DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal usaha
PENAWARAN FRANCHISE TERBAIK BULAN INI
JADWAL PAMERAN DAN SEMINAR FRANCHISE
Aug
26
National Roadshow IFBC Expo 2016
View This Event
Semarang, 26 - 28 Agustus 2016 Gedung Wanita Jl. Sriwijaya no 9  
Aug
16
HAPPY LIFE FRANCHISE PROJECT
View This Event
Mr. Tom Tran & Mrs. Irene Hoang  telah memiliki pengalaman selama 24 tahun  sebagai pemilik bisnis kecantikan, kosmetik serta distribusi telepon selular. Salah satu bisnis salon kecantikan yang terkenal & sukses di Vietnam adalah Yen Trang. Mereka juga merupakan orang pertama yang membeli salah satu franchise ternama dari Inggris bernama – Essential Toni & Guy ke Vietnam. Setelah memiliki banyak pengalaman di bidang distribusi serta franchise, pada tahun 2013 mereka mengambil sebuah franchise baru bernama “Happy Life Project” dan menjadi jutawan setelah melakukan bisnis tersebut selama 7 bulan. Setelah 2 tahun, mereka telah memiliki kebebasan secara finansial dan mereka bisa berhenti bekerja kapanpun mereka inginkan sementara sistem yang mereka miliki terus bekerja menghasilkan penghasilan pasif. Sebagai sepasang suami istri yang memiliki kesuksesan tercepat di ‘Happy Life Project’ mereka senang membantu orang-orang lain untuk meraih kesuksesan sama seperti mereka. Dengan motto franchise yang mereka miliki “Make Life Better”, mereka telah membangun 100,000 rekan franchise di sepuluh Negara dan telah membantu orang-orang di seluruh dunia mendapatkan 100% kebahagian. Mereka memiliki rahasia ‘Happy Life Project’ sebanyak 5 poin yang bisa dihasilkan dalam 2 – 5 tahun. Poin-poin tersebut adalah: Pasif (Passive), Masal (Massive), Tak Terbatas (Infinite), Bebas dari kekhawatiran (Concern Free) serta jangka pendek (Short Term). Rahasia tersebut akan membantu orang yang memutuskan untuk bergabung dalam project ini mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam hidup: Kebebasan Finansial, Kebebasan Waktu dan Kesehatan yang lebih baik. ‘Happy life project’ telah hadir di Asia selama lebih dari 13 tahun dan hasilnya telah terbukti kepada banyak orang sukses di 40 negara. Mengikuti banyak kesuksesan yang ada di Vietnan, Thailand, India, Laos… target mereka berikutnya adalah Indonesia. Untuk alasan tersebut mereka akan berada di Jakarta – Indonesia pada tanggal 16 Agustus 2016 di Grand Sheraton Jakarta (Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta 12240, Indonesia) dari pukul 18.00 – 22.00 untuk bertemy & bertukar informasi dengan business owner di Indonesia dalam sebuah event yang bernama “Global Top Vision”. Ini adalah kesempatan/peluang bagi para business owner di Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai ‘Happy Life Project’.  Dengan hadir di seminar ini, Anda akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan banyak leader sukses dari banyak Negara yang akan menunjukan kepada Anda caranya menjadi sukses dalam menjalankan franchise di project ini. Dan yang paling penting adalah Tom & Irene akan membantu Anda menjadi orang pertama di Indonesia yang akan membangun bisnis Happy Life Project di negara Anda. Selain Anda mengetahui sebuah sekolah yang akan menyediakan Anda sebuah pelatihan support sistem kepada para rekan franchisenya supaya menjadi sukses. Sistem pelatihan ini juga telah terbukti selama 13 tahun di lebih dari 40 negara. Ambilah kesempatan untuk menjadi sukse dan memiliki sistem franchise pribadi yang luar biasa dan juga mengembangkan bisnis Anda keseluruh dunia. Dengan support penuh dari rekan terpercaya, nilai investasi yang kecil. Resiko yang sedikit dan tanpa memerlukan pengalaman (karena Anda akan dilatih secara gratis), Anda akan berhasil meraih Impian Anda. Yang terakhir, menjadi rekan bisnis dalam project ini, Anda akan memiliki banyak kesempatan untuk melakukan banyak kebaikan kepada orang lain di Negara Anda untuk memiliki hidup yang lebih baik. Untuk registrasi, silahkan menghubungi: Mrs. Irene Hoang: +84932602589 (Hub Langsung & viber) atau Mr. Tom Tran: +84902372189 (Hub Langsung & viber). Email: tomirene.hpl@gmail.com   WhatsApp: +84 932602589 – Irene,  +84 902372189 - Tom Harga tiket: Rp. 400,000/tiket
Majalah Terbit
edisi Agustus 2016
Mereka adalah para franchisee sukses yang membuka lapangan pekerjaan dan membantu perekonomian Indonesia. Bagaimana lika liku mereka menjalani bisnis franchisenya?
Info Berlangganan
PELUANG USAHA MURAH
Quick Chicken Bersama Boyband “LAKI” Gelar Road Show di 53 Kota
Restoran cepat saji asal Yogyakarta menggelar roadshow brand ambassador Boyband “LAKI” putaran pertama di 53 kota, 118 store. Pelepasan acara ini diadakan di gerai Quick Chicken Jalan Sentosa Raya Depok, Jawa Barat. Acara yang dimulai dengan sambutan dari CEO Quick Chicken, Bedi Zubaedi berlangsung sangat meriah. Di sela-sela acara boyband ABG yang sedang naik daun ini pun telah disambut meriah oleh para fans lavers “LAKI”. “Alhamdulilah acara pelepasan Brand Ambassador Quick Chicken dengan Boyband “LAKI” berjalan dengan lancar, ini tahap awal meet and great untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kita lihat dari awal acara ini berjalan sukses, kedepan kita juga masih akan lakukan meet and great di berbagai pulau seperti Sulawesi, Kalimantan serta Nusa Tenggara Barat,” papar Muhammad Gunawan, Marketing Manajer Quick Chicken. Gunawan mengatakan, dalam target kedepan khususnya Quick Chicken bersama Boyband “LAKI” ini target omzet penjualan di 2016 ini akan tercapai. Disinggung mengenai kesiapan dalam menggandeng Boyband “LAKI” ini sendiri sudah dipersiapkan secara matang dengan pihak management  “LAKI”, mulai dari transportasi hingga tim dari pihak Quick Chicken.  Sebelum road show tim Quick Chicken sudah mensosialisikan ke seluruh cabang store Quick Chicken yang terintegrasi Road Show seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam kerja sama media dengan pihak Boyband “LAKI” Quick Chicken menawarkan paket bundling yaitu paket menu makan dengan paket Merchandise dari Boyband “LAKI”. “Ini sudah kita siapkan dari bulan Juni lalu, acara ini permulaan untuk meet and greet di kota selanjutnya,” terang Gunawan. Seperti diketahui dalam gelaran road show ke Jawa tengah dan Jawa Timur, kota pertama yang dikunjungi adalah (Ketanggungan) Brebes, Slawi, Tegal, Pekalongan, Batang (Limpung), Weleri, Semarang, Kudus, Demak, Jepara, hingga sampai Banyuwangi (Jawa Timur) dan kembali ke Yogyakarta dan Cilacap. (AP)  
Read More
LJ Hooker Indonesia Rayakan Ulang Tahun Ke 15
Agen Properti Asal Australia ini rayakan hari ulang tahun ke 15 tahun pada 4 Agustus 2016 di bilangan Hotel Inn Holiday, Room Angsana II, Sunter, Jakarta Utara. Acara ini dihadiri oleh beberapa Principal dari beberapa kota di Indonesia. dalam kesempatan ini Oka M Kauripan, Director LJ Hooker Indonesia mengatakan meski pasar properti Indonesia belum kembali stabil, Oka meyakini mimpi itu tetap akan bisa diwujudkan. Ia melanjutkan, demi mencapai tujuan tersebut, pihaknya juga mendorong pemberlakuan sertifikasi untuk para agen properti. Sertifikasi, menurutnya, penting agar konsumen juga tidak asal berhubungan dengan agen yang tidak profesional. Saat ini, ada sembilan penguji kompetensi untuk sertifikasi broker properti yang melibatkan perusahaan agen properti, AREBI, juga Departemen Perdagangan. "Sertifikasi ini baru berjalan sejak Juli 2016, setidaknya sekitar 100 agen LJ Hooker yang sudah lolos uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi itu,” paparnya. LJ Hooker memiliki portal terpusat yang menghimpun seluruh listing jaringan kantor LJ Hooker seluruh Indonesia, dan integrasi data dengan portal-portal properti ternama di Indonesia. LJ Hooker menawarkan sejumlah keunggulan berkat pengetahuan yang mendalam dan komprehensif tentang pasar properti. "Kami memiliki kantor di kota-kota besar di Indonesia sehingga kami dapat menawarkan saran sesuai untuk wilayah yang dibutuhkan klien,” ucap Oka. Hingga akhir 2016, LJ Hooker Indonesia menargetkan sebanyak 350 agen di berbagai di Indonesia segera tercatat sebagai broker tersertifikasi. Oka meyakini hal ini akan semakin mendorong kemajuan perusahaannya di tahun-tahun mendatang.(AP)  
Read More
Sambut HUT RI ke-71, Mcdonald’s Luncurkan Menu Khas Indonesia
Banyak Cara yang dilakukan restoran cepat saji untuk menarik para konsumen di hari-hari peringatan tertentu. Seperti salah satunya adalah memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 71. McDonald’s Indonesia meluncurkan produk khusus dan mengadakan berbagai program seru untuk para konsumen loyalnya. Program menarik untuk konsumen Drive Thru selama 3 hari mulai 17-19 Agustus dari jam 2 sampai jam 5 sore. Setiap membeli paket hemat lewat Drive Thru dapat 1 paket hemat burger sate ukuran medium gratis. Khusus 17 Agustus, hanya dengan transaksi Rp66.000 (termasuk pajak) melalui drive thru, konsumen akan mendapatkan tambahan hadiah langsung berupa shopping bag exclusive McDonald’s, Red Ball, Flazz Card edisi khusus McDonald’s, atau menu McDonald’s. “Yang lebih istimewanya lagi, para pengguna Drive Thru McDonald’s bisa melengkapi santapan kemerdekaannya dengan tambahan Spicy Chicken Bites dan McFloat Raspberry hanya dengan Rp13.636," kata Caroline Kurniadjaja selaku Associate Direction of Marketing McDonald's Indonesia saat jumpa pers, di Mc Cafe Sarinah, Jakarta 12 Agustus 2016. Selain program 'Agustusan Seru Lewat Drive Thru', dia menambahkan, ada pula program 'Wefie Contest', dan juga 'gratis snack kacang Mr.P' serta menu limited time offer (LTO) atau menu dengan waktu terbatas unggulan bercita rasa Indonesia. "Keseruan perayaan Hut RI bersama McDonald’s masih berlanjut karena setiap transaksi dine in, take away, McDelivery, Drive Thru, dan McCafe di seluruh store McDonald’s Indonesia akan mendapatkan 1 (satu) bungkus kacang Mr.P secara gratis. Promo ini berlaku pada tanggal 17 Agustus 2016 pukul 00.00 s.d 23.59 selama persediaan masih ada," pungkasnya.(AP)  
Read More
Hey Banana, Tawaran Bisnis Menarik dari Olahan Pisang Sunpride
Hey Banana menyajikan  camilan berbahan baku pisang. Sajian makanan ini disajikan dengan berbagai pilihan topping dan baluran krim coklat. Pisang tidak hanya bisa dinikmati sebagai buah. Banyak pengusaha yang berinovasi membuat camilan berbahan baku pisang. Salah satu inovasi itu yakni pisang yang disiram lelehan cokelat beku dan diberi taburan berbagai topping. Kudapan ini populer dengan sebutan frozen banana. Melihat potensi tersebut, Brian Sumito asal Jakarta mencoba menjajal peruntungan lewat merek usaha Hey Banana pada tahun lalu. Menu cemilan  dari Jakarta. Sajian yang ditawarkan ini merupakan camilan bahan baku pisang yang di freezer. Cemilan ini dapat dinikmati semua kalangan umur dan memiliki rasa yang nikmat. Berbagai toping yang disediakan tempat ini yakni nutela, oreo, green tea, sprinkel, coco pops, fruit pebbles, strawberry, kacang almond, red velvet, pandan dan lain sebagainya. Sajian cemilan ini bisa dinikmati mulai dari harga Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu. Dalam sajian cemilan ini menggunakan bahan dasar olahan pisang berjenis Sunpride. Pisang Sunpride ini dikenal sebagai pisang yang memiliki rasa manis serta tekstur yang lembut serta halus. Selain sajian cemilan, Hey Banana juga menyediakan minuman Milkshake yang terbuat juga dari bahan pisang. Bagi pecinta pisang tentu sangat menggemari pilihan yang ada di Hey Banana. Minuman Milkshake ini bisa dinikmati konsumen seharga Rp 15 ribu. Brian, Owner Hey Banana menjelaskan, minuman Milkshake ini selain pisang diberikan juga campuran bahan lainnya seperti susu, coklat dan Pisang tidak hanya bisa dinikmati sebagai buah. Banyak pengusaha yang berinovasi membuat camilan berbahan baku pisang. Salah satu inovasi itu yakni pisang yang disiram lelehan cokelat beku dan diberi taburan berbagai topping. Hey Banana kini sudah memiliki lima gerai milik mitra dan akan menambah tiga gerai dalam dua bulan ke depan. Lima gerai mitra tersebar di Bandung, Makasar, Samarinda dan Batam “Rencana pusat akan membuka gerai resmi bulan depan di Tangerang," ujarnya. Hey Banana menawarkan empat paket investasi, yaitu paket Rp 5 juta, Rp 10 juta, Rp 15 juta dan Rp 25 juta. Pada paket pertama, sistem usaha berupa pesan antar tanpa gerai atau booth. Sedangkan paket Rp 10 juta dan Rp 15 juta membuka usaha dengan booth dari bazar ke bazar, kampus atau pujasera. Dan paket Rp 25 juta untuk mitra yang membuka booth di mal. Seluruh paket akan mendapatkan kelengkapan peralatan, media promosi dan bahan baku sebanyak 300 porsi-400 porsi. Khusus untuk paket Rp 10 juta dan Rp 15 juta disediakan portable booth. Sedangkan paket Rp 25 juta disediakan booth permanen. Brian menerapkan biaya royalti sebesar Rp 500.000 per bulan untuk jangka waktu enam bulan pertama. Selanjutnya, mitra cukup mengambil bahan baku dan kemasan dari pusat. Brian menghitung, rata-rata omzet per bulan untuk paket Rp 25 juta sebesar Rp 30 juta–Rp 45 juta, sedangkan paket Rp 10 juta dan Rp 15 juta sebesar Rp 22 juta–30 juta. “Untuk paket Rp 5 juta belum ada yang bergabung, jadi kami belum bisa membuat kisaran omzetnya,” ujar Brian. Yang jelas, target balik modal sekitar setengah tahun. Alvin Pratama
Read More
Meltin You, Mencubit Laba dari Bisnis Kue Cubit Premium
Kue mungil bertabur topping meses cokelat ini bisa dikatakan makanan klasik yang menawarkan banyak varian rasa. Tidak banyak yang tahu jika bisnis ini rupanya menawarkan peluang franchise. Indonesia kaya akan berbagai macam jajanan kue tradisional yang enak dan lezat. Nah, belakangan banyak kue tradisional yang dimodifikasi bentuk maupun rasanya, sehingga pamornya kembali terangkat. Kue cubit kini juga mencoba meramaikan industri kuliner. Meltin You mencoba peruntungan bisnis kue cubit di bisnis franchise. Berdiri sejak Februari 2015 silam, Meltin ingin menawarkan  sebuah inovasi menjadikan kue cubit mnjadi makanan berkelas premium yang menyasar kelas premium ini. Hal itulah yang membuat Tera Nurul Harfiah begitu semangat dan optimis dengan bisnis yang didirikannya ini. “Kami adalah franchise kue cubit pertama dengan konsep premix yang kemudian ditiru oleh beberapa kompetitor kami. Pasar franchise kue cubit sendiri cukup besar apa lagi yang di luar jabodetabek. Kendala pengiriman adonan adalah salah satu alasan kami membuat formula Pre-MIX,”jelas Tera Owner Kue Cubit Meltin You. Dikatakan Tera,  filosofi produk Meltin You adalah kue cubit yang dimasak setengah matang dan masih lumer (melt) oleh karena itu merek kue cubit ini menjadi “Melt in you”, atau Meleleh di dalam-mu. “Kami juga memilih loyang berukuran kecil bertujuan agar kue cubit yang dimakan bias dalam satu suapan, dibalik dan tidak berantakan,” katanya. Tera mengatakan, Meltin You didirian tidak untuk dimitrakan, melainkan untuk bisnis pribadi saja. Akan tetapi, begitu Meltin You berpromosi melalui Instagram, rupanya Meltin You mendapatkan respon yang baik dari para calon investornya. “Waktu melakukan promo Kue Cubit Meltin You follower mencapai 8 ribu di bulan pertama, banyak permintaan hingga banyak yang bertanya apakah bisnis ini difranchisekan,” kata Tera. Keunggulan Meltin You sendiri menyediakan banyak bonus untuk mitra di awal pembukaan dengan 16 premix dan beberapa bonus lainnya. Dari segi sistemnya pun sangat simple, tanpa ada royaltie  fee per bulan atau per tahunnya. Kini, Tera mempromosikan kue cubitnnya via Instagram, Path, BBM, pameran. Selain itu, tentu dari mulut ke mulut sehingga menjadikannya kue cubitnya semakin dikenal.         Saat ini, Meltin You memiliki 2 cabang sendiri di Margonda Depok, Kuningan City Mall. Sedangkan franchisee tersebar di 44 kota di Indonesia seperti Serang, Tasik, Purwakarta, Subang, Semarang, Malang, Sidoarjo, Tarakan (Kaltim), Barabai (Kalsel), Palu (Sulteng), Makassar (Sulsesl), Tebing Tinggi (Sumut), Pangkal Pinang (Bangka Belitung). Alvin Pratama  
Read More
Hi Fries, Suguhkan Sensasi Menikmati Kentang dengan Aneka Saus
Camilan berbasis kentang goreng ini melakukan inovasi dengan menyuguhkan kentang goreng dengan berbagai saus. Mengusung desain vintage, Hi Fries hadir di tengah maraknya kuliner saat ini. Seperti apa tawaran bisnisnya? Edisi bulan ini tim redaksi bertandang ke Mal Ambassador yang terletak di Jalan. Prof. DR. Satrio, Jakarta Selatan. Tentu bukan sekedar jalan-jalan, melainkan mencari bisnis franchise hunting terbaru.  Ketika mengunjungi  Lantai 4 Blok E 10, kami melihat booth yang didominasi warna merah. Ternyata booth ini menjual kentang goreng, dan ketika kami menanyai salah satu pegawai yang bertugas di sana, usaha ini rupanya menawarkan peluang waralaba. Maka kami pun segera meliput pelung bisnisnya. Kentang goreng memang selalu menjadi menu side-dish yang menjadi favorit setiap orang. Orang-orang biasa menyantap kentang goreng di restoran cepat saji yang biasanya hadir satu paket bersama dengan ayam goreng ataupun burger. Namun bagaimana jika kentang goreng dibuat menjadi menu utama yang hadir dengan berbagai macam saus yang menggugah selera? Inilah yang disajikan Hi Fries. Berawal dari melihat sebuah booth kentang goreng unik di Singapura, Best Fries Forever. Darryl Daryanto, kemudian mengajak sahabatnya, yaitu Jess Prabawa Hudaya , Evan dan Teguh Simen untuk membawa konsep kentang goreng tersebut ke Indonesia. “Jadi kita temenan berempat. Pertama kali Evan datang ke kita terus bilang, ‘Kita buka kayak gini yuk’. Jadi dia liat kentang goreng di Singapure, namanya Best Fries Forever, BFF. Dia bilang, ‘Ini konsepnya lucu ya’. Setelah itu kita ketemu Jess, dia memang chef-nya. Kita ngobrol dan Jess bilang, ‘Kasih waktu gue seminggu untuk pikirin dan buat sausnya’. Setelah itu, jadi deh lima saus andalan pertama kita,” tutur Darryl Driyanto Han, Owner Hi Fries. Setelah melalui beberapa tahap diskusi yang cukup panjang, keempat sahabat ini akhirnya meluncurkan Hi Fries. Hi Fries adalah konsep baru sajian kentang goreng di dalam cup dengan berbagai varian saus, seperti Busy Cheesy, Smokey Dokey, Moshi Nori, Hello Bolo, dan Garlic Panic. Hi Fries untuk pertama kali pada bulan November 2014 dengan mengikuti sebuah bazar yang diselenggarakan di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta. Cerita menarik datang saat bazar tersebut. Pasalnya, menurut Darryl, sejak bazaar dibuka pukul 08.00 WIB dan hingga pukul 15.00 WIB, booth Hi Fries benar-benar sepi pengunjung. Tidak ada satupun pembeli yang datang. “Pertama kita buka ikutan bazar, awalnya lucu. Buka jam delapan pagi sampai jam tiga sore nggak ada yang beli, cuma satu orang yang beli. Booth yang lain sudah banyak yang beli, kita masih kosong. Tapi saya tetap buka dan menawarkan ke pengunjung. Akhirnya jam tiga sore itu ada yang beli, satu orang pertama tuh. Nah, setelah orang itu pergi, tiba-tiba jam empat langsung ramai banget yang datang. Pada saat itu, kita bawa 100 porsi dan akhirnya semua sold di jam enam sore. Dari situ, hari-hari selanjutnya ramai dan sold out terus. Jadi akhirnya kita ‘hajar’ ikutan bazar terus,” papar pria kelahiran Makassar, 30 Juni 1989. Darryl lebih lanjut menjelaskan kelima saus andalan mereka juga seolah memberikan pengalaman baru bagi orang-orang yang mencicipi Hi Fries. Seperti Garlic Panic yang merupakan saus putih berbahan dasar bawang putih ini awalnya sempat menjadi favorit pelanggan yang datang. Seiring berjalannya waktu pelanggan juga kerap mencoba saus lain, seperti Busy Cheesy, yakni saus berwarna oranye berbahan dasar keju cheddar yang memiliki cita rasa gurih dan pedas. Selain itu ada pula Moshi Nori, saus berwarna hijau muda dengan taburan rumput laut kering; Hello Bolo, saus bolognese dengan daging cincang dan keju parut; dan Smokey Dokey yang merupakan saus barbeque. Selain menyajikan berbagai macam saus lezat dengan nama unik tersebut, Hi Fries juga menyediakan beragam saus seasonal lainnya. Anda juga diperbolehkan untuk mencampur dua saus favorit Anda dalam satu cup kentang goreng yang dipesan dan dengan harga yang tetap sama, yakni Rp 25.000 saja. Menurut Darryl, saus mix yang kerap dipesan oleh pelanggan saat ini adalah Busy Cheesy dan Moshi Nori. “Kita ada delapan saus seasonal lainnya. So far, Cheese sama Nori sih paling juara. Kalau mix pasti pada pesen itu. Untuk harga tetap sama,” ujarnya. Di singgung mengenai investasi franchise, Darryl menjelaskan untuk bergabung di bisnisnya ini ada 2 tawaran paket investasi. Pertama paket Rp 135  juta, calon franchisee akn mendapatkan semua sistem dan peralatan, serta bahan baku. Sedangkan paket kedua Rp 200 juta, yang membedakan adalah konsep desain booth yang digunakan. Darryl pun menjanjikan untuk BEP (Break Event Point) untuk paket investasi senuilai Rp 135 juta calon francisee akan balik modal dalam kurun waktu 10 bulan dengan catatan per bulan omzet Rp 70 juta, sedangkan paket Rp 200 juta BEP selama 14 bulan.  Alvin Pratama
Read More
Dessert Town, Spesialis Kue Sponge dan Tart Yang Minim Pesaing
Rubrik Franchise Hunt kali ini mengangkat Dessert Town. Selain belum banyak dikenal orang, Dessert Town juga memiliki produk yang cukup unik. dan belum banyak pemainnya di bisnis franchise. Dessert Town didirikan oleh Jap Mei Siu pada 2012. Berawal dari hobi sejak usia 16 tahun dan sempat mengikuti kursus membuat cakes di beberapa kota di Indonesia, Mei Siu berhasil mendirikan usaha Dessert Town, bisnis makanan penutup hidangan (dessert) seperti kue sponge dan tart di Jakarta. Bisnis cake yang dijalaninya memang belum terlalu besar untuk saat itu. Namun seiring berjalannya waktu, usaha yang dilakukannya membuahkan hasil dari banyaknya pesanan kue untuk pernikahan, ulang tahun, dan acara-acara lainnya. “Usaha saya dulu berjalan dari promosi mulut ke mulut dan akhirnya sampai sekarang bisa membuka usaha dengan waralaba dari Makau dengan nama gerai Dessert Town,” jelas Mei Siu. Dessert Town memang belum terlalu besar namun untuk jenis rasa cake cukup bervariasi, mulai dari banana, east side, treasure chest, black forest, My sunshine, Caramel dream, Chocolate rain, Coconut crisp, Pinkish delight, American cheese cake, French cheese cake, Italian cheese cake, Japanese cheese, Italian whole cheese cake, New in town whole cake, dan lain-lain. Dari beberapa jenis cake dan rasa yang tersedia di Dessert Town, menurut Mei Siu, French cheese cake merupakan cakes special dari Dessert Town. “Pada umumnya cheese cake ini komposisinya padat, dengan komponen berupa keju di dalamnya dan menggunakan cheddar cheese yang dibungkus dengan coco powder dan akan terasa sedikit asinnya,” jelas Mei Siu. “Cheese cake di Dessert Town tidak menggunakan bahan flavor, dan memakai 85% cream cheese, kuning telur, dan susu sehingga jika diiris dari atas ke bawah komponen cake akan tetap menyatu tidak terputus,” papar Mei Siu. Untuk jenis cake unggulan lainnya seperti My Sunshine terdiri dari mango mousse dan juga chiffon cake dengan mango glaze di atasnya. Selain itu bagi yang menyukai rasa mint ada East Side dengan white chocolate, mousse cake, dan tiny sprinkles of dark chocolate. Mei Siu mengklaim, keunggulan kue produksinya tanpa menggunakan bahan pengawet. “Adonan kami tak pakai margarin. Jadi, lebih sehat dan kue bisa bertahan lima hari sejak dibuat,” katanya. Mei Siu mulai menawarkan kemitraan pada Oktober 2015. Saat ini, Dessert Town baru memiliki satu cake shop di Central Park, Jakarta Barat. Bagi mitra yang berminat bergabung, Mei menawarkan paket investasi Rp 300 juta. Mitra akan dapat fasilitas penggunaan lisensi merek, bahan baku awal, standard operational procedure (SOP), project management, dan pelatihan karyawan. Namun, nilai investasi itu belum termasuk sewa tempat dan peralatan. Mei bilang, untuk peralatan seperti etalase showcase dan freezer, mitra harus membeli sendiri dengan rekomendasi pusat. Mitra juga harus menyediakan tempat untuk gerai cake shop minimal 6 meter persegi (m²). Selain itu, mitra juga harus menyediakan karyawan minimal dua orang. Menurut Mei Siu, kerjasama ini berlaku selamanya. Karena itu, mitra tidak dibebankan biaya franchise fee. Cuma, mitra dipungut biaya royalty fee per bulan 5% dari omzet. Dessert Town menyediakan sponge cake dan kue tart. Untuk sponge cake ada 14 varian rasa, antara lain french cheese cake, italian cheese cake, purple fantasy, pinkish delight, dan chocolate rain. Yang paling laris american cheese cake, japanese cheese, dan marble cheese cake. Harganya Rp 19.000-Rp 29.500 per slice. Aneka kue tart ulang tahun dibanderol Rp 350.000-Rp 500.000 per loyang.  Menurut Mei, setiap hari, gerai Dessert Town rata-rata bisa menjual sekitar 15 20 slice kue dan lebih dari 50 loyang kue tart. Kata Mei, omzet penjualan Dessert Town bisa mencapai Rp 150 juta per bulan dengan laba bersih hingga 40%. "Mitra bisa balik modal kurang dari dua tahun," tutup Mei Siu. Alvin Pratama
Read More
Kurimu. id Mendulang Laba dari Ice Cream Asal Korea
Es krim yang satu ini hadir memberikan cita rasa tersendiri. Pemain es krim khas Korea ini siap meramaikan persaingan di industri waralaba.   Majalah Franchise Indonesia  kali ini bertandang ke daerah Tangcity Mall, Tangerang. Tentu kami kesini bukan sekedar pelesiran, namun kami ingin mengulik bisnis apa saja yang di franchise-kan. Ketika kami menyelusuri di lantai ground, sontak mata kami tertuju pada booth ice cream. Nama booth ini Kurimu.id, ice cream ini sangat unik dengan stick wafer yang panjang kurang lebih 30 cm dan cone sedikit mungil. Suasana di gerai pun ternyata ramai di kunjungi oleh para penggemarnya. Selain memiliki rasa yang nikmat, es krim asal Korea ini juga memiliki bentuk cone yang unik. Ice Cone yang terbuat dari bahan dasar jagung ini memiliki ukuran yang beragam. Bentuknya yang menyerupai pipa kecil, sanggup terisi penuh, kapasitasnya akan menyesuaikan ukuran panjang dan bentuk. Berdiri tahun 2015, Kurimu.id langsung menawarkan peluang kemitraan. Saat ini, sudah delapan mitra yang bergabung di Jakarta, Tangerang, Manado, dan Banjarmasin. “Produk kami terinspirasi dari jajanan lawas berupa stik tebal panjang yang dilapisi oleh cokelat yang tenar di era 90-an dan dipadukan dengan es krim,” kata Ferik Wijaya, Staf Marketing Kurimu.id. Kurimu.id menawarkan paket investasi senilai Rp 65 juta. Dengan modal tersebut, mitra mendapatkan mesin pembuat es krim, booth 4 meter persegi, seragam, pelatihan, bahan baku es krim 20 liter,  cone 100 pieces, seragam, kulkas dan promosi. Sedangkan untuk pengadaan karyawan dan lokasi usaha ditanggung oleh mitra, pusat hanya melatih dan merekomendasikan. Ada beberapa syarat lokasi penjualan yang ditetapkan pusat, yakni lokasi harus ramai atau strategis dan sebisa mungkin berada di pusat perbelanjaan. Bahan baku es krim Kurimu.id tergolong tahan lama. Untuk es krim cair bisa tahan hingga dua bulan, ice cream bubuk tahan dua tahun, dan cone ice cream tahan hingga enam bulan. Khusus untuk mitra luar Jawa, Ferik akan mengirimkan es krim bubuk. Potensi bisnis Kurimun.id menurut Ferik sangat prospek untuk dijadikan investasi bisnis. Rata-rata omzet beberapa gerai mitranya sebesar Rp 24 juta hingga Rp 30 juta per bulan. Dengan laba bersih 40%, mitra bisa balik modal kurang dari setahun. “Kami tidak menerapkan sistem franchise fee per bulan. Mitra hanya perlu membeli bahan baku ke pusat,” ujar Ferik. Kurimu.id menawarkan es krim dengan berbagai varian rasa. Antara lain banana, original, cokelat, stroberi, keju, vanila, cokelat, dan green tea. Semua menu es krim dibanderol Rp 20.000 per potong. Selain es krim, Kurimu.id juga menyediakan menu minuman cream shake dengan berbagai rasa, seperti red velvet, triple choco, blue delight, peach melba, avocoffee, yam cupcake, crazy nutela dan creamy matcha. Menu minuman dibanderol sama dengan es krim, yakni Rp 20.000. Alvin Pratama
Read More
Rujak Asal Pulo Brayan Yang Tawarkan Peluang Bisnis
Kuliner rujak yang satu ini memang berbeda pada rujak pada umumnya. Dengan memodifikasi olahan dan bumbu rujak, bisnisnya kini sudah ekspansi ke Jakarta, Batam, Tangerang, dan Medan. Tim redaksi Majalah Franchise edisi hunting kali ini bertandang ke Season City Mall yang berada di Jalan Prof. Dr. Latumenten No. 33, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Begitu sampai di lantai 2, kami melihat sederetan penjaja makanan di food court. Setelah diamati satu persatu, kami melihat ada ada pemandangan lain ketika melihat sebuah booth dengan penampilan desain modern dan menarik bermerek Rujak Brayan. Kami dekati booth rujak yang cukup banyak dikunjungi customer ini.  Selain memiliki tampilan dan produk yang bagus, Rujak Brayan juga rupanya menawarkan peluang bisnis waralaba. Kami pun tidak berpikir panjang untuk meliput merek  ini dalam sajian rubrik Franchise Hunt.    Rujak Brayan sendiri berdiri tahun 2014. Merrick Salim selaku pemilik Rujak Brayan mengaku mendirikan bisnis ini lantaran jenis kuliner ini belum ada di Indonesia. Ia pun memiliki visi saat itu Rujaknya optimis kedepan berkembang dan tersebar di berbagai kota Besar Indonesia. Merrick sepertinya sangat paham persaingan bisnis di Indonesia, terutama di Kota Medan, apalagi bisnis dimaksud terkait dengan kuliner. Sehingga, ia tdak main-main dalam membuat bisnis ruajk. Ia memberikan sentuhan unik di citarasa olahan dari Rujak Aceh Brayan yang sudah dikembangkannya selama 2 tahun silam. "Bisnis rujak aceh Brayan yang juga dijual secara online ini sebenarnya masih terbilang baru. Ini karena saya hobi bereksperimen dengan makanan-makanan baru. Karena hobi ini, saya pun berpikir mengapa tidak dijadikan bisnis yang menggiurkan,"katanya. Dia menyebutkan, rujak buatannya ini cukup laris bahkan hingga diekspor seperti Malaysia dan Singapura. Pasalnya, rujak aceh Brayan buatannya dikelola bukan seperti rujak biasa meskipun buah-buahannya biasa dijual di pasar - pasar tradisional seperti nanas, semangka, pepaya, timun, bengkoang dan semangka. Merrick menuturkan, ciri khas dari rujak ini karena ada kolang - kaling di dalamnya dan juga saos buahnya yang berasal dari campuran buah-buahan yang diblender. Sehingga lebih kental dibandingkan kuah rujak biasa serta tidak begitu pedas. Warnanya juga warna kuning terang (orange) tanpa ada kacang tumbuk di dalamnya. "Jadi ibaratnya, kita makan rujak ini seperti baru makan rujak karena rasa bumbunya yang tidak pedas, bahkan rasanya yang campur - campur, yakni asam, manis dan pedas. Untuk bumbu saos, itu rahasia kita tersendiri," ucapnya. Merrick mengungkapkan alasan memberinya nama Rujak Aceh Brayan. Menurutnya, bahan dasar rujak tersebut hanya ada di Kota Medan dan Aceh. Serta nama Brayan karena alamat rumahnya yang beralamat di daerah Brayan. Berkat bisnis rujak ini, Merrick meraup omzet hingga Rp 300 ribu-Rp 400 ribu per hari atau per bulan mencapai Rp 9 juta - Rp 12 juta. Dengan harga Rp25 ribu hingga Rp 80 ribu per bungkus. Merrick pun melihat prospek kedepan bisnisnya ini kain mendapst respon yang positif, oleh karena itu ia pun mewaralabakan bisnisnya ini. Adapun tawaran paket investasi yang di tawarkan senilai Rp 30 juta, harga tersebut sudah include Counter, Kulkas 2 pintu, Mesin Sealer, Perlatan pendukung, Sticker, Promosi Online Boosting, Banner,  seragam. Untuk perpanjangan Franchise Rp 3 Juta yang dibayarkan pertahun dimulai dari tahun kedua. Ia mengharapkan kemitraan jangka panjang agar brand Rujak Brayan terus berkembang dan pembeli franchise balik modal. Untuk BEP 70% mitra nya rata-rata telah BEP dalam jangka waktu 2 – 6 Bulan. Masa Waktu BEP Lama atau tidaknya itu tergantung lokasi usaha mitra strategis. Alvin Pratama
Read More
T Cash, Cara Baru Belanja Via Tekhnologi Near Field Communications
Operator seluler lokal, Telkomsel, memperkenalkan aplikasi pembayaran berbasis mobile. Layanan dari Telkomsel itu bernama Tcash. Melalui Tcash, konsumen dapat melakukan pembayaran secara cashless menggunakan ponsel. Saat ini, ada 20 juta pengguna T-Cash terdaftar sejak layanan ini diluncurkan pada 2007. Namun pengguna aktifnya baru 6 juta, dengan 300 ribu di antaranya adalah pengguna T-Cash Tap.
Read More
T Cash, Cara Baru Belanja Via Tekhnologi Near Field Communications
Operator seluler lokal, Telkomsel, memperkenalkan aplikasi pembayaran berbasis mobile. Layanan dari Telkomsel itu bernama Tcash. Melalui Tcash, konsumen dapat melakukan pembayaran secara cashless menggunakan ponsel. Saat ini, ada 20 juta pengguna T-Cash terdaftar sejak layanan ini diluncurkan pada 2007. Namun pengguna aktifnya baru 6 juta, dengan 300 ribu di antaranya adalah pengguna T-Cash Tap. Angka 300 ribu ini ditargetkan Telkomsel mencapai 6 juta di tahun ini. Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, mengatakan, aplikasi terbaru Tcash hanya dapat digunakan oleh pelanggan Telkomsel, baik prabayar dan pascabayar. Nantinya pengguna harus akan mendapat stiker khusus berteknologi NFC yang dapat digunakan untuk bertransaksi. Ririek menerangkan, apliksi terbaru Tcash merupakan layanan generasi terbaru yang dihadirkan Telkomsel. Tcash memang pernah diluncurkan pada 2007, namun dengan menggunakan SMS Base. Barulah sekarang diperkenalkan dalam bentuk teknologi lain yakni NFC Base. Head of Media Relation Telkomsel, Aldin Hasyim menambahkan, pelanggan Telkomsel yang ingin menggunakan aplikasi terbaru Tcash terlebih dulu harus mendatangi gerai GraPARI. Di sana, konsumen bisa meminta kepada  service untuk mengaktifkan layanan Tcash. ”Nanti konsumen akan diberi stiker khusus yang ditempelkan di bagian belakang smartphone. Semua proses itu gratis,” ucapnya. Aldin melanjutkan, nantinya pengguna aplikasi terbaru Tcash diarahkan untuk mendaftar ke *800*88#. Setelah berhasil, pengguna akan diminta mengganti PIN lama ke PIN baru. Ia mengatakan, pengguna dapat mengisi aplikasi terbaru Tcash melalui GraPARI, Indomaret, dan ATM Bersama. Saldo yang dapat diisi tak terbatas, mulai Rp50 hingga jutaan rupiah. Telkomsel diketahui telah bekerja sama dengan merchant-merchant ternama di Indonesia untuk mendukung layanan ini. Ada sekitar 1.000 gerai dari merchant yang telah digandeng untuk mensukseskan aplikasi terbaru Tcash.  Ide pemisahan entitas bisnis e-money sendiri sudah mengemuka bagi kalangan operator telekomunikasi. Dalam perjalanannya, operator ada yang langsung pro dan sulit menerima. Telkomsel sendiri optimistis menggarap pasar e-money melalui layanan T-Cash lebih luas lagi. Dibenamkannya Fitur Near Field Communications (NFC) pada T-Cash beberapa bulan lalu, tampaknya cukup membantu Telkomsel menggenjot lebih banyak pengguna memanfaatkan layanan mobile payment ini.  T-Cash dengan teknologi NFC sudah mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia dan disebut T-cash Tap. Telkomsel mengklaim layanan ini memberikan banyak kemudahan dan pengalaman kepada pelanggannya dalam bertransaksi. Pengguna T-Cash yang sudah ditempelkan stiker NFC di ponsel dan sudah mengaktifkannya, tinggal menempelkan (tap) di mesin NFC merchants. Transaksi T-Cash juga diklaim aman, karena menggunakan PIN enam digit untuk memproteksi transaksinya. Beberapa merchant yang sudah dapat menggunakan T-Cash antara lain, McDonald's, 7Eleven, Cinema XXI, Bakmi GM, Coffee Bean, Baskin Robbins, Wendy's dan Indomaret. Alvin Pratama
Read More
HIGO Memudahkan User Membaca Majalah Melalui Smartphone
Perkembangan teknologi khususnya pada ponsel pintar semakin memudahkan seseorang dalam melakukan banyak kegiatan termasuk mengubah gaya hidup saat ini. Hal ini yang coba diberikan oleh HIGO, sebuah aplikasi magazine reader hasil karya anak bangsa Indonesia. Melalui aplikasi yang ada di ponsel pintar berbasis android dan ios, para pengguna dapat membaca majalah apapun dan kapanpun serta dimanapun tanpa harus membawa bentuk fisiknya, semua dapat diakses dengan mudah melalui HIGO. “HIGO adalah aplikasi kumpulan majalah digital yang memiliki pengalaman membaca yang unik. Keunggulan HIGO adalah konsep tiles yang dimana setiap artikel dapat dikunjungi dengan satu sentuhan. Hal ini tidak dimiliki oleh pesaing kami dan sangat memudahkan user dalam menggunakannya,” ujar Glennarta Hioe, founder sekaligus CEO dari HIGO. Selain tile pages, keunggulan dari HIGO lainnya adalah majalah yang dihadirkan sudah beresolusi tinggi dan memiliki personal algoritma untuk mengetahui minat dari penggunanya sehingga dapat menampilkan majalah yang sesuai. Hal lainnya adalah layanan costumer support selama 24 jam melalui email apabila ada gangguan dalam layanan. Hal menarik lainnya dari HIGO adalah layanan HIGO SPOT yang merupakan kerja sama antara HIGO dengan para merchant seperti restoran, salon, hotel dan juga lounge. “HIGO SPOT sangat menarik sekali, Anda bisa memanjakan dan memberikan fasilitas lebih kepada para pelanggan Anda dengan memberikan akses gratis majalah digital kepada mereka. Anda juga tidak perlu pusing untuk penyimpanan majalah yang telah lama karena semuanya ada di HIGO. Hal ini merupakan yang pertama dan satu-satunya yang ada di Indonesia. Kami ingin merubah rak majalah tradisional ke digital,” ungkap Glenn. Saat ini HIGO memiliki promo bagi para pemilik restoran, salon atau pun lounge bisa mendapat free layanan HIGO SPOT selama 3 bulan dan selebihnya hanya tinggal membeli sesuai dengan majalah yang diinginkan. Hadirnya HIGO jelas merupakan kabar baik pula bagi para publisher mengingat saat ini hampir setiap orang telah memiliki ponsel pintar dan ongkos cetak yang semakin tinggi harganya. HIGO memberikan solusi dengan menghadirkan konsep majalah digital sehingga dapat meningkatkan jumlah pendapatan maupun pembaca bagi para publisher. Kedepannya, HIGO akan terus menambah jumlah dan jenis majalah yang dimiliki serta melakukan berbagai macam kerja sama dengan berbagai pihak sehingga dapat membuat HIGO menjadi aplikasi magazine reader no 1 di Indonesia. Julhan Sifadi
Read More
Lenovo VIBE K5 Plus Hadir Kembali dengan RAM 3 GB
Lenovo kembali menambah varian baru smartphone anyarnya di pasar Indonesia dengan meluncurkan Lenovo Vibe K5 Plus. Meskipun seri serupa dengan seri sebelumnya, kali ini varian yang diperkenalkan merupakan versi RAM 3GB. Masih banyak penggila teknologi khususnya gadget di tanah air yang belum merasakan nikmatnya sensasi virtual reality. Di sisi lain, Lenovo juga masih terus gencar melancarkan obsesinya untuk menghadirkan smartphone VR-ready dengan harga yang ramah di kantong. Smartphone VR-ready teranyar yang terakhir dirilis oleh Lenovo adalah VIBE K5 Plus pada Juni 2016 lalu. Smartphone ini menjadi penerus Lenovo VIBE K4 Note yang sudah dirilis semester pertama 2016 lalu. Lenovo mem-bundling dengan headset VR bernama ANT VR. Seakan tidak puas dengan VIBE K5 Plus yang sudah dirilis, Lenovo kini menghadirkan VIBE K5 Plus terbaru yang merupakan versi upgrade. Smartphone ini masih memiliki layar 5 inci full HD. Prosesor yang digunakan juga sama, Snapdragon 616. Bedanya terletak pada kapasitas RAM yang kini di-upgrade dari 2 GB menjadi 3 GB. Adrie R. Suhadi, Country Lead, Lenovo Mobile Business Group Indonesia mengatakan hadirnya Lenovo VIBE K5 Plus dengan RAM 3GB memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk menikmati berbagai konten multimedia hiburan maupun permainan dengan menggunakan teknologi virtual reality dengan harga yang ramah di kantong dan sekarang sudah dapat dinikmati oleh semua kalangan. Menurut Mobile Business Group 4P Manager Lenovo Indonesia, Anvid Erdian, versi terbaru ini tak akan mematikan versi 2GB yang sudah diperkenalkan sebelumnya. Ia beralasan kebutuhan konsumen yang berbeda tentu menentukan pilihan smartphone yang digunakan. Jadi, dengan adanya dua varian ini dapat memberi pilihan lebih banyak bagi konsumen. "Harga masih menjadi pertimbangan bagi konsumen untuk membeli smartphone. Jadi, adanya dua varian ini dapat memberi pilihan bagi konsumen untuk membeli sesuai kebutuhannya,"ujarnya Dalam rangka peluncuran Lenovo VIBE K5 Plus, Lenovo bekerjasama dengan Digital Happiness, studio game asal Bandung yang menciptakan permainan Dreadout, sebuah aplikasi suspense game 3D (tiga dimensi) asli buatan Indonesia yang bercerita tentang seorang gadis SMA Indonesia yang berpetualang dalam dunia menyeramkan, dimana aplikasi games ini lebih dikenal orang sebagai aplikasi games untuk PC dan memiliki tingkat download aplikasi oleh konsumen yang tinggi. Soal spesifikasi, Lenovo Vibe K5 Plus mengusung layar vivid 5 inci dengan resolusi Full HD. Lenovo Vibe K5 Plus dilengkapi TheaterMax yang mampu menyulap konten di dalam smartphone menjadi konten VR dan disokong dengan 2 stereo speaker Dolby Atmos berkualitas jernih dan premium. Di sektor dapur pacu, Lenovo Vibe K5 Plus mengusung prosesor 1,5GHz octa-core 64-bit Qualcomm Snapdragon 616, penyimpanan internal 16GB, dan menjalankan sistem operasi Android 5.1 Lollipop. Untuk sektor kamera, Lenovo Vibe K5 Plus memakai kamera utama beresolusi 13MP dan kamera depan beresolusi 5MP. Alvin Pratama
Read More
STEM Kembali Rilis Produk Teranyar iREAP POS Pro
Melalui smartphone, kini para peritel dapat mengelola administrasi toko dan bisnisnya secara terpadu, realtime serta user interface yang nyaman. PT Sterling Tulus Cemerlang (STEM) – Sterling Team, perusahaan pengembang solusi Teknologi Informasi dan dukungan manajemen informasi bagi berbagai industri, termasuk industri ritel. Sejak November 2014, telah merilis iREAP POS Lite, satu aplikasi berbasis android yang mempermudah pelaku usaha ritel berskala mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengelola administrasi bisnis mereka dengan lebih komprehensif melalui smartphone mereka. STEM merayakan kesuksesannya, karena telah tercapainya lebih dari 100.000 pelaku usaha ritel yang mengunduh aplikasi iREAP POS Lite, sekaligus meresmikan peluncuran iREAP POS Pro pada 25 Mei 2016 silam. iREAP POS Lite mendapat sambutan yang antusias dari pelaku bisnis ritel, tidak saja dari Indonesia, tetapi juga lebih dari 200 negara, antara lain; USA, Perancis, Rusia, Malaysia, Kamboja, Vietnam dan lainnya. “Industri ritel yang dikenal sebagai industri yang memerlukan perhatian yang rinci, tentunya juga membutuhkan dukungan pengelolaan informasi yang terpadu dan realtime,” ungkap Andy Djojo Budiman, CEO – Co-Founder STEM. Saat mengembangkan aplikasi iREAP POS, menurut Budi, adalah bagaimana ketika dapat memberikan solusi pengelolaan administrasi melalui teknologi informasi yang mudah dilakukan dari manapun dan kapanpun, dan bisa dilakukan oleh para pelaku usaha mikro sekalipun. “Kami dapat melakukan itu,” katanya. Sebagai salah satu anggota dari APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), STEM  bisa memahami bagaimana kompleksnya aktivitas pebisnis ritel dalam mengelola administrasi bisnisnya, mulai dari pencatatan penjualan, penghitungan stok, penghitungan keuntungan, hingga laporan-laporan yang diperlukan agar dapat membuat keputusan yang tepat dan cepat sesuai kebutuhan. iREAP POS memang dirancang sebagai aplikasi berbasis android yang mudah diunduh dan digunakan oleh para pelaku bisnis, melalui smartphone yang kini sudah menjadi gawai (gadget) yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas hidup sehari-hari. iREAP POS dikembangkan berkat pemahaman yang kental dan pengalaman kami akan industri ritel yang membutuhkan ketelitian dan perhatian penuh, “Latar belakang kami di bidang aplikasi bisnis sebagai SAP Gold Partner, serta dukungan kemitraan dengan SAP Indonesia memberikan keuntungan bagi kami, saat merancang  iREAP POS,” tambah Andy. Selain itu, kata dia, mencatat proses dan nilai penjualan dan pembelian, menghitung stok barang, serta perencanaan pembelian dan pengelolaannya, agar keluar masuk barang dapat terekam dengan cermat, merupakan tantangan para pelaku usaha ritel. “Bagi pengusaha ritel berskala kecil, hal ini tidaklah terlalu menjadi tantangan, namun ceritanya menjadi berbeda, jika seorang pebisnis telah memiliki jaringan outlet yang banyak dan berada di beberapa kota dan pulau berbeda,” katanya. iREAP POS Lite dapat diunduh – tanpa biaya apa pun – dari Google Play, dan dengan praktis serta user interface yang mudah, dapat langsung digunakan oleh para pelaku usaha untuk mengoptimalkan administrasi toko. Untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi iREAP POS Pro, para pengguna diberikan masa gratis selama 3 bulan pertama dengan uang berlangganan sebesar Rp 49,900/ bulan/perangkat. Dengan demikian, para pengguna tidak perlu lagi memikirkan dana untuk menginvestasikan dana untuk server, biaya listrik dan karyawan untuk mengelola server. Alvin Pratama
Read More
5asec Dry Clean, Waralaba Laundry Premium Asal Prancis Yang Sukses di Indonesia
Setelah sukses mengembangkan bisnisnya di negeri asalnya, 5aSec Dry Clean rupanya serius untuk berkompetisi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan membuka sejumlah gerainya yang berada di Batam, Palembang, Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Manado, dan Makassar. 5aSec Dry Clean membuka cabang pertamanya di tahun 1968 di Prancis, berdasarkan konsep yang benar-benar inovatif  untuk memberikan pembersihan dan layanan binatu kering. Tidak hanya kualitas yang baik dan harga rasional, tetapi juga pengiriman cepat. Sejak itu, laundry ini telah mengalami perkembangan pesat dan sukses sebagai akibat dari tawaran komersial tepat waktu diluncurkan. Beroperasi hari ini di 30 negara di seluruh dunia kelompok ini mulai ekspansi di Prancis dengan membuka toko di seluruh negeri sebelum berhasil membobol pasar internasional, baik secara langsung maupun melalui master waralaba. Lewat PT Grita Artha Kreamindo, 5asec Dry Clean mulai beroperasi di Indonesia pada 1993.  “toujours la pour moi " yang berarti "selalu ada untuk saya" bukan hanya slogan. 5aSec Dry Clean Indonesia berkembang pesat dan saat ini telah hadir di kota-kota besar di Indonesia. Tidak seperti laundry lainnya di Indonesia, di setiap gerai  5aSec Dry Clean  dilengkapi dengan mesin standar internasional dan konsep gerai yang bernilai seni yang khas. Hal ini tentu saja mengikuti standarisasi gerai yang ada di Perancis. Tak hanya itu di laundry ini sangat mampu dalam hal tim profesional untuk memastikan hasil yang berkualitas tinggi . Setiap gerai juga dilengkapi dengan mesin cuci dan perlengkapan laundry lainnya. Cara ini ditempuh untuk memudahkan quality control tiap gerai. Pelanggan bisa melakukan laundry cepat, misalnya satu jam. Dan, bila terjadi kehilangan pakaian, langsung bisa dicari di gerai tersebut. Beberbeda dengan tempat cucian lain yang di-pool di tempat tertentu. Kalau ada baju yang kurang susah mencarinya. Di 5aSec, setiap gerai hanya menerima maksimal 2.000 potong pakaian. Harga per potong pakaian Rp 30-65 ribu. 5aSec Dry Clean Indonesia bisa dikatakan pionir dalam perawatan tekstil berdasarkan pengetahuan dan keahlian dalam merawat pakaian dan linen. Hal ini bertujuan untuk memberikan layanan berkualitas cepat dan tinggi ke nomor tumbuh dari klien. Di Indonesia sendiri 5asec Dry Clean dimiliki oleh keluarga Joes Noerdin. Gerai 5asec pertama kali hadir di kawasan elite Pondok Indah (1990-an awal). Kini, 5asec  dikelola oleh Masayu Shaskia Noerdin, Direktur Pengelola PT Grita Artha Kreamindo. Saat bergabung di 5asec tahun 2008, Shaskia tak langsung duduk di kursi empuk dan tinggal memberi komando. Dia harus magang dulu jadi tukang cuci dan setrika di gerai 5asec Pondok Indah. “Selama tiga bulan saya di posisi paling bawah, agar lebih paham dunia laundry,” kata wanita kelahiran 2 November 1986 ini. Setelah lulus menjadi “karyawan”,  Shaskia masuk ke divisi pemasaran, lantas ke divisi keuangan, hingga akhirnya menjadi komandan 5asec setelah lebih dari satu tahun bergabung. Alvin Pratama
Read More
Jetts Fitness, Pelopor Fitnes Asal Australia Bersiap Masuk Indonesia
Pelopor fitness dari Australia ini telah melakukan ekspansi internasional ke berbagai negara Asia. Salah satunya Indonesia. Seperti diketahui fitnes asal negeri Kanguru ini didirikan pada tahun 2007. Hingga saat ini jumlah cabang Jetts Fitness lebih dari 270 gym di seluruh Australia, Selandia Baru, Thailand dan Belanda. Jetts Fitness adalah salah satu ‘home-grown’ fitness franchise yang paling sukses di Australia. Jetts Fitness menawarkan member (keanggotaan) dengan biaya rendah dan pilihan keanggotaan bernilai tinggi di mana anggota dapat berolahraga di Jetts Fitness. Dengan tidak ada penguncian dalam kontrak, dan akses 24 jam, dan tidak ada biaya tersembunyi tambahan, Jetts fitness menjadi pilihan konsumen dalam kesehatan dan kebugaran. Ini telah didukung oleh penghargaan Canstar nya untuk ‘pilihan konsumen di pusat kebugaran’ di Australia dan New Zealand pada tahun 2012 dan 2013. Pendiri sekaligus Managing Director Jetts Fitness, Brendon Levenson mengatakan, Thailand mengalami pertumbuhan permintaan untuk layanan fitness karena meningkatnya kelas menengah, yang mempunyai permintaan lebih tinggi untuk klub fitness yang berkualitas yang dibangun dengan kenyamanan dan fleksibilitas. Ekspansi internasional waralaba Jetts Fitness dimulai dengan membangun gerainya di Eropa dimulai dengan Belanda. Glenn Yee, Direktur Jets Asia mengatakan, pembukaan gym di Bangkok adalah waktu yang sangat menarik untuk Jetts dengan diikuti oleh negara-negara Asia yang lain. Brendon memutuskan Thailand menjadi negara pertama yang dimasuki Jetts Fitness setelah 18 bulan riset dan melakukan analisis pasar di Asia. Faktor-faktor yang mendukung termasuk fakta, bahwa Thailand adalah pusat bisnis utama untuk Asia Tenggara dan ditetapkan untuk menjadi hub logistik ASEAN. “Di atas itu ada lebih dari 10 juta orang hanya di pusat Bangkok saja, dan kami mengidentifikasi kurangnya fasilitas fitness yang menawarkan kesepakatan yang adil untuk anggota,” katanya. Pasar Asia, khususnya Thailand, katanya, masih banyak dalam masa pertumbuhan, tetapi tumbuh cepat. Industri fitness yang ada memberikan biaya yang tinggi dan memberikan kontrak 12 atau bahkan 18 bulan kepada membernya. “Kami hanya tidak percaya model seperti itu adalah yang terbaik bagi anggotanya, dan sebaliknya kami bertujuan untuk menyediakan lebih banyak orang dengan kebebasan ketika datang bergabung dengan gym kami,” ujarnya. Brendon mengatakan, fokus Australia pada hidup sehat dan gaya hidup aktif membuat kita pada standar internasional yang tinggi. “Kami melihat bahwa konsumen di pasar lain benar-benar terinspirasi dengan konsep ini, dan merangkul filsafat Jetts Fitness,” ungkapnya. Sejak diluncurkan pada tahun 2007 di Australia, Jetts Fitness memiliki pertumbuhan yang tinggi secara konsisten, diberi julukan BRW #1 Fastest Growing Franchise dan mendapat sejumlah penghargaan termasuk Canstar Blue Customer Satisfaction Award untuk dua tahun berjalan. Jetts Fitness sekarang mencari mitra bisnis yang berkualitas di Indonesia untuk membantu memperluas bisnis. Glenn Yee mengatakan, Indonesia adalah pasar yang sangat besar yang memiliki ikatan yang kuat ke Australia. Brendon percaya bahwa kurangnya kompetisi, dengan arti saat ini masyarakat Indonesia membayar biaya keanggotaan yang lebih tinggi dengan menerima pelayanan standar. “Kami ingin masuk ke Indonesia sehingga anggota dapat menerima kesepakatan yang adil,” tandasnya. Alvin Pratama
Read More
Sukses di 6 Negara, kini Masuk Indonesia
Sukses di 6 negara, Hot & Roll kini masuk Indonesia dan siap bersaing dengan waralaba-waralaba yang ada saat ini. Seperti apa peluang bisnisnya? Industri waralaba tanah air kembali kehadiran tamu asal negeri Jiran dengan merek Hot & Roll. Bisnis ini telah beroperasi sejak 8 tahun lalu di negeri asalnya Malaysia. Didirikan pada 2008 oleh Mr. John Madsen sebagai Chairman Hot & Roll Holdings Sdn. Bhd., mantan CEO dari Karlsberg Brewery malaysia, Munchy Food Industries Sdn. Bhd. Sekarang menjabat sebagai Direktur Kawan Food Berhard, produsen terbesar di Malaysia berbasis makanan roti beku dengan tujuan ekspor ke seluruh dunia. Sebelum menginjakkan kakinya di Indonesia, Hot & Roll, telah sukses di tujuh negara antara lain, Malaysia, Singapura, Australia, Dubai, Kamboja, Myanmar, hingga Amerika Serikat. Hot & Roll di Malaysia sendiri sudah lebih dari 100 outlet dan terus berkembang ke seluruh dunia. Dibawa oleh Wiwiet Widyastuti sebagai master franchise Indonesia, Hot & Roll kini mulai menawarkan konsep kemitraan dengan empat tipe kafe dan booth. Investasi yang ditawarkan mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 700 juta. “Investasi mulai Rp 200 juta sampai Rp 700 juta. Rp 200 juta sampai Rp 500 juta untuk tipe booth dan Rp 700 juta untuk tipe kafe,” kata Wiwiet. Franchise fee yang dibebankan kepada mitra  yaitu Rp 100 juta untuk lima tahun, namun untuk start up ini dimulai dengan Rp 50 juta untuk lima tahun dan royalti 5 persen saja. Sistem operasional bisnis Hot & Roll dilengkapi dengan epos system tercanggih saat ini sehingga semua transaksi keuangan dan bahan baku terdeteksi oleh pemilik secara akurat dan transparan meski dari jarak jauh. Sebagai pebisnis yang memiliki kepiawaian di bidang kuliner, Wiwiet memahami bahwa sebelum menawarkan franchise kepada mitra ia harus terlebih dahulu membuktikan bisnisnya itu sukses atau tidak. Demikian pula terhadap Hot & Roll. “Sebelum kita tawarkan kepada calon mitra saya buka dulu 3 outlet untuk membuktikan bahwa ini cukup bagus sehingga saya berani menawarkan sistem franchise kepada orang lain,” ujar Wiwiet. Sejak masuk tahun 2015, Hot  Roll di Indonesia telah berkembang di empat kota yaitu Depok, Jakarta, Tangerang, hingga Batam, Kepulauan Riau. Di Depok, Hot & Roll hadir di Mal Cinere lantai 3, dan Jakarta ada di Mal Ambassador lantai 4 Food Distric. Sementara di Tangerang, hadir di Supermal Karawaci area Time Zone lantai LG. “Di Batam kita ada di Mal BSC lantai 3, Batam, Kepulauan Riau,” papar Wiwiet. Bisnis ini memiliki kualitas produk yang cukup baik, produknya sangat krispi atau garing. Empuk dilidah dan racikan bumbu pada tepungnya begitu khas. Bahkan dimasukkan kulkaspun produknya masih krispi dan tetap enak. “Proses penyajiannya juga sangat praktis,” tambah Wiwiet. Hot & Roll memiliki banyak varian menu seperti Pizza Beef, Chicken & Cheese, Chicken Sausage, Soft Paratha, Crispy Crepe, Crunchy Peanut, Banana Chocolate, BBQ Chicken, Chicken Floss, Satay Chicken, Chicken Rendang, Crispi Ice Cream, dan lain-lain. Disetiap oultetnya, Hot & Roll juga menawarkan berbagai minuman pendamping menu makanannya antara lain Nestle, NU Green Tea hingga coffee berkualitas dari biji kopi Arabica pilihan dengan kisaran harga mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 12 ribu untuk minuman, dan RP 11 ribu hingga Rp 25 ribu untuk makanan. Di negeri asalnya Malaysia, Hot & Roll menjadi salah satu waralaba terbaik. “Di Malaysia bisnis ini menjadi Big Five the Best Franchise dan telah ada sejak 7 hingga 8 tahun lalu,” kata Wiwiet. Melihat berbagai keunggulan Hot & Roll, Wiwiet optimis dengan targetnya di tahun ini untuk mengembangkan hingga 100 outlet di berbagai kota di Indonesia. Julhan Sifadi  
Read More
Saisyokuchanoma COO Bersiap Masuk ke Indonesia
Saisyokuchanoma COO yang berkantor pusat di Perfektur Shizuoka, kota Mishima di Jepang berencana untuk ekspansi ke Jakarta lewat Franchise maupun Business Opportunity (BO). Konsep dari COO yaitu menghidangkan sajian dengan menggunakan berbagai jenis bahan makanan untuk dapat dinikmati bersama-sama. Nama “Saisyokuchanoma” merupakan gambaran dari konsep restoran ini. Dengan interior restoran yang modern dan meja counter yang rendah, restoran ini memiliki desain yang unik sehingga para tamu dapat bersantai tetapi tetap memiliki privasi. Sajian dihidangakan dengan menggunakan bahan-bahan natural yang baik bagi kesehatan dan juga bahan-bahan musiman untuk menghasilkan kreasi yang unik. Meskipun harga makanan lebih mahal sekitar 20% bila dibandingan dengan harga restoran pada umumnya, namun para tamu yang datang dijamin dapat menikmati kehangatan yang ditawarkan oleh Saisyokuchanoma COO dengan konsepnya yang unik sehingga banyak tamu yang datang kembali. Saat ini ZEN corporation, perusahaan yang mengoperasikan Saisyokuchanoma COO di kota Mishima, Numazu, dan Gotenba, juga mengelola 4 gerai La Coo, restoran yang menghidangkan sajian yang di-arrange ala Barat. Terkait dengan ekspansi ke Indonesia, ZEN Corporation telah membuka juice bar di AEON MALL BSD CITY pada bulan Mei tahun lalu. Alasannya, ZEN Corporation ingin mengembangkan bisnis yang sudah ada di Jepang melihat semakin banyaknya jumlah ekspatriat dari Jepang seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan dan pabrik Jepang di Jakarta maupun di luar Jakarta. Direktur ZEN Corporation, Bapak Endo mengharapkan agar orang-orang Jepang dan juga penduduk Indonesia yang tertarik dengan kreasi makanan Jepang modern dapat menikmati sajian dan konsep yang ditawarkan oleh Saisyokuchanoma COO. Sajian yang ditawarkan Saisyokuchanoma COO terdiri dari appetizer, menu sayur, sajian panggang, sajian goreng dan shichirin (anglo dari tanah liat). Appetizer yang disajikan adalah hidangan pembuka yang biasanya dinikmati dengan minuman beralkohol di Jepang, seperti cream cheese yang direndam dengan miso yang baik bagi kesehatan dan salad yang dicampur dengan chips yang terbuat dari sayuran dan kreasi menu unik lainnya. Adapun menu sayur yaitu menu yang dihidangkan dengan menggunakan sayur-sayuran segar. Terdapat pula menu sayuran yang dipadu dengan roast beef, seafood dan bahan makanan segar lainnya. Selain itu, Saisyokuchanoma COO juga menawarkan menu yang paling unik, yaitu Shicirin atau lebih dikenal dengan anglo tanah liat. Shichirin adalah salah satu jenis barbecue dengan menggunakan anglo. Selain diggunakan untuk memanggang udang, sayuran dan bahan makanan lainnya, anglo ini juga digunakan untuk memanggang daging sapi yang sudah diproses menjadi lunak yang merupakan salah satu menu unik di Saisyokuchanoma COO. Untuk ekspansi ke Jakarta, ZEN corporation berencana untuk membangun total 10 gerai pada daerah-daerah di mana banyak ekspatriat dari Jepang dan Korea tinggal, terutama di kawasan industri, perkantoran dan hotel. Karena ZEN Corporation telah memiliki usaha di Indonesia, maka apabila ada mitra bisnis yang tertarik untuk membeli franchise Saisyokuchanoma COO, ZEN Corporation percaya bahwa mereka dapat memberikan support yang cukup hingga gerai mulai beroperasi. Tabel berikut merupakan investasi awal dan laporan laba rugi Saisyokuchanoma COO di Jepang untuk digunakan sebagai referensi terkait rencana ekspansi ke Indonesia. Tabel 1 Investasi awal yang dibutuhkan di Jepang (tidak termasuk deposit) Biaya Jumlah (juta rupiah) Konstruksi interior dan eksterior 1404 Biaya operasional lainnya 351 Total 1755 Tabel 2 Laporan laba rugi berdasararkan hasil laporan di Jepang  Subjek Jumlah (juta rupiah) ?Rasio  Penjualan 468 100.0%  Biaya 140 30.0%  Biaya administratif 234 50.0%  Laba usaha sebelum penyusutan 94 9.4% (Dihitung dengan royalti sebesar 5%) Angka penjualan per bulan sebesar Rp 468 juta rupiah (gerai seluas 86 m2 dengan jumlah meja sekitar 48 meja), laba usaha sebelum penyusutan setelah dipotong 5% royalti diperkirakan sebesar Rp 94 juta rupiah. ROI diperkirakan sebear Rp17.550.00.000,- dengan jangka waktu pengembalian modal selama kurang lebih 1,7 tahun. Apabila dibandingkan dengan biaya tenaga kerja di Jepang, biaya tenaga kerja di Indonesia lebih rendah sekitar 10% dan laba usaha sebelum penyusutan per bulannya diekspektasikan sekitar Rp 140.800.000. Walaupun sekiranya jumlah investasi awal di Indonesia sama dengan jumlah investasi awal di Jepang pun, ZEN Corporation percaya bahwa jangka waktu pengembalian modal di Indonesia akan lebih cepat sekitar 1.1 tahun. ZEN Corporation berencana untuk memfokuskan rencana ekspansinya ke kota Jakarta dan sekitarnya dan berencana untuk membuka 10 gerai dalam jangka waktu 5 tahun. Untuk gerai pertama, ZEN Corporation berencana menggunakan sistem sharing initial fee dan royalty fee dengan mitra bisnis di Indonesia dan menyerahkan pengembangan restoran kepada mitra bisnis di Indonesia (Dihitung dengan kurs 1 yen = Rp117). Zaziri
Read More
Berburu Laba dari Permainan Ala Detektif
Permainan memecahkan escape room biasanya ditemui pada dunia maya, berbeda dengan Escape Hunt yang memecahkan escape room di dunia nyata. Seperti apa peluang bisnis franchise dari Thailand ini?   Bayangkan diri Anda dan rekan terkunci dalam sebuah ruangan. Untuk bisa keluar ruangan itu, Anda harus memecahkan teka-teki yang diberikan. Beberapa petunjuk diberikan untuk membantu. Anda dan rekan pun harus menyisir ruangan tersebut hingga menemukan kunci keluar. Waktu kalian terbatas, jadi berpikir cepat sangat dibutuhkan di sini. Menegangkan bukan? Itulah sekelumit gambaran dari permainan di escape room. Kalau selama ini, situasi menegangkan dengan tema escape room biasanya ditemukan pada permainan di dunia maya. Nah, sekarang Anda bisa merasakan sendiri ketegangan dan keseruan permainan ini secara nyata. Permainan ini merupakan petualangan fisik. Intinya Anda bersama minimal seorang rekan dikunci dalam ruangan dan harus menemukan jalan keluar dalam waktu terbatas, yakni satu jam saja. Bisa dikatakan Anda juga berperan jadi detektif dalam permainan ini lantaran Anda harus memecahkan kasus terlebih dulu sebelum menemukan kunci keluar. Di luar negeri, permainan escape room ini bukan hal baru. Banyak pemain malah menawarkan waralaba. Tak heran bila di tiap negara terdapat permainan semacam ini. Namun di Indonesia, permainan ini baru masuk pada 2014. Beberapa usaha permainan Escape Room berasal dari luar negeri yang masuk lewat jalur franchise. Namun, pemain lokal juga sudah berani menciptakan permainan serupa. Bahkan ada juga yang menawarkan peluang franchise. Salah satunya adalah The Escape Hunt Experince yang mempelopori permainan escape room ini di Indonesia. Escape Hunt pertama kali berdiri di Bangkok, Thailand, pada Juli 2013. Adalah Wito Krisnahadi yang membawa permainan ini ke Indonesia. Pria akrab sapaan Wito ini bercerita, ketika berkunjung ke Bangkok bersama keluarga pada 2013, ia sempat mencicipi pengalaman jadi detektif di Escape Hunt. Pengalaman itu begitu berkesan bagi Wito dan keluarganya. Merasa penasaran dengan Escape Hunt tak lama ia menghubungi pemilik franchise. “Bagi saya, permainan ini merupakan sesuatu yang baru dan belum pernah ada di Indonesia. Makanya saya tertarik merintis usaha ini,” ujar pemegang Master Franchise Escape Hunt Indonesia. Butuh waktu sekitar lima bulan bagi Wito untuk mendirikan Escape Hunt. Setelah mendapat cetak biru konsep permainan ini dari pihak pusat (franchisor), ia harus menyiapkan lokasi usaha, rekrutmen karyawan, mengumpulkan perabot yang dibutuhkan, hingga konstruksi bangunan. Untuk mencari bangunan yang standar pusat, ia harus mencari furniture yang sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pihak pusat. Belum lagi proses konstruksinya. “Sempat ada kesalahan karena kontraktor awalnya bingung mengapa saya butuh bangunan yang khusus. Maklum, mereka belum pernah bikin,” ungkap pria berusia 42 tahun ini. Selain franchise fee, katanya, pembangunan tempat usaha ini memakan biaya yang cukup tinggi. Bila ditotal, Wito merogoh kocek hampir Rp 2 miliar hingga Escape Hunt bisa beroperasi. Bahkan ia harus merekrut delapan orang karyawan yang tugasnya merangkap sebagai tenaga administrasi dan game master. Tugas game master ialah menyambut, mendampingi, dan membantu pengunjung memecahkan kasus hingga keluar dari ruangan. Escape Hunt berada di ruko seluas 200 meter persegi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Sebenarnya sejak April 2014, pengunjung sudah bisa menikmati permainan ini. Namun Wito baru membuka Escape Hunt sebulan kemudian. Pada bulan pertama, untuk menarik pengunjung, Wito gencar berpromosi. Dia memberi potongan biaya hingga 50% bagi pengunjung. “Awalnya saya mengajak orang-orang yang saya kenal dahulu. Selanjutnya, pemasaran word of mouth yang berjalan,” kata dia. Akan tetapi, Wito juga mengungkapkan, timnya kerap menggaet konsumen melalui jejaring media sosial, terutama Instagram. Wito tadinya menargetkan para ekspatriat atau turis sebagai pasar Escape Hunt Jakarta. Pasalnya, dulu permainan ini tak begitu akrab untuk orang Indonesia. Itu juga sebabnya ia memilih kawasan Kemang untuk jadi lokasi usaha. Namun, lama-kelamaan warga lokal pun tertarik pada permainan ini. Escape Hunt buka setiap hari sejak pukul 9.30 pagi hingga 9.30 malam. Sebelum bermain, pengunjung harus memesan dulu. Meski permainan dalam ruangan berlangsung selama sejam, total waktu yang dihabiskan tiap grup mencapai 1,5 jam. Setelah memecahkan kasus dan meloloskan diri dari ruangan, peserta dijamu pesta teh sederhana, lalu berfoto. “Kami menyediakan perlengkapan untuk pengunjung yang mau mendokumentasikan pengalaman di Escape Hunt,” katanya. Di seluruh dunia, setidaknya ada 23 gerai Escape Hunt yang berlokasi di Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, Inggris, Australia, Portugal, Spanyol, Paris, Jerman, dan Meksiko. Di Indonesia telah terdapat tiga gerai Escape Hunt. Selain di Jakarta, permainan ala detektif ini sudah hadir di Surabaya dan Bali. Wito menjelaskan, di tiap gerai, permainan atau kasus yang ditawarkan berbeda-beda. Bila pernah main di Escape Hunt Jakarta, Anda akan menemukan kasus yang berbeda di gerai lain. Ia punya wewenang untuk memilih kota lain jika ingin membuka gerai Escape Hunt baru. “Misalnya, ada yang mau buka di kota lain, harus menghubungi saya dulu. Bila saya mau buka di situ maka orang lain tak boleh buka Escape Hunt juga,” jelasnya. Escape Hunt menyediakan enam ruangan dan tiga jenis kasus yang bisa dimainkan. “Sekarang, pengunjung bisa memilih dari lima kasus yang ada. Bila berhasil menyelesaikan satu kasus, masih ada pilihan kasus lain yang bisa dicoba. Rencananya, tiap tahun akan ada penambahan kasus baru,” kata Wito. Menurut Wito, permainan di Escape Hunt didesain untuk bisa dinikmati berbagai usia mulai 5 tahun hingga oma opa. Permainan ini diikuti setidaknya dua orang dalam satu grup. Escape Hunt mengenakan biaya permainan Rp 600.000 per grup yang terdiri dari dua orang. Semakin banyak orang yang tergabung dalam grup, biaya semakin murah. Grup berisi tiga orang harus membayar tarif Rp 825.000, empat orang Rp 960.000 dan lima orang Rp 1,5 juta. “Maksimal lima orang per grup,” ujarnya. Dijelaskan Wito, peluang untuk usaha ini cukup bagus. Apalagi ketika masa akhir pekan atau liburan, jumlah pengunjung bisa bertambah 15%. Namun, angin persaingan pada usaha ini semakin kencang. Pemain baru bermunculan hampir tiap bulan untuk memanfaatkan momen tren permainan escape room. Munculnya pemain baru, diakui Wito, memengaruhi jumlah pengunjung. “Pengunjung dari luar kota, misalnya Bandung, berkurang karena di kota itu juga sudah ada permainan serupa,” kata Wito. Meski tak menyebutkan angka pasti, Wito mengungkapkan, setiap hari selalu ada pengunjung Escape Hunt. Agar pengunjung tak berpindah ke permainan lain, Escape Hunt fokus pada layanan pengunjung. “Permainan mungkin hampir sama, tapi kami mengusahakan agar pengunjung punya pengalaman yang nyaman dan berkesan selepas bermain di sini,” tegasnya. Andaikan dalam sehari ada empat grup pengunjung yang masing-masing terdiri dari dua orang, maka usaha seperti ini bisa mendapat pemasukan Rp 72 juta saban bulan. Menggiurkan bukan? Alvin Pratama
Read More
Restoran Ramen Ternama Yang Akan Ekspansi ke Indonesia
Try International Co., Ltd, sebuah perusahaan Jepang yang mengembangkan bisnis restoran spesialis miso ramen MISOYA berencana untuk melakukan ekspansi ke Indonesia yang merupakan negara ekspansi MISOYA di  ASEAN yang ketiga.   Sampai saat ini, Try International mengoperasikan 55 gerai di bawah nama brand Tadokoro Shoten dan brand lainnya dengan dengan total 58 gerai di Jepang dan 12 gerai di luar negeri di bawah nama brand MISOYA dengan total keseluruhan 70 gerai yang tersebar di Jepang (58), Amerika (5), Vietnam (1), Thailand (2), Kanada (1), Brazil (1), Macau (1), dan Taiwan (1).    Try International memiliki misi untuk memperkenalkan miso ke seluruh dunia. Miso sudah dikenal sejak dahulu kala oleh orang Jepang sebagai salah satu makanan sehat. Dapat dikatakan bahwa 50 % dari misi Try International adalah untuk memperkenalkan miso ramen ke seuluruh dunia, sedangkan 50% lagi adalah untuk menyebarkan khasiat preventif miso yang dipercaya dapat mencegah berbagai macam penyakit.   Dengan semakin variatifnya jenis makanan yang ada, kandungan lemak dan garam yang dikonsumsi sehari-hari pun semakin tinggi yang merupakan penyebab utama obesitas. Budaya miso telah menyebar di Amerika, dimana obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di negara tersebut. Try International membuka gerai MISOYA di New York dengan luas gerai 80? dan penjualan tahunan sebesar 900.000 USD (Rp 12.600.000.000).     Selain itu, MISOYA yang saat ini memiki seorang CEO,  Tadokoro Fumiyuki juga terdaftar dalam Michelin Recommended Guide selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2013 yang membuktikan bahwa rasanya digemari oleh banyak orang.   Try International memiliki rencana untuk menambah jumlah gerai sebanyak 9 gerai yang dioperasikan langsung dan  59 gerai franchise di dalam negeri, dan  6 gerai yang dioperasikan langsung dan 5 gerai franchise di luar negeri di masa mendatang.   Harada Atsuhiko selaku kepala divisi strategi luar negeri percaya bahwa dengan meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia, maka semakin banyak pula orang yang memperhatikan kesehatannya. “Dengan adanya khasiat miso yang baik bagi kesehatan, maka potensi kebutuhan miso di Indonesia juga tinggi, sehingga beliau memutusukan untuk melakukan ekspansi ke Indonesia,” katanya.   Try International berencana untuk ekspansi lewat dua brand yang berbeda. Sehubungan dengan hal tersebut Try International sudah mulai melakukan uji produksi sup miso dengan menggunakan miso halal dan menggunakan topping yang tidak mengandung babi, yang diperuntukkan bagi konsumen Muslim. Sementara ramen dengan menggunakan daging babi panggang atau dikenal juga dengan sebutan char siu yang direndam miso yang diperuntukkan bagi konsumen non Muslim.   Standar luas gerai MISOYA yaitu sekitar 100?, di dalamnya termasuk luas dapur 30? dan tempat duduk pengunjung seluas 70? dengan jumlah meja sebanyak 36 meja. Investasi awal yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang tidak termasuk deposit yaitu sekitar 23.000.000 yen (Rp 2.619.700.000).   Dengan jumlah penjualan tahunan sebesar 132.000.000 yen (Rp 15.180.000.000) dan laba usaha sebelum penyusutan sekitar 26.000.000 yen (Rp 3.036.000.000), maka pengembalian modal MISOYA adalah sekitar 0.86 tahun yang tergolong singkat.   Investasi di Jepang (tidak termasuk deposit) Detail Jumlah?tax excluded? Biaya interior & eksterior Rp 1.782.500.000 Biaya operasional lainnya. Rp 837.200.000 Total ??Rp 2.619.700.000   Standar laporan laba rugi yang digunakan di Jepang Detail Jumlah Rasio Penjualan Rp 15.180.000.000 100.0% Biaya  Rp 5.313.000.000 35.0% Biaya usaha Rp 6.831.000.000 45.0% Laba sebelum penyusutan Rp 3.036.000.000 20.0%   Investasi awal dan biaya operasi yang dibutuhkan untuk ekspansi di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang, karenanya jangka waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian modal terbilang singkat.   Yang menjadi target market MISOYA yaitu kelas menengah atau middle class??A1?A2?B1?B2?C??SEC Classification?dan juga ekspatriat Jepang yang tinggal di Indonesia.   Try International selama ini telah melakukan ekspansi ke beberapa negara dengan struktur bisnis yang berbeda-beda, ada yang melalui manajemen langsung, Franchise maupun Joint Venture. Sehubungan dengan ekspansi ke Indonesia, Try International berharap untuk dapat mengembangkan bisnisnya lewat Franchise, namun untuk sekarang ini Try International memilih untuk berdiskusi dengan mitra bisnis berpotensial lebih lanjut upaya menentukan struktur bisnis yang paling sesuai dengan kedua belah pihak.   Sehubungan dengan pembukaan restoran di Indonesia, Try International akan membantu dalam hal riset bahan baku, pelatihan sebelum opening, pengembangan menu, pembuatan menu dan lainnya. Sedangkan mitra bisnis diharapkan untuk dapat memilih tempat yang sesuai untuk membuka gerai MISOYA, merekrut tenaga kerja dan operasional restoran.   Lama training yang dibutuhkan sebelum opening untuk membuka 1 gerai yaitu selama 2 bulan dan biasanya diwakili oleh 2 orang dan training dilakukan di Jepang. Ramen sudah dikenal baik oleh orang Indonesia, terutama beberapa tahun belakangan ini.  Dibandingkan dengan ramen yang sudah ada, miso ramen mengutamakan untuk menyajikan ramen yang baik bagi kesehatan, namun dengan rasa yang tidak perlu diragukan lagi. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terdaftarnya dalam list Michelin Recommended Guide selama tiga tahun berturut-turut.   Dengan begitu, dapat dikatakan diferensiasi miso ramen dapat terlihat jelas dan memiliki kesempatan yang besar untuk dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Masa penentuan mitra bisnis direncanakan untuk dilakukan selama kurang lebih selama 6 bulan. Apabila anda berminat untuk menjadi mitra bisnis Try International, silahkan hubungi A-Nauts Co.,Ltd. agen perwakilan MISOYA Jepang. (Perhitungan menggunakan rate JPY1.0?IDR 115.0, USD 1.0= IDR 14.000).
Read More
Naruto Seimen, Restoran Udon Self-Service Berencana Ekspansi ke Indonesia
Saat memasuki restoran udon yang satu ini terlihat antrian pengunjung yang panjang, dan terlihat pula tempat merebus udon pada bagian depan restoran. Udon yang baru dibuat direbus pada saat pesanan masuk. Tersedia pula berbagai macam jenis tempura dan beberapa menu musiman lainnya. Itulah pemandangan yang tersaji di restoran Naruto Seimen yang menjadi salah satu favorit restoran di Jepang. Naruto Seimen adalah restoran udon dengan sistem self-service yang mulai dikenal banyak orang beberapa tahun belakangan ini. Pengunjung dijamin tidak akan merasa bosan dengan menu yang tersedia karena pengunjung dapat mengkombinasikan udon yang dipesan dengan tempura dan menu lainnya. Naruto Seimen dioperasikan oleh sebuah perusahaan Jepang bernama Ogawa Sougyo Co.,Ltd yang dipimpin oleh Ogawa Hideo. Setelah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk mengoperasikan restoran udon dengan sistem self-service dalam kurun waktu 5 tahun, Ogawa Sougyou siap melakukan ekspansi ke negara-negara ASEAN. Ogawa Sougyo memiliki sejarah yang panjang, perusahaan Jepang ini sudah berdiri sejak Genroku Era (tahun 1688 – 1704). Bermula sebagi penjual beras eceran, Ogawa Sougyo kemudian memperluas usahanya ke bidang lain. Usahanya di bidang food-service dimulai 17 tahun yang lalu, diawali dengan usaha franchise restoran yakiniku, izakaya dan jenis restoran lainnya. Setelah memahami seluk beluk operasional restoran, Ogawa Sougyou memiliki rencana untuk mendirikan franchise headquarter untuk mengoperasikan restoran set makanan Jepang, atau lebih dikenal dengan sebutan teishoku, namun pada akhirnya mereka lebih memilih untuk membuka restoran udon karena konsepnya yang simple dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Walaupun sekarang ini banyak sekali restoran yang menggunakan bahan pengawet pada hidangan yang disajikan, Ogawa Sougyo percaya bahwa dengan menyajikan udon yang menggunakan dashi atau kaldu alami tanpa bahan pengawet akan memberikan rasa aman kepada pengunjung untuk mengkonsumsi hidangan yang disajikan. Ogawa Sougyo sendiri memulai bisnis udon pada bulan November 2011. Naruto Seimen menyajikan “old-fashioned” udon. Kaldu untuk sup udon dibuat sendiri dengan menggunakan sarden kering khas Sanuki yang berasal dari Shikoku dan sama sekali tidak menggunakan bahan pengawet sehingga sehat untuk dikonsumsi. Sarden kering tersebut kemudiap dipadukan dengan soy sauce khusus yang merupakan ciri khas udon yang berasal dari pulau Shikoku di Jepang. Untuk menghasilkan tekstur udon yang kenyal, adonan udon harus didiamkan sebanyak 2 kali selama kurang lebih 1 hari. Adonan udon untuk hari berikutnya biasanya disiapkan setelah jam makan siang atau di sela-sela waktu luang hari sebelumnya. Pada saat pesanan masuk, udon dapat disajikan dalam waktu singkat karena pada dasarnya udon sudah disiapkan, hanya tinggal direbus pada saat pesanan masuk. Rata-rata lama waktu pengunjung menyantap udon di Jepang adalah 15 menit. Dapat dikatakan walaupun harganya terjangkau, turnover pengunjung juga cepat sehingga tidak dibutuhkan space yang luas. Luas restoran Naruto Seimen di Jepan kira-kira 200 m2, namun karena tingginya turnover pengunjung, efektivitas luas restoran yang dibutuhkan sekitar 130 m2. Rata-rata penjualanan per tahun pada restoran yang letaknya di sisi jalan yaitu sekitar 80.000.000 yen (atau kurang lebih Rp 88.400.000). Angka penjualan diekspektasikan dapat meningkat sebesar 150% apabila restoran terletak di dalam shopping mall di kota-kota besar. Yang menjadi kelebihan Naruto Seimen bukan hanya tingginya turnover pengunjung, namun juga rendahnya rasio biaya dibandingkan kebanyakan restoran yaitu sebesar 26%, atau 10% lebih rendah dibandingkan kebanyakan restoran. Selain itu, dapat dikatakan biaya tenaga kerja di Jepang jauh lebih tinggi dibandingkan biaya tenaga kerja di Indonesia, hal ini juga tentu saja dapat membantu meningkatkan rasio laba terhadap penjualan sebanyak kurang lebih 10%. Dalam waktu dekat, Naruto Seimen berencana untuk mencari mitra bisnis untuk bekerja sama membangun merek Naruto Seimen di Indonesia. Atas dasar pertimbangan aspek-aspek dasar seperti pembelian atau procurement bahan baku, test marketing, logistik, dan aspek lainnya yang diperlukan upaya melakukan ekspansi ke Indonesia, Naruto Seimen berencana untuk melakukan ekspansi lewat peluang bisnis dengan ketentuan yaitu franchise fee sebesar 5.000 USD dan 2% royalti dari total penjualan untuk mengembangkan 5 gerai Naruto Seimen di Indonesia. Untuk ke depannya, Naruto berharap untuk dapat bekerja sama dengan mitra bisnis dengan bentuk kerja sama, franchise fee, royalti yang sesuai dengan value brand Naruto Seimen. Di Indonesia sendiri restoran udon dengan sistem self-service seperti ini sudah terbukti kesuksesannya dan dapat dijadikan referensi bagi siapa saja yang berminat untuk bekerja sama mengembangkan Naruto Seimen.
Read More
Buono Italia, Restoran Italia dengan Sistem Order-Buffet dari Jepang Siap Ekspansi ke Indonesia
Tachibana, yang dikenal sabagai King of Pirate dari Nagoya oleh orang-orang sekitarnya berencana melakukan ekspansi melalui Business Opportunities ke Indonesia. Tachibana yang merupakan owner sekaligus chef perusahaan Le coeur Co.,Ltd telah menjelajahi banyak negara upaya megejar mimpinya dengan berpegang teguh pada prinsip hidupnya. Buono Italia yang didirikan oleh Tachibana memiliki konsep restoran Italia yang menyenangkan dengan misi memberikan pengalaman makan yang tidak terlupakan bagi pengunjung yang datang. Hal tersebut terlihat pada saat kami berkunjung ke Buono Italia di Jepang. restoran dipenuhi oleh keluarga, anak muda dan juga pasangan muda yang terlihat sedang menikmati hidangan yang disajikan. Memulai karirnya sebagai chef, Tachibana terplilih sebagai top 1000 chef in the world pada Terra Mardre yang diselenggarakan oleh The Food Communities Network di Torino, Italia. Sesibuk apapun, Tachibana selalu menyempatkan diri untuk pergi ke Italia setiap tahunnya pada bulan Agustus dan September untuk menyeleksi langsung tomat dari sebuah perkebunan tomat di Italia yang kemudian digunakan untuk memproduksi saus tomat original. Semua makanan di Buono Italia menggunakan bahan-bahan terpilih yang diolah dengan keahlian masak para chef yang sudah terbukti. Bukan hanya hidangan yang disiapkan oleh chef bertalenta dan bahan makanan terpilih yang menarik perhatian pengunjung yang datang, namun sistem order buffet juga mendapatkan respon yang baik dari pengunjung. Pengunjung dapat menikmati semua hidangan yang ada sepuasnya, selain itu semua hidangan mulai dari spaghetti, pizza, dan juga makanan lainnya baru dimasak pada saat pesanan masuk. Melalui sistem order buffet ini, Buono Italia selalu berupaya untuk menghidangkan makanan ketika masih hangat tanpa ada batasan waktu untuk menikmati hidangan yang disajikan. Pada saat gerai pertama di Tokyo dibuka, sekitar 150 sampai 200 orang mengantri untuk mencoba restoran buffet style baru ini, namun sampai jam 22:00 pun antrian tetap panjang dan pada akhirnya restoran baru bias ditutup jam 02:00 pagi. Namun begitu, Tachibana tidak mengubah sistem order buffet tanpa time limit yang sudah diterapkannya tersebut. Ia berpendapat bahwa dengan membatasi waktu makan pengujung, maka hal tersebut membuat pengunjung tidak dapat menikmati hidangan sepenuhnya karena harus selalu memperhatikan waktu. Ia percaya bahwa pengunjung yang tidak dapat masuk karena antrian yang panjang pasti akan kembali lagi di lain kesempatan, namun apabila pengunjung tidak dapat menikmati makan yang disajikan, maka mereka tidak akan datang kembali. Tachibana menerapkan sistem order buffet tanpa limit waktu agar pengunjung dapat mencoba berbagai macam jenis makanan dengan harga yang terjangkau. Semua makanan disajikan setengah porsi dengan tujuan agar pengunjung dapat mencoba menu lainnya yang berjumlah 50 macam lebih. Pasta yang digunakan untuk spaghetti di Buono Italia sangat kenyal, pizza nya juga dipanggang ala pizza Napoli sehingga teksturnya garing di luar dan lembut di dalam. Semua kelezatan hidangan tersebut dapat dinikmati pada saat masih hangat di Buono Italia. Menu utama, atau disebut juga Grand Menu diperbaharui setahun sekali, selain itu ada juga menu seasonal yang diganti dua bulan sekali. Pergantian menu yang cukup sering ini memang terdengar sulit untuk dilakukan, namun franchisor memastikan untuk menyediakan pelatihan setiap bulannya dan juga memberikan pelatihan khusus untuk menu seasonal. Selain itu, pelatihan dasar juga diadakan setiap tahunnya oleh pihak franchisor pada saat adanya pembaruan pada grand menu. Saat ini, di Jepang sendiri sudah ada 50 gerai Buono Itali. Tachibana akan terus mengekspansi bisnisnya di negeri Sakura, namun di saat yang bersamaan ia juga akan memulai ekspansi ke Indonesia lewat business opportunity. Alasan Tachibana untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia yaitu agar penduduk Indonesia yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan penduduk Jepang dan terus berkembang setiap tahunnya juga dapat menikmati pengalaman makan di Buono Italia. Karenanya Tachibana ingin mencari mitra bisnis yang memiliki misi yang sama yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung dan memahami standar layanan dan kualitas produk yang ditawarkan oleh Buono Italia. Upaya menenemukan mitra bisnis yang tepat, Tachibana memutuskan untuk memberikan tawaran untuk membuka 3 gerai Buono Italia di Indonesia dengan franchise fee sebesar 5.000USD dan royalti sebesar 2.0% dengan. Dengan begitu, mitra bisnis ini berhak untuk membuka gerai Buono Italia di Indonesia dengan royalty dan franchise fee yang terjangkau. Dengan franchise fee dan royalti fee yang cukup rendah, Tachibana berharap agar pelatihan staff dapat dilakukan di Jepang selama kurang lebih tiga bulan untuk memastikan staff mendapatkan pelatihan dari chef berpengalaman di Jepang agar nantinya dapat mengoperasikan gerai di Indonesia sesuai dengan standar kualitas yang sama seperti di Jepang. Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk membuka gerai di Jepang yaitu franchise fee sebesar 4.000.000 yen (tidak termasuk pajak), insurance fee 1.000.000 yen dan opening support fee sebesar 400.000 yen dengan total 5.400.000 yen yang dibayarkan kepada franchisor. Selain itu, ditetapkan pula royalti sebesar 3% dari penjualan. Standar untuk luas restoran Buono Italia di Jepang yaitu sekitar 260 m2, yang mencakup 60 m2 luas dapur dalam dan 200 m2 luas area pengunjung yang dapat memuat kira-kira 100 tempat duduk. Gerai dengan skala tersebut biasanya dapat menghasilkan annual sales sekitar Rp 11.125.000.000. Pada saat peak hour biasanya dibutuhkan staff sebanyak 5 orang untuk dapat mengoperasikan restoran secara efektif upaya menghasilkan profit yang cukup besar. Kesempatan usaha membuka restoran lewat BO, dimana pengunjung dapat menikmati hidangan yang disiapkan oleh chef handal sepuasnya tanpa ada batas waktu di Jepang sendiri pun masih jarang. Tachibana percaya bahwa ekspansi ke Indonesia lewat Business Opportunity (BO) dapat berjalan dengan baik.
Read More
Andalkan Honey Chicken Ball Sebagai Produk Unggulannya
Kkuldak meramaikan pasar Korean chicken yang tengah menjalar di Indonesia beberapa tahun ini. Kkuldak mengandalkan menu honey chicken ball sebagai diferensiasinya. Seperti apa? Belakangan ini kuliner Korea memang tengah getol masuk ke Indonesia. Salah satu kuliner Korea yang tengah digemari adalah ayam. Korea boleh berbangga dengan kuliner chicken-nya, karena beberapa resto Korean chicken berhasil mencuri pasar Indonesia. Sebut saja Lotteria, BonChon Chicken, Kyochon, dan sebagainya. Merek-merek tersebut berhasil memikat konsumen Indonesia. Restoran ayam Korea ini seolah menjadi alternatif kuliner fried chicken asal Amrik yang mendominasi puluhan tahun di pasar Indonesia. Maka beberapa pemain Korea pun mulai banyak melirik pasar Indonesia. Salah satunya adalah Kkuldak. Franchise chicken asal Korea ini baru masuk ke Indonesia pada Desember, 2013 lalu. Meski demikian restoran ini cukup berhasil melakukan penetrasi pasar. Dalam sehari Kkuldak bisa menjual rata-rata sekitar 200 cup. Jumlah cup yang terjual tersebut cukup tinggi untuk restoran yang baru satu tahun beroperasi. Kehadiran Kkuldak tentu saja menjadi alternatif lain bagi penyuka chicken Korea. Sebab restoran ini mengusung honey chicken ball sebagai produk andalannya. Produk ini juga cocok dengan selera konsumen Indonesia. “Kita mengusung honey chicken sebagai produk unggulannya. Kebetulan masyarakat kita senang dengan yang manis-manis, jadi cocok lah,” ujar Lydia Sani, Account Manager Kkuldak Indonesia. Ia mengatakan, ada empat menu chicken unggulan Kkuldak yang ditawarkan kepada customer, yaitu Original Honey Chicken, Spicy Honey Chicken, Sweet & Sour Honey Chicken, dan Peanut Karage Honey Chicken. “Tapi yang paling laku saat ini Original Honey Chicken dan Spicy Honey Chicken. Di dalam cup itu sudah dikombinasi dengan tteokbokki rice dan tteokbokki kentang goreng,” ucapnya. Dijelaskan, rasa empat menu tersebut sudah diolah menyesuaikan selera orang Indonesia. Ada rasa asam manis, juga ada teriyaki sudah diadaptasi oleh Kkuldak. “Jadi tteokbokki itu kan khasnya Korea dan cukup kenyang untuk dimakan. Sekarang masih kombinasi antara tteokbokki dengan ayam saja. Ke depannya kita juga akan mengeluarkan menu bento,” pungkasnya. Saat ini, kata Lydia, Kkuldak sudah memiliki tiga gerai yang berdiri di Baywalk Mall, Grand Indonesia, dan Mal Kelapa Gading III. Dalam waktu dekat Kkuldak akan membuka beberapa gerai di mal-mal Indonesia, baik dengan buka cabang sendiri maupun lewat franchise. Master franchise Kkuldak di Indonesia dipegang oleh PT Hanabel Indomarga. Konsep restoran Kkuldak, menurut Lydia agak berbeda dengan restoran di Korea. Jika di Korea lebih mengusung konsep take and go, atau bayar langsung pergi tanpa disediakan tempat makan, maka di Indonesia Kkuldak menyediakan tempat duduk untuk nongkrong. “Konsep kita lebih kepada snacking dan come and go, jadi bukan makan besar. Tapi karena orang Indonesia suka nongkrong ya kita sediakan beberapa tempat duduk karena segmen pasar kita kan di usia 20-35. Usia orang-orang yang memang senang nongkrong,” tambahnya. Di Korea sendiri Kkuldak berdiri sejak 2012 dan sudah memiliki kurang lebih 200 gerai tersebar hampir di seluruh wilayah Korea. Tidak heran jika franchise ini mendapatkan berbagai pernghargaan. Salah satunya adalah meraih Korea Franchise Business Award, Korea Brand Power Award tahun 2013-2014. Merek ini juga sudah meraih HACCP dan ISO versi Korea. Sekedar informasi, Kkuldak didirikan oleh Cho Dong Min, yang saat ini menjadi ketua Korea Franchise Association. Perusahaan ini bernaung di bawah holding DaeDae FC Co., Ltd. yang sudah berdiri sejak 28 tahun lalu. Selain di Indonesia, Kkuldak sudah merambah pasar Singapura, China dan Vietnam.
Read More