DATA FRANCHISE INDONESIA
Tipe Franchise
Modal usaha
PELUANG USAHA MURAH
JADWAL PAMERAN DAN SEMINAR FRANCHISE
Nov
23
PAMERAN FRANCHISE, PELUANG USAHA, DISTRIBUTOR & KEAGENAN
View This Event
  Jakarta. 23-25 November 2018 Balai Kartini Jl, Gatot Subroto Kav. 37. Kuningan Timur. Jakarta Selatan
Jul
20
INTERNATIONAL FRANCHISE, LICENSE & BUSINESS CONCEPT EXPO & CONFERENCE 2018
View This Event
INTERNATIONAL FRANCHISE, LICENSE & BUSINESS CONCEPT EXPO & CONFERENCE 2018 20 - 22 JULI 2018 JAKARTA CONVENTION CENTER
Majalah Terbit
edisi Juli - Agustus 2018
Pengetahuan dan Tips Mengelola Franchise Begitu Penting Bagi Pelaku Franchise yang Baru Menekuni Bisnis Waralaba. Berikut 20 Tips Penting Menjalankan Bisnis Franchise yang Perlu Diketahui Pelaku Franchise.
Info Berlangganan
PENAWARAN FRANCHISE TERBAIK BULAN INI
3 Tahun Berdiri J&T Express Sinergi dengan Industri E-Commerce
Memasuki era ketiga, J&T express jasa pengiriman berbasis teknologi berhasil mengukuhkan mereknya sebagai jasa pengiriman pilihan pelanggan e-commerce. Hal ini  digambarkan dengan menyabet 3 penghargaan yang diraihnya yakni Top Brand Award 2018, Top Business Opportunity Award 2018, dan service quality Award 2018. PT Global Jet Express selaku penyedia layanan logistik atau J&T Express memasuki usia ketiga tahun. Manajemen terus berekspansi ke wilayah Asia Tenggara, setelah sukses merealisasikan ke negara Malaysia dan Vietnam pada Juli 2018 lalu. Kini J&T Express akan ekspansi ke negara Filipina dan Thailand. “Filipina dan Thailand memiliki pertumbuhan e-commerce yang baik serta pertumbuhan ekonomi yang siginifikan. Ekspansi terse but direncanakan pada awal tahun 2019, kendati demikian pihaknya belum mau menyebut besaran investasi yang akan digelontorkan,” ujar CEO J&T Express, Robin Lo. Ia mengatakan, J&T Express berkomitmen mewujudkan untuk menjadi perusahaan pengiriman berbasis teknologi dengan jangkauan sampai Asia Tenggara. Untuk diketahui dari 3.000 cabang J&T Express saat ini, total pengiriman telah mencapai 2 juta paket dalam sehari, dan kedepannya diharapkan tumbuh menjadi 2,5 juta paket perhari. Sementara itu terkait strategi menghadapi persaingan bisnis di Indonesia, ia menegaskan bahwa pihaknya fokus pada peningkatan kualitas layanan, sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi. "Bisnis ini yang paling sulit adalah Sumber Daya Manusia, karena kita berbicara dengan kurir yang harus berhadapa dengan berbagai customer, kadang untuk kontroling itu sesuatu yang harus benar-benar kita pegang. Kita akan perketat lagi secara kualitas dan efisiensi, karena itu kita membangun mesin sortir otomatis. Kita menghitung secara efisiensi dan kualitas lebih bagus," jelas Robin J&T Express merupakan perusahaan yang memberikan pelayanan pengiriman maksimum, salah satunya 365 hari kerja tanpa libur. J&T Express juga pelopor layanan Gratis Jemput di Tempat tanpa minimum jumlah dan berat paket. Layanan ini memudahkan pelanggan untuk dapat mengirimkan paket tanpa perlu repot keluar rumah. Media pengiriman nya pun dapat melalui 3 jenis pengiriman yaitu aplikasi ponsel, website maupun call center 24 jam bebas pulsa. Dengan slogan "Express Your Online Business", J&T Express mendedikasikan diri untuk mendukung PT Global Jet Express selaku penyedia layanan logistik atau J&T Express memasuki usia ketiga tahun. Manajemen terus berekspansi ke wilayah Asia Tenggara, setelah sukses merealisasikan ke negara Malaysia dan Vietnam pada Juli 2018 lalu. Kini J&T Express akan ekspansi ke negara Filipina dan Thailand. Sebagai tambahan informasi perwakilan dari Shopee Indonesia yang merupakan salah satu partmner platform e-commerce dari yang merupakan salah atu partner platform e-commerce dari J&t Express. Menurut Jeannifer Suryajaya, Head of Partnership Shopee Indonesia, J&T Express saat ini sebagai salah satu mitra logistik di Shopee hadir dengan sejumlah layanan unggulan dan inovasi baru yang membantu memberikan pengalaman bebrbelanja yang lancar dan memuaskan di Shopee. Alvin Pratama
Read More
McDonald’s Indonesia Peduli Korban Gempa Lombok
Tanpa menunggu lama, sehari setelah gempa McDonald’s Indonesia langsung mengunjungi posko dan pusat-pusat penampungan pengungsi untuk memberikan bantuan berupa makanan. Bersama tim PT Sinar Sosro yang membawa bantuan berupa air mineral dan Teh Botol Sosro, tim McDonald’s Indonesia yang dipimpin oleh Associate Director of Communication Sutji Lantyka mengunjungi beberapa lokasi pengungsian guna memberikan bantuan berupa paket makanan. Hingga hari ini tim McDonald’s Indonesia masih berkeliling ke pusat-pusat penampungan pengungsi untuk memberikan bantuan secara langsung, terutama di daerah-daerah yang terkena dampak gempa paling parah seperti Kecamatan Pemenang dan Kecamatan Tanjung di Lombok Utara, dan Kecamatan Sembalun di Lombok Timur. “Kami sangat berduka dengan terjadinya bencana gempa bumi yang dialami oleh saudara-saudara kita di Lombok. Saat ini kami fokus untuk membantu para korban yang memiliki akses terbatas terhadap makanan. Sebanyak lebih dari 5000 paket makanan kami distribusikan kepada para pengungsi. Saya melihat sendiri bagaimana penderitaan saudara-saudara kita yang terkena gempa, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka” ujar Sutji Lantyka dari Lombok. Selain mengunjungi lokasi-lokasi penampungan korban gempa, tim McDonald’s Indonesia juga mengunjungi lokasi pengungsian para karyawan McDonald’s yang terkena dampak langsung dari musibah. McDonald’s memiliki 2 (dua) restoran yang berada di Mataram & Cilinaya Lombok. Pada saat kejadian, seluruh karyawan dan konsumen yang tengah berada di kedua restoran langsung dievakuasi. Setelah sempat tutup sehari pada hari Senin (6/8) demi keselamatan, kedua restoran McDonald’s di Lombok saat ini sudah dibuka kembali, meskipun belum 24 jam guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Bagi kami di McDonald’s Indonesia, keselamatan karyawan dan konsumen merupakan hal utama. Pada saat terjadi hal-hal seperti bencana alam kami sudah memiliki standar keselamatan baku untuk karyawan dan konsumen. Kami bersyukur tidak ada karyawan kami maupun keluarganya yang menjadi korban jiwa ataupun mengalami luka karena gempa. Meski pun demikian, ada beberapa karyawan kami yang rumahnya mengalami kerusakan dari skala sedang hingga parah. Kami berusaha untuk membantu mereka dengan memenuhi kebutuhan mereka seperti makanan, uang tunai dan kebutuhan lainnya,” Katanya. (AP)
Read More
Haracare Sabet Penghargaan TOP Business Opportunity 2018
PT. Haracare Indonesia, Salah satu perusahaan jasa yang cukup berpengalaman, mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan pameran dan konferensi waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2018, di Jakarta Convention Center yang diselenggarakan pada 20-22 Juli 2018 lalu. Di sela-sela pameran IFRA 2018, Haracare mendapat penghargaan Top Business Oppurtunity (TBO) 2018 kategori Cleaning Management & Home Care Service. PT. Haracare Indonesia dengan Merek Dagang HARACARE.COM juga membuka peluang bisnis bagi para calon mitra melalui Sistem Franchise. Paket jasa yang nantinya akan dipasarkan adalah Mattress Sterilizing, Sofa Cleaning dan Carpet Cleaning. Layanan utama yang ditawarkan adalah Mattress Sterilizing (Sterilisasi Matras). Dengan tujuan untuk mensterilkan matras dari mikro organisme berbahaya seperti Tungau Debu, Bakteri dan Spora Jamur. Mengingat semakin sadarnya masyarakat akan kebersihan dan kenyamanan tempat tinggal mereka, target pasar yang cukup luas (Perumahan, Apartemen, Penginapan, Perkantoran dan Pertokoan) dan tingkat persaingan yang masih sangat rendah, potensi berkembang untuk bisnis ini sangat basar. Dengan nilai investasi sebesar Rp. 87.400.000 Para mitra akan mendapat 1 Unit HEPA Filtration Vacuum, 1 unit Steam and Spray Vacuum, GPS Tracker, Hak Penggunaan Brand selama 1 tahun dan Bantuan Promosi selama 1 tahun. Untuk Franchise Fee akan dibebaskan selama 3 bulan awal. Artinya Franchise Fee baru akan diberlakukan di bulan ke-4. Dengan begitu, Mitra diharapkan mampu fokus untuk memasarkan produk di areanya di 3 bulan awal. Sehingga penjualan akan maksimal di bulan ke-4 dan seterusnya. Melalui sistem Franchise ini, Haracare.com berharap kedepan mampu berkembang dan menjadi merek yang dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.(AP)      
Read More
Shi-Da, Taiwan Street Otentik Yang Memadukan Minuman Bubble Milk
Snack fillet asal negeri Taiwan ini memiliki pasar segmen tersendiri di Indonesia. Bertempat di lokasi yang strategis seperti Mal dan kawasan food court, Shi-Da menjadi tawaran menarik bagi peminat bisnis kuliner Taiwan.   Taiwan Street Snack kian populer di pasar Indonesia. Lewat produk-produk jajanan khas kedai pinggir jalan yang terkenal di Taiwan, masyarakat tanah air turut meramaikan menggemari jajanan ala Taiwan Street Food ini. Kedai Taiwan Streen Snack pun selalu diminati pecinta wisata kuliner jajanan. Namun hampir sebagian besar pemain di bidang kuliner snack Taiwan ini hanyalah menjual produknya saja. Tidak seperti Shi-Da yang juga meramaikan produk snack Taiwan dengan minuman pendamping seperti Bubble Drink dan Bubble Milk. Direktur Shi-Da Robin, Widyono mengatakan, resolusi 2018 bisnis kuliner Taiwan Shi-Da yang menyajikan bahan dasar ayam ini semakin inovatif. “Kita semoga semakin fenomenal brandnya di tengah maraknya bisnis kuliner,” ujarnya.   Pada 2017 memang market Shi-Da semakin membaik. Brand image-nya semakin kuat. “Jadi di tahun 2018 ini kami berharap Shi-Da akan inovatif lagi dalam menciptakan produk bercita rasa kuliner Taiwan,” ujar Robin. Menyasar pangsa pasar pulau Jawa terutama wilayah Jakarta, pasalnya franchise Shi-Da akan melakukan grand opening di Mall Emporium Pluit. Ditengah menjamurnya bisnis kudapan kekinian, Shi-Da optimis bila produknya akan akan tetap dipilih konsumen. Karena itu, dia selalu melakukan berbagai inovasi dan gencar berpromo di berbagai media.   “Supaya brand image Shi-Da semakin kuat kita tidak hanya menciptkan rasa- rasa baru seperti yang akan dirilis yakni wasabi, shaokao grilled. Tapi kita juga rajin memaintain pelanggan melalui media sosial, web, promo di setiap grand opening Shi-Da. Sehingga mereka tertarik dan akan kembali ke Shi-Da,” katanya. Beberapa menu yang ditawarkan di Shi-Da ini terbagi menjadi 2 pilihan seperti Crispy Chicken dan Side Dish. Varian Crispy Chicken seperti Baked Curry, Grilled Crispy, Cheese Melt, Mozarella, Salted Egg, Shao Kao, Enoki, Crispy Calamari, Mushroom Lover. Sedangkan untuk kategori menu Side Dish yaitu Salted Egg Crispy Chicken, Shao Kao Crispy Chicken, Fried Calamari, Fried Dory Fish, Pom-Pom Potatoes, Sweet Plum Potatoes. Untuk minuman Shi-da juga menyajikan Bubble Milk seperti Matcha, Taro, Royale Chocolate, Pepermint, Bubble Gum, Pure Milk Grass Jelly, dll. “Soal harga kami sangat terjangkau muali dari Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu-an, untuk sekelas jajanan di area Mal kami masih sangat murah,” ungkap Robin. Robin mengungkapkan, jika bagian terpenting adalah peningkatan manajemen internal untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan kualitas rasa yang enak. “Jika semua sudah dilakukan pasti akan terjadi repeat customer,” terangnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagai bisnis franchise kuliner Taiwan yang memiliki segmen market B dan A, peluang usaha Shi-Da sangat diminati oleh para investor. Dengan biaya investasi berkisar Rp 600 juta, franchisee dapat menikmati fasilitas support produk, peralatan, dan renovasi awal outlet. Alvin Pratama
Read More
Bing Go, Sajikan Menu Terlengkap Khas Korea dengan Harga Terjangkau
Sejumlah menu kuliner ala Korea kini sedang digandrungi kawula muda di berbagai  kota di Indonesia, salah satunya adalah restoran Korea Bing Go yang berdomisili di Gandaria City ini. Yuk kita simak ulasannya? Kuliner Korea identik rasanya yang khas dan dapat menjadi tren saat ini. Hal itulah yang disadari Yungky D Pangestanu, lulusan strata dua di Shogang University Korea. Alhasil, sepulangnya dari menimba ilmu di negeri Ginseng, tepatnya pada 2015  lalu, dia mendirikan restoran Korea bernama Bing Go. Melihat animo kawula muda yang gemar dengan band K-POP, Yungky mengatakan bisnis ini sangat prospek di Indonesia. ia telah mengkombinasikan bumbu-bumbu yang memang ia impor langsung dari Korea, agar sesuai dengan lidah orang Indonesia. Awal mula ia merintis sejak 2 tahun  yang lalu. Saat ini sudah ada 3 cabang Bing Go yang tersebar di Gandaria City, Pondok Indah Mal, dan Neo Soho. Yungky menuturkan, awal mula konsep bisnisnya ini adalah menyajikan sajian dessert Cafe. Namun seiring berjalannya waktu banyak customer-nya memberi masukan untuk menambah menu camilan. “Banyak Customer kami yang bertanya kenapa tidak ditambah menu camilan korea, akhirnya kami bersama dengan tim untuk merevolusi bisnis ini ke ranah restoran khas Korea, dari awal kami berdiri memang untuk tampilan dan konsep kami layaknya restoran yang ada di sana,” kata dia. Adapun menu yang di tawarkan di Bing Go ini seperti Ddeopokki, Kimbab, Yachae, Twigim, Kim Jaban Jumokbab, Kimchi Bokkeumbab, Chicken Galbi Dupbab, Japchae Bab, Beef Bulgogi Depbab, Chicken Bulgogi DopBab, Raamyen, Rapokki. Selain itu juga ada menu minuman dessert, Coffee, dan lain lain. “Untuk harga kita mematok harga berkisar dari Rp 45 ribu hingga Rp 63 ribu, untuk sekelas restoran Korea ini sangat terjangkau terlebih lokasi gerai kita kebanyakan di area Mal,” ujar pria kelahiran Bandung 8 September 1990. Bagi calon investor yang tertarik dengan bisnis ini, Bing Go menawarkan peluang franchise. Besaran investasi nya sebesar Rp 1,6 Milyar dengan fasilitas yang didapat berupa merek, peralatan masak, bahan baku, biaya desain, sewa tempat. Namun Yungky menegaskan adanya biaya franchise fee Rp 300 juta. Keunggulan Bing Go Resto adalah menu yang lengkap, fast food, dan bahan baku yang di import langsung dari Korea. Bahkan ia mengkleim restonya ini menyajikan menu asli Korea yang di resto lain belum tentu ada. “Di resto kami ada 2 menu yang asli dari negeri sana yaitu menu Jjangmyeon dan Gangjeong itu mie khas korea bertekstur pedas dan ada yang berwarna hitam. Dari menu minuman kita juga ada Hallabong yang di resto korea belum ada,” paparnya. Target di 2018 Yungky berencana akan buka gerai sebanyak 5 di berbagai kota di Indonesia. Penentuan lokasi Yungky tak mempermasalahkan calon franchisee untuk buka di area Mal atau tidak. Bagi dia yang terpenting adalah bisa membangun bisnis ini secara bersama-sama itu sudah menjadi misi nya. “Cuma saya menyarankan untuk calon franchisee yang ingin bergabung dalam penetuan lokasi alangkah baiknya berada di Mal, mengingat lokasi ini traffic-nya sangat baik, dan lokasi parkir sudah tersedia, berbeda jika di stand alone harus melihat pangsa pasar di area tersebut, butuh waktu yang lama untuk survey lokasi,” tutupnya. Alvin Pratama
Read More
KinKara, Kuliner Khas Jepang Yang Mengusung Spesial Chicken Karaage
Kin No Torikara atau biasa disebut  Kinkara yang berada di bawah naungan Shimanaka Co, Ltd. (Osaka, Jepang) ini memulai kiprahnya di Kyoto, Jepang pada bulan April 2009. Restoran ini menawarkan sajian yang pernah memenangkan ajang Grand Prix Chicken Karaage di Jepang. Jepang tak hanya terkenal sebagai negara produsen kendaraan bermotor dan elektronik saja. Negeri matahari terbit ini juga populer dengan berbagai kuliner khasnya yang mendunia. Di negara kita, penyuka masakan Jepang semakin banyak. Tak heran, belakangan kian menjamur tempat makan yang menawarkan makanan Jepang terutama di kota-kota besar di Indonesia, mulai dari resto kelas bintang lima bahkan sampai gerobak ramen kaki lima. Salah satu adalah Kinkara. Kuliner asal Jepang ini yang sudah  memiliki 17 outlet yang tersebar di berbagai wilayah di Jepang, seperti Osaka, Kobe, Hiroshima, Tokyo, Niigata, Hokkaido, dan lainnya, serta outlet di Korea Selatan. Di Indonesia Kinkara hadir masuk pada 2015, franchise makanan Jepang ini sudah ada di beberapa Mall besar yang ada di Indonesia seperti Supermall Karawaci, AEON Mall BSD, FX Sudirman. “Kita juga akan berencana membuka outlet lagi di AEON Mall JGC dan ke Grand Indonesia,” kata Direktur Kinkara, Hari Indra Yaso Menurut Hari, Kinkara menawarkan sajian spesial yakni chicken karaage dimana sajian kuliner ini pernah dimenangkan dalam ajang Grand Prix Chicken Karaage di Jepang. “Di Jepangnya sendiri, Kinkara pernah memenangkan kompetisi Grand Prix ini. Sehingga, jika soal rasa maka tidak perlu dikhawatirkan lagi,” katanya. Kinkara sendiri mengusung konsep “Delicious, Simple, Happy!”. Restoran ini menyediakan chicken karaage yang berbentuk stik sehingga mudah disantap. Ada tiga ukuran yang tersedia, yaitu Single Size yang cocok untuk customer yang ingin sekedar ngemil sambil jalan-jalan. Sementara Double Size pas untuk customer yang merasa lapar dan ingin porsi yang lebih besar, atau dimakan bersama teman, sedangkan Mega Size sangat pas untuk yang sedang berkumpul bersama di rumah atau disantap bersama keluarga.  “Bagi anda yang ingin makan nasi, jangan khawatir Kinkara juga menyediakan menu Donburi (Rice Bowl) khas Jepang yang tidak kalah lezatnya,” kata Hari. “Ada berbagai macam pilihan topping yang tersedia. Seperti original spice Kinkara, mayonaise, sweet chilli, keju, teriyaki, spicy mayo, japanese chili hingga cokelat! Pilih, kombinasikan dan tuang sendiri spice yang tersedia sesuai selera,” tambah Hari. Bagi yang tertarik dengan bisnis ini, Hari mengatakan calon franchisee setidaknya harus mengucurkan nilai investasi sebesar Rp 150 juta. “Namun jika di kalkulasikan dengan semuanya, maka untuk membuka satu outlet Kinkara ini dibutuhkan Rp 400-500 juta. Sehingga totalnya sebesar Rp 650 juta,” jelasnya. Alvin Pratama  
Read More
Siomay Addict, Siomay Konsep Modern dengan Bahan Baku Asli Ikan
Konon, Siomay ikan tenggiri ini berasal dari Tiongkok, akan tetapi saat ini sudah mulai beradaptasi menjadi makanan tradisional khas Indonesia yang layak untuk dijadikan peluang usaha kuliner yang menjanjikan. Siomay ikan tenggiri mudah dijumpai, mulai dijajakan secara keliling ala gerobak, mangkal di pinggir jalan, hingga restoran besar karena rasanya yang benar-benar menggoyang lidah. Meskipun bisnis Siomay ikan tenggiri ini semakin hari sudah kian padat pemain. Namun usaha kuliner ini masih saja memiliki celah untuk tumbuh dan berkembang. Tidak ada salahnya jika Anda juga ikut meramaikan pasar dengan mengais untung dari usaha kuliner  Siomay ikan tenggiri. Salah satu pelaku bisnis franchise Siomay yang meramakan bisnis kuliner adalah Siomay Addict. Tommy, owner Siomay Addict menjelaskan, selama ini ada sejumlah investor yang tertarik terhadap Waralaba ini. Namun Siomay Addict memang menetapkan standar yang cukup tinggi. Alasannya segmentasi dagangan nya memang menyasar untuk konsumen kelas menengah ke atas. "Produk kami menggunakan bahan yang kualitasnya premium. Rasa dan ke-higienisan juga kami perhatikan betul-betul. Jadi kalau untuk bersaing dengan gerai kaki lima yang lokasi usahanya di pinggir jalan atau di depan gerai swalayan minimarket memang tidak bisa," terang Tommy. Usaha Siomay Addict Mulai berdiri sejak Tahun 2014, pertimbangan Tommy memulai usaha Siomay Addict dikarenakan Siomay merupakan makanan khas Indonesia yang peminatnya sepanjang masa, dari dulu sampai sekarang Siomay masih popular dan masih banyak peminatnya. “Gerai pertama kami berada di Grand Galaxy Park Mall Bekasi, Respon saat itu sangat baik. Kini cabang kami sudah ada memiliki 3 gerai  yakni di Grand Galaxy Park Mall, Kuningan City Mall dan Revo Town Mall, jika tidak ada kendala dalam waktu dekat kami akan membuka 1 outlet lagi di Jakarta,” paparnya. Konsep bisnis yang di terapkan di Siomay Addict adalah konsep dengan gerai modern dimana Siomay Addict mencoba menjual Siomay tradisional dengan konsep tempat yang lebih nyaman seperti di mal-mal. “Kenapa saya memilih konsep ini dikarenakan saat ini untuk orang dikota besar sudah mulai sulit untuk menikmati Siomay dengan kualitas baik dan juga ditempat yang nyaman,” kata pria hobi travelling ini. Pola kerjasama Siomay Addict adalah Waralaba dengan total investasi Rp 50 juta. Dari investasi tersebut terwaralaba akan mendapatkan booth, peralatan jualan, kulkas, cash register, kompor, panci, banner, signing, dan staterkit 100/Pcs Siomay dan peralatan take away.  Untuk bantuan support Start-Up awal terwaralaba akan dibantu untuk pelatihan karyawan, pengenalan produk, cara-cara penjualan, penyajian, sampai control penjualan. Selain itu dari pihak pusat juga turut membantu menjaga standar kualitas yang sudah ditetapkan. Untuk media promosi Siomay Addict juga selalu bantu promosi di media sosial seperti Instagram, Facebook, dll. “Dengan kontrak selama 5 tahun dan dapat diperpanjang. Dimana Franchisee hanya perlu membeli dari kami stock barang jadi, sehingga tidak merepotkan untuk produksinya,” bebernya. Keunikan Siomay ini menggunakan ikan tenggiri asli di mana komposisi ikan yang  digunakan lebih banyak dibandingkan dengan bahan lainnya. Range harga jual berkisar Rp7.000 – 10.000 / pcs dengan menu Siomay ikan tenggiri (Siomay, Tahu, Kentang, Kol, Pare, Telur, Siomay XXL.   Alvin Pratama
Read More
Shitako Takoyaki, Takoyaki Premium dengan Cita Rasa Asli Jepang
Seperti biasanya, bulan ini Redaksi bertandang ke Mal Grand Galaxy Park di kawasan Kota Bekasi. Kami menyusuri tiap sudut lantai mal ini. Tujuannnya tidak lain adalah berburu franchise. Di tengah penyusuran, tiba-tiba kami melihat booth yang ada di lantai 1 dengan ciri khas berlogo gurita dengan label Shitako Takoyaki. Booth tersebut mengundang rasa penasaran kami untuk melihat lebih dekat. Kami pun tak sungkan untuk menanyakan ke salah satu pegawai yang sedang bertugas di sana. Rupanya, bisnis takoyaki ini sudah di franchisekan 2 tahun yang lalu. Waralaba usaha takoyaki yang ditawarkan oleh Shitakoyaki Merek takoyaki ini didirikan Beverly di bilangan Boelevard Raya Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 6 tahun silam. Hingga saat ini Shitakoyaki Takoyaki sudah memiliki  13 cabang yang tersebar di berbagai mal. Diantaranya, Mal Kelapa Gading 1, Farmers Market Kelapa Gading, Mal Artha Gading, Pluit Village, Epiwalk, Kota Kasablanka, Gandaria City, Pejaten Village, Lippo Mal Karawaci, Sumarecon Mal Serpongs. Sedangkan outlet milik franchisee ada di Tangerang City Mal, Living World Alam Sutera, Grand Galaxy Park Bekasi, Sumarecon Mal Bekasi, Revo Town Mal Bekasi, Grand Mal Metropolitan Bekasi, dan Resinda Park Mal Karawang. Adapun keunggulan yang ditawarkan di Shitako sendiri yakni menggunakan bahan baku yang fresh, saus import, packaging yang elegan.di Shitako sendiri ada menu unggulan bernama  Kuro Tako. Menu ini terdiri dari Cako Powder dengan isian topping gurita.selain itu bahan sausnya sendiri juga diolah kembali seperti main source, mayonnaise, telor ikan dan lebih Japanese taste. “Kalau di negara asalnya menggunakan tinta octopus, namun karena memiliki bau amis, kami ganti dengan Cake Powder. Konsumen tidak perlu khawatir dengan bahan ini, selain aman tdak mengurangi rasa di takoyaki itu sendiri,” ujar wanita yang akrab disapa Bev ini.   Selain itu, kata Bev, Shitakoyaki juga menawarkan menu khas Jepang diantaranya Okonomiyaki, Takoyaki, Konnichiwa, Chessy Takoyaki. “Urusan harga Shitakoyaki sangat terjangkau, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 36 ribu/porsi,” ungkapnya. Sistem kerja sama yang diterapkan oleh Bev tak mengenal adanya biaya royalti. Artinya, keuntungan 100% untuk franchisee. Hanya saja, franchisee wajib pasok bahan baku dan kemasan dari pusat. Investasi franchise yang ada di Shitakoyaki berkisar Rp 75 juta, franchisee akan mendapatkan peralatan masak, booth, dengan lokasi yang diwajibkan adalah di Mal besaran luas 2x2 m2. “Untuk lokasi kami sengaja menentukan karena kita tidak mau merek kita tidak tepat sasaran, kebanyakan gerai kami dan franchisee terletak di kawasan mal kelas A dan B,” ujar wanita lulusan S1 Desain Curtin University Western Australia ini. Alvin Pratama    
Read More
Popchop Chicken Kudapan Taiwan Street Lokal dengan 10 Varian Topping
Berbicara bisnis snack Taiwan memang tak akan ada habisnya. Selain sudah sangat populer di kalangan anak muda, bisnis snack ini ternyata kian bertebaran di seputaran mal. Salah satu pelakunya adalah Popchop Chicken yang memiliki gerai di 7 mal ternama di Indonesia. Berbagai camilan asal luar negeri seperti Taiwan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengusaha food & beverages. Tak ayal jika bisnis asal naga kecil asia ini banyak dikembangkan di Indonesia. Salah satunya adalah Pop Chop Chicken. Berbekal pengalaman, merek ini meramaikan industri kuliner snack fillet. Popchop Chicken sendiri berdiri 2015 dan pertama kali buka gerai di bilangan Grand Indonesia. Popchop mulai menawarkan sistem franchise pada 2016. “Saat itu kami punya dua mitra, di Makassar dan Aeon BSD Tangerang,” ujar Alfons Yoshua, Managing Director Popchop. Ia menjelaskan, Popchop Chicken merupakan produk camilan yang diadaptasi dari cemilan Taiwan. Pop Chop merupakan produk ayam fillet tepung crispy yang dipotong berbentuk dadu. Potongan itu lalu ditusuk pada tusukan sate dan diberi aneka rasa bumbu. Popchop Chicken menawarkan banyak pilihan rasa hingga sausnya yang lezat seperti Cheddar Puffs, BBQ Grilled Sauce, Super Seaweed, Cheese & Beef Bacon, Taiwan Pepper, Garlic Cream Cheese, Smokey Beef, Garlic Onion, Roasted Chicken, Original Crispy Chicken membuat konsumen ketagihan. Merek ini memang tidak sembarangan dalam mengolah ayamnya menjadi snack khas Taiwan. Ia membuat produk snack ayam dengan teksturnya yang super renyah di bagian luar dan daging ayam yang juicy. Snack khas Taiwan ini cocok dimakan sebagai camilan atau sekedar menemani jalan-jalan di mal. Selain crispy chicken yang menjadi unggulan Popchop adalah side dish dan minuman segarnya. Side dish yang ditawarkan seperti fried mushroom dan sweet wisdom potato diminati konsumen. Kedua side dish ini makin melengkapi crispy chicken yang gurih dan lezat. Untuk pilihan minuman segarnya, bubble tea khas Taiwan juga masih menjadi pilihan spesial Popchop. Minumannya seperti Mango Yakult, Lychee Ice Tea, Lemon Plum, Jasmine/Black Tea with Pearl dan Red Velvet Milk Tea with Pearl. Popchop menggunakan 100% dada ayam premium non processed. Semua bahan utama dada ayam yang digunakan Popchop selalu segar, bukan frozen chicken sehingga menghasilkan crispy chicken yang super crunchy dan juicy. Di singgung mengenai investasi franchise, Alfons mengungkapkan untuk calon franchisee yang ingin join dengan bisnis ini ada 2 paket investasi. Pertama, kata dia, paket investasi senilai Rp 200 juta, paket ini meliputi franchise fee Rp 60 juta (Selama 5 tahun) kemudian design drawing Rp 500 ribu/m2, build booth Rp 50 juta, perala tan kitchen dan bahan baku Rp 500 juta dan deposit lokasi sewa tempat di mall Rp 5 juta sampai Rp 30 juta. Paket kedua, Rp 510 juta dengan rincian Franchise fee Rp 150 juta, design and drawing Rp 500 ribu/m2, peralatan kitchen dan bahan baku Rp 70 juta, deposit lokasi sewa tempat mal antara Rp 60 juta sampai Rp 130 juta. Alfons menegaskan, untuk target pasar investor adalah lokasi usaha di area mal B+, hal ini lantaran bisnisnya menyasar pada pekerja kantoran dan anak muda. “Saya sengaja menempatkan bisnis saya di area mal, faktor nya adalah mal lokasi yang sangat strategis untuk memasarkan produk taiwan street ini, “ paparnya. Saat ini gerai Popchop Chicken berada di Mal Grand Indonesia, Lotte Shopping Avenue Kuningan, Mal Plaza Indonesia, Mal Ciputra, Mal Ratu Indah Makassar, Aeon Mal BSD Tangerang, Sumarecon Mal Serpong.   Alvin Pratama  
Read More
ALAMI Gandeng Zahir International, Pacu Penetrasi Nasabah UKM Akses Pendanaan Syariah
Perusahaan teknologi finansial (tekfin) aggregator syariah pertama di Indonesia ALAMI pada Senin (6/8) mengadakan sesi workshop di hadapan mayoritas pengusaha perempuan dari beragam latar belakang dan jenis usaha mulai dari kuliner, fashion, produk kesenian dan lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah ALAMI dalam memperluas jangkauan nasabah sekaligus sarana berbagi ilmu terkait bisnis
Read More
ALAMI Gandeng Zahir International, Pacu Penetrasi Nasabah UKM Akses Pendanaan Syariah
Perusahaan teknologi finansial (tekfin) aggregator syariah pertama di Indonesia ALAMI pada Senin (6/8) mengadakan sesi workshop di hadapan mayoritas pengusaha perempuan dari beragam latar belakang dan jenis usaha mulai dari kuliner, fashion, produk kesenian dan lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah ALAMI dalam memperluas jangkauan nasabah sekaligus sarana berbagi ilmu terkait bisnis dan beragam jenis permodalan serta cara mengaksesnya. Menurut CEO ALAMI Dima Djani yang bertindak selaku pembicara, kegiatan ini merupakan upaya ALAMI untuk memperkenalkan ke publik tentang konsep ekonomi syariah bagi pengusaha-pengusaha muda di Indonesia. Secara spesifik, Dima menyoroti keberadaan wirausaha perempuan yang saat ini posisinya sangat mendominasi bisnis UKM dan sektor kreatif tanah air. Mengacu pada laporan Profil Usaha/Perusahaan 16 Subsektor Ekraf Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), hampir sebesar 54,96% sektor usaha ini didalangi oleh pengusaha perempuan. “Jumlah ini pastinya akan terus meningkat seiring dengan pengaruh teknologi dan pesatnya arus informasi. Namun yang mesti perlu diperhatikan adalah bagaimana agar bisnis-bisnis ini menjadi sustainable atau tetap bertahan di tengah gempuran kompetisi,” tutur Dima. Salah satu cara agar bisnis bisa bertahan dan tentunya berkelanjutan adalah dengan mengerti berbagai opsi permodalan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan. Meskipun demikian, jika melihat data dari International Financial Institution (IFC) tahun 2016, 40 % perempuan lebih cenderung meminjam uang ke lembaga selain bank karena bank dianggap memiliki persyaratan yang rumit. Padahal, studi yang sama menemukan bahwa perempuan memiliki risiko kredit yang lebih rendah dibandingkan pria.(AP)
Read More
HSBC-PSF Hadirkan Modul FinTech Pertama di Indonesia
Sejalan dengan dinamika era global termasuk kebutuhan keuangan masyarakat modern yang semakin kompleks, sektor keuangan dan perbankan terus bertransformasi. Guna beradaptasi dengan perubahan konstan tersebut, diperlukan lebih banyak lagi bankir-bankir dengan kompetensi dan spesialisasi khusus di bidang perbankan modern. Untuk itu, PT. Bank HSBC Indonesia bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU) kembali mengadakan program edukasi Training for Trainers (ToT) bagi para dosen di bidang keuangan dan perbankan. Sebanyak kurang lebih 60 dosen dari berbagai daerah di Indonesia mendapatkan pelatihan lewat modul financial keuangan yang up to date. Modul ini juga merupakan modul FinTech pertama yang pernah dibuat di Indonesia, yang berfokus pada tiga topik mutakhir di bidang keuangan dan perbankan modern, yaitu microfinance, wealth management dan Financial Technology. Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, menjelaskan, Perkembangan ilmu keuangan dan perbankan merupakan salah satu fokus utama HSBC Indonesia, apalagi di tengah transformasi industri yang demikian cepat. Kami melihat perlunya penguatan edukasi bagi pengajar secara strategis, yang merupakan garda terdepan institusi pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia. Nuni menambahkan, lewat modul pelatihan ini, HSBC Indonesia ingin berbagi pengalaman dan kapabilitas kami sebagai praktisi industri, semoga dapat bermanfaat bagi para dosen keuangan dan perbankan untuk mendidik para calon bankir profesional di daerahnya masing-masing. Hal ini merupakan cerminan komitmen HSBC untuk senantiasa mendorong bisnis yang berkesinambungan dengan meningkatkan kualitas masyarakat, di manapun HSBC berada. Wahyoe Soedarmono, Project Manager Program Kerja Sama HSBC-PSF sekaligus ekonom dari Sampoerna University menjelaskan, Disrupsi teknologi menghadirkan pemain-pemain baru di sektor keuangan dan perbankan seperti Financial Technology (FinTech). Kondisi ini dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi stabilitas sektor keuangan dan perbankan. Untuk mampu menciptakan iklim industri yang kondusif di tengah disrupsi teknologi tersebut, diperlukan kolaborasi antar pemain industri, termasuk pelaku industri konvensional seperti perbankan dan pelaku industri berbasis teknologi seperti FinTech. (AP)    
Read More
Meotel By DAFAM Kini Hadir di Jember
Meotel Jember baru saja melakukan soft opening pada Kamis, 2 Agustus 2018. Soft Opening ini dihadiri oleh Bapak Agung Hartono selaku owner,  Andhy Irawan CEO PT DHM, Handono S Putro Managing Director PT DHM, serta jajaran Muspida Kabupaten Jember. Acara seremonial ini dimulai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Suprapto asiste III  Kota Jember sebagai perwakilan dari Bupati Dr.Faida MMR yang berhalangan hadir dan diserahkan kepada Andhy Irawan dan juga Udik Hariantoko selaku General Manager Meotel Jember yang di iringi musik kendang patrol. Meotel merupakan salah satu bagian dari  Brand Dafam Hotel untuk Meotel Jember  merupakan hotel ketiga Dafam Hotel Management dengan brand Meotel yang beroperasi di bawah Dafam Hotel Management (DHM) dengan konsep retro art, artistic bergaya Vintage dan modern. Hotel ini berlokasi di Jalan. Karimata Nomor 43 Jember. Hotel ini mempunyai 9 lantai dengan total 120 kamar yang terbagi 4 type kamar yang terdiri dari 6 Superior Room dengan  ukuran 18sqm, 99 Deluxe  Room dengan ukuran 20 -24 sqm, 9 Family Room dengan ukuran 40 sqm, serta 6 Executive room dengan ukuran 30 sqm,selain itu  juga mempunyai kamar khusus untuk difabel dengan fasilitas TV layar datar 32 inc dengan saluran international,wifi,coffee maker, IDD phone dan juga”bath room amenities”. Meotel Jember menawarkan fasilitas antara lain kolam renang, room service 24 jam, Ukafe Bistro yang dirancang dengan unik bisa untuk bersantai sambil menikmati hidangan yang disajikan secara profesional dengan menu mulai tradisional,asia hingga internasional, Ukafe Lounge yang mempunyai akses ke Bus Cafetaria yang diranjang dengan replika Bis Double Decker yang sangat instagramable sangat cocok untuk para kawula muda, selain itu juga fasilitas untuk kebutuhan rapat yang terdiri dari 5 ruangan meeting dan 1 ballroom dengan kapasitas 800 orang. Sebagaimana kita ketahui Meotel Jember mendapatkan dua sekaligus penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia - Dunia ( LEPRID ) untuk rekor Hotel dengan Exterior Replika Bis Double Decker Pertama di Indonesia dan Replika Bis Double Decker Terbesar dengan panjang 20,65M,lebar 4,00M,Tinggi 3,60M Menurut Udik Hariantoko dengan adanya Meotel di Jember dengan konsep retro dan artistic ini dapat memberikan alternative bagi para wisatawan maupun pebisnis yang berkunjung ke Jember dengan tentunya akan memberikan warna dan gaya berbeda bagi para penghunjung Meotel Jember. (AP)  
Read More
Pamerindo Gelar Pameran Hotelex Indonesia dengan Tampilkan inovasi dan tren terbaru
Perhelatan berskala internasional, Hotelex Indonesia dan Finefood Indonesia 2018 yang digelar di JIEXPO Kemayoran Jakarta sejak Rabu (18/7) berlangsung meriah dan mendapat antusias dari pengunjung. Pameran akan berlangsung hingga Minggu (22/7/2018). Sekitar 200 perusahaan dari 26 negara yang digelar dilahan seluas 10 ribu M2 ini menyediakan pameran baik produk maupun peralatan dan teknologi industri yang menarik pengunjung. Ini terutama pada boat-boat yang menyediakan kuliner gratis untuk pengunjung. "Pameran Hotelex Indonesia dan Finefood Indonesia 2018 hadir untuk pertama kalinya di Indonesia  dan menampilkan inovasi dan tren terbaru dari sektor industri perhotelan, restoran, makanan - minuman dari para industri profesional," kata Wiwik Roberto, Direktur Pamerindo Indonesia, penyelenggaran pamera di sela-sela acara. Hotelex Indonesia menjadi tuan rumah beberapa kompetisi dan workshop berskala internasional seperti The 1 st Asian Food Challenge yang diselenggarakan oleh Association Culinary Professional (ACP) dengan membawa 8 tim  Indonesia dan membawa tim dari 6 negara (Malaysia, Thailad, Kamboja,India, Myanmar, Indonesia dan Brunei. Kompetisi lain adalah Indonesia Coffee Event (ICE) yag diselenggrakan oleh Barista Guild Indonesia (BGI)untuk yang ketujuh kalinya. Kompetisi ini didedikasikan untuk menemukan barista terbaik Indonesia) yang akan maju pada kejuaraan World Barista Championship (WBC). Acara lain yang juga digelar selama dua hari yang diselenggarakan oleh AICE (Association of Indonesian Coffee Exporters and Industries) adalah Roasting Class.(AP)
Read More
Ashleigh Ivory, Perawatan Kaum Hawa Yang Berasal dari Negeri Merlion
Sudah hampir sebelas tahun menjadi solusi bagi kaum hawa di Singapura untuk perawatan wajah eksklusif, Ashleigh Ivory pun memutuskan untuk menjajal pasar Indonesia. Barangkali bukan merek yang asing lagi bagi kaum hawa di Singapura. Pasalnya, produsen perawatan dan kesehatan kulit ini telah menjajal pangsa pasar Singapura sejak 2007 silam. Direktur Manajer sekaligus Pendiri Ashleigh Ivory, Cassiopea Yap mengungkapkan bahwa mereka memiliki alasan di balik kehadiran mereka selama ini. Tidak lain karena produk yang mereka luncurkan merupakan asli buatan tim ahli kulit di Jepang yang berbahan dasar alami, tanpa bahan kimia, dan eksklusif karena menggunakan berlian hitam. “Jadi kenapa kami di sini (Indonesia)? Karena kami juga melihat banyak wajah di sini yang membutuhkan perawatan secara organik, alami, tanpa bahan kimia sampai 99,9 persen. Jadi karena itulah kami membuka pasar di Indonesia,” ujar Yap. Selama ini Ashleigh Ivory memang hanya memiliki dua produk andalan yang dipasarkannya, yakni Fuji Shiitake Age-Defying Serum dan Black Diamond Beauty Roller. Keduanya merupakan produk yang saling melengkapi untuk perawatan kulit wajah agar hasilnya lebih maksimal. Baik serum maupun roll yang terbuat dari berlian tersebut, Yap mengklaim benar-benar dibuat di Jepang. Namun, kendati demikian mereknya merupakan asal Singapura. “Karena pada dasarnya kami berkolaborasi dengan para ahli yang sudah berpengalaman di Jepang,” tambahnya. Selain itu, Yap juga menerangkan bahwa produk perawatan dan kesehatan kulitnya ini bukan hanya ditujukan kepada kaum hawa, tapi juga dapat digunakan oleh para pria. Fungsi dan kegunaannya pun sama, yakni membantu melawan tanda-tanda penuaan kulit. Karena keunikan dan besarnya potensi pada produknya itu, Yap pun berani sesumbar bila pasarnya di Singapura telah terbentuk. Bahkan hanya butuh waktu dua bulan sejak peluncuran produknya, Yap mengaku langsung digandeng oleh Singapore Airlines.   Sementara untuk penetrasi pasar di Indonesia, Yap akan menargetkan dua kota besar lebih dulu, yakni Jakarta dan Surbaya. Uniknya, ketika ditanya kenapa memilih Surabaya, Yap justru berkata karena ia belum pernah ke sana. “Because I’ve never been there,” ujarnya yang kemudian tertawa. Namun, Yap memilih Surabaya lantaran ia berkaca pada besarnya pasar di Jakarta. Sebab itu, ia pun merasa bila di Surabaya ada potensi pasar yang besar seperti Jakarta.“Jadi saya pikir sebagian besar orang kota sebenarnya memiliki potensi dan memang mengerti pentingnya merawat wajah, sangat penting,” tukasnya. Berekspansi ke Indonesia dilakukan oleh Ashleigh Ivory bukan hanya menawarkan konsep bisnis B2C, tapi juga B2B. Artinya, Cassiopea Yap membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin bermitra dengannya, baik sebagai distributor resmi maupun reseller. Sekedar informasi, untuk di Singapura sendiri dua produknya dibanderol dengan harga tergolong tinggi, yakni 188 dolar Singapura (Rp 1,9 juta) untuk Fuji Shiitake Age-Defying Serum dan 430 dolar Singapura (Rp 4,5 juta) untuk Black Diamond Beauty Roller. Namun keduanya dapat dibeli dengan harga lebih murah, yakni 499 dolar Singapura (Rp 5,2 juta) untuk satu paket. Alvin Pratama
Read More
Ayam Penyet AP, Sajian Ayam Penyet Asal Negeri Jiran dengan Cita Rasa Minang Cuisine
Tak mau ketinggalan dengan Indonesia, Malaysia pun ikut meramaikan bisnis ayam dengan olahan penyet. Kini bisnisnya pun siap difranchisekan dan membuka gerainya di tanah air. Kuliner khas ayam penyet sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Namun kini produk ayam penyet diwaralabakan oleh perusahaan asal Malaysia, bernama Ayam Penyet AP. Mengusung nama Ayam Penyet AP Indonesian and Minang Cuisine, usaha kuliner yang didirikan tanggal 2 Maret 2009 ini menawarkan menu andalan ayam penyet yang merupakan resep tradisional dari Surabaya, Indonesia. Selain ayam, ada juga ikan lele penyet, udang penyet, empal penyet, ikan bawal hitam penyet dan ikan kembung penyet. Setelah memiliki gerai internasional perdananya di Brunei Darusalam, saat ini pemilik usaha tengah menjajaki pasar internasional lainnya yaitu Indonesia dengan membuka peluang bisnis waralaba. Dengan konsep resto, usaha waralaba ini menawarkan paket investasi untuk memperoleh fasilitas meliputi hak penggunaan merek, sistem dasar operasi dan keuangan, pelatihan dan dukungan penuh, pendampingan berkelanjutan dari pemilik waralaba dan dukungan manajemen dan operasi dari mulai pemilihan lokasi, dekorasi ruangan dan sebagainya. Berkantor pusat di Jalan Switasik, Bandar Sri Paermaisuri Kuala Lumpur, Ayam Penyet AP ini telah memiliki 26 cabang yang tersebar di seluruh wilayah Malaysia dan satu cabang di Brunei Darusalam. Untuk memulai bisnis, dibutuhkan biaya investasi awal antara RM 577.000 hingga RM 752.000 atau setara Rp 2,143 miliar hingga Rp 2,693 miliar (kurs RM 1 = Rp 3.715) yang akan diperlukan untuk sewa lokasi dan perlengkapan awal. Sementara itu, biaya waralaba untuk Ayam Penyet AP adalah RM 100.000. Dengan dana investasi tersebut peminat waralaba langsung memperoleh persediaan awal serta tenaga kerja untuk menjalankan outlet. Manajemen Ayam Penyet AP juga berharap, produk-produk waralaba asal negaranya seperti Ayam Penyet AP ini dapat diterima masyarakat Indonesia. Menurut manajemen, Ayam Penyet AP Indonesia dan Malaysia memang serumpun, selera masakan juga sama di lidah masyarakat. Apalagi Ayam Penyet AP mengkleim memiliki menu ayam penyet yang tak kalah dengan ayam penyet di Indonesia.   Alvin Pratama
Read More
Holdak, Fast Food Korea Yang Menyajikan Olahan Ayam dengan Saus Spesial
Dengan kualitas terbaik, Holdak juga menawarkan makanan Korea dengan konsep fast food restaurant harga terjangkau untuk anak muda. Sampai saat ini, Holdak tersebar di 9 mal terkemuka di Jabodetabek. Menjamurnya restoran cepat saji yang menyediakan olahan ayam goreng memang tidak ada matinya. Salah satunya adalah restoran khas Korea yang makin populer di Indonesia seperti Holdak. Berbeda dengan ayam goreng biasa, Holdak menawarkan ayam goreng yang diberi bumbu manis ataupun pedas dalam penyajiannya. Keunikan produk ini terletak pada saus Korea yang special , manis namun ada opsi pedas bagi penggemar makanan pedas. Salah satu menu andalan disini ialah Holdak Signature Spicy Chicken. Sajian ini merupakan olahan ayam goreng yang krenyes dibalur dengan gurihnya Mozarella Cheese. Untuk sausnya, Anda dapat memilih rasa yang pedas ataupun manis (honey) sesuai selera. Dengan tekstur lembut dan kenyal yang bercita rasa sedikit manis dan pedas, Holdak Deobokki dilapisi saus lada hitam BBQ dikombinasikan dengan ayam panggang yang dimasak hingga sempurna. Sedikit biji wijen ditabur diatasnya untuk menambah selera makan. Uniknya di restoran cepat saji ini, customer boleh menyesuaikan sendiri paket menu yang diinginkan. Mau ayam yang bertulang atau tanpa tulang. Saus manis, pedas, ataupun BBQ. Maupun topping yang diinginkan Mozarella Cheese atau Peanut. Adapun beberapa cabang Holdak yang kini sudah tersebar di Jabotabek seperti Pluit Village, Supermal Karawaci, dan Summarecon Mal Bekasi, Pondok Indah Mal 2, Central Park Mal, Ciputra Mal Jakarta, Botani Square Bogor, Cibinong City Mal, Transmart Dewi Sartika Depok. “Pangsa pasar konsumsi ayam di Indonesia yang sangat massif, sehingga bisnis ini kedepan masih sangat potensi mengingat tren bisnis kuliner saat ini sangat prospek,“ ujar Anita Saputra, Direktur Holdak Indonesia. Ditanya mengenai respon pasar Anita berkata, respon Holdak saat ini customer membludak , antri tidak berhenti dari opening sampai lewat jam closing. “Kami sangat bersyukur dengan customer yang setia dengan produk kami, dengan seperti ini berarti produk kami diterima oleh pasar,” jelasnya. “Adapun menu andalan di Holdak yakni Korean fried chicken adalah menu andalan kami. Kami juga menjual French fries, salad, sup, ice cream, pudding, dan bubble tea,” tambahnya. Soal harga, Holdak memberikan harga yang cukup relatif murah yakni berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 40.000. Berbicara mengenai konsep bisnis, Holdak mengusung makanan fast-food (cepat saji), karna pelayanannya lebih mudah dan penyajian dalam waktu cepat akan mempercepat turnover pengunjung yang masuk. Anita mengungkapkan, keunggulan bisnis Holdak dibandingkan dengan kompetitor adalah kualitas makanan yang excellent dengan harga yang relatif terjangkau, serta sajian produk yang otentik. Strategi Holdak adalah selalu berfokus untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tim managemen selalu memperhatikan masukan dan saran dari customer yang adalah raja bagi Holdak. “Kepuasan pelanggan adalah kepuasan kami juga,” jelas Anita seraya menambahkan, “memperhatikan trend dan kemajuan zaman tanpa meninggalkan ciri khas Holdak juga menjadi keunggulan kami.” Alvin Pratama              
Read More
Khun Thai Tea, Thai Tea Ini Bersiap Akan Gebrak Pasar di Indonesia
Resep asli teh hitam es teh Khun Thai Tea pertama kali memulai kehidupan di gerobak sederhana di jalanan Bangkok. Kini Khun Thai Tea akan berfokus pada 2018 akan masuk di Indonesia dengan membuka 50 gerai. Selain Jepang dan Korea ikut menyerbu pasar kuliner di negeri Asia, kuliner asal Thailand belakangan ini juga ikut unjuk gigi. Beragam makanan asal negeri gajah putih Thailand kini tampaknya sedang digemari pecinta kuliner dalam negeri. Baik itu makanan utama, dessert, maupun beragam minuman. Salah satu yang belakangan ramai di buru adalah menu thai tea. Salah satunya adalah Khun Thai Tea dari negeri Gajah Putih. Usaha Thai Tea ini telah didirikan sejak 35 tahun yang lalu di sebuah jalan di Bangkok. Nama Khun adalah Kata Khun berasal dari kata Thailand yang berarti "penghormatan", dan karenanya penamaan merek oleh Nancy Padilla. Pada tahun 2017, Bronze Media LLP Singapore ditunjuk sebagai manajer Global Branding. Khun Thai Tea Shop Filipina juga sekaligus mengumumkan pembukaan peluang waralaba di Filipina. Alex Ho, Owner Khun Thai Tea mengungkapkan, Outlet Khun Thai tea yang pertama di buka di Manila pada tahun 2016, hingga saat ini Khun Thai Tea berkembang menjadi 3 outlet. “Kita dalam jangka dekat juga akan membuka outlet di Singapura mengingat jumlah populasi penduduk indonesia sebesar 250 juta orang dan banyaknya generasi muda, Khun Thai Tea akan memiliki prospek yang baik di negara ini, ” paparnya. Jika kita amati konsep bisnis yang di tonjolkan Khun Thai Tea adalah terletak pada resep yang sudah turun temurun sejak generasi pertama. Selain itu kemasan yang unik juga menjadi salah satu keunggulan di Khun Thai Tea. Dalam waktu dekat Khun Thai Tea akan hadir di Indonesia. Hal ini tentu saja menambah ramai persaingan di bisnis ini. Khun Thai Tea sendiri dikenal sebagai authentic Thai Tea. “Sekarang saya membawanya ke Indonesia sebagai pelopor, karna saya melihat potensi besar dalam bisnis ini,” jelas Alex. Alex yakin bisnis Thai Tea ini akan sukses karena teh adalah minuman yang biasa diminum sehari-hari. “Sekarang saya mengombinasikan resep tradisional ini dengan kemasan dan merk modern serta marketing yang modern dengan menggunakan media sosial,” ujarnya. “Saya yakin akan mendapat respons yang cukup baik ketika ada franchise event. Saya menargetkan minimal 50 outlet di indonesia pada tahun 2018,” kata Alex. Alvin Pratama
Read More
Uncle Tetsu, Master of Cheesecake dari Jepang
Khusus di tahun 2017 ini, Indonesia kembali kehadiran gerai kue asal Jepang Uncle Tetsu. Gerai pertama dihadirkan di Jakarta, yang lantas langsung mendapatkan animo dari masyarakat Indonesia yang begitu besar. Bahkan saat pertama kali pembukaannya, antreannya sampai mengular. Para pengunjung rela antre untuk mendapatkan hidangan ini. Sebelumnya Uncle Tetsu memang sudah sukses di beberapa negara Asia maupun Eropa seperti Hongkong, Malaysia, Korea, Australia, Kanada, hingga Amerika. Dan yang terakhir setelah membuka di Indonesia, gerai kue ini juga akan mencoba menjajaki pasar Singapura. "Uncle Tetsu adalah salah satu pelopor Japanese Cotton Chesse Cake, dan sekarang sudah buka 11 gerai yang tersebar di seluruh dunia. Terkenal dengan perpaduan cream chesse dan butter untuk menciptakan cake lembut, manis dan gurih," kata Operasional Manager Uncle Tetsu Indonesia, Richard Aditya Nugraha saat ditemui majalah Franchise. Sedikit menilik sejarahnya, Nama Uncle Tetsu sendiri diambil dari sang pendiri, Tetsushi Mizokami yang lahir di keluarga pemilik sebuah toko permen dan kue kering terkenal di Fukuoka, Hakata Sweetshop. Ia menciptakan kue tersebut pada tahun 1985 di Fukuoka, Jepang dan kemudian terkenal hingga seluruh dunia. Tetsu mulai belajar menjadi chef sejak berusia lima tahun dan menciptakan kue unggulan Japanese soft cheesecake yang diramu dari keju Australia, mentega Eropa, tepung Jepang yang disempurnakan dengan teknik memasak Negeri Sakura. Hidangan menarik yang ditawarkan Uncle Tetsu Shop meliputi berbagai cake dan dessert, mulai dari Japanese Cheesecake, Baked Cheesetart, Zuccotto Cake, Madelaine, Panna Cotta hingga Ice Cream. Di Indonesia Uncle Tetsu telah hadir di beberapa tempat dengan gerai pertamanya berada di Central Park Mal, kemudian dilanjut lagi ke Pondok Indoah Mal, Mal Kelapa Gading, dan Tunjungan Plaza Surabaya. “Dalam waktu dekat kita juga akan membuka gerai kita di Summarecon Mal Bekasi,” Imbuh Richard. Cheesecake buatan Uncle Tetsu teksturnya lembut dan ringan bagai cotton cake. Ia membuatnya dengan inspirasinya kue-kue Jepang yang punya tekstur sangat lembut. Saat dimakan, kue bikinannya ini seperti langsung lumer dan menghilang di mulut. Kuenya tidak terlalu manis dan jejak kejunya pun ringan.  Tekstur yang ringan membuat cheesecake ini menjadi camilan yang tetap bisa disantap meski perut sudah mulai kenyang. Sekitar 70% bahan baku mereka di impor dari luar Indonesia maupun langsung dari negara Jepang. Khusus untuk Indonesia, bahan baku telur berasal dari peternak lokal agar kesegarannya lebih terjamin. Uncle Tetsu dalam pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet. Dengan konsep gerai yang open kitchen, membuat pengunjung bisa sembari melihat proses pembuatan cake itu sendiri. Semuanya sangat fresh langsung keluar dari mesin oven. Setiap cheesecake yang baru matang langsung dicap dengan lambang toko Uncle Tetsu, versi kartun dari wajahnya yang sedang menjulurkan lidah seakan baru menyantap hidangan lezat.   Walaupun baru hadir sejak bulan April 2017 lalu, perkembangan gerai Uncle Tetsu terbilang sangat pesat. Richard menargetkan, setidaknya Uncle Tetsu Indonesia bisa memiliki 6-7 gerai hingga akhir tahun ini. Bahkan untuk tahun depan, dirinya yakin bisa membuka hingga 20 gerai lagi di Indonesia. Sementara itu, Uncle Tetsu Indonesia juga sudah mempersiapkan untuk mereka bisa menjadi franchise. “Kita ada target juga untuk bisa franchise, ini guna menjangkau wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Saat ini kita sedang siapkan itu semua,” imbuhnya.   Ade Komala  
Read More
Johnny Rockets, Hadir di 32 Negara dan Sukses Berpenetrasi di Indonesia
Burger dengan cita rasa khas negeri Paman Sam berdiri sejak 1986 di Melrose Avenue, Los Angeles California. Saat ini Johnny Rockets mengoperasikan lebih dari 350 franchise domestik.  Seperti kita ketahui brand Hamburger ternama yaitu Johnny Rockets merupakan brand restoran waralaba international yang berasal dari Amerika. Dengan menawarkan menu berkelas premium melalui penggunaan bahan-bahan berkualitas meliputi menu utama berbagai jenis burger, fries, dan milkshake dengan penyajian fresh-made to order. Brand ini memiliki perpaduan style klasik yang unik dengan sentuhan style modern yang inovatif menghasilkan restoran yang nyaman, fun, friendly service, sangat cocok bagi anak muda dan keluarga. Tantra Oktavianes, Manager Marketing Johnny Rockets mengatakan, hingga saat ini Johnny Rockets telah hadir di 32 negara. Dalam lingkup international, perkembangan brand relatif cepat dan masih akan terus berkembang. Pengembangan sepanjang tahun 2017 sebanyak 60 store. Dengan demikian Johnny Rockets sendiri bisa bersaing dengan kompetitor yang serupa lantaran perusahaan ini memiliki komitmen dengan standard tinggi. Tak hanya itu Johnny Rockets sendiri juga konsisten dalam penyajian produk, pelayanan dan manajemen yang baik, modal brand yang kuat serta dukungan penuh dalam operasional dari principal membuat merek ini dapat meraih sukses di kancah global.  Johnny Rockets Group di negara Asia khususnya Indonesia  bermitra dengan PT Riyanti Investama International sebagai pemegang master franchise. Dimulai sejak tahun 2011-2012, ketertarikan Johnny Rockets Group pada potensi yang dimiliki oleh Indonesia dimana pertumbuhan ekonomi yang baik serta kaya akan daerah pariwisata international, dinilai cocok untuk dapat tumbuh sukses bersama. Dalam melakukan penetrasi pasar Johnny Rockets bisa dikatakan sukses. Hal ini terbukti Johnny Rockets mudah diterima dengan baik oleh pasar karena beberapa keunggulan. Produknya yang memberikan sensasi cita rasa original  dari menu burger, fries dan shake, dibuat dari bahan-bahan pilihan terbaik, “fresh-made to order” dan diproses dengan cara yang mengedepankan food hyigene. Pelayanannya yang memberikan pengalaman menyenangkan yang tidak terlupakan karena atmosphere yang fun dan konsep “dancing servers”. Tantra menambahkan, adanya aspek strategi marketing dan promosi yang inovatif serta efektif, tepat sasaran sesuai segmen menjadi salah satu kunci sukses lainnya dalam melakukan penetrasi pasar, termasuk penawaran menu unik LTO’s (limited-time-offers).  “Kalau kita melihat brand lain dengan menu sejenis seperti burger, saat ini sudah banyak dipasaran. Tetapi melihat dari perspektif kelas produk kami yang lebih premium, juga dengan dukungan konsep yang khas, bisnis ini sangat potensial karena belum memiliki saingan yang head-to-head,” ujarnya.  Sementara untuk sajian utamanya, terdapat hamburger dengan 100% daging asli yang tebal dan lembut. Menikmati hamburger di Johnny Rockets pastinya akan menggoyang lidah para customer. Apalagi, pilihan hamburger yang ditawarkan sangat variatif. Mulai dari hamburger smoked house double, hamburger american cheese, Swiss cheese, dan pepperjack cheese. Johnny Rockets juga memiliki kentang goreng berukuran jumbo. Ukuran kentang yang super besar ini hanya bisa ditemui di Johnny Rockets. Tak ketinggalan sebuah saus bernama “ketchup a smile” juga akan diletakkan di setiap meja tamu. Saus dengan berbentuk senyum tersebut menjadi ikon spesial Johnny Rockets di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pertamakali beroperasi di Indonesia, Johnny Rockets melakukan pengenalan brand dahulu. Saat ini kami percaya melalui peluang partnership yang strategis, brand ini akan dapat berkembang lebih pesat lagi,” ucap Tantra. Soal Investasi untuk join di Johnny Rockets Tantra membeberkan besarnya nilai investasi bervariasi dengan kisaran Rp 3 Milyar  – Rp 5 Milyar. Untuk setiap store tergantung dari luasan serta konsep yang akan dikembangkan (traditional-casual dine-in atau express). Alvin Pratama
Read More
Shihlin Taiwan Street 10 Tahun Masuk ke Indonesia Kini Masih Eksis
Chicken fillet kini masih memiliki pasar tersendiri di jagat kuliner Asia. Salah satu pendatang dari negeri Taiwan adalah Shihlin Taiwan Street yang hadir di Indonesia sejak 2007. Bisnisnya pun kini semakin eksis. Dalam beberapa tahun belakangan camilan khas dari beberapa negara Asia menjadi tren di dunia kuliner di dalam negeri. Salah satunya camilan dari Taiwan. Dari sejumlah brand asing yang gencar berekspansi di Indonesia, Shihlin Taiwan Street Snacks menjadi gerai camilan khas Taiwan yang sudah cukup lama eksis. Di bawah bendera PT Jaya Wira Jerindo, Shihlin Taiwan Street Snack menyuguhkan berbagai macam jenis jajanan ala street food Taiwan yang menggunakan bahan baku ayam krispi dan bumbu khas yang dibuat oleh mereka. Menu yang ditawarkan Shihlin antara lain, rice box disajikan dengan nasi tofu dan potongan chicken crispy dan saus Shihlin‎, olahan Mee Sua, sajian tempura, dan yang terakhir XXL Fried Chicken Crispy dengan tiga rasa yaitu original, barbeque, dan Seeweed yang merupakan menu paling banyak dipesan. Sebagai master franchise yang Beroperasi sejak tahun 2007 di Indonesia, pada saat yang bersamaan, Shihlin mulai menawarkan kemitraan di dalam negeri. Saat ini total gerai Shihlin ada 70 gerai yang tersebar di Jakarta, Bandung, Batam, Depok, dan Balikpapan. Rinciannya, 20 gerai milik pusat dan sisanya milik mitra. Konsep Shihlin Taiwan Street Snacks ini adalah gerai cepat saji yang menyediakan menu utama ayam fillet crispy. Kemasan kertas bisa dibawa-bawa khas street snacks. Calon mitra harus merogoh kocek minimal Rp 700 juta. Nilai investasi tersebut sudah termasuk fasilitas desain interior, peralatan masak lengkap, booth, bahan baku awal saus dan ayam serta kemasan, dan alat penunjang promosi seperti neon box, brosur. Kerjasama berlangsung selama lima tahun. Setelah masa kontrak selesai, biaya perpanjangan kerjasama akan dinegosiasikan dengan manajemen. Biaya royalti 5% Menu yang ditawarkan antara lain XXL chicken, crispy floss egg crepe, sausage cheese egg crepe, mushroom cheese egg crepe, dan seafood tempura. Harga menu mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per porsi. Calon franchisee harus menyiapkan lahan minimal 20 m² dengan SDM tiga orang karyawan. Pusat menetapkan biaya royalti sebesar 5% dari omzet tiap bulan. Selain itu, mitra harus memasok bahan baku utama berupa fillet ayam yang tinggal digoreng, bumbu dan kertas kemasan. Ian mengklaim, kelebihan ayam fillet Shihlin adalah rasa bumbu yang meresap dan menu yang selalu dalam kondisi renyah.   Alvin Pratama
Read More
aRoma Gelato Experience, Menengok Potensi Bisnis Franchise Gelato Asal Italia
Pernah dengar soal gelato? Gelato adalah makanan manis dingin khas Italia. Masyarakat Indonesia kerap menyebutnya sebagai es krim khas Italia. Di negara asalnya, gelato biasa dinikmati sambil berjalan kaki di kala hari sedang panas terik. Terletak di lantai Lower Ground, Senayan City Mall, aRoma Gelato Experience siap menawarkan pengalaman santap gelato dengan citarasa otentik khas negeri Lo Stivale ini. Didominasi warna hitam dan putih, aRoma menyuguhkan tempat bergaya modern nan minimalis. Pada bagian depan, terpajang etalase sebagai gelato storage-nya. Franchise gelato asal Italia, aRoma Gelato Experience kini hadir di Indonesia. Gerai yang berlokasi di Senayan City Shopping Mall ini, merupakan yang pertama di Indonesia sekaligus Asia. Franchise aRoma Gelato Experience di Indonesia dikelola oleh PT Aroma Boga Indomakmur. Selain menawarkan berbagai varian rasa klasik gelato, gerai aROMA juga menawarkan gelato beraroma durian. Selain itu, aRoma juga menyajikan gelato dengan bahan baku impor dengan kualitas terbaik sourced from all over the world. aRoma Gelato Experience juga menggunakan susu dan krim segar sebagai bahan dasar pembuatan gelato-nya. Proses rahasia untuk mengurangi kadar udara juga digunakan sehingga karakter gelato di sini lebih lembut dan tidak berat di tenggorokan. Rahasia kesempurnaan tiap scoop gelato di aRoma Gelato Experience adalah semua gelato-nya dibuat handmade from scratch setiap harinya. Hal ini membuat gelato di sini selalu terjamin rasa dan kualitasnya. Selain itu, aRoma juga tidak menggunakan bahan pengawet, perasa, maupun pewarna buatan. Bussiness Development Aroma Boga Indomakmur, Elysia Alim mengatakan, ide membuka bisnis gerai gelato datang dari kebiasaan keluarganya yang kerap traveling ke luar negeri dan mencicipi berbagai jenis gelato. “Keluarga, khususnya Ayah saya senang sekali makan gelato. Sebelum kita putuskan membuka bisnis ini, kita research kira-kira franchise mana yang bisa dibawa ke Indonesia,” jelas Elysia. Menurutnya, butuh upaya keras untuk meyakinkan pemilik aROMA Gelato global bahwa gerai ini bisa dibuka untuk Indonesia. Setidaknya, dari standarisasi bahan-bahan gelato seperti susu dan krim harus memiliki kualitas yang sama dengan aRoma global. Selain itu, komponen lokal seperti aroma durian juga mesti mendapat persetujuan dari pemilik franchise pusat. “Kami memang memilih bahan-bahan yang premium dan fresh. Lebih banyak impor. Misalnya, vanila dari Madagascar, mangga dari India, Pistacio langsung dari Italia. Sementara yang dari lokal, kami ambil nanas, durian, serta susu dan krim,” jelas dia. aROMA Gelato Experience, kata Elysia, menawarkan hingga 36 rasa gelato, mulai dari rasa klasik seperti coklat dan hazelnut, rasa buah-buahan, hingga yang memiliki rasa campuran seperti pistachio bronte dan peppermint choco. Untuk harga, aROMA Galeto Experince dibandrol Rp 42.000 per 100 gram (cup mini) dan Rp 195.000 per 500 gram yang bisa dimakan untuk 5 cup besar. Selain menggunakan cup, konsumen hanya butuh menambahkan Rp 5.000 guna mengganti cup dengan cone cup Galeto. Elysia, mengatakan, setelah membuka gerai di Senayan City Shopping Mall, pihaknya akan segera membuka gerai lagi di salah satu mall di Jakarta. Kota-kota besar lain juga sedang dipertimbangkan.
Read More
Satu Lagi Resto Steak yang Siap Masuk Indonesia
Setelah sejumlah restoran asing maupun lokal sukses berebut pasar pecinta Steak di Indonesia, kini giliran restoran asal Philipina yang akan masuk. Berikut ulasannya!. Namanya adalah Sizzlin Steak, ia berada dibawah naungan perusahaan besar asal Philipina yaitu Max’s Grup Inc (MGI). Di sektor waralaba dunia, MGI telah memiliki nama besar. Ia telah sukses mengoperasikan 14  merek waralaba global dengan jumlah 500 outlet di 6 negara di Dunia. Merek-merek tersebut antara lain pertama, Max’s Restaurant, yaitu restoran yang khusus mengolah makanan berbahan dasar ayam. Kedua, Yellow Cab Pizza Co, yang menawarkan produk pizza berkualitas. Ketiga, Teriyaki Boy, restoran yang menawarkan berbagai makanan Jepang dengan konsep pelayanan Jepang. Merek-merek lainnya adalah Krispy Kreme, Jamba Juice, Corner Bakery, Dencio’s, Meranti, Le Coeur Be Franche, Maple, Kabisera, Singkit, dan terakhir adalah Sizzlin Steak. Mengapa Sizzlin Steak menyasar Indonesia? “Secara market, Indonesia dan Philipina memiliki kesamaan. Di Philipina restoran ini sangat ramai dan sukses disana dan kami yakin di Indonesia juga bisa lebih sukses lagi,” kata Joanna Tomagan, Senior Project Manager, Philippine Franchise Association. Bisnis ini sebelumnya juga telah diperkenalkan oleh Asosiasi Franchise Philipina melalui pameran langsung yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pada akhir 2016, yang merupakan rangkaian kegiatan World Franchise Summit Indonesia. Sizzlin 'Steak pertama kali diluncurkan pada 2007 di Philipina dengan tujuan untuk memberikan pengalaman makan steak ala Jepang. Selain suasananya yang nyaman, arsitek dan interior outletnya yang moderen, Sizzlin steak juga memberikan pelayanannya khas Jepang kepada pelanggan. Sehingga pelanggan yang berkunjung akan merasakan sensai yang berbeda ketika berada di Sizzlin Steak. Produk yang ditawarkan juga menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi mulai dari bahan utamanya seperti daging sapi, maupun bumbu sausnya. “Sizzlin Steak menawarkan daging sapi berkualitas tinggi, saus khusus, dan sistem penyajiannya yang berbeda yaitu diatas tampan khusus yang dapat menyimpan panas sehingga tetap hangat selama dinikmati,”  kata Joanna. Beberapa menu andalan yang ditawarkan diantaranya Sizzlin Beef, irisan tipis daging sapi yang dibenamkan bersama saus khusus, dan disajikan bersama dengan jagung dan lada diatasnya. Burger Steak Set, yaitu daging sapi yang disajikan dengan berbagai jenis saus jamur, nasi putih, jagung, lada, dan beberapa campuran sayuran. Sizzlin Beef Pasta, irisan tipis daging sapi yang dibenamkan dalam saus khusus, dengan makanan pendamping jagung, serta pasta. Di Phipilina, restoran ini telah memiliki sembilan cabang yang yaitu di Ayala Center Cebu, Festival Supermall, Harbour Square, SM MOA,  SM Megamall, Promenade Greenhills, Robinsons Galleria, Robinsons Magnolia,  dan Newport Mall. Walaupun menggunakan bahan berkualitas dengan konsep outlet moderen, bisnis ini rupanya menyasar pasar menengah. Harganya dipatok untuk menjangkau seluruh kalangan. Julhan Sifadi
Read More