerainya yang berada di Batam, Palembang, Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Manado, dan Makassar. 5aSec Dry Clean membuka cabang pertamanya di tahun 1968 di Prancis, berdasarkan konsep yang benar-benar inovatif  untuk memberikan pembersihan dan layanan binatu kering. Tidak hanya kualitas yang baik dan harga rasional, tetapi juga pengiriman cepat. Sejak itu, laundry ini telah mengalami perkembangan pesat dan sukses sebagai akibat dari tawaran komersial tepat waktu diluncurkan. Beroperasi hari ini di 30 negara di seluruh dunia kelompok ini mulai ekspansi di Prancis dengan membuka toko di seluruh negeri sebelum berhasil membobol pasar internasional, baik secara langsung maupun melalui master waralaba. Lewat PT Grita Artha Kreamindo, 5asec Dry Clean mulai beroperasi di Indonesia pada 1993.  “toujours la pour moi " yang berarti "selalu ada untuk saya" bukan hanya slogan. 5aSec Dry Clean Indonesia berkembang pesat dan saat ini telah hadir di kota-kota besar di Indonesia. Tidak seperti laundry lainnya di Indonesia, di setiap gerai  5aSec Dry Clean  dilengkapi dengan mesin standar internasional dan konsep gerai yang bernilai seni yang khas. Hal ini tentu saja mengikuti standarisasi gerai yang ada di Perancis. Tak hanya itu di laundry ini sangat mampu dalam hal tim profesional untuk memastikan hasil yang berkualitas tinggi . Setiap gerai juga dilengkapi dengan mesin cuci dan perlengkapan laundry lainnya. Cara ini ditempuh untuk memudahkan quality control tiap gerai. Pelanggan bisa melakukan laundry cepat, misalnya satu jam. Dan, bila terjadi kehilangan pakaian, langsung bisa dicari di gerai tersebut. Beberbeda dengan tempat cucian lain yang di-pool di tempat tertentu. Kalau ada baju yang kurang susah mencarinya. Di 5aSec, setiap gerai hanya menerima maksimal 2.000 potong pakaian. Harga per potong pakaian Rp 30-65 ribu. 5aSec Dry Clean Indonesia bisa dikatakan pionir dalam perawatan tekstil berdasarkan pengetahuan dan keahlian dalam merawat pakaian dan linen. Hal ini bertujuan untuk memberikan layanan berkualitas cepat dan tinggi ke nomor tumbuh dari klien. Di Indonesia sendiri 5asec Dry Clean dimiliki oleh keluarga Joes Noerdin. Gerai 5asec pertama kali hadir di kawasan elite Pondok Indah (1990-an awal). Kini, 5asec  dikelola oleh Masayu Shaskia Noerdin, Direktur Pengelola PT Grita Artha Kreamindo. Saat bergabung di 5asec tahun 2008, Shaskia tak langsung duduk di kursi empuk dan tinggal memberi komando. Dia harus magang dulu jadi tukang cuci dan setrika di gerai 5asec Pondok Indah. “Selama tiga bulan saya di posisi paling bawah, agar lebih paham dunia laundry,” kata wanita kelahiran 2 November 1986 ini. Setelah lulus menjadi “karyawan”,  Shaskia masuk ke divisi pemasaran, lantas ke divisi keuangan, hingga akhirnya menjadi komandan 5asec setelah lebih dari satu tahun bergabung. Alvin Pratama
Read More