FRANCHISE STARTUP
FRANCHISE DATABASE
What Industry Are you Interested In?
Estimated Investment?
FRANCHISE OF THE MONTH
CALENDAR EVENTS
Aug
21
Indonesia Franchise Business Concept Expo
Jakarta Convention Center
View This Event
Expanding your business globally through National Roadshow INFO FRANCHISE & BUSINESS CONCEPT EXPO 2015 "The Spirit of Entrepreneurship" in more than 8 Cities of INDONESIA.   Temukan Ragam Referensi, Inspirasi Usaha dan Cara Mudah Memiliki Usaha Terkini di Rangkaian Pameran Nasional INFO FRANCHISE & BUSINESS CONCEPT EXPO 2015 "The Spirit of Entrepreneurship" di lebih 8 Kota Besar Indonesia. #InfoFranchiseExpo #IFBCexpo2015   INFO FRANCHISE & BUSINESS CONCEPT EXPO 2015 "The Spirit of Entrepreneurship" Road Show SEMARANGName of Event    : INFO FRANCHISE & BUSINESS CONCEPT EXPO 2015                             "The Spirit of Entrepreneurship"Date of Event      : August 21st - 23rd, 2015 (Friday- Saturday- Sunday)Venue                 : Wanita Building (Gedung Wanita)                             Jalan Sriwijaya No.29, Central Java, IndonesiaOpen for public  : 10.00 - 21.00 WIB | 10am-9pm local timeTicket                 : Rp 20.000,- (IDR 20K) or Free Invitation ALLOWED
Mar
12
Pesta Wirausaha 2015
Jakarta Convention Center
View This Event
Pesta Wirausaha 2015 Gedung Sasono TMII, Jakarta-Indonesia. 3,4,5 April 2015
MAJALAH TERBIT EDISI SEPTEMBER 2015
Survei waralaba menemukan ada empat hal yang menjadi faktor yang banyak menjadi alasan para investor atau calon franchisee memilih bisnis waralaba. Sebagian besar memilih karena alasan merek. Kemudian ada yang memilih karena faktor kualitas produk. Lainnya karena faktor franchisor dan lamanya bisnis.
Info Berlangganan
LOW INVESTMENT OPPORTUNITY
Stella Maris Gelar Seminar Independence Day
Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-70, Stella Maris School Gading Serpong mengadakan sebuah dialog kebangsaan dengan tema “Meskipun Banyak Negeri Kudatangi, Indonesia Negeri Paling Kucintai” pada Selasa, 18 Agustus 2015 bertempat di Auditorium Getsemani, Stella Maris School Gading Serpong. Pembicara pada acara ini diantaranya adalah Prof. Kacung Marijan (Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud), Livi Zheng (Artis, Sutradara, dan Produser Indonesia yang berkarya di Hollywood), Oktoberiandi Yusuf (Kapten Pilot Pesawat Tempur AU), dan Nur Arif (Dosen FK-UI). Dialog dikemas dengan kolaborasi musik dan puisi. Dialog kebangsaan ini diharapkan menjadi sarana berbagi semangat cinta tanah air. Tema ini diangkat karena Indonesia adalah negara besar yang kaya raya, namun semangat cinta bangsa dan tanah air ternyata tidak serta merta tumbuh dalam jiwa seluruh masyarakatnya. Membangkitkan dan menumbuhkan semangat cinta tanah air dan bangsa kepada generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama. Tujuan diadakannya dialog kebangsaan ini untuk, menggugah kesadaran generasi muda dan anak-anak sebagai bagian bangsa Indonesia, membangkitkan semangat cinta bangsa dan tanah air Indonesia, membangkitkan sikap bangga sebagai WNI, mempersiapkan generasi muda sebagai agen perubahan bangsa, membangun budaya berdialog sebagai salah satu budaya bangsa Indonesia, dan ikut memberi pencerahan pada masyarakat luas.(AP)
Read More
Depo Air Minum Biru Buka Gerai di Jogjakarta
Waralaba Depo Air Minum Air Biru terus melebarkan sayap ke beberapa daerah di Indonesia. Sejauh ini bisnis yang sudah berkiprah sejak 13 tahun lalu itu berhasil menelurkan ratusan gerai baik milik pusat sendiri hingga cabang milik franchisee atau mitra. Total sudah lebih dari 220 gerai yang telah beroperasi di tengah-tengah pemukiman masyarakat. Biru merasa belum puas dengan perkembangan bisnisnya sudah ekspansi ke berbagai daerah. Kota Yogyakarta pun menjadi bidikan Depo Air Minum Biru dalam ekspansi gerainya. Sebelumnya waralaba bisnis air minum asal Surabaya itu sudah melayani masyarakat Yogya di gerai yang berlokasi di Jalan Kompol Bambang, kini Depo Air Minum Biru itu meresmikan gerai terbarunya di Jalan Raya Plumbon No. 390, Banguntapan - Bantul, Yogyakarta, pada Rabu, 5 Agustus 2015. Sebagai masa pengenalan dalam memasarkan produk air minum isi ulangnya, waralaba Depo Air Minum Biru memberikan promosi pengisian air minum gratis dari pukul 08:00 sampai 12:00 waktu setempat. Kemudian setelah itu berlaku harga promo senilai Rp 4000 per galon, lebih murah dari harga normalnya yang bertarif Rp 5000. Sampai saat ini Depo Air Minum Air Biru dikenal sebagai depo air minum isi ulang yang higenis dan berkualitas. Bisnis menawarkan air minum yang telah diolah dengan teknologi ozon 100% yang mampu menghasilkan air minum kaya akan kandungan oksigen. Hasil dari teknologi ini pun dapat terlihat secara kasat mata, karena terdapat banyak bulir-bulir oksigen di dalam air yang dikemas dalam botol galon tersebut.(AP)
Read More
Alfamart Gelar Mudik Bersama Pelanggan
Ritual masyarakat Indonesia khususnya para pendatang untuk pulang ke kampung halaman dalam menyambut hari raya idul fitri, dimanfaatkan juga oleh waralaba Alfamart untuk membagi kebahagian kepada para pelanggan setia mereka. Dengan mengusung program Mudik Asyik 2015 bersama member Alfamart dan Unilever, waralaba ini memberangkatkan sekitar 2500 pelanggan Alfamart ke sejumlah kota yang menjadi tujuan mudik mereka masing-masing. Dari 2500 tiket yang tersedia, dibagi menjadi tiga pilihan transportasi masal yang akan digunakan untuk memberangkatkan para member Alfamart tersebut. Lebih dari 1800 diantaranya sudah diberangkatkan pada hari Rabu, (14/7) dengan angkutan bus ke berbagai tujuan kota seperti Semarang, Yogya, Solo, Purwokerto, dan Surabaya. Program mudik bareng 2015 ini terselenggara berkat kerja sama antara waralaba Alfamart dengan produk sponsor Unilever. Layanan mudik bareng bersama pelanggan ini menjadi rutinitas tahunan yang selalu digerakan oleh waralaba minimarket itu demi mempererat hubungan dengan para konsumennya. Kedepannya masih banyak program yang berkaitan dengan pelanggan yang akan diselenggarakan Alfamart untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan.
Read More
Batagor Cuplis Kudapan Khas Sunda yang Mengusung Konsep Resto
Edisi kali ini tim redaksi melakukan perburuan liputan untuk rubrik Franchise Hunt di mal Gandaria City. Kebetulan kami memang sedang melakukan liputan di mall yang berlokasi di Jakarta selatan tersebut. Setelah menyusuri beberapa sudut mal, ketika melewat escalator tiba-tiba saja perut kami terusik untuk mencicipi kudapan batagor. Kami pun mencoba kudapan tersebut, rasa batagor yang gerainya berada di area Lotte Mart Gandaria City Mall ini rupanya sangat menggugah selera, perut kami dimanjakan dengan rasa batagor yang enak karena merek batagor itu memang cukup terkenal beberapa tahun terakhir ini. Setelah kami kami tanya-tanya, gerai yang bernama Batagor Cuplis tersebut ternyata menawarkan sistim peluang franchise. Maka kami pun meliput seputar peluang bisnisnya untuk keperluan berita di rubrik kami. Apalagi belum banyak masyarakat yang tahu kalau usaha ini menawarkan peluang bisnisnya juga keunggulan produknya. Meski tergolong makanan daerah, Batagor Cuplis ini menawarkan konsep tak kalah dengan restoran ternama di Jakarta. Tak ayal Owner Batagor Cuplis Sugieharto Gunawan menerapkan usahanya naik kelas ke ranah resto. “Awalnya usaha saya hanya produsen batagor dan siomay dengan menawarkan ke retail-retail swalayan. Akan tetapi saya lama-lama berpikir kalau terus-terusan begini batagor saya tidak dikenal oleh masyarakat. Karena itu saya bergegas untuk mendirikan sebuah resto dengan mengusung jajanan khas Bandung ini,” jelas pria akrab disapa Ato ini. Selain batagor, Batagor Cuplis juga menyajikan Otak-otak Goreng, Siomay Ikan, Siomay Pangsit dan Siomay Seafood. Berbicara mengenai bahan-baku yang digunakan semuanya terbebas dari bahan pengawet dan formalin, karenanya batagornya hanya bertahan paling lama enam hari jika ditempatkan pada freezer. Batagor Cuplis memiliki lima varian batagor, yakni Batagor Ikan, Batagor Pangsit, Batagor Udang, Batagor Tahu Ikan, dan Batagor Tahu Seafood. Dengan konsep resto, Ato mengaku memang membidik pasar di segmen middle up, untuk mencicipi kudapan ini Anda cukup merogoh kocek Rp 24 ribuhingga Rp 40 ribu per porsi. “Harga yang kita tawarkan bisa kita jamin dengan rasa dan kualitas batagor kita, karena memang kita menggunakan ikan tenggiri segar dan udang pilihan,” bebernya. Batagor Cuplis menawarkan kerja sama waralaba dengan investasi sebesar Rp20-Rp80 juta untuk type booth. Sedangkan untuk type resto Ato mematok investasi senilai Rp 50 juta hingga Rp 100 juta diluar sewa tempat. Akan tetapi Ato menambahkan jika calon franchisee tidak mau repot untuk menyiapkan dekorasi tempat dan tinggal opening, franchisee cukup merogoh kocek senilai Rp 200 juta hingga Rp 400 juta. Ketika disinggung balik modal, pria kelahiran Bandung 32 tahun ini menargetkan franchisee bisa balik modal kurang dari enam bulan. Untuk memenuhi target tersebut lokasi yang dipilih calon franchisee harus strategis, seperti di food court pusat perbelanjaan atau Mall. Hingga saat ini gerai nya sudah berjumlah 15 outlet yang tersebar di mal Ciputra, Mall Taman Anggrek, Gandaria City, ITC Kuningan, De Brasco Cilandak, Mangga Dua, Duta Merlin, Super Indo Muara Karang, Food City Pantai Indah Kapuk, Fresh Market PIK, Sumarecon Serpong, Bali Brasco, Giant Harapan Indah Bekasi, Brasco Bogor, Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Dalam menghadapi persaingan Ato optimis dengan kudapan yang ia usung ini, meski hanya sekedar camilan, akan tetapi ia memberanikan diri membawa usaha nya ini akan tersebar di seluruh penjuru nusantara, “saya sangat optimis dengan usaha saya ini, kita punya rencana akan go International, mungkin planning terdekat kami ingin singgah ke negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapore,”tutupnya.
Read More
Bread Castle Roti Kualitas Premium dengan Harga Terjangkau
Berkonsep open kitchen, Bread Castle menawarkan roti berkualitas premium dengan harga terjangkau sehingga semua kalangan bisa menikmatinya. Seperti apa konsep, produk dan peluang bisnisnya? Setelah blusukan ke mal-mal yang ada di daerah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Tangerang, kali ini redaksi belusukan ke Kota Bekasi. Tentunya dalam rangka mencari bisnis franchise yang tersimpan mal-mal yang ada di kota tersebut yang belum banyak diketahui publik. Kami sengaja hunting franchise di kota ini karena belakangan Kota Bekasi mulai ditumbuhi mal-mal. Pastinya di sana banyak terselip bisnis franchise. Ketika melewati jalan KH Noer Ali, Bekasi, mata redaksi mulai disuguhkan mal-mal besar yang padat dikunjungi masyarakat. Setelah melintasi mal-mal, mulai dari Bekasi Cyber Park (BCP), Mall Metropolitan hingga Mega Hypermall Bekasi, mobil redaksi tiba-tiba terdampar di Mega Hypermall Bekasi. Setapak demi setapak kami menyusuri lantai upper ground floor, pintu cendana yang ada di Mega Hypermall Bekasi. Tidak jauh dari sana kami melihat sebuah gerai roti berlabelkan Bread Castle. Gerai tersebut cukup unik, dan kami penasaran untuk menggali informasi dengan bertanya kepada salah satu pegawai yang ada disana. Siapa tahu ini merek franchise. Ternyata dugaan kami benar. Bread Castle merupakan bisnis franchise. Gerai roti ini rupanya berkonsep open kitcen. Ketika kami tiba, aktivitas di gerai tersebut cukup sibuk melayani customer. Sebagian karyawan terlihat sedang melayani konsumen dan di sebagian sedang di kitchen tengah melakukan pembuatan roti. Aroma menyengat membuat pengunjung yang sedang berlalu lalang harus menghirup aroma khas roti besutan Bread Castle ini. Bread Castle didirikan oleh Meridian pada  2010 silam. Berbekal warisan resep roti yang turun temurun dari keluarga besarnya, ia membangun punya keinginan untuk membuat produk roti yang berkualitas.  Untuk melengkapi produk rotinya, dia pun mendatangkan chief khusus untuk menangani pastry dan bakery yang kompeten di  bidangnya. Berbeda dengan butik roti premium yang menyasar segemen kalangan atas. Bread Castle menyasar all segmen yang bisa diminati kalangan menengah bawah. “Kita ingin image roti berkualitas ini merakyat,” kata wanita yang akrab disapa Sitha. Harga yang di tawarkan juga sangat ekonomis. Hal inilah yang menjadikan keunggulan yang dimiliki brand Bread Castle hingga saat ini. Ditegaskan Sitha, walaupun roti yang di produksinya memiliki kualitas yang sama dengan roti dari brand kompetitor, namun dari segi harga Bread Castle unggul untuk masalah price agar bisa dinikmati oleh semua kalangan. Untuk harga roti manis Bread Castle mematok harga mulai dari Rp 6500 hingga Rp 9000/pcs. Menurutnya, roti yang digemari oleh para konsumen adalah roti manis selain varian seperti abon, pisang cokelat, pizza, dan sebagainya. Tak hanya itu Bread Castle juga menawarkan produk cake mulai dari red velvet cup cakes, rainbow cake, tiramisu, hingga cake ulang tahun dan juga donat dengan berbagai rasa. Harganya juga cukup terjangkau dengan membayar Rp 250 ribu, cake untuk ulang tahun ini bisa dibawa pulang. Sitha mangatakan, keunggulan lain Bread Castle ada pada bahan baku yang bebas dari dari bahan pengawet dan juga halal yang ditunjukkan dengan adannya sertifikasi depkes dan sertifikasi halal. “Untuk warna dari rainbow cake juga menggunakan bahan alami yang aman untuk kesehatan,” bebernya. Demi mengembangkan usahanya, Bread Castle membuka penawaran dalam bentuk kerja sama franchise. Sitha menerapkan konsep franchise yang sangat fleksibel dan yang pastinya saling menguntungkan antara franchisor dan franchisee. franchisee nantinya akan memproduksi rotinya sendiri tanpa di pasok dari pihak pusat. Investasi yang dibutuhkan oleh calon franchisee adalah Rp 800 juta di luar biaya sewa tempat. Fasilitas yang di dapatkan franchisee berupa SOP (standard operational) prosedur kitchen dan Counter. “Untuk investasi franchisee sudah mendapatkan berbagai perlengkapan usaha dan tinggal menjalankannya saja,” kata Sitha. Hingga saat ini Bread Castle sudah memiliki cabang yang tersebar di Mall Lippo Cikarang, Grand Mall Bekasi, Mega Hypermall Bekasi, dan The Bellagio Mall Kuningan. Dengan mengacu gerai yang sudah beroperasi Sitha mengatakan, dalam kurun 1 bulan  mampu meraup omset Rp120 juta per bulan dengan target keuntungan bersih mencapai 30%.    Alvin Pratama
Read More
Sensasi Camilan Spanyol di Balik Segelas Cokelat
Mal tersebut merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang paling banyak menyerap energi untuk dikunjungi karena selain tempatnya yang cukup luas, posisinya yang berada di jalur utama kota Jakarta menjadikannya akrab dengan macet. Sejak menginjakkan kaki di depan pintu masuk lantai dasar, rasa capek sudah mulai menghantui setelah melihat kondisi mal. Bisa dibayangkan dengan mal sebesar itu, berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk menelusuri setiap sudutnya. Dan baru menginjak lantai dasar saja, sejumlah brand kuliner nasional maupun internasional sudah berjejer ibarat jamur. Pada akhirnya, setingkat demi setingkat berhasil dilalui tetapi hanya sampai ke lantai satu atau tiga lantai dari lantai paling dasar. Langkah kami terhenti pada sebuah brand yang tampilannya cukup mencolok mata. Churreria, Spanish Chocolateria, nama brand tersebut. Dari kalimat yang tertulis di outletnya itu jelas sudah itu adalah kedai cokelat khas Spanyol. Setelah kami mendekat dan duduk di salah satu sofa, seorang karyawannya menyodorkan buku menu yang berbahasa inggris. Sebelum kami memesan, Ia terlebih dahulu menawarkan sejumlah menu best seller-nya antara lain Churros Classic, Churros Deluxe, Churros Fiesta, dan beberapa menu pilihan cokelat panas khas Spanyol. Karena rasa penasaran, kami pun memesan Churros Classic seharga Rp 32 ribu, beserta segelas cokelat panas tanpa topping, susu atau gula sebagaimana yang ditawarkan pelayan tadi. Rupanya pilihan kami tepat, perpaduan antara rasa crispynya Churros yang dicelup kedalam gelas cokelat panas begitu sempurna. Tulisan Spanish Hot Chocolatedalam buku menu Churreria semakin mempertegas bahwa kedai itu memang berasal dari Eropa. Setelah 40 menit menikmati hidangan Churreria, kamipun bertanya kepada salah satu karyawan yang ada. Untuk memastikan apakah prasangka kami sejak awal tadi benar, apakah benar Churreria ini berasal dari Spanyol, dan apakah bisnis ini di franchisekan. Dari sebuah ruangan VVIP Churerria, atau yang biasa dijadikan ruangan para pelanggan perokok, muncul pria bertubuh tegap dengan senyum ia berkata, “benar mas, bisnis ini adalah franchise tetapi bukan berasal dari Spanyol hanya konsepnya saja,” kata Hermanto, Head Management, Churreria. Ternyata bisnis itu didirikan oleh orang Indonesia sendiri bernama Kent Rusli, pada tahun 2012 dengan outlet pertamanya di Grand Indonesia. Dan sejak tiga bulan berdiri langsung ditawarkan secara franchise berdasarkan permintaan sahabat Kent Rusli sendiri. Outlet franchise tersebut dibuka di Serpong Tangerang. Selanjutnya manajemen Churreria memutuskan untuk mengembangkan sendiri outletnya di kota Jakarta. Hingga pada saat ini hadir di Mall Of Indonesia, Mall Kelapa Gading, Puri Indah Mall, Kota Kasablanka, dan Gandaria City Mall. “Saat ini outlet kita sudah 7, dua diantaranya franchise, tetapi yang full franchise itu yang ada di Serpong,” kata Hermanto. Ide konsep Churreria sendiri diambil dari salah satu kedai pinggir jalan di Sidney, Australia, yang menyajikan beberapa menu cokelat panas dan sangat diminati masyarakat setempat. Pembelinya rela mengantri berjam-jam untuk bisa menikmati produk kedai pinggiran itu. “Dari situ kita kembangkan dalam bentuk resto atau yang lebih besar, karena kita yakin di Indonesia ini bisa diterima. Maka tahun 2012 itu kita buka dan kita sesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia misalnya cokelat panas yang kami beri topping gula, atau susu atau cream sehingga rasanya manis. Karena masyarakat Indonesia itu suka dengan yang manis-manis,” ucap Hermanto. Chureria sendiri mempersepsikan diri sebagai kedainya para pecinta cokelat. Oleh karenanya, cokelat yang disajikan benar-benar cokelat murni tanpa campuran. Bahan bakunya diimpor langsung dari luar negeri. Berbagai varian produk cokelat yang disandingkan dengan sejumlah snack seperti Churros atau yang mirip dengan Cakwe Medan mampu menarik penikmat cokelat ke Churreria dan mampu menciptakan marketnya sendiri. “Awal beridiri memang kita agak kesulitan karena brand kita ini baru, dan masih asing bagi masyarakat Indonesia. Tetapi setelah kita memperkenalkan diri sebagai tempat bagi para pecinta dan penikmat cokelat, masyarakat langsung terbuka dan sangat menerima kami,” papar Hermanto. Walaupun menu utamanya adalah cokelat, Churreria tetap melengkapi menunya dengan beberapa menu umum lain seperti cake, coffee, pasta, nachos, Spagetti, dan lain-lain. Menu-menu tersebut merupakan pelengkap yang juga kerap dicari pengunjung ketika berada di Churreria. Investasi franchise Churreria sebesar Rp 1,7 miliar untuk 90 meter persegi, di mana franchisee fee sebesar Rp 750 juta untuk 3 tahun (termasuk dalam biaya investasi awal, royalti fee yang diberlakukan pasca 3 bulan buka 3% sampai 5%. “Nilai investasi sudah termasuk peralatan operasional, training karyawan, interior, layout ruangan, bahan baku awal, yang jelas siap operasi awal dan selanjutnya kita bebankan untuk pembelian bahan baku itu harus di pusat,” jelas Hermanto.
Read More
Gei dan Jai & Friends Waffle Modern Khas Tiongkok
Belakangan ini banyak pemain bisnis waffle yang bermunculan di mal-mal Indonesia. Tampaknya kudapan ini memang tengah digandrungi masyarakat Indonesia karena cocok dengan selera Indonesia yang sudah tidak asing lagi dengan makanan asing. Salah satunya yang sedang hits adalah waffle hongkong.  Berbeda dari waffle pada umumnya. Waffle yang satu ini memiliki bentuk dengan bulatan-bulatan kecil di atasnya. Rasa dan taburan di atasnya sangat beragam. Tidak heran bila penggemar kudapan ini meningkat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Salah satu waffle Hong Kong yang tengah banyak diminati adalah Gei dan Jai & Friends yang beroperasi di mal-mal. Salah satu gerainya beroperasi di mal Pakuan Trade Center (PTC), di Surabaya. Usaha ini didirikan olehHanny Soewono Irene Lim. Pria asal Surabaya ini memberi usaha waffle Hong Kong dengan nama Gei dan Jai & Friends. Dia menjelaskan tiga kata Gei dan Jai dalam artian bebasnya berarti camilan yang bentuknya seperti telur ayam kecil yang berjajar. Gei dan Jai & Friends sendiri resmi berdiri pada 27 Februari, 2009 di PTC, Surabaya. Setelah 6 bulan berdiri daniel mulai berani menawarkan kemitraan. Sekarang total gerai Gei dan Jai & Friends sudah ada 10 unit, yakni tiga gerai milik pusat dan sisanya gerai milik mitra di Surabaya, Malang, dan Semarang. “Untuk konsep Kemitraan memang kami pikirkan sewaktu di Hong Kong bahwa jika ada peminat yang ingin melakukan bisnis tetapi tidak tahu bagaimana caranya, kami menyediakan jasa tersebut. Kami merencakan setelah 1 tahun Gei Dan Jai & friends buka, baru membuka peluang Kemitraan. Tetapi sewaktu awal open counter kami buka, ada beberapa customers yang meminta kesempatan menjadi franchisee, jadi kami kebut konsep untuk memanfaatkan peluang,” ujar pria yang akrab disapa Daniel Lim ini. Daniel Lim ini tidak mematok investasi yang terlalu timggi untuk menjadi mitra bisnis Gei Dan Jai & friends. Ia hanya mematok investasi Rp 55 juta. Fasilitas yang didapat mitra antara lain dekorasi desain tempat, tiga buah mesin pembuat waffle, perlengkapan usaha lainnya, bahan baku awal, seragam karyawan, serta materi promosi. Untuk pengadaan konter mitra harus menyiapkan biaya tambahan. “Kita membuat kerja sama untuk dua tahun. Jika ingin memperpanjang kontrak, mitra harus membayar Rp 6 juta per-tahun, atau Rp 10 juta per-2 tahun. Sistem kemitraan ini tidak menerapkan biaya royalti. Namun, bahan baku utama wajib dipasok dari pusat,” jelasnya. Gei Dan Jai & Friends menyajikan berbagai aneka waffle seperti black sesame (dengan campuran wijen hitam), chocolate cheese, coffee, mocca, loverly marmalade, hingga rasa matcha. Topping-nya beragam, mulai dari pisang, oreo, raisins, hingga kelapa. Harga jual produk mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 14.000 per porsi. Dari pengalaman penjualan di gerai mitra, dalam sehari Gei Dan Jai & Friends dapat menjual 30 porsi-50 porsi per hari. Sehingga dalam sebulan omzet yang didapat bisa mencapai Rp 20 juta. Setelah dikurangi biaya operasional, mitra masih bisa meraup laba bersih sekitar 35% dari omzet. Sehingga target balik modal kurang dari setahun. “Berdasarkan pengalaman mitra-mitra kami sebelumnya, BEP bisa diraih dalam waktu dalam 6 bulan hingga 2 tahun,” jelas Daniel Lim. Kelebihan produk Gei Dan Jai & Friends. Daniel mengatakan, semua bahan baku tidak menggunakan bahan pengawet. “Untuk luas tempat usaha, mitra wajib menyiapkan lokasi minimal 4 meter persegi dengan dua karyawan,” tutupnya. Alvin Pratama
Read More
Tissor T 5000 Menjawab Solusi Para UKM & Pebisnis Retail
Kehadiran mesin kasir sudah tentu sangat membantu pekerjaan yang berhubungan dengan sistem transaksi jual beli, Tissor T 5000 hadir untuk para UKM dan pebisnis retail. Seperti apa kecanggihannya? Perusahaan berskala nasional yang berdiri sejak tahun 2006 ini bergerak di bidang perdagangan serta pelayanan purna jual produk peralatan kantor. Saat ini Tissor Indonesia bekerja sama dengan moder
Read More
Tissor T 5000 Menjawab Solusi Para UKM & Pebisnis Retail
Kehadiran mesin kasir sudah tentu sangat membantu pekerjaan yang berhubungan dengan sistem transaksi jual beli, Tissor T 5000 hadir untuk para UKM dan pebisnis retail. Seperti apa kecanggihannya? Perusahaan berskala nasional yang berdiri sejak tahun 2006 ini bergerak di bidang perdagangan serta pelayanan purna jual produk peralatan kantor. Saat ini Tissor Indonesia bekerja sama dengan modern retail diantaranya Carrefour , Hypermart, Super Home, Mitra 10, Rumah kita, Gramedia, Paper Clip, Office 2000. Bahkan Tissor Indonesia telah memiliki cabang di beberapa kota di Indonesia. Banyak masyarakat yang masih berpikir dan beranggapan bahwa harga mesin kasir sangat mahal. Padahal saat ini semakin banyak pilihan produk mesin kasir dengan harga yang terjangkau itu pun dilihat dari segi keunggulan masing-masing produk. Sadar akan pentingnya penggunaan mesin kasir dalam industri retail saat ini, Tissor Indonesia meluncurkan produk mesin kasir yakni mesin kasir T 5000. Dengan mengusung tagline “Solusi sukses UKM dan Pengusaha Indonesia”. T5000 sangat ideal untuk usaha kecil dan menengah. Selain memiliki banyak keunggulan, mesin kasir T5000 sangat mudah dalam input data, mudah digunakan saat transaksi, dan dapat membuat laporan-laporan yang dibutuhkan seperti laporan penjualan dan laporan stok. Septianus Ting, Director PT Commeta Niaga Raya mengatakan, produk Tissor adalah produk asli buatan Indonesia, produk Tissor sengaja dipasarkan di wilayah Indonesia. “Tissor ingin memajukan dunia bisnis UKM Indonesia, kami menargetkan kedepan ingin maju bersama 1 juta UKM Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, T 5000 mempunyai layar LCD operator besar dan layar LED untuk konsumen. Dengan begitu, konsumen juga dapat melihat harga barang yang diinput. Mesin ini dilengkapi dengan laci uang yang sudah disesuaikan yakni dengan 4 slot uang kertas dan 5 slot uang koin. Keunggulan lain Mesin Kasir Tissor T 5000 dibanding dengan produk lainnya, kata Septianus, memiliki karakter angka pada layar display cerah dan tajam, sehingga mudah dilihat, kemudian item barang dapat menampung sampai dengan 7000 nama barang dan 20 Departemen dapat terkoneksi dengan barcode scanner. “Tak hanya itu T 5000 sudah terkoneksi dengan printer eksternal, dan nama barang dapat dimasukkan hingga 30 karakter (huruf). Keunggulan utama yang terdapat pada mesin kasir T 5000 adalah alat pendeteksi uang palsu dengan empat metode, yaitu: deteksi ultraviolet, magnetik, tanda air dan kaca pembesar,” bebernya. Septianus mengatakan kesalahan akibat ketidaktelitian juga dapat diminimalisir. Dengan teknologi yang terdapat pada T 5000, ruang gerak petugas kasir untuk melakukan kecurangan, misalnya dengan tidak adanya struk sehingga uang dengan mudah masuk ke dalam kantong pribadi, dapat dihindari. “Dan yang terpenting, peran utama Tissor T 5000 ini adalah untuk mempercepat pelayanan ke pelanggan,” ungkapnya. Dia menjelaskan, mesin kasir Tissor T 5000 dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan usaha di masa mendatang. Selisih investasi juga tidak terlalu banyak jika dibandingkan keuntungan dan kemajuan usaha. Efisiensi dan efektifivitas operasional usaha sangat tergantung dari investasi yang diambil. “Hal ini kerap kali terlambat disadari oleh pelaku usaha. Kehadiran Mesin kasir Tissor T 5000 diyakini mampu memudahkan dan memenuhi kebutuhan usaha agar mencapai hasil yang lebih maksimal,” tutupnya.
Read More
Melahirkan Rice Cooker Tonggolan dan Anti Gores
Wajar saja jika produk Rice Cooker Cosmos begitu sukses di pasaran karena Cosmos melakukan terobosan ide dengan pertama kali meluncurkan Rice Cooker yang memiliki Tongolan. Tongolan adalah sebuah ide pada Rice Cooker yang berfungsi untuk membuat nasi menjadi lebih pulen. Kemudian terobosan selanjutnya yaitu dengan menciptakan panci Harmond yang memiliki sifat anti gores. “Sehingga aman dan sehat. Harmond juga adalah trade mark Cosmos dalam produk Rice Cooker yang kemudian ditiru oleh kompetitor,” kata Adi Jaya, Marketing Cosmos. Kesuksesan Cosmos juga tak lepas dari konsistensinya dalam menjaga kualitas dan penampilan produk Rice Cooker-nya. Dengan tagline “Cinta Indonesia Cinta Cosmos”, Cosmos ingin menunjukkan bahwa produknya berasal dari dalam negeri Indonesia, dimiliki oleh orang Indonesia, dijalankan orang Indonesia dan bertujuan utama untuk pasar Indonesia. “Jadi dengan tagline baru itu kami ingin menyampaikan Jika Cinta Indonesia pasti juga Cinta Cosmos,” kata Adi Jaya lagi. Ada beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Cosmos Rice Cooker, antara lain, dilengkapi dengan Harmond dan Marble, Kipas Twino, Wadesta dan Ony, serta kualitas dan penampilan. Inovasi yang dilahirkan oleh Cosmos tersebut tak lain adalah untuk menyediakan produk dan layanan yang bermutu sehingga mencapai kepuasan pelanggan. Sampai saat ini produk Cosmos memiliki segmen tersendiri di pasar, dan produk atau model terbaru Cosmos juga ditunggu oleh Customer. Bahkan sering kali merupakan pionir dalam ide atau kreativitas. “Pasar akan cenderung jenuh jika produk dengan desain yang monoton atau sama atau mirip. Customer saat ini juga cenderung lebih pintar dan lebih selektif serta memperhatikan penampilan atau desain. Atas semua hal itu maka Cosmos optimis bahwa hal-hal baru dalam desain, warna akan memberikan refreshment dan juga atraktif di mata Customer dan hal itu akan memberikan poin tambahan untuk melakukan pembelian produk Cosmos,” kata Adi. Saat ini Rice Cooker Cosmos sudah dipasarkan keberbagai daerah di Indonesia mulai Sabang sampai Merauke. Hadir dengan berbagai model atau desain yang disesuaikan dengan permintaan pasar. Misalnya produk Harmond saat ini hadir dengan warna Merah (tipe CRJ-6023) ada juga dengan desain menyerupai sebuah Akuarium (tipe CRJ-6031). “Bagi yang percaya pada keberuntungan, kami punya desain Lucky Golden 8 Horses, bahkan jika memang belum cukup masih ada untuk anda Customer, Ungu lover,” ucap Adi. Cosmos juga memiliki konsep desain Metropolitan dan tidak melupakan bahwa ada sebagian customer yang cenderung menyukai gambar yang imut. Dan ada juga yang dihadirkan dengan desain serta warna serupa dengan kayu, sehingga memberikan nuansa Homy kepada dapur atau ruang makan. Tahun 2015 ini, Cosmos akan terus mengembangkan pasarnya ke segmen yang saat ini menurutnya masih “blue ocean”. Serta terus berinovasi dengan warna dan desain.
Read More
Samsung Galaxy Tab Active Cocok untuk Profesional Sebagai Business Support
Samsung Indonesia kembali meluncurkan produk barunya bernama Samsung Galaxy Tab Active di Indonesia. Tablet tersebut dirancang bagi pekerja profesional lintas bidang dengan fitur bervariasi serta kemampuan berperforma tinggi di manapun dan kapanpun. Dilengkapi cover pelindung berstandar US Military, Samsung Galaxy Tab Active tangguh di berbagai medan pekerjaan yang menantang. Sehingga proses kerja dilakukan lebih efektif dan efisien serta menciptakan peluang bisnis yang lebih luas. “Sebagai pemimpin pasar global di bidang mobile technology, Samsung selalu mengedepankan inovasi guna menjawab kebutuhan customer salah satunya kebutuhan akan device tangguh berteknologi tinggi dan memiliki fitur lengkap di segmen business to business,” kata Singgih Wandojo, Director Entrerprize Business PT Samsung Electronics Indonesia ketika ditemui di sela-sela peluncuran. Produk anyar tersebut dilahirkan setelah melewati rangkaian penelitian yang melibatkan 500 perusahaan gabungan Fortune. Perusahaan yang terdiri dari perusahaan lintas bidang, seperti retail, logistik, perminyakan dan transportasi, dan merekalah yang memberikan masukan informasi berharga terhadap pengembangan Samsung Galaxy Tab Active tersebut. Samsung Galaxy Tab Active, memiliki berbagai kelebihan antara lain, memiliki pelindung anti shock yang mampu melindungi saat jatuh dari ketinggian 1,2 meter meskipun di atas betok. Juga anti ari dan debu dengan serfitikasi IP67. Pengguna di lokasi kerja yang menantang memberikan rasa nyaman dan tenang, terhindar dari rasa khawatir dari kerusakan akibat panas, dingin, debu dan air. Dilengkapi dengan kamera 3,1 megapixel dengan auto fokus, mempermudah proses scan barcode juga dilengkapi teknologi NFC yang mempercepat proses komunikasi dan manajemen kerja. Fitur ini dapat meningkatkan produktifitas kerja pada bidang transportasi dan logistik. Samsung Galaxy Tab Active juga dilegkapi dengan C-Pen yang terdapat pada bagian atas cover pelindung, dengan pegangan yang mantab sehingga tidak licin saat digunakan dengan sarung tangan. Untuk para pekerja profesional yang selalu berada di lapangan, Samsung Galaxy Tab Active dapat digunakan selama 10 jam tanpa henti, didukung dengan baterai yang mudah dilepas dan dipasang sehingga tidak mengganggun kelangsungan kerja. Keberadaan POGO Pin juga menghindarkan konektor micro USB dari kerusahan dan dapat dipergunakan untuk beberapa device sekaligus. Tidak sampai di situ, produk itu juga didukung KNOX 2.0 solusi keamanan mobile untuk keamanan yang lebih tinggi bagi data perusahaan maupun data pribadi. Pekerja profesional tidak perlu khawatir akan keselamatan data yang dimiliki karena tersimpan dengan baik dalam space yang aman tanpa kehadiran platform dari pihak ketiga dan biaya tambahan. Untuk after sales service, Samsung menawarkan Samsung Mobile Care yang memberikan garansi dasar hingga tiga tahun termasuk kerusakan akibat kecelakaan penggunaan di lapangan. Hadir juga dengan beberapa variasi konektifitas antara lain WIFI, LTE, dengan kapasitas 16GB plus Micro SD (Hingga 64G).
Read More
Lenovo Luncurkan Laptop Konvertibel dan Portable
Lenovo kembali mengumumkan kehadiran jajaran produk Lenovo Yoga multimode di Indonesia. Jajaran produk YOGA terbaru berbasis Intel, yaitu YOGA 3 Pro dan YOGA tablet 2. Dua produk tersebut memungkinkan konsumen di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan serta gaya hidup mereka sehari-hari. Lenovo YOGA 3 Pro ultra slim 13-inci terbaru adalah laptop konvertibel tertipis di dunia yang secara khusus dibuat untuk menjawab kebutuhan pengguna atas perangkat yang sangat stylish, performa terbaik, dan memiliki adaptabilitas hardware dan software bagi para pecinta laptop yang memudahkan bagi penggunanya untuk yang sering melalakukan aktivitas dengan mobilitas tinggi. Selain itu, YOGA 3 Pro juga menghadirkan banyak kelebihan lain: frame yang luar biasa tipis dan ringan dengan desain engsel baru yang menyerupai gelang jam, layar QHD+ dan Harmony, software intuitif Lenovo yang beradaptasi dengan preferensi pribadi pengguna saat menggunakan perangkat dalam berbagai mode penggunaan. “Peluncuran jajaran YOGA Multimode kami yang terbaru menegaskan komitmen kuat Lenovo untuk menghadirkan inovasi termutakhir kepada konsumen kami. Hal ini merupakan bagian dari DNA Lenovo yang menuntun kami untuk terus melakukan perbaikan dan menyempurnakan produk dan bisnis kami,” ujar Rajesh Thadani, Country General Manager, Lenovo Indonesia. Berbeda dengan YOGA 3 Pro, sebagai produk yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman menikmati konten digital, Lenovo YOGA Tablet 2 Pro 13-in hadir sebagai produk tablet pertama di dunia yang dilengkapi proyektor, yaitu proyektor Pico built-in. Dengan proyektor ini, pengguna dapat mengubah dinding menjadi TV atau layar film secara instan. Teknologi premium ini disandingkan dengan sound system 8 watt yang dilengkapi subwoofer untuk menghasilkan video dengan suara berkualitas tinggi. Fitur-fitur yang luar biasa ini serta serangkaian teknologi-teknologi lain membuat YOGA tablet 2 Pro tidak ada tandingannya. Dengan lebih banyak fitur yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan pengguna seperti mode Hang yang baru dan penyangga yang lebih baik, YOGA tablet 2 berukuran 10-inci dengan sistem operasi Windows menghadirkan cara baru bagi konsumen untuk melakukan lebih banyak hal yang banyak diminati konsumen. Lenovo YOGA tablet 2 generasi kedua ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk melakukan lebih banyak hal yang dioperasikan secara handsfree, dan menggantungkan tablet di dinding dengan mode hang baru agar mendapatkan kualitas suara yang tak tertandingi dalam tablet yang sarat dengan fitur audio. Produk ini sangat cocok bagi mereka yang mendambakan multimedia pada layar yang lebih besar. YOGA Tablet 2 terbaru fokus pada teknologi-teknologi yang dapat beradaptasi dengan pengguna, sehingga komputasi menjadi lebih intuitif dan menyenangkan. Dengan desain yang tipis dan ringan, tablet ini menghasilkan tingkatan baru fleksibilitas yang diawali dengan mode hang yang baru. Pengguna masih bisa menikmati tiga mode yang sudah ada sebelumnya - hold, tilt and Stand - dan sekarang memberiikan mode keempat hang memungkinkan mereka menggantung perangkat mereka untuk menampilkan konten. Untuk menanggapi masukan dari pengguna, Lenovo juga memperbaiki dudukan kickstand dalam mode Stand untuk menghasilkan stabilitas yang lebih baik ketika menekan layar dengan fitur 10-point multitouch ini. Selain desain tablet yang responsif, spesifikasi performanya juga ditingkatkan. Prosesor Intel® Atom™ mendukung fitur suara dan kamera yang disempurnakan, yang meliputi speaker ganda di depan dengan Dolby® Audio dan Wolfson® Master HiFi™ ala teater yang suara jernih dengan kamera belakang berukuran 8 MP. YOGA Tablet 2 hadir dengan OS Windows dalam tampilan warna ebony dengan layar berukuran 10-inci dan Microsoft Office 365 Personal (1 tahun berlangganan). “Kami telah membuat model YOGA tablet 2 Pro berukuran 13-inci yang mempertahankan fitur terbaik dari YOGA tablet multi mode dan baterai yang tahan lama serta fitur teknologi baru seperti proyektor yang terus mengubah pola pikir kita tentang tablet,” jelas Rajesh Thadani Produk terbaru Lenovo ini diperkuat dengan adanya prosesor Intel Core M dan Intel Atom terbaru yang menawarkan performa komputasi yang handal, ketahanan baterai yang mumpuni serta kombinasi yang match antara performa, daya tahan baterai, grafis serta fitur yang kaya. “Bersanding dengan tampilan produk yang multi-mode dari produk ini memberikan pengalaman komputasi handal yang sesuai dengan kebutuhan digital para konsumen di masa kini,” tutup Yohan Wijaya MNC Sales Director Intel Indonesia.
Read More
CMA Mental Arithmetic Bermodalkan Sempoa, Lembaga Kursus ini Sukses di 18 Negara
CMA Mental Arithmetic adalah nama lembaga kursus tersebut. Didirikan di Taiwan pada tahun 1984. Lembaga kursus yang juga menawarkan sistem franchise ini telah hadir di benua Asia, Amerika, Africa hingga Eropa. Antara lain Australia, Canada, China, Egypt, Hongkong, India, Indonesia, Malaysia, New Zealand, Nigeria, Philippines, Singapore, Sudan, Taiwan, Thailand, Turkey, UAE, dan USA. Uniknya, CMA mempertahankan sistem belajar tradisional yaitu menghitung menggunakan Sempoa 2 tangan. CMA percaya, dengan sistem dua tangan itu akan membantu meningkatkan konsentrasi, kemampuan multi-sensori anak, daya ingat anak, dan mampu berhitung dengan mudah dan cepat. Di CMA, anak diperkenalkan tentang konsep matematika dengan mudah dan menyenangkan. Setiap anak dilatih untuk memahami konsep sempoa terlebih dahulu. Setelah menguasai penggunaan sempoa dan konsepnya secara perlahan anak dilatih untuk menghitung menggunakan pikirannya dengan membayangkan sempoa di kepala sehingga konsepnya melekat di otak dengan kuat. Dengan metode ini, disamping anak bisa belajar matematika dengan mudah dan menyenangkan, konsentrasi dan daya ingat yang lebih tajam pun tercapai. Disinilah metode CMA terbukti untuk mengoptimalkan fungsi kerja otak anak secara menyeluruh. Prescella ANG, Chief Executive Officer, CMA Indonesia, mengatakan, metode kursus ala CMA tersebut telah terbukti disejumlah negara termasuk Indonesia. “Pada intinya metode sempoa dua tangan ini akan membantu mengembangkan otak kiri dan kanan anak secara menyeluruh. Karena ada sebagian orang tua murid yang bertanya kalau sudah bisa berhitung hanya dengan satu tangan kenapa mesti dua tangan, nah alasannya itu tadi untuk keseimbangan pertumbuhan otak kiri dan kanan anak,” kata Prescella. Jika dibandingkan kursus-kursus yang lain, CMA memiliki beberapa kelebihan dan keunikan, seperti sistem sempoa 2 tangan sehingga hasil yang didapat lebih akurat dan cepat, tidak hanya fokus pada kemampuan kalkulasi semata, tetapi juga mengembangkan kemampuan multi-sensori otak anak; merupakan lembaga kursus sempoa pertama didunia yang juga menggunakan multi-media dan online learning, sehingga anak anak dapat belajar and latihan tidak hanya dikelas tetapi juga bisa belajar dengan fun dimanapun mereka berada, program CMA diajarkan sesuai kemampuan dan progress belajar anak masing masing. Di Indonesia sendiri sejak masuk pada tahun 2011, CMA telah memiliki lebih dari 10 outlet, yaitu Pantai Indah Kapuk, Sunter, Kelapa Gading, Gajah Mada, Kota Harapan Indah Bekasi, Gading Serpong, Greenville, Puri, BSD City, dan Citra 6 (Jakarta Barat) yang akan dibuka tahun ini. CMA akan melakukan eskpansi secara aktif ke berbagai kota di luar Jakarta untuk mendukung solusi pendidikan di Indonesia melalu belajar sempoa 2 tangan yang lebih efektif dan efisien.Dengan track record lebih dari 30 tahun, tidak terlalu sulit melakukan penetrasi pasar di Indonesia mengingat nama CMA telah dikenal disejumlah negara termasuk beberapa negara tetangga Indonesia. “Kita memang diuntungkan dengan brand yang sudah cukup kuat dibeberapa negara, sehingga hanya butuh sentuhan sedikit dari sisi marketing agar bisa sukses. Dan terbukti dengan adanya 10 outlet selama 4 tahun di Indonesia mengindikasikan bahwa metode yang kita ajarkan ini sangat diterima dengan baik oleh masyarakat karena telah terbukti hasilnya kepada anak,” papar Prescella. CMA juga memiliki sejumlah event rutin baik bulanan maupun tahunan yang levelnya internasional. Dimana event tersebut menghubungkan antara para murid CMA diberbagai negara untuk ikut menguji kemampuan berhitungnya di level internasional. “Kita ada juga metode belajar online yang terkoneksi dengan murid-murid CMA seluruh negara, mereka kami beri user id untuk melakukan latihan soal-soal secara online dan kapanpun serta dimanapun mereka mau belajar, bisa dilakukan dan itu termonitor oleh sistem pusat secara lengkap,” jelas Prescella. Investasi franchise bisnis ini berkisar Rp 400 juta sampai Rp 600 juta (jika termasuk sewa tempat atau ruko) dengan masa pengembalian modal berkisar 2 sampai 3 tahun. Syarat calon franchise adalah memiliki minat usaha dibidang pendidikan dan bersedia menjalankan serta mengembangkan bisnis sesuai visi CMA di bantu dengan bimbingan menyeluruh dari kantor pusat, termasuk support dari segi marketing, manajemen dan operasional, dan training.
Read More
Zahra Turkish Ice Cream Es krim yang Menggoda Customer Lewat Atraksi
Sesuai namanya Zahra Turkish Ice Cream memang berasal dari Turki yang dikenal dengan nama dondurma. Bahan utama es krim ini adalah 100% susu, gula, mastic resin dari pohon cemara, serta campuran krim yang terbuat dari akar sejenis anggrek liar dari Turki. Di outlet ice cream ini memang tidak menyediakan kursi dan bangku untuk para pembelinya. Alih-alih berharap menemukan sebuah tempat hangout yang seru, Zahra Turkish Ice Cream hanyalah sebuah kedai dengan luas tak lebih dari sebuah kios saat acara bazar berlangsung. Lantas apakah yang membuat pengunjung rela mengantri? entertaining, itulah jawabannya! Anda akan disuguhi atraksi yang menggelitik, dan sedikit menyebalkan saat menerima scoop es krim dalam cone. Bayangkan jika kita dihadapkan dengan seorang penjual es krim dengan muka jenaka, dan berkostum seperti Aladdin, yang kemudian memainkan sebuah trik untuk mengelabui Anda saat menerima es krim. Dimana Anda telah merasa menerima eskrim dengan benar, sementara saat ingin menjilat es krim, dan ternyata hanya sebuah cone kosong tanpa es krim di dalamnya. Begitulah kira-kira salah satu atraksi yang dihadirkan oleh Zahra Turkish Ice Cream. Tak heran bukan, jika canda dan tawa kadang terdengar saat atraksi berlangsung. Bahkan tak sedikit juga yang mengabadikannya dalam bentuk foto dan video, untuk kemudian mengunggahnya ke situs jejaring sosial. Namun disamping atraksi yang memikat, Zahra Turkish Ice Cream juga memiliki rasa yang membuat para konsumennya rela kembali untuk mengantri dan “dikelabui” kembali oleh penjualnya. Zahra Turkish Ice Cream menggunakan bahan baku susu sapi murni. Bisa dibilang Zahra Turkish Ice Cream merupakan pionir es krim asal Turki yang ada di Indonesia. Yang menarik tekstur es krim Turki sangat elastis, lentur, dan tidak mudah mencair. Hal tersebut karena komposisi Zahra Turkish Ice Cream tidak menggunakan air sama sekali (water less). Jika terdapat kandungan air sedikit saja maka es krim Zahra tidak akan jadi, karena air akan mengkristal ketika dibekukan dan begitu keluar freezer akan cepat cair. Hal itulah yang membuat es krim ini seakan lengket di cone, sehingga tidak akan jatuh meskipun dibolak-balikkan. Zahra Turkish Ice Cream menawarkan 18 varian rasa dengan beberapa rasa favorit seperti Vanilla, Hazelnut, Coconut, Mango, Apple, Lemon, Melon, Green Tea, Cokelat, Strawberry, Orange, Choco Chips, Tiramisu, Durian, dan Kiwi. Untuk menikmati Zahra Turkish Ice Cream, pelanggan hanya harus membayar seharga Rp 35 ribu/cone. Zahra Turkish Ice Cream mampu menjual minimal 1000 cone/minggu dengan omzet mencapai puluhan juta tiap harinya. Investasi yang dibutuhkan untuk menjadi franchisee Zahra Turkish Ice Cream sebesar Rp 180 – 200 juta. Investasi tersebut juga sudah termasuk lisence fee sebesar Rp 50 juta yang berlaku untuk kontrak kerjasama selama 5 tahun yang dapat diperpanjang dengan membayar kembali lisence fee untuk kontrak kerjasama 5 tahun berikutnya. Seperti sistem Franchise pada umumnya, franchisee akan dikenakan royalty fee sebesar 5% dari omzet setiap bulannya. Untuk menarik pembeli dan meningkatkan penjualan, Franchisee akan di support dengan dihadirkannya penjual es krim langsung dari Turki selama beberapa hari tanpa dikenakan biaya tambahan.Hingga saat ini outlet Zahra Turkish Ice Cream terletak di Gandaria City, Kota Kasablanka dan Summarecon Mall Bekasi.  
Read More
Eastons Property, Franchise Broker Property dari Inggris
Pada 1974, Edward W. Easton mendirikan Easton Group di Miami, Florida. Dengan kerja keras dan perencanaan yang matang, serta berpikir besar ia berhasil membangun kepercayaan kepada para klien. Perusahaannya menjadi broker property terkemuka di wilayah tersebut dan mulai memasarkan franchisenya yang berbasis di Inggris. Nama Eastons identik dengan tingkat pelayanan tertinggi, kesuksesan dan integritas. Para karyawan dengan seia menjalankan nilai-nilai inti di mana The Easton Group didirikan. Di Indonesia, Eastons Property juga sukses menjadi salah satu franchise broker property yang melayani banyak klien. Budi Utama selaku pemegang master franchise Eastons Indonesia sudah sejak15 tahun silam memegang franchise ini. pada tahun 2010 Budi meningkatkan status kerja samanya menjadi master franchise dan mematenkan merek Eastons Indonesia. Di tangannya Eastons sukses menawarkan jasa broker yang ditawarkan kepada klien mulai dari rumah, apartemen, gedung, hingga hotel. Budi mengaku rumah masih merupakan produk properti yang paling banyak ia layani, karena memang paling banyak dicari masyarakat. Untuk harga jual maupun sewanya bervariasi mulai dari ratusan juta hingga di atas Rp 2 miliar. Dari pengalaman yang ada, saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih menyewa dibandingkan untuk membeli berbagai produk properti yang ditawarkan. Untuk menyiasati harga property yang semakin tinggi, menurut Budi, Eastons bekerja sama dengan beberapa bank terkemuka yang menyediakan kredit pembelian rumah (KPR) seperti BCA, UOB, CIMB Niaga, Panin BANK, Mandiri, BRI dan beberapa bank lainnya. Budi mengatakan, untuk mengembangkan bisnisnya, Eastons Indonesia membuka kesempatan kerja sama kepada investor. Bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi franchisee, ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya investasi Rp 150 juta. Dengan investasi tersebut, franchisee akan mendapatkan berbagai keperluan usaha mulai dari perangkat usaha, sistem, papan merek, atribut, hak pakai merek, software, pelatihan, konsultasi, sistem prosedur, dan perlengkapan operasional. “Biaya tersebut di luar biaya sewa tempat, furnitur serta perlengkapan komputer,” bebernya. Menurutnya, pihak franchisee harus menyediakan karyawan sendiri yang akan diberikan pelatihan selama tiga hari oleh pihak pusat. “Teorinya tiga hari, tapi pada prakteknya, franchisee akan terus mendapatkan pelatihan hingga karyawan siap diterjunkan kelapangan,” katanya. Budi menjelaskan, dari hasil transaksi jual beli atau sewa properti, franchisee akan mendapatkan keuntungan sebesar 3% untuk jual-beli dan 5% untuk sewa. “Melihat pengalaman yang sudah ada, pihak Eastons Indonesia memberikan asumsi balik modal yang bisa dicapai sekitar 1 tahun. Balik modal tersebut bisa dicapai bila franchisee bisa mendapatkan omset sekitar Rp 3 miliar,” tuturnya. “Peruntungan dari omset tersebut franchisee akan mendapatkan keuntungan 1% hingga 5 %. Kalau omset semua tergantung franchisee, jika mereka benar-benar menjalankan dengan baik bisa meraup omzet diatas Rp 3 miliar, namun kalau santai paling omset yang didapat ratusan juta saja,” jelasnya lagi. Saat ini Eastons Indonesia sudah memiliki 16 franchisee yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra. “Lokasi yang kita sarankan pada calon franchisee adalah berada di pinggir jalan utama dan memiliki area yang padat penduduknya, seperti dekat perkantoran, area perbelanjaan,” tutupnya.
Read More
ICE MANIAS, Franchise Ice Cream “Goreng” Asal Thailand
Bagi penyuka ice cream dan ingin menikmati sensasi berbeda cobalah Ice Manias. Berbeda dengan ice cream yang dikenal selama ini, Ice Manias tidak menjajakan ice cream yang langsung disajikan kepada customer. Di Ice Manias, customer akan disuguhkan proses pembuatan ice cream di atas sebuah loyang. Tak ubahnya menggoreng sebuah martabak, cuma bedanya loyang tersebut di atas pendingin, ice cream pun digoreng di atas loyang dengan cara menuangkan bahan baku berbentuk cair. Setelah cairan tersebut membeku lalu dicacah hingga halus oleh sebuah pisau berbentuk segitiga yang ujungnya tidak lancip. Kemudian, ice cream pun membeku hingga ditekan ke seluruh permukaan loyang hingga tipis. Setelah itu, ice cream dikuliti dari Loyang hingga membentuk roll. Ada sekitar 5 potong roll ice cream yang sudah diisi dengan berbagai varian rasa. Ice cream berbentuk roll itupun dihidangkan dalam sebuah cup dilengkapi berbagai topping. Itulah sekelumit keunikan Ice Manias asal Thailand yang dibawa Ricky Fernando ke Indonesia pada November 2013 lalu. Ice Manias sendiri didirikan oleh Mr. Chairat Honarongsiri di Thailand pada 2010. Saat ini Ice Manias sudah memiliki 200 gerai di Thailand dan menjadi salah satu kuliner ice cream yang paling diminati di negeri Gajah Putih itu. Di Indonesia sendiri, Ice Manias cukup berhasil diterima masyarakat. Gerai pertamanya di Indonesia berdiri di Tunjungan Plaza Surabaya. Lokasinya di Tunjungan Plaza 3 lantai 5 depan food court masih ada sampai sekarang. “Respon awal masyarakat masih bingung ini produk apa. Banyak yang mengira ini jualan kue. Tetapi begitu mereka sudah mengerti, respon yang didapat sangat bagus dari masyarakat,” ujar Ricky. Sampai saat ini, Ice Manias sudah memiliki 5 gerai di Tunjungan Plaza 3 lantai 5 (Surabaya), Istana Plaza (Bandung), Thamrin Plaza di dalam food court (Medan), Jogja City Mall (Jogjakarta), Galaxy Mall (Surabaya). Ide membawa franchise ini ke Indonesia berasal dari istri Ricky yang asal Thailand. “Istri saya adalah orang Thailand dan memberikan info kepada saya bahwa Ice Manias di Thailand sedang populer dan belum ada di Indonesia. Akhirnyakami pun tertarik membawa Ice Manias ke sini dan menjadi master franchisenya di Indonesia,” terangnya. Ricky menjelaskan, selain proses pembuatannya, keunikan Ice Manias juga adalah disediakan pilihan kepada konsumen untuk mengkreasi es krim sendiri sesuai kemauan mereka. Jika tidak mau repot bisa memilih juga menu paket yang sudah disediakan. “Apabila ingin membuat kreasi sendiri ikuti step 1-4 (pilih rasa dasar ice cream, pilih dua buah topping, pilih jenis saus, pilih pakai whipped cream atau tidak). Jika tidak mau repot bisalangsung memilih 10 jenis menu paket,” paparnya. Beberapa produk unggulan Ice Manias yaitu Chocky Oreo dan Brownies Chip (untuk menu paket). “Harganya sekitar Rp 28 ribu per cup. Jika ingin menambah topping (di luar dua topping yang sudah include) dikenakan 2,000 rupiah per-topping tambahan,” kata Ricky seraya berkata, “produk kita merupakan yang pertama di Indonesia. Bahan baku juga berkualitas (diimpor dari Thailand), rasa tidak eneg,” Ice Manias menawarkan peluang franchise dengan investasi Rp 185 juta. Investasi tersebut sudah termasuk mesin, komputer, software, cash drawer, celemek, training dan design booth (biaya pembuatan booth di luar itu). Franchisee nantinya akan diberikan training awal baik berupa cara membuat es krim maupun operasional. Lalu berapa lama BEP-nya? “Kami satu-satunya franchise yang tidak pernah mau menjanjikan BEP karena hal itu sangat relatif dan sulit diprediksi. Kebanyakan bisnis yang menjanjikan BEP hanya memberikan janji manis dan kenyataan di luar itu. Kami hanya bisa membantu memberikan rumusan untuk menghitung BEP bagi calon franchisee dan keputusan akhir tetap di tangan calon franchisee. No royalty fee, hanya franchisee fee Rp 20 juta per tahun mulai tahun kedua (tahun pertama free),” ujar Ricky. Zaziri
Read More
Terminix Franchise Pembasmi Hama dari Amerika
Terminix merupakan merek franchise dari Amerika. Perusahaan pembasmi hama ini sudah beroperasi  di 47 negara bagian Amerika serta 22 Negara di dunia dengan 2,8 Juta Pelanggan. Diantara merek franchise dari Amerika, Terminix merupakan franchise yang belum diketahui banyak publik Indonesia. Padahal, Terminix sudah lama beroperasi di Indonesia dan menorehkan kinerja yang baik. Tengok saja pertumbuhan bisnisnya. Saat ini, cabang bisnis Termnix sudah merambah ke berbagai daerah. Terminix memiliki sekitar 32 cabang. Sekitar 11 di Jabodetabek, 8  di Jawa,  5 di  Sumatra, 2 Bali + NTB, 2 Sulawesi, 2 Kalimantan dan 2 Papua dan 1 cabang Malaysia. Berbagai cabang Terminix mendapat respon pasar yang baik di daerah tersebut. Tak heran jika Terminix pun diganjar berbagai pernghargaan. Diantaranya sebagai Zero Accident 2011, Best Residensial Pest Solution Majalah iDea 2011, Best Social Marketing Award 2014 Majalah Marketing, dan yang terkini Top Brand Award 2014-2015 dari Majalah Marketing. Terminix sendiri mulai beroperasi di Indonesia pada 29 Oktober, 1995. Kantor perwakilan cabang pertamanya berdiri di Pejaten, Jakarta Selatan. Yang membawa franchise ini ke Indonesia adalah Bapak Tatang Bengardi. Alasan dia tertarik mengambil Terminix adalah karena merek ini sudah mendunia di bisnis pest control. Terminxik dibawa ke Indonesia oleh  Agricon Group - Bogor, yang kemudian mendirikan anak Perusahan PT. Agricon Putra Citra Optima, tahun 2002. Ketika awal beroperasi, respon pasar cukup antusias terhadap produk dan layanan Terminix. “Namun konsumen perlu diedukasi akan manfaat jasa pest control, khususnya di segmen residensial dan retail komersial. Sesuai dengan filosofi yang kami miliki yaitu “melindungi anda dan milik anda dari hama”,” ujar Fauzan Muda Aman, Marketing Manager Terminix. Dijelaskan, beberapa layanan yang ditawarkan Terminix adalah Termite Control (Pengedalian Rayap) dengan Produk TTM – Terminix Termite Management dan TLBS – Terminix Liquid Barrier Sytem,  Jasa Berlangganan Pest Control (Pengendalian Hama) dengan Produk GPM – General Pest Management (Tikus dan Serangga), EPM – Exotic Pest Management ( Hama Musiman – Kutubusuk, Tawon, Laba-laba dll), dan TOTS – Terminix One Time Service ( Khusus Jasa Sekali kunjungan). “Produk unggulannya adalah Pest Control Segmen Residensial dengan Harga Terjangkau ( Rate Card Perkota Per luas Bangunan) dan  area layanan yang luas, dengan keunikan: Menjamin Bebas Hama Tanpa Merepotkan,” jelasnya. Selain melakukan inovasi jasa layanan, pelatihan yang berkesinambungan, kata Fauzan, strategi bisnis yang dikembangkan Terminix ialah melakukan penetrasi ke segmen pasar Residensial, sehingga semakin dikenal oleh pengguna langsung. “Selain memaintain segmen komersial (Industri, Horeka, FaSum & FaSos), kita juga melakukan marketing komukasi dengan Style Kartun,” bebernya. Selain itu, katanya lagi, secara berkala Terminix menjual dengan gerai/booth pada event khusus di komunitas, asosiasi, sekolah dan pelanggan. “Kita juga menjual ke agen-agen yang diangkat serta program referral bagi Pelanggan yang merekomendasikan masalah hama di lingkungan keluarga, kerabat, kolega dan komersialnya,” tandasnya. Mempertimbangkan semakin teredukasinya jasa Pest Control dan perkembangan property dan infrastruktur lainnya, ujar Fauzan, maka konsep sub-franchise Terminix pun diluncurkan akhir tahun 2015 ini, dan terbatas pada karyawan Terminix, dengan pertimbangan memutakhirkan (update) sistem teknologi dan monitor kualitas jasa layanan. Menurutnya, besarannya masih dalam proses kajian, dalam hitungan sementara berkisar mulai dari Rp 200 jutaan invetasi franchisenya. “Biaya investasi terbesar adalah pengadaan sistem informasi & teknologi, Perijinan, Training, dan Peralata.  Kedepannya kita ingin menjadi perusahan terpandang di Asia Pasific dengan Misi “melindungi anda dan milik dari hama” berdasarkan 4 Filosofi perusahan,” tegasnya sekali lagi. Zaziri
Read More
Jets Pizza Merek Pizza Unggulan di Amerika
Jet’s Pizza menduduki peringkat nomor satu kudapan pizza di kedua belas besar negara Amerika Serikat. Total jumlah gerainya sudah lebih dari 300 di Amerika. Langkah kedepan adalah memperluas gerai di negara berkembang. Seperti Apa? Pada tahun 1978 Eugene Jetts bersama saudaranya John Jetts membuka outlet pertama Jet’s Pizza di Sterling Heights, Michigan Amerika Serikat. Empat belas tahun kemudian, Jet’s Pizza menjelma jadi franchise pizza tersebar dan paling dikenal di Amerika dengan memiliki lebih 300 gerai.   Berbekal sedikit dari resep keluarga, Eugene dan John mulai membuat pizza dalam dua oven di belakang toko. Mereka menjual pizza-nya dengan promo beli satu dapat dua. Kemudian perusahaan yang masih berbasis di Sterling Heights, ini mengusung filosofi bisnis yang sama dengan slogan bisnisnya, yaitu pizza yang lezat dengan harga terjangkau. Untuk dapat mencicipi nikmatnya Jet’s Pizza hanya perlu merogoh kocek $ 9,89 untuk satu-topping pizza besar deep-dish. Sejak gerainya dibuka, Jet’s Pizza mempu menarik para pizzeria atau penggemar pizza dengan menu-menu andalannya. Diantaranya sandwich kapal selam dan salad yang telah menjadi menu wajib selera masyarakat pecinta Jet’s Pizza. Tak mengurangi cita rasa sedikit pun item menu tunggal yang menjadi idola di Jet’s Pizza telah menjadi popular khususnya di negara Amerika Serikat ini. Pizza buqatan Jet’s Pizza tergolong unik dibandingkan pizza pada umumnya. Produk pizza-nya penuh dengan berbagai isian topping, mulai dari daging cincang, keju, paprika, serta bawang bombay yang kemudian di bentuk persegi. Ini merupakan ciri khusus dari Jet’s Pizza. Selain bentuk kemasan dan penyajiannya pun dikemas secara eksklusif, sehingga punya ciri khas sendiri. Selain itu, keunggulan Jet’s Pizza juga selalu menggunakan bahan-bahan berkualitas tertinggi. Hal tersebut merupakan bagian dari membangun karakter demia reputasi brand di mata konsumen sebagai pizza dengan cita rasa yang berkualitas tinggi. John Jetts CEO Jet’s Pizza mengatakan, ada banyak cara di luar sana untuk membuat pizza lebih murah. Jet’s Pizza lebih berpengalaman tentang pizza yang lebih baik, “hal itu sebabnya kami tidak pernah menurunkan kualitas pada produk atau bahan-bahan,” katanya. Pertumbuhan Jet’s Pizza memang tidak tiba-tiba besar. Merek ini melalui pertumbuan yang perlahan-lahan membesar. Pada tahun 2009, Jet Pizza Inc. membuka 28 toko. Tahun lalu, dibuka 38 dan tahun ini mereka mengharapkan untuk membuka tambahan 40 outlet. Jet’s Pizza memiliki franchisee 203 outlet dan 12 outlet milik pusat. Per bulan mampu menghasilkan omzet sekitar $ 163.000.000. Gerai-gerai Jet’s Pizza kini tersebar di beberapa kota Amerika Serikat seperti Michigan, Florida, Ohio, Texas, North Carolina, Minnesota, Tennessee, Georgia, Illinois, Kentucky, Indiana, Alabama dan Wisconsin. Jet’s Pizza berpedoman kuat dengan pada sebuah resep yang menjadi kunci kelezatan produk pizza-nya. Produk tersebut hasil racikan sang chief profesional, di balik rahasia yang telah menjadi Pizza ternama dan berkembang secara luas. Setiap gerai di Jet’s Pizza menggunakan seperangkat kriteria adonan yang telah diuji dan terbukti penting dalam membuat setiap produk Jet’s Pizza yang ditawarkan secara konsisten dari segi cita rasa. Sementara dari segi kualitas dan rasa makanan adalah nomor satu untuk Jet’s Pizza. Ada sebuah keyakinan sederhana di  jajaran manajemen perusahaan, “bahwa Pizza harus menyenangkan," kata John Jetts. “Menurutnya jika konsumen  makan di salah satu pizza kami dan konsumen tidak memiliki senyum di wajahnya, maka ada sesuatu yang salah," tutupnya. Alvin Pratama
Read More
Its Luzi Peluang Franchise Parfum dari Swiss
Berdiri sejak 1926 dan sudah ada di 110 negara, Luzi masuk ke Indonesia pada 2001. Setelah mendirikan Luzi House di Jakarta beberapa bulan lalu, parfum ternanama dari Swiss ini meluncurkan peluang franchise dengan nama It’s Luzi. Jika Anda tengah mencari parfum yang sesuai dengan karakter dan kepribadian Anda, cobalah sesekali datang ke Luzi House di Arteri Pondok Indah, Jl. Iskandar Muda no.31 D-E. Di sana Anda akan menemukan butik parfum yang lain dari biasanya. Begitu masuk dalam butik tersebut, Anda akan diajak konsultasi mengenai parfum yang anda inginkan. Ingin parfum yang diciumnya seperti apa, mau pagi atau siang, aktivitasnya apa, Anda akan dibuatkan parfum dengan wangi yang cocok dengan sense Anda di dalam butik parfum tersebut. Menariknya lagi, parfum tersebut akan diberi merek khusus untuk Anda. Sehingga siapapun yang membeli parfum seperti Anda tidak akan ditemukan di manapun. Anda juga bisa memberi nama parfum tersebut sesuka Anda. Dengan begitu, parfum yang Anda punya benar-benar sepenuhnya milik Anda. “Jadi parfum kita benar-benar wanginya sophisticated, dan sesuai dengan sense customer dan hanya dia yang punya. Ini yang menjadi keistimewaan parfum Luzi,” ujar Laurence Karnadi, President Director PT Nuansa Citra Semerbak, pemegang merek Luzi di Indonesia. Tidak hanya itu, lanjut Laurence, kelebihan parfum Luzi adalah bisa dibuat dan memiliki karakter mirip dengan parfum asli (merek-merek parfum ternama), halus tidak kasar, lemah tapi sophisticated, harumnya tahan lama bisa seharian kalau komposisinya tepat seperti yang diracik di Luzi House. Makanya, menurut orang ini aneh beli parfum disini dilayani cutsomer service, dan tempatnya nyaman. Ini memang yang pertama di dunia, customer  bisa konsultasi di butik parfum. “CEO Luzi pusat bilang ini the first. Kenapa gak go franchise sekalian saja?,” ujarnya. Karena itu, Luzi mulai membuka franchisenya tahun ini dengan nama It’s Luzi. Ada 2 paket franchise yang ditawarkan, yaitu Island Counter dengan investasi Rp 80 juta sampai Rp 150 juta. “Dengan investasi tersebut sudah dapat counter, produk, marketing tools, sewa lokasi satu bulan pertama karena di mal. Ukuran 2 x 2 m2 sampai 4x8 m2,” ujar Danang Bagus, Director Luzi. Kedua, kata dia, paket Counter Permanen dengan ukuran sekitar 3x10 m2. Menurutnya, pola kerja sama franchise It’s Luzi menggunakan sistem full management atau franchisor operator dengan pembagian 50% : 50%. “Kita ingin produk ini dijual dengan originalitasnya kita. Tujuannya untuk brand Luzi sendiri. Semua training, SDM, rekrutment itu dari kita. Franchisee hanya menerima laporan dan membantu marketing saja kalau dia mau membantu,” paparnya. Lalu seberapa prospek bisnis ini? “Sangat menjanjikan. Karne profitnya cukup tinggi bisa 70% gross sales-nya. Keuntungan lainnya ialah variannya banyak ada sekitar 460 item produ yang kita punya. Setiap bulan bisa ada yang baru dari luar (negaranya). Karena ini produk yang dikemas secara pabrikan tentu standardisasinya stabil dan kualitas terbaik,” ungkap Danang. “Selain itu kita juga akan menggunakan artis sebagai endorser brand kita untuk memasarkan bisnis ini lebih luas lagi. Harga produk kita juga masih di bawah produk luar negeri berkisar Rp 100- Rp 300 ribu. Ini yang membuat kita berani menawarkan bisnis ini kepada calon mitra bisnis,” tambahnya. Dengan masa kontrak kerja sama 3 tahun, Danang optimis franchisee It’s Luzi akan meraih BEP dalam kurun waktu 1 tahun, dengan asumsi omset sekitar Rp 60 juta per bulan.  “Kita juga punya beberapa outlet percontohan atau satelit namanya di Kalibata city, permata hijau dan Cibubur Junction. Bentuknya outlet seperti itu,” tuturnya. Nama Luzi sendiri sudah tidak asing lagi di dunia parfum. Merek asal Swiss ini sudah berdiri sejak 1926 dan sudah ada di 110 negara. Masuk ke Indonesia pada 2001 di Surabaya, Luzi mulai dipasarkan lewat sistem keganenan. Berbagai agen Luzi menyebar ke berbagai daerah, dari Surabaya hingga Bali.  Meski bukan sebagai pionir, tapi Luzi lah yang merintis pasar refill di Indonesia. Setelah 13 tahun berkiprah di Indonesia, PT Nuansa Citra Semerbak, sebagai pemegang merek Luzi di Indonesia, ingin lebih dekat berinterkasi dengan end user-nya dengan mendirikan Luzi House di Jakarta Selatan, di bilangan Arteri Pondok Indah. “Tujuan didirikannya Luzi House juga kita ingin mengudaksi dan mengembalikan kesalahan persepsi masyarakat, bahwa ini lho parfum Luzi yang sesungguhnya,” ujar Peter Kristiawan, Marketing & Business Development Director PT Nuansa Citra Semerbak. Zaziri
Read More
Signarama Pemain Tunggal di Bisnis Franchise Signage
Signarama satu-satunya pemain franchise signage di Indonesia. Franchise asal Amerika ini pun melenggang sendiri di industri yang cukup besar dan berkembang. Sebuah peluang bisnis yang cukup prospek tentunya.   Sebuah bisnis tidak lepas dari yang namanya advertising. Entah dalam bentuk yang lebih besar seperti di TV, radio, media cetak, media social, hingga yang berbentuk kecil atau meliputi papan nama bisnis, billboard, neon box, spanduk, papan, wallpaper, huruf petunjuk dan lain sebagainya yang bisa dijadikan tanda atau lazim disebut signage di luar negeri. Karena itu, banyak perusahaan yang menggunakan jasa bisnis signage untuk mempercantik image bisnisnya, karena bisnis sekarang tidak lepas dari bentuk visual. Nah, perusahaan yang bergerak melayani jasa signage secara professional adalah Signarama. Perusahaan franchise asal Florida ini bisa disebut satu-satunya perusahaan franchise yang bergerak dalam jasa signage yang meluas secara global. “Signarama satu-satunya perusahaan franchise luar negeri yang melayani jasa signage lengkap secara professional yang full service. Kami memiliki kualitas produk dengan mutu kualitas yang tinggi dengan harga pantas,” ujar Steven Kusnadi, Master Franchise Signarama Indonesia. Beberapa produk Signarama antara lain, window graphic, vehicle graphic (untuk gambar atau huruf sticker temple pada kendaraan), real estate signage, light box and canopy sign, banner, monument sign, directory signage (petunjuk arah di gedung), illuminated sign, wall graphic (custom wallpaper), decals (sticker tempel), vehicle wraps (mobile branding atau dekor dengan cara membungkus badan kendaraan ). “Pelanggankita ini pelanggan repeat order. Pelanggan yang sudah pernah menggunakan jasa kita biasanya dia akan balik lagi ke sini,” kata Steven. Menurut Steven, beberapa perusahaan yang menggunakan jasa Signarama diantaranya adalah Plaza Bali, PT. Glico Indonesia untuk branding mobil truk, Lotte Duty Free yang menggunakan wall graphics, Lanvin menggunakan neon sign, MP's Freshmart & Resto yang menggunakan huruf timbul, Ciputra Artpreneur yang menggunakan lift sign, Lotte Shopping Avenue yang menggunakan banyak jasa Signarama yaitu huruf timbul, window & wall graphic, acrylic sign, sedangkan RS. Omni Hospital Pulo Mas yang menggunakan window graphic dan lain sebagainya. “Rata-rata mereka puas dan repeat order dengan kita karena produk kita sangat banyak dan memberikan opsi kebutuhan sign mereka sesuai dengan budget perusahaan. Mereka juga bisa datang langsung workshop kita di Jl. Sultan Iskandar Muda 8G, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Di sini kita menggunakan bahan-bahan material dari produk ternama. Mesin-mesin dengan teknologi terkini yang kita gunakan juga bisa dilihat langsung. Sedangkan pesaing kita hanya pemain yang biasanya berada di tempat-tempat tertentu. Itupun produknya tidak selengkap kita,” paparnya. Karena itu, Steven pun berani menawarkan peluang franchise Signarama pada tahun ini. Bagi yang berminat menjadi franchiseenya Signarama menawarkan biaya franchise sebesar US$ 49.500 untuk franchise feenya dengan masa kontrak kerja sama 20 tahun dan dapat diperpanjang. Sedangkan untuk investasinya calon franchisee harus menyiapkan dana sebesar US$  124 ribu. Adapun royalty yang wajib dibayarkan franchisee nantinya 6%  setiap bulannya. Para franchisee rata-rata dapat mencapai BEP dalam kurun waktu 15 – 18 bulan. “Karena rata-rata franchisee Signarama di seluruh dunia bisa meraih omset rata-rata US$ 600.000 per tahun,” ungkapnya. Signarama sendiri mulai beroperasi di Indonesia pada Juli, 2013. Ketertarikan Steven membawa franchise ini berawal dari ketika dirinya jalan-jalan ke Amerika untuk mencari peluang bisnis beberapa tahun lalu. Waktu itu, ia melihat signage di negara tersebut bagus-bagus sekali. “Beda dengan di negara kita, khususnya outdoor signage-nya biasa saja. Disana banner digunakan untuk outdoor signage jangka pendek, tapi di Indonesia digunakan sebaliknya. Sudah begitu, tidak bisa tahan lama karena kualitasnya rendah,” ungkapnya. Setelah ia telusuri, ternyata orang Amerika menggunakan jasa signage professional. Nah, salah satunya adalah Signarama yang sudah ada 600 outlet di sana. Maka Steven pun mengajukan diri untuk menjadi master franchise Signarama di Indonesia. “Tapi prosesnya tidak mudah. Saya mesti disekolahkan dan diberi on job training di kantor pusat UFG, Florida. Saya dilatih hingga benar-benar ahli dan tahu betul cara kerja dan produk Signarama,” katanya. Makanya, lanjut Steven, tugas saya sebagai Master Franchise adalah mengembangkan Signarama di Indonesia serta menjadi mentor franchisee. Jadi franchisee Signarama kita bimbing dan damping hingga sukses. Oleh karena itu, calon franchisee mutlak akan kita kirim dahulu ke Amerika untuk diberi training setelah itu juga mendapat latihan di sini. “Mulai dari biaya training, tiket pesawat serta akomodasi sudah termasuk dalam biaya franchise. Kemudian franchisee tersebut akan kita beri on job training atau magang di outlet kita hingga dia mampu menjalankan bisnis sendiri,” ujarnya. Sekedar informasi, Signarama berdiri sejak 1984 di Florida, di bawah naungan perusahaan induk  United Franchise Group. Pada 1987 Signarama mulai ekspansi lewat franchise. Di tahun 1992 Signarama sudah membuka 122 gerai di Amerika. Kini, Signarama sudah ada di 52 negara dengan total gerai sekitar 1000 buah. Merek ini sudah ada di Singapura, Korea Selatan, Thailand, Australia, Filipina, Malaysia, Kanada, United Kingdom, hingga Amerika dan Negara lainnya. Signarama meraih berbagai penghargaan, salah satunya President "E" Award pada 2006, Ernest @ Young Serta Governor Award. Di Singapore, Signarama juga menerima penghargaan Franchisor of The Year award 2 tahun berturut-turut untuk 2013 & 2014 dan Franchisee of The Year Award 2013. Zaziri
Read More